Review Polytron PG 101B: Penuhi Kebutuhan Dasar

Cara bertanya kadang sangat mempengaruhi jawaban yang diberikan. Kalau tak percaya, silakan melontarkan dua pertanyaan berikut kepada orang di sekitar Anda. Ini pertanyaan pertama: “Maukah Anda membeli ponsel merek lokal dengan harga Rp 175.000? Umpama setahun kemudian ponsel itu rusak, buanglah.”

Sekarang pertanyaan kedua. “Saya mempunyai ponsel merek lokal yang lain. Anda boleh menyewanya Rp 500 saja per hari. Karena Anda pasti malas kalau setiap hari harus mencari saya untuk menyerahkan uang sewa, lebih baik Anda langsung membayarnya setahun sekaligus. Setelah setahun, kalau ponsel itu masih berfungsi normal, Anda boleh memilikinya. Gratis. Berminat?”

PG 101B-1

Di antara dua pertanyaan itu, manakah yang kira-kira akan disambut lebih positif? Ya, tepat kalau Anda menyatakan pertanyaan kedua. Padahal, inti dua pertanyaan itu sebenarnya sama. Kalau berminat, lawan bicara Anda harus mengeluarkan uang Rp 175.000. Pada pertanyaan kedua, karena setahun terdiri atas 365 hari, lawan bicara Anda malahan harus menyetorkan uang sewa 365 x 500 = Rp 182.500. Lebih banyak Rp 7.500 daripada nilai rupiah yang disebutkan di pertanyaan pertama. Namun, lantaran “beban” yang diucapkan di pertanyaan kedua terasa lebih ringan, ia menjadi lebih menarik. Saat ini Rp 500 relatif kurang bernilai. Untuk membayar parkir atau ongkos masuk ke toilet pun belum tentu cukup.

Jurus seperti itu mestinya bisa diterapkan penjaga toko kala menawarkan Polytron PG 101B. Terutama, bila calon pembeli yang berada di hadapannya tampak ragu. Maklum, bagi kebanyakan orang di negeri ini, Polytron masih identik dengan merek televisi dan tape compo. Mereka belum mengetahui kalau Polytron juga menawarkan mesin cuci, lemari es, dan ponsel.

PG 101B merupakan ponsel dual on GSM-GSM yang sebenarnya dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan dasar berponsel: telepon dan SMS. Meskipun demikian, ponsel yang dijual di kisaran harga Rp 175 ribu tetap dibekali beberapa fitur penunjang. Misalnya, bluetooth, lampu senter, dan radio FM.

PG 101B-2

Buku telepon berdaya tampung seratus nama, kamera VGA, perekam video, dan penolak panggilan telepon masuk adalah sebagian spesifikasi lain PG 101B. Ponsel dengan konektor charger mini USB itu mendukung layanan internet berbasis GPRS.

Memori internal PG 101B sama sekali tak dapat dipakai untuk menyimpan file multimedia, biarpun cuma satu file. Karena itu, pengguna disarankan langsung menyelipkan kartu microSD. Di kartu microSD itu pula pengguna bisa menyimpan koleksi lagu kesukaannya, lalu memutarnya di ponsel.

Baterai bawaan ponsel berkapasitas 650 mAh. Hal yang menarik, baterai Nokia BL-4C dapat digunakan dengan optimal di PG 101B. Dipadukan dengan baterai Nokia BL-5C dan BL-6C sebenarnya juga bisa, tetapi penutup baterai pasti takkan dapat dipasangkan.

Keypad PG 101B tergolong nyaman. Sisi negatifnya, fungsi getar (vibrate) ponsel itu terlalu lemah. Saat ada panggilan telepon masuk, ponsel juga tak bisa diatur untuk berdering sekaligus bergetar. Pengguna hanya bisa mengatur ponsel supaya berdering, diam, bergetar saja, atau bergetar lalu berdering.

*** Isi paket penjualan: ponsel, baterai 650 mAh, handsfree berkabel dengan konektor mini USB, dan charger mini USB dengan output 500 mAh.

13 thoughts to “Review Polytron PG 101B: Penuhi Kebutuhan Dasar”

  1. Akhirnya Pak Herry review merk Polytron juga…btw, sejauh pemakaian Pak Herry dgn PG101 ini, kualitas HP merk Polytron ini layak disandingkan dgn merk apa Pak? trm ksh πŸ™‚

  2. 650 mAh apa tidak terlalu kecil pak,saya punya hp venera dgn batre segitu standby g sampe 2hari
    sekalian tanya power bank yang recomanded merk apa ya pak …

    1. Pak Anto,

      Iya, 650 mAh memang tergolong kecil. Cukup untuk pemakaian satu hari, tetapi tidak memadai untuk dua hari. Mungkin hal itu merupakan salah satu jurus yang dilakukan untuk menekan harga jual.

  3. salam, Pak. maaf, apakah ponsel ini memungkinkan untuk di-backup sms-nya? biasanya saya menggunakan aplikasi MyPhoneExplorer, tp itu hanya utk ponsel Soner dan smartphone berbasis Android. terima kasih sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *