Review Motorola Moto E: Lapis Bawah Yang Bakal Nikmati Lollipop

Kesinambungan update firmware ponsel pintar lapis bawah (entry level) acapkali kurang diperhatikan oleh produsen. Konsumen pun biasanya mafhum. Sejak awal mereka tidak mematok harapan berlebihan. Kalau ternyata muncul update firmware, anggaplah itu sebagai bonus.

Tradisi itu tak berlaku untuk Motorola Moto E. Meskipun saat ini sudah memanfaatkan sistem operasi Android terbaru yang tersedia resmi di pasar, Android 4.4.4 KitKat, ia tetap bakal mendapatkan update. Motorola memastikan kelak Moto E bisa menikmati Android 5.0 Lollipop yang baru saja diperkenalkan Google.

Moto E-1

Di Indonesia, Moto E dijual dengan harga ritel Rp 1,299 juta. Tampilan fisiknya elegan dan sama sekali tidak terkesan murahan. Kualitas pengerjaan bodinya (build quality) lebih mantap dibandingkan aneka ponsel Android lain berharga jual setara. Satu hal yang menarik untuk sebuah ponsel pintar berharga jual kurang dari Rp 1,5 juta, ia tahan terhadap cipratan air. Hanya cipratan ya. Pengguna disarankan tidak iseng membasuh, apalagi merendamnya.

Ponsel berdimensi 124,8 x 64,8 x 12,3 mm dan berat 142 gram itu dibekali layar 4,3 inci beresolusi 540 x 960 piksel. Layar yang telah mengadopsi Corning Gorilla Glass 3 tersebut sangat teduh di mata. Halus dan enak dipandang. Kala jari pengguna menyapu layar, ponsel merespons dengan baik dan lembut (smooth).

Moto E hanya memiliki kamera belakang. Satu-satunya kamera itu tidak dilengkapi fokus otomatis maupun lampu kilat. Ia sanggup menghasilkan foto beresolusi lima megapiksel. Bila difungsikan sebagai perekam video, resolusi maksimal yang mampu diproduksi hanya 864 x 480 piksel.

Moto E-2

Dua selot kartu SIM Moto E berukuran mikro. Dua nomor dapat siaga bersamaan. Satu nomor di antaranya bisa masuk ke jaringan 3G. Sayang, di menu bawaan tak tersedia pilihan yang memungkinkan pengguna mengunci nomor supaya selalu berada di jaringan 3G.

Spesifikasi lain Moto E, di antaranya, prosesor berinti ganda (dual core) Qualcomm Snapdragon 200 MSM8610 1,2 GHz, RAM 1 GB, ROM 4 GB, selot microSD, Wi-Fi, bluetooth, dan GPS. Memori internal ponsel terdiri atas satu partisi yang diberi nama internal storage. Saat ponsel baru diaktifkan, sebanyak 2,06 GB di antara total kapasitas 2,21 GB berstatus kosong.

Sama dengan Moto G, kakak kandungnya yang membidik segmen konsumen lebih tinggi, Moto E menggunakan baterai tanam. Kapasitasnya 1.980 mAh dan relatif memadai untuk menemani pengguna beraktivitas mulai pagi hingga malam.

Moto E-3

Bila dirangkum, Moto E yang dilengkapi radio FM itu memiliki kelebihan di tampilan fisik yang elegan dan layar yang nyaman dipandang mata. Ponsel itu juga cukup gegas. Pergerakan antarmenu tergolong lancar.

Sisi minusnya, hasil jepretan kamera belum bisa dikategorikan ciamik. Pengguna ponsel yang sering melakukan pemotretan dalam jarak dekat, misalnya mengabadikan makanan di piring, sangat disarankan tidak memilih Moto E.

Seseorang yang baru beralih dari feature phone ke smartphone masih boleh melirik Moto E. Pemburu ponsel pintar dengan anggaran maksimal Rp 1,4 juta juga dipersilakan membawa pulang Moto E. Namun, mantan pengguna Moto G dan ponsel lain yang setara dianjurkan tidak iseng meminang Moto E. Kecuali, mereka ingin belajar bersyukur. Bersyukur karena selama ini telah memiliki ponsel lain yang lebih menarik daripada Moto E.

***

Isi paket penjualan terdiri atas ponsel, pengisi daya berkonektor micro USB dengan output 550 mAh (bukan kepala charger dan kabel yang terpisah), dan handsfree berkabel.

***

Inilah beberapa foto yang dihasilkan Moto E.

Moto E-4

Moto E-5

Moto E-6

Moto E-7

Moto E-8

Moto E-9

Moto E-10

Moto E-11

***

Screen capture Antutu Benchmark dan Sensor Box for Android.

Moto E-12

Moto E-13

51 thoughts to “Review Motorola Moto E: Lapis Bawah Yang Bakal Nikmati Lollipop”

  1. akhirnya keluar juga reviewnya. terima kasih pak, sangat bermanfaat sebagai bahan pertimbangan. satu pertanyaan dari saya, bila menggunakan baterai tanam seperti itu kalau nanti baterainya bermasalah apakah bisa diganti seperti baterai yg bisa dicopot?

    1. Pak Kristianto,

      Bisa, tetapi memang tak semudah mengganti baterai lepasan (removable battery). Anda perlu membawanya ke pusat perbaikan resmi atau gerai servis independen.

  2. maaf nih pak oot dan banyak tanya, mau tanya kira” kalau hp merek huawei apakah bagus? dibandingkan smartfren lebih baik mana ya pak.

    atau bapak ada referensi smartphone yang kamera dan daya tahan baterai kuat biasa video call dan usb otg jika tak memperhatikan harga tipe apa saja dan kalau budget terbatas juga tipe apa ya pak.

    makasiihh banyak lohh paaakkk πŸ™‚

    1. Bu Meia,

      Meskipun berasal dari Tiongkok, Huawei sudah tergolong merek global. Secara umum sih cukup bagus.

      Menjawab pertanyaan kedua, yang paling cocok sih Lenovo P780 8 GB. Harga baru sekitar Rp 2,6 juta. Namun, mengingat kinerja pusat perbaikan resminya buruk, lebih baik dianggap tanpa garansi ya.

  3. lumayan, om kalau harga segitu hampir sama dengan harga lenovo dragon warior a 8, tp spek masih lebih tinggi lenovo a8 daripada moto e, tolong direview kapanΒ²

    1. Pak Elvin Pras,

      Lho sudah ada yang jual Golden Warrior A8? Harga hampir sama dengan Moto E? Di mana, Pak? Saya titip satu dong.

  4. Pak herry maaf kalau keluar dari yg dibahas.. Saya ingin tanya, kemarin kan saya beli xiaomi redmi 1s.. Nah tapi saya tidak dapat membuat akun mi nya pak, disaat saya ingin mengganti tema harus memasukan akun mi dulu.. Saya coba coba tetep gak bisa.. Gimana ya pak caranya?

    1. Pak Reza Maulana,

      Akhir-akhir ini banyak pengguna sering gagal registrasi akun Mi. Saran saya:

      1. Pastikan ponsel terkoneksi dengan akses internet yang cepat dan stabil. Sumber internetnya boleh dari kartu SIM yang terpasang di ponsel, boleh pula via Wi-Fi.

      2. Seandainya tetap gagal, dengan memanfaatkan laptop/PC, registrasi dulu saja di https://account.xiaomi.com/pass/register. Setelah sukses registrasi, selanjutnya tinggal login via ponsel.

  5. Motorola Moto E menurut saya smartphone paling mantap dengan harga 1,3 jutaan pak, update Android-nya pasti cepet kayak Moto G n Moto X πŸ™‚

    1. Pak/Bu Heidy,

      Lazada masuk dalam daftar hitam saya karena:

      1. Pengiriman bisa sangat lambat dan parahnya tak dapat di-tracking, bahkan oleh petugas Lazada sendiri.
      Saat ini Lazada menggunakan empat jasa kurir untuk pengiriman barang. Yaitu, JNE, Pandu Logistics, First Logistics, dan Lazada Express (LEX). Pengguna tidak bisa memilih pesanannya akan dikirimkan via kurir yang mana. Masalahnya, sebagian jasa kurir yang digunakan Lazada itu mempunyai kinerja sangat buruk. Kiriman ke Surabaya pernah baru saya terima setelah sebelas hari. Ya, sebelas hari.

      2. Barang baru, tetapi kardus mengenaskan.
      Saya pernah membeli sebuah barang dalam kondisi 100 persen baru. Ketika barang datang dan saya cek, barangnya memang masih baru. Masalahnya, kardus barang yang baru itu ternyata sudah sangat mengenaskan. Kusam, ada bekas stiker di sana-sini, dll. Mengenaskan deh.

    1. Mr Din,

      Mengapa Lazada masuk dalam daftar hitam saya? Alasannya sudah saya paparkan di atas ya, Pak.

      Toko online yang saya lihat memiliki pelayanan yang relatif stabil adalah Blibli.com.

  6. Wow….sy tertarik dg situs laza**….yang masuk daftar hitam pak herry…itu kenapa Pak? Apa karena pengirimnnya lama,seperti yang saya alami? Hehe…

    1. Pak Dinno,

      Alasannya sudah saya paparkan di atas ya. Salah satunya soal pengiriman yang lama. Masak ke Surabaya saja butuh waktu sebelas hari.

  7. Pak herry maaf oot
    Saya mau tanya temen saya punya rencana mau membeli hp huawei honor 3c di lazada.co.id tp di masih ragu dgn service center huawei yg ada di indonesia,, menurut bapak service center huawei di indonesia udah cukup bagus apa tidak?

    1. Pak Rudi Ismayadi,

      Sampai beberapa bulan lalu, layanan service center Huawei masih jauh dari bagus. Kalau nggak teriak-teriak di media sosial atau surat pembaca dulu, seringkali belum beres.

  8. Oh ya pak herry sebagai tambahan info kemarin ada teman infokan moto e bakal segera ready diawal november …bisa online maupun off line..

    Huawei honor c sudah ada dipasaran tuh pak.. Specnya mengagumkan
    Ram 2 gb quadcore 1’3 ghz dual cam depan 5mp belakang 8 mp layar 5 in ternyata harganya dibawah 2.5jt minat review kkk?

    Sebagai info tambahAn aja pak

    1. Pak Hartono,

      Moto E sudah lama dipasarkan resmi di Indonesia secara online kok. Harga ritel resminya Rp 1,299 juta. Kalau offline memang belum. Oh, bulan depan tersedia offline juga ya?

      Huawei Honor 3C juga sudah tersedia lama, bahkan sebelum Moto E. Harga ritel resmi Rp 2,199 juta dan saya lihat kurang diminati. Saya sendiri tidak berminat review, kecuali disediakan demo unit. Kalau harus iseng beli sendiri, nggak deh. Harga ponsel Huawei bekas terjun bebas banget.

  9. Pak Herry,
    Sorry OOT πŸ™‚ Android dengan budget max 1 juta yang recommended apa ya?
    Kebutuhannya:
    – hanya untuk BBM, WA, aplikasi alkitab & email
    – buat ortu jadi kalo bisa fontnya lumayan besar & ada LITE mode
    – layar kalo bisa lebih dari 4″
    – service centernya memuaskan
    – baterai juga kalo bisa tahan seharian πŸ™‚

    1. Pak Hans S.L.,

      Dengan kriteria seperti itu, saya tak berani memberikan rekomendasi ponsel apa pun. Tidak ada yang memenuhi syarat. Minimal ada dua poin yang gagal dipenuhi.

  10. Ko sorry nanya acer z4 yang saya baca di forum kaskus ada beberapa yg dibahas antara lain memory card, charger, speaker. Dan saya juga uda baca review ko herry. Menurut ko herry bagaimana kinerjanya apa ada ngangguan membaca memory card, charge baterai, speaker?trims

    1. Pak Leos,

      Selama memakai Z4, saya tidak mengalami gangguan dalam hal pembaca kartu memori, charging, maupun speaker.

  11. Pak Herry, mohon infonya, apakah di Moto E bisa install aplikasi di memory external (micro SD) mengingat kapasitas internal memory yg minim.

    Thx.

  12. maaf pak klo seandainya huawei dibandingkan dengan smartfren untuk layanan purna jual dan service lebih baik yang mana ya pak?

    dan di salah satu komen bapak ada bilang servis lenova kurang baik kah atau saya yang salah mengartikannya terima kasih pak.

    1. Pak Adit,

      Boleh dibilang setara. Saya justru menganggap Smartfren unggul tipis banget versus Huawei.

      Ya, layanan purna jual Lenovo memang buruk.

  13. Maaf Pak Herry tanya lainnya. LG mengeluarkan LG G3 Stylus. Dengan harga setara kalau Pak Herry pilih LG G3 Stylus atau Acer E700, atau lainnya Pak? Mohon petunjuk, Pak. Terimakasih sebelumnya.

  14. Pak leos

    Saya pakai Z4 sejak bulan puasa kemaren. Syukurlah sampai saat ini belum menemui masalah tersebut.
    Mungkin kekurangannya itu batrei kurang gede kapasitasnya. Sering charge Gara2 keasyikan buat game clash of clan sama streaming youtube πŸ˜€

  15. bapak bayar lazada pakai apa kok lama? kl saya lamanya pas pakai cc bisa 2-3 minggu, cmn lainnya ngga sampai seminggu sampai pk cod/transfer surabaya. mungkin lg beruntung aja ya πŸ™‚

    sayangnya beberapa ponsel ekslusif lazada, di lainnya mahal :/

    1. Pak Amunes,

      Saya lupa waktu itu bayar pakai apa. Saat bertransaksi di Lazada, kadang saya pakai kartu kredit, kadang transfer via ATM, dan kadang pilih COD.

  16. Pak HSW,
    Saya baru beli moto e dari lazada untuk orang tua saya. Baru saja dibuka sudah terlihat ada cacat sedikit cuil di bagian dekat tombol power. Cacat begini bisa diretur ke lazada tidak ya?

    Satu hal lagi, tombol power moto e pak HSW apakah responnya bagus? Yang saya beli ini tombol powernya tidak seperti tombol volume dibawahnya yang ada “klik” memuaskan ketika ditekan.. Kadang harus saya tekan sekuat tenaga.

    1. Pak Ricky,

      Saran saya, coba ajukan klaim/komplain dulu.

      Tombol power Moto E saya baik-baik saja. Mudah ditekan dan membal.

    1. Mbak Fitri,

      Saran saya, jangan membeli tablet dan ponsel merek Asus. Sebab, prinsipalnya di sini saya lihat masih setengah hati, nggak becus, dan jago PHP.

      Moto E layak beli.

    1. Pak Aluizeus,

      Layanan purna jual Moto E masih misterius. Alamat service center di Surabaya yang tercantum di kartu garansi, saat saya kunjungi ternyata gudang.

      Saya lebih memilih AccessGo 4E daripada Moto E.

  17. Pak, kalau moto e vs android one (nexian atau yg lain) pilih mana ya pak?yg lebih gegas mnrt bpk. Trims sblmnya πŸ™‚

    1. Bu Reyna,

      Saya belum mencoba Android One. Kirimannya tak kunjung datang. Untuk sebuah ponsel entry level, Moto E cukup gegas. Namun, jangan dibandingkan dengan ponsel berharga jual Rp 1,5 jutaan atau lebih mahal ya.

  18. Kalo moto e vs acer z205 bgmn pak? Saya butuh hp 2 kartu u/ tlp sbg secondary hp..tp sy sering tlp2 jd pgn yg tdk panas dan suaranya tdk cempreng dan memekakan telinga sprt hp2 cina gt pak..
    Terima kasih sebelumnya πŸ™‚

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *