Review Nexcom Paris: Komunikasi Gratis Sesama Pengguna

Paris-1

Tampilan fisik Nexcom Paris terlihat cukup kekar. Di sisi kanan atas terdapat antena yang bisa ditarik menjulur ke atas. Sedangkan di bagian kiri keypad tampak ada dua tombol untuk melakukan panggilan.

Tepat kalau Anda menebak Paris adalah ponsel dual on GSM-GSM. Namun, kalau adanya antena membuat Anda menduga ia dilengkapi analog tv tuner, dugaan itu salah besar. Paris tidak dibekali fitur televisi.

Antena di ponsel tersebut berguna kala pengguna ingin memanfaatkan fitur talkie and walkie. Apakah itu? Intinya, fitur talkie and walkie memungkinkan Paris difungsikan sebagai radio komunikasi dua arah. Terserah Anda ingin menyebutnya sebagai walkie talkie, HT, atau istilah lain.

Setelah mencocokkan frekuensi, lalu mengaktifkannya, sesama pengguna Paris bisa berkomunikasi sepuasnya secara gratis. Saat masih berada di lokasi penjual, penulis meminjam sepasang ponsel Paris dan mencobanya. Hasilnya, suara lawan bicara dapat ditangkap dengan jernih. Sebaliknya, lawan bicara juga bisa mendengar suara penulis dengan jelas.

Penjual mengklaim, saat dipakai di luar ruangan, jarak jangkauan radio komunikasi dua arah Paris bisa mencapai satu kilometer. Semakin tanpa halangan, semakin jauh jangkauannya. Masih menurut penjual, pengguna Paris juga dapat terhubung dengan pemakai radio komunikasi dua arah seperti yang lazim digunakan kru event organizer dan petugas keamanan.

Paris mendapatkan sumber tenaga dari baterai berkapasitas 1.500 mAh. Konektor charger micro USB, lampu senter, black list 20 nomor, dan buku telepon seribu nama multiple entry adalah sebagian fitur lain ponsel itu. Memori internal Paris berkapasitas 294,5 KB saja. Sehingga, pengguna idealnya menambahkan kartu microSD ke selot memori eksternal yang tersedia.

Bluetooth dan radio FM tersedia pula di ponsel candybar itu. Untuk menikmati siaran radio FM, pengguna harus menancapkan handsfree berkonektor 2,5 mm. Siaran radio yang sedang didengarkan dapat direkam dan diputar ulang kapan saja.

Paris-2

Sepasang kamera dibenamkan ke Paris. Kamera belakang tanpa autofocus, namun dibekali lampu kilat, sedangkan kamera depan tanpa autofocus maupun lampu kilat. Kedua kamera itu mampu menghasilkan foto beresolusi maksimal 1.280 x 960 piksel (setara dengan 1,23 megapiksel) dan klip video beresolusi 176 x 144 piksel. Sama dengan aneka ponsel merek lokal buatan Tiongkok, performa kamera Paris jauh dari mengesankan. Lebih baik dianggap tidak berkamera deh.

Nada dering telepon dua nomor yang terpasang di ponsel itu tak bisa dibedakan. Kendati demikian, pengguna dapat menambahkan file MP3, lalu mengaktifkannya sebagai nada dering. Sedangkan untuk nada SMS, selain tak bisa dibedakan, pilihan nada sangat terbatas. Hanya ada dua pilihan nada plus satu pilihan silent.

Paris sekarang dijual dengan harga ritel Rp 399 ribu. Untuk sebuah ponsel dual on GSM-GSM merek lokal buatan Tongkok, harga itu tergolong di atas rata-rata. Tetapi, bagi calon pembeli yang memerlukan fitur unik berupa radio komunikasi dua arah, ia masih boleh dilirik. Dengan memiliki dua unit atau lebih Paris, keluarga besar yang hendak berwisata bersama bisa saling melaporkan posisi tanpa dikenakan pulsa.

Pengurus kampung pun dapat memborong Paris, kemudian membagikannya kepada petugas keamanan untuk mempermudah koordinasi. Bila jarak antarpengguna telah terlalu jauh, pengguna tinggal beralih ke layanan telepon operator GSM.

10 thoughts on “Review Nexcom Paris: Komunikasi Gratis Sesama Pengguna

  1. Pertamax. 🙂 (maap kebawa habit warung sebelah) 🙂

    Sepertinya untuk survive perlu diberi fitur fitur unik.
    BTW gede jg ya Pak kapasitas batereinya untuk sebuah HP tanpa OS.

  2. Pak Beco,

    Iya, supaya bisa bertahan hidup, merek lokal buatan Tiongkok harus lebih pintar membuat diferensiasi. Entah dalam hal fitur maupun tampilan fisik.

  3. Pak Insan,

    Benar, Pak. Vendor merek lokal buatan China harus lebih jeli menawarkan fitur unik yang jarang dimiliki kompetitor.

  4. Pak Wawan,

    Fitur radio komunikasi dua arahnya sempat saya coba kok. Mbak penjaga toko pegang satu buah, lalu saya sendiri pegang satu buah.
    Lalu, coba berhalo-halo tanpa pulsa. Yang tidak saya coba adalah memakainya dalam jarak jauh.

    Tidak ada lembaran spesifikasi resmi dari produsen.

  5. Pak Herry,
    Mau nanya, apakah simcard GSM harus terpasang / ada signal supaya fitur HT juga bisa aktif?
    Kemudian di toko (di surabaya) mana yg jual hp ini ? saya coba googling kok tidak nemu nexcom tipe paris, cuma nemu di tulisan bapak aja

  6. Pak Lianto,

    Fungsi radio komunikasi dua arah atau HT bisa difungsikan tanpa menyelipkan kartu SIM dulu.

    Dulu saya dapat di Puricell, WTC lantai 2.

    1. Pak Dedfy,

      Saya sudah lupa pakai frekuensi apa. Itu ponsel keluaran lama dan kini sudah tak tersedia di pasar lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *