Review Nokia Lumia 630: Produk Dual SIM Pertama

Pilih lumpia atau Lumia? Paling enak memilih keduanya, diawali dengan melahap dua potong Lumpia Gang Lombok. Satu goreng, satu basah. Berikutnya, memesan satu porsi mie pangsit goreng di Mie Siang Kie dan ditutup dengan menyeruput es buah.

Lumia 630-3

Letak gerai penjual tiga hidangan itu kebetulan berderetan di dekat Kelenteng Tay Kak Sie, Semarang. Jadi, sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui deh. Setelah perut kenyang, barulah mencoba Nokia Lumia 630 yang merupakan ponsel Lumia dual SIM pertama.

Lumia 630-1

Lumia 630 hadir dengan layar IPS 4,5 inci beresolusi 854 x 480 piksel. Karena telah mengadopsi Gorilla Glass 3, permukaan layarnya relatif lebih tahan gores. Spesifikasi lain ponsel Windows Phone 8.1 itu terdiri atas prosesor empat inti (quad core) Qualcomm Snapdragon 400 1,2 GHz, RAM 512 MB, ROM 8 GB, dan selot microSD. Saat ponsel belum diutak-atik, sisa memori internal yang leluasa dipakai pengguna mencapai 3,29 GB.

Sampai pada tahap ini, penulis yakin sebagian orang bakal langsung berkomentar sinis. “Wah, sudah quad core, tapi RAM-nya cuma 512 MB. Pasti lemot.” Kalau komentar itu ditujukan kepada sebuah ponsel Android, ya… mungkin memang benar. Namun, mengingat sasaran komentar kali ini adalah satu unit ponsel Windows Phone, komentar itu belum tentu benar.

Merujuk kepada pengalaman penulis mencoba berbagai tipe ponsel Windows Phone, RAM 512 MB masih terasa smooth. Lancar jaya. “Tradisi” tersebut rupanya tetap lestari di Lumia 630. Ponsel berukuran 129,5 x 66,7 x 9,2 mm dan berat 134 gram itu tak sampai tersendat kala digunakan. Kecepatan responsnya relatif setara dengan ponsel Android yang dibekali RAM 1 GB. Khusus bila diadu dengan Samsung, responsivitas Lumia 630 mengimbangi ponsel Android Samsung yang memiliki RAM 1,5 GB.

Sama dengan Lumia tipe lain, ketersediaan peta dan navigasi ala Here Drive dan Here Maps menjadi sisi menarik Lumia 630. Kalau tak ingin pulsa terkuras, saat berada di lokasi dengan internet gratis dan kencang, pengguna sebaiknya mengunduh peta dulu. Selanjutnya, peta itu tinggal dipakai secara offline.

Lumia 630 tidak dibekali kamera depan. Ia hanya mempunyai kamera belakang yang dilengkapi fokus otomatis, tetapi tanpa lampu kilat. Resolusi foto yang dapat diproduksi hingga lima megapiksel. Bila difungsikan sebagai perekam video, ia sanggup menghasilkan klip video HD 720p.

Lumia 630-2

Hasil jepretan ponsel yang dibanderol Rp 1,999 juta itu sebenarnya tergolong lumayan. Namun, kamera tersebut kurang cocok dipakai mengabadikan objek yang bergerak. Sebab, ia cenderung lambat dalam melakukan pemfokusan dan pemotretan.

Wi-Fi, bluetooth, GPS, radio FM, aplikasi Office, dan penyaring panggilan telepon maupun SMS masuk merupakan spesifikasi lain Lumia 630. Sebagai ponsel Lumia dual SIM pertama, kemampuan menyiagakan dua nomor GSM secara bersamaan menjadi nilai jual utama ponsel itu. Pengguna cukup menyelipkan dua kartu micro SIM ke selot yang tersedia, lalu mengaktifkan ponsel.

Nomor GSM di selot SIM1 dapat mengakses jaringan 3G. Asalkan didukung oleh layanan operator GSM yang dipakai, pengguna berpeluang berinternet via layanan HSPA 21 Mbps. Sayang, SIM1 itu tidak bisa dikunci supaya selalu berada di jaringan 3G. Sesekali ia akan berpindah ke jaringan 2G, bergantung kondisi jaringan operator.

Sementara itu, nomor GSM di selot SIM2 hanya dapat masuk ke jaringan 2G. Nada dering dua nomor telepon yang sedang siaga tak bisa dibedakan. Satu nada yang dipilih berfungsi sebagai nada dering SIM1 dan SIM2.

Update 26 September 2014: seorang pembaca di posting ini (terima kasih, Pak Bayu Aditya) menginformasikan bila nomor di selot SIM2 Lumia 630 miliknya dapat masuk ke jaringan 3G. Anehnya, hal itu gagal dilakukan di Lumia 630 yang penulis gunakan. Penulis lalu memutuskan me-reset ulang Lumia 630 yang dipakai. Setelah di-reset, nomor di selot SIM2 sukses masuk ke jaringan 3G, bergantian dengan SIM1.

Meskipun demikian, bukan berarti pengguna sama sekali tak dapat melakukan personalisasi. Pengguna leluasa mengatur tampilan menu telepon dan SMS dua nomor yang siaga di Lumia 630. Pengguna bebas ingin menggabungkan atau memisahkannya. Kalau dipisahkan, di halaman utama layar bakal terlihat dua ikon gagang telepon dan dua ikon SMS. Masing-masing dilengkapi angka 1 dan 2.

Lumia 630-4

Untuk sebuah ponsel Windows Phone kelas menengah, menurut penulis, Lumia 630 cukup menarik. Baterai non-tanam (removable battery) 1.830 mAh yang digunakan siap mendampingi pengguna beraktivitas seharian penuh. Selama beberapa minggu menggunakan ponsel itu, ia terbukti selalu responsif.

Hanya ada satu kejadian aneh yang sampai detik ini belum penulis ketahui penyebabnya. Beberapa kali ponsel tidak berbunyi kala ada pesan baru WhatsApp. Padahal, penulis telah mengaktifkan notifikasi. Solusi kurang cerdas tetapi terbukti manjur bila mengalami hal itu: menghapus WhatsApp, lalu melakukan instalasi ulang.

Kalau sekarang atau kelak Anda memiliki Lumia 630, saran penulis, tak ada salahnya melengkapi diri dengan aksesori tambahan. Misalnya, back cover yang berwarna-warni. Padukanlah dengan jelly case yang transparan. Dengan demikian, keindahan warna ponsel tetap terlihat, bodi ponsel pun terlindung.

Sementara itu, bila Anda memiliki anggaran Rp 2 juta dan masih bimbang akan membeli ponsel apa, wajar kalau Lumia 630 bukan menjadi pilihan utama Anda. Keputusan Anda menempatkan Xiaomi Redmi 1S atau Motorola Moto G 8GB di urutan lebih atas, misalnya, sangat bisa dimaklumi.

***

Inilah beberapa foto yang dihasilkan Lumia 630.

Lumia 630-5

Lumia 630-6

Lumia 630-7

Lumia 630-8

Lumia 630-9

Lumia 630-10

Lumia 630-11

Lumia 630-12

37 thoughts to “Review Nokia Lumia 630: Produk Dual SIM Pertama”

  1. Koo request skor kayak antutunya atau dikasih gambar screen shot grafik penggunaan batreinya..
    Jika dibuat main game sederhana hingga yang berat bagaimana Ko?
    RAM 512 Mb tersebut seringnya avalaible berapa mega Ko?

    1. Pak Rizqyaf,

      Request diterima, tetapi tak bisa saya wujudkan. Kini saya sudah beralih menguji pakai ponsel lain lagi.

      Apakah Anda mengetahui nama aplikasi serupa Antutu untuk Windows Phone yang bagus?

      Saya nggak memperhatikan sisa RAM berapa MB. Yang pasti, ponsel tetap responsif.

  2. Sudah bisa usb otg atau belum pak Herry ? Soalnya dulu saya pernah membaca artikel yang menyebutkan bahwa Windows Phone 8.1 bisa baca flashdisk. Terimakasih

    1. Pak Yuwono,

      Akun Gmail bisa ditambahkan. Namun, bukan seperti Gmail amplop merah putih di Android ya. Saya masih lebih nyaman dengan tampilan Gmail di Android.

      Google Drive tak ada. Yang ada One Drive.

  3. Menurut om herry gmn? dengan performa yg demikian layak beli ndak om untuk OS WindowsPhone?

    Oh iya, itu beneran ada lampu kilatnya? lihat dr bagian belakang koq kayaknya ndak terlihat posisi lampu kilatnya?

    1. Pak Kuat WJ,

      Dengan anggaran yang sama, saya sih lebih memilih Xiaomi Redmi 1S. Sisa dananya disimpan atau dibelanja aneka aksesori tambahan.

      Soal lampu kilat, maaf, saya salah ketik. Seharusnya “tetapi tanpa”, bukan “dan”. Sepertinya otak dan jari saya tidak sinkron saat tadi mengetikkan naskah. Sebab, barusan saya coba buka catatan, di catatan saya jelas-jelas tertulis “tetapi tanpa”.

  4. Oke om, kalau ditandingkan dengan OS Android dengan range harga 1-2 juta, tetap pilihan jatuh di Xiaomi dengan androidnya ya om.

    Tetapi kalau hanya berbicara ingin mencoba Windows Phone Lumia 630 layak beli ndak om? soalnya Lumia 530 juga sudah keluar dengan harga 1,4 juta.

    Atas koreksi dan penjelasan masalah lampu kilat, terima kasih om herry 🙂

    1. Pak Kuat WJ,

      Iya, kesepadanan antara harga, spesifikasi, dan kinerja Redmi 1S memang bagus banget.

      Oh, kalau sekadar ingin mencoba Windows Phone, Lumia 630 boleh dilirik. Saya belum pernah mencoba Lumia 530.

      Terima kasih pula atas koreksinya soal lampu kilat. Bila Anda tak menanyakan hal itu, saya mungkin belum sadar telah salah ketik.

  5. Wah sudah ganti hp ya Pak hehe.. Untuk bermain games bagaimana Ko?
    Malah saya kurang ngerti Ko, apakah Quadrant?
    Baterai 100% dapat berapa jam Ko habisnya?

    1. Pak Rizqyaf,

      Iya, sudah ganti. Saya jarang main game. Kemarinnya mainan game iseng My Talking Tom sih baik-baik saja.

      Saya belum cek ada Quadrant untuk Windows Phone atau tidak. Kalau Antutu-nya sudah lama banget tidak di-update.

      Baterai bisa sekitar 15 jam.

  6. Wah baru keluar reviewnya lumia 630, tapi sayangnya saya dah beli duluan.
    Coba bantuin untuk skor antutunya sebesar 11.926 tapi jangan disamakan dengan OS android yah karena beda OS beda juga penilaianya.
    Untuk html5 test dapat pon 372.

    Untuk game sih yang saya rasakan, ketika main asphalt8 sangat bagus,tapi untuk GT Racing 2 masih ada frame drop (jangan angap jelek yah karena saya main GT Racing 2 di lenovo s920 saya malah frame dropnya lebih banyak dengan Os 4.4.2).
    Untuk semua aplikasi semuanya bisa dipindah ke microsd.

    Saran saya sih jika memang cari hp yg bisa menemanin seharian,dual sim&mengutamakan kemampuan gps nya,lumia 630 bisa diandalkan karena dukungan glonass&here map (dimana pernah test cari alamat,di here map ketemu tapi di gmaps tidak ketemu).

    Soal BBM jangan diharapkan,notifnya gak masuk 🙁

    1. Pak Bayu Aditya,

      Terima kasih atas komentar dan informasi tambahannya. Saya boleh tanya-tanya? 🙂

      Anda mengambil Antutu dari mana, Pak? Apakah dari Store-nya Windows?

      Frame drop yang dimaksud apakah berarti patah-patah?

      Soal Here Maps, setuju banget, memang mantap. Google Maps kalah deh.

      Tentang BBM, wah… ternyata parah ya.

  7. ia pak,saya ambil antutu dari windows store,kalau tidak salah waktu itu pakai region usa.karena jika pakai region indonesia ada beberapa aplikasi yg tidak muncul(perubahan region tidak akan menyebabkan akun tersuspend).

    yup,patah-patah.awalnya saya kira karena gt racing 2 diinstal di microsd,tp setelah dipindah ke internal juga tidak berpengaruh banyak. Setelah saya baca beberapa tulisan,hal ini diakibatkan dari windowsstore ternyata membagi aplikasi sesuai kapasitas ram(kalau playstore berdasarkan tipe OS). Misal angrybird go gak akan tampil di windowsphone yg ramnya 512MB karena diset untuk ram 1GB.
    Jadi menurut saya jk di lumia 630 ada beberapa aplikasi yg patah-patah kemungkinan aplikasi ini butuh ram diatas lebih dr 512MB tp krg dari 1GB. Sehingga windowsstore memasukkannya di kategori ram 512MB.

    untuk bbm,sampai sekarang msh versi 1&sampai sekarang belum ada update lagi.jadi jgn pilih windowsphone jika fungsi utama untuk bbm. kalo whatsapp,line,wechat yg saya coba lancar.

    oh ia pak,saya ralat review bapak yang bilang sim2 hanya bisa 2g. karena sebenarnya slot sim2 juga bisa 3g.

    oh ia pak,untuk antisipasi tidak ada kamera depan. microsoft membuat aplikasi namanya lumia selfi.jd dengan memakai kamera belakang jika mendeteksi wajah maka langsung foto otomatis tanpa perlu set timer dll(lumayan jadinya bisa narsis) 😀

    1. Pak Bayu,

      Oh, dipindah ke region United States ya. Saya cuma kadang-kadang pakai region Singapore.

      Soal selot SIM2 yang ternyata bisa 3G, bagaimana cara mengubahnya, Pak? Kemarinnya saya sempat utak-atik, hasilnya SIM2 tidak pernah berhasil masuk ke 3G. Padahal, saya berada di lokasi yang sinyal 3G operator pasti bagus.

      Terima kasih.

  8. pak herry maaf saya mau bertanya di luar topik. menurut pak herry apakah produk alcatel pop c3 layak untuk dibeli? saat ini salah satu situs belanja online menjualnya dgn harga 899 ribu. lalu kalau boleh tahu apakah benar produk alcatel berasal dari prancis? saya bingung mau memposting pertanyaan ini di bagian mana karena produk tersebut belum pernah bapak review. terimakasih

    1. Pak Kristianto,

      Di blog Ponselmu.com sebenarnya ada beberapa review gawai Alcatel. Ini tautannya http://ponselmu.com/category/gawai/alcatel/. Namun, saya memang belum pernah me-review Alcatel Pop C3.

      Saya belum pernah menguji pakai Pop C3 sehingga tak berani memutuskan layak beli atau tidak.

      Cikal bakal merek Alcatel memang dari Perancis. Sejak beberapa tahun lalu, divisi ponsel Alcatel sudah dibeli oleh TCL dari Tiongkok. Kini ponsel Alcatel diproduksi di Tiongkok.

  9. klo slot sim2,yah saya cuma langsung pindahin saja data koneksinya ke sim2&langsung bisa dapat 3G(tp kadang agak lambat jg,mgkn krn slot2 ini statusnya hotswap)

    1. Pak Bayu Aditya,

      Lho kok bisa ya? Saya pernah mencoba langkah itu. Nomor yang dipakai untuk berinternet memang beralih ke SIM2, tetapi hanya GPRS/EDGE. Tak pernah menyentuh 3G.

    1. Pak/Bu Prima,

      Sampai saat ini saya belum berencana me-review Lenovo S850. Namun, kalau Anda ingin meminjamkan ponsel itu kepada saya, dengan senang hati saya akan segera me-review-nya.

  10. Dear Mr.Herry SW

    Agak nyelentang nih,sy pake bb Z3 om…di Camera nya kan tdk ada Timer nya,adakah aplikasi yg support d Z3 om utk timer camera om…thx bgt om

    1. Pak Arif,

      Maaf, saya malahan tidak memperhatikan soal timer. Kebetulan memang tak perlu fitur itu. Coba cari aplikasi Camera 360. Saya sendiri belum pernah coba menginstalasikan aplikasi itu ke BlackBerry Z3.

  11. Reviewnya sangat bagus pak HSW.. Mau nanya gimana kualitas speakernya, dan apakah ada fitur dolby digital plus pak HSW?

    1. Pak Rudi Ismayadi,

      Kualitas speaker standar ala kebanyakan ponsel berharga setara. Di lembar spesifikasi Lumia 630 sama sekali tak disinggung soal Dolby Digital Plus. Kalau di Lumia 1520 tersedia Dolby Digital Plus.

  12. Pak Herry

    Kualitas SC nokia sekarang apakah tetep bagus seperti dulu??
    Jika dibanding LG dan samsung bagaimana kualitas SC nya??

    Terimakasih

    1. Pak Arif,

      Menurut saya, urutan dari yang terbaik sebagai berikut: LG, Samsung, dan Nokia. Nokia kalah dengan LG dan Samsung, tetapi lebih bagus daripada Sony, Lenovo, dan BlackBerry.

  13. Pak Herry,

    Ketika WhatsApp tidak muncul notifikasi, coba periksa persentase batrei. Di Lumia520 ketika batrei ada di 20% atau lebih rendah, semua notifikasi langsung off. Dan notifikasi kembali normal kalau batrei diatas 20%.
    Semoga membantu.

    1. Pak Kiki Nugroho,

      Dalam kasus saya, notifikasi tetap muncul di layar. Namun, ponsel tidak berbunyi saat ada pesan baru masuk. Seharusnya kan ponsel berbunyi, misalnya ting… tung…, dan saat saya melihat layar Lumia 630, tersaji notifikasi pesan baru.

  14. Betul banget pak, saya selama pakai Lumia 520 yang ramnya juga cuma 512MB tetep responsif meski aplikasi sosmed banyak terinstal di dalamnya… Tapi ya itu, Windows Phone masih belum selengkap Android & iOS soal ketersediaan aplikasi 🙂

  15. Malam koh Herry. Saya mau tanya. Saya beli lumia 630 ini keadaan new dengan segel di box. Beli online soalnya. Setelah saya buka backcovernya kenapa tidak ada segel bertuliskan nokia ya di bagian body bawah batre dan tidak ada segel juga di mur/baut. Apakah saya baru saja membeli barang rekondisi ya? Di box sebenernya masih segel erajaya dan diimport oleh trikomsel. Mohon infonya ya.. Makasih

    1. Pak Faisal,

      Hmmm… ada fakta yang sangat aneh nih. Stiker segelnya Erajaya, tetapi importirnya Trikomsel. Itu dua perusahaan yang berbeda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *