Review Noontec Polo dan Noontec Giant: Kantongi Sertifikat Apple MFI

Karena merek dan tipe power bank yang beredar di pasar sangat banyak, konsumen awam seringkali bingung. Bingung memilh produk mana yang bagus dan mana yang sebaiknya dilupakan. Sertifikat Apple MFI boleh dijadikan salah satu indikator bahwa sebuah power bank memiliki kualitas bukan ala kadarnya.

Sertifikat MFI diberikan kepada produsen perangkat keras (hardware) dan peranti lunak (software) yang dinyatakan telah berhasil memenuhi standar Apple. MFI merupakan singkatan dari made for iPod, made for iPhone, sekaligus made for iPad.

Noontec-1

Serangkaian pengujian dilakukan terhadap produk yang ingin disertifikasi. Produk power bank, misalnya, mutlak menjalani pengetesan performa dan daya tahan. Desain juga diperhatikan untuk memastikan produk itu sesuai dengan “cita rasa” Apple. Konon tingkat keberhasilan mendapatkan sertifikat MFI hanya dua persen. Dengan kata lain, dari seratus produk yang menjalani proses sertifikasi, cuma dua yang dinyatakan lulus.

Noontec Polo dan Giant merupakan contoh produk yang telah mengantongi sertifikat MFI. Polo dibekali baterai lithium polymer 5.000 mAh. Di bagian atas bodi power bank itu terdapat lubang gantungan. Jadi, kalau tidak malu dan tetap ingin asyik memainkan acang saat sedang di-charge, gantungkan saja Polo ke leher. Mau?

Dimensi fisik Polo yang tertulis di kardusnya 140 x 90 x 33 mm. Penulis spontan yakin informasi tersebut tidak benar. Sebab, tanpa menggunakan penggaris pun, jelas terlihat kalau ketebalan Polo kurang dari 33 mm alias 3,3 cm. Keyakinan itu terbukti betul. Di situs Noontec, ukuran Polo disebutkan 109 x 64 x 14 mm.

Noontec-2

Polo dibekali satu konektor output USB saja. Ia bisa melewatkan arus sebesar maksimal satu ampere. Untuk mengisi ulang baterai internal Polo, tersedia konektor input micro USB dengan kemampuan maksimal juga satu ampere.

Beralih ke Noontec Giant. Sesuai namanya, giant alias besar, kapasitasnya lebih besar daripada Polo. Yaitu, 10.000 mAh. Satu-satunya konektor output di Giant memiliki kemampuan sampai 2,1 A sehingga lebih optimal kala dipakai mengisi ulang baterai tablet. Sementara itu, konektor input-nya sanggup menerima suntikan arus hingga 1,5 A.

Uji pakai yang dilakukan penulis membuktikan Polo dan Giant memang andal. Fisik cantik, kinerja prima, dan kapasitas baterai juga nyata. Sisi kurang menarik keduanya kebetulan sama: mempunyai satu konektor output saja. Khusus Giant, ada satu hal yang dapat dianggap sebagai sisi minus. Saat sedang di-charge, pengguna tak bisa mengetahui sudah seberapa banyak daya power bank itu terisi.

Polo sekarang dijual Rp 288 ribu, sedangkan Giant Rp 345 ribu. Paket penjualannya minimalis, hanya terdiri atas power bank dan kabel micro USB. Tentu disertakan pula kardus dan lembaran panduan pemakaian.

21 thoughts to “Review Noontec Polo dan Noontec Giant: Kantongi Sertifikat Apple MFI”

  1. Pak henry, utk powerbank giant nya itu sudah ada yg jual kah di sby?
    Kalau ada di mana ya jualnya?

    Trs, menurut pak henry dibandingin รง??? vivan, bagus mana ya?
    Soalnya 3 minggu kemaren temen ane beli viban 12.000mah seharga 450rb viban (jika ada member jadi 350rb)

    Terima kasih sebelumnya pak

    1. Pak Ipul,

      Silakan menanti jawaban dari Pak Henry. Sambil menunggu, saya, Herry, akan coba memberikan jawaban dulu. ๐Ÿ™‚

      Sudah tersedia di Surabaya. Anda bisa mencarinya di WTC atau Plasa Marina.

      Saya belum pernah mencoba Vivan tersebut. Andaikan dalam kondisi laksana membeli kucing dalam karung, saya sih akan memilih Noontec Giant. Alasan mudahnya, ia telah mendapatkan sertifikat MFI Apple. Apple kan dikenal tidak main-main dalam hal kualitas produk.

    1. Pak Erfan,

      Coba beli di Jl Biliton nomor 1. Saya dapat info mulai kemarin mereka sedang mengadakan promo, terutama untuk Noontec Giant.

    1. Pak Edwin,

      Output maksimal Giant memang 2,1 A. Namun, ia bisa menyesuaikan diri dengan kebutuhan acang yang di-charge. Jadi, kalau dipakai mengisi ulang baterai BlackBerry atau Android, output Giant akan turun menjadi sekitar satu ampere saja.

  2. aneh ya ko herry, dapet sertifikasi Apple MFI tapi konektor charger justru microUSB yg notabene ga kompatible sama device apple ๐Ÿ˜€

    1. Pak Donny,

      Saya menduga keras tidak disertakannya konektor Apple dalam paket penjualan Noontec Polo maupun Giant merupakan hasil negosiasi bisnis antara distributor/importer di sini dengan prinsipal. Sebab, di situs Noontec, kalau dicermati paket penjualan power bank itu seharusnya termasuk konektor Apple.

      Populasi acang Apple di Indonesia kan belum sebanyak acang dengan konektor micro USB. Dengan dikuranginya satu konektor, harga kulakan akan turun sedikit. Entah berapa dolar AS. Hasil akhirnya, harga jual kepada konsumen juga bisa lebih rendah.

  3. Pak kalau soal power bank yg mendapat sertifikat dr apple saya lansung nggak percaya sama power bank itu lha yg ngasih sertifikat aja apple. Lha produk apple aja sering dikabarkan meledak dan berkaitan dg battre nya.

  4. Pak HSW, betul juga ya pak, cost efficiency ceritanya

    Pak Rudy, coba di cek lagi pak kebenaran beritanya, “sering” meledak itu seberapa sering dibanding iphone yang beredar? yang pasti selama saya pegang berbagai merk acang, acang apple termasuk yang paling bagus build quality nya, yah ada harga ada rupa
    ga sebanding dengan acang korea yg bawa OS robot ijo dengan harga selangit tapi build quality nya semakin pas2an

    1. Pak/Bu Amy,

      Seingat saya di Solo ada yang jual, tetapi saya lupa di mana. Ehmm… ada mal bernama Paragon atau tidak ya? Kalau ada, sepertinya di sana.

  5. Izinkan saya bertanya, apa tidak masalah Lumia saya yg hanya bisa menerima arus 1A di cas menggunakan charger mobil yg output nya berarus 2A? Apa bakal menimbulkan kerusakan pada batre atau Lumia saya? Terima kasih.

    1. Pak Anton,

      Charger mobil yang dipakai bermerek terkemuka atau tidak? Kalau iya, Anda boleh menggunakannya. Biasanya charger bisa mengatur output yang dikeluarkan sesuai kebutuhan ponsel.

      Namun, bila charger mobil yang digunakan bukan bermerek terkemuka, sebaiknya jangan deh. Apalagi, kalau charger mobil itu dulu Anda beli dengan harga Rp 20 ribuan.

  6. Charger mobil yg saya beli bermerk Camelion di Ace Hardwere Store seharga Rp 64 ribu yg berupa kepala charger saja, untuk kabelnya saya menggunakan kabel usb bawaan LG. Bagaimana pak Herry, apa aman charger mobil yg saya gunakan.? Terima kasih.

    1. Pak Anton,

      Merek itu terus terang baru saya dengar. Terus terang saya tak berani merekomendasikan Anda untuk memakainya.

  7. Pak herry

    Saya cek di jalan biliton 1 surabaya kok kosong y pak herry?

    Dimana saya bisa mendapatkan powerbank noontec giant ny?

    Apa ada yang warna hitam?

    Makasih jawabannya pak herry

    1. Pak Yudi,

      Biliton 1 sejak menjelang Lebaran memang sudah tutup. Mereka mengaku akan konsentrasi jualan online. Coba email ke info@delcell.com saja.

      Saya tak ingat apakah ada Noontec Giant warna hitam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *