Review Polytron Zap 5: Masih Menjadi Ponsel LTE Termurah

Dalam menentukan urutan review, sesekali penulis melakukan pemungutan suara via Twitter @herrysw. Ponsel yang meraup suara terbanyak akan diuji pakai dan dibahas lebih dulu. Sedangkan ponsel yang kalah suara tidak diprioritaskan. Adakalanya ponsel yang gagal menang itu harus bertarung dengan ponsel lain lagi pada pemungutan suara berikutnya.

Polytron Zap 5 termasuk ponsel yang kurang beruntung. Ia berkali-kali bertekuk lutut dalam pemungutan suara. Terakhir suaranya kalah telak 36% versus 64% melawan Microsoft Lumia 435. Karena itu, meskipun sudah berada di tangan penulis sejak Februari lalu, baru sekarang review Zap 5 siap saji. Ssst… sampai sekarang ia masih menjadi ponsel LTE 900/1800 termurah di Indonesia lho.

Ponsel berlayar sentuh 4,5 inci dengan resolusi 854 x 480 piksel itu memperoleh pasokan tenaga dari baterai lithium ion 1.650 mAh. Setelah membuka penutup belakang, pengguna baru Zap 5 sebaiknya tidak terburu-buru memasangkan baterai. Perhatikan dulu stiker yang menempel di bodi belakang. Di stiker itu tercetak tulisan Dirancang oleh Polytron. Dibuat di Indonesia. Mantap!

Tak usah bingung. Zap 5 memang dibuat di Indonesia. Proses produksinya dilakukan oleh PT Hartono Istana Teknologi yang berada di Kudus, Jawa Tengah. Polytron mengklaim Zap 5 merupakan ponsel pintar 4G LTE pertama di Indonesia yang memenuhi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 35 persen.

Polytron Zap 5-4

Dua nomor GSM, seluruhnya memakai kartu micro SIM, bisa siaga bersamaan di Zap 5. Nomor di selot SIM1 leluasa masuk ke jaringan 4G LTE, 3G, maupun 2G. Sementara itu, nomor di selot SIM2 harus setia di jaringan 2G. Ponsel bersistem operasi Android 4.4.4 Kitkat itu disebutkan kelak dapat di-upgrade ke Lollipop.

Sebagian spesifikasi lain Zap 5 meliputi prosesor 64-bit empat inti (quad core) Qualcomm Snapdragon 410 MSM8916 1,2 GHz, Wi-Fi, bluetooth, GPS, RAM 1 GB, ROM 8 GB, dan selot microSD. Memori internal ponsel itu hanya terdiri atas satu partisi. Saat ponsel kali pertama diaktifkan, sebanyak 5,42 GB di antara 5,93 GB internal storage berstatus kosong.

Sepasang kamera terdapat di ponsel berdimensi fisik 133,5 x 66 x 9,6 milimeter tersebut. Kamera di sisi belakang dibekali fokus otomatis dan lampu kilat. Ia mampu menghasilkan foto beresolusi delapan megapiksel dan klip video HD 720p. Kecepatan pemfokusan kamera itu tergolong lambat. Dengan demikian, pengguna idealnya hanya mengabadikan objek yang tidak bergerak.

Kemampuan kamera depan Zap 5 lebih rendah. Kamera itu cuma bisa memproduksi foto beresolusi dua megapiksel dan klip video VGA. Kualitas gambar yang dihasilkan jauh dari memuaskan.

Polytron Zap 5-2

Zap 5 mempunyai beragam sisi menarik. Misalnya, terkait harga. Sampai sekarang ponsel bernama lain Polytron 4G450 itu masih memegang rekor ponsel LTE dengan harga jual perdana termurah. Harga ecerannya dipatok Rp 1.099.000.

Biarpun murah, kompatibilitasnya terhadap layanan LTE jempolan. Ponsel itu dapat menikmati layanan LTE di frekuensi 800, 850, 900, 1.800, 1.900, 2.100, dan 2.600 MHz. Saat ini ia sudah siap dipadukan dengan layanan LTE Telkomsel, XL, dan Indosat. Bila pengguna Zap 5 berada di luar area layanan LTE, ponsel dapat masuk ke jaringan 3G maupun 2G.

Di menu mode jaringan tersedia pilihan LTE only. Pilihan serupa jarang tersedia di ponsel LTE merek lain yang beredar di Indonesia. Adanya pilihan LTE only menguntungkan pengguna yang ingin mendapatkan pengalaman maksimal di jaringan LTE. Konsekuensinya, nomor yang berada di jaringan LTE itu takkan bisa ditelepon maupun menelepon.

Polytron Zap 5-16

Beralih ke sisi minus. Performa layar sentuh Zap 5, menurut penulis, amat pantas dibilang buruk. Selama memakai ponsel itu, penulis harus menurunkan kecepatan pengetikan pesan secara drastis. Bila penulis tetap berusaha mengetik cepat, kata demi kata yang muncul akan sering salah.

Di kala senggang, sesekali penulis memainkan game Despicable Me yang diunduh dari Play Store. Penulis diwajibkan mengarahkan Minion berlari mengambil pisang dan menghindari rintangan. Penulis juga harus melompati halangan yang tersaji di layar.

Berbekal Zap 5, kemampuan penulis dalam mengendalikan Minion menurun signifikan. Kala harus bergerak cepat, eh… layar ponsel itu kurang responsif. Akibatnya, meskipun penulis sudah menggerakkan Minion, tokoh kartun berwarna kuning tersebut tetap menabrak rintangan. Game over.

Polytron Zap 5-3

Kekurangan lain, ketika dipakai bertelepon, suara yang keluar lewat earpiece (speaker yang didekatkan ke telinga) cenderung cempreng. Ucapan yang dilontarkan lawan bicara tidak terdengar jernih. Bayangkan saja Anda mendengarkan siaran radio AM dan FM. Nah, suara dari Zap 5 adalah siaran radio AM.

Daya tahan nyata baterai ponsel itu juga tidak memuaskan. Bila dikunci di jaringan 3G, sebelum 12 jam baterainya sudah meminta diisi ulang. Kadang kondisi tersebut malahan sudah terjadi pada enam jam pertama. Selama rentang waktu itu, Zap 5 dipakai untuk bertelepon, memantau email, browsing, dan WhatsApp.

Tingkat konsumsi baterai di jaringan 4G LTE lebih boros lagi. Kalau Zap 5 dikunci di jaringan LTE XL dan diminta membagikan akses internet ke peranti lain via Wi-Fi, daya baterai akan habis dalam dua jam saja. Bodi ponsel terasa panas, bukan sekadar hangat. Dengan perilaku pemakaian yang sama, tetapi menggunakan layanan LTE Telkomsel, daya tahan baterai menjadi lebih panjang minimal 50 persen.

Kesimpulan versi penulis, Zap 5 hanya pantas dibeli oleh dua kelompok konsumen. Pertama, pemburu ponsel LTE termurah yang kompatibel dengan layanan operator GSM di Indonesia. Kedua, konsumen yang ingin mempunyai ponsel LTE bertuliskan dibuat di Indonesia. Mereka mungkin ingin melakukan tindakan nyata atas iklan “Cintailah ploduk-ploduk Indonesia” ala Alim Markus.

Pencari ponsel LTE yang peduli performa lebih bijak melirik ponsel lain. Misalnya, Acer Liquid Z410 yang dibanderol Rp 1.349.000 dan Xiaomi Redmi 2 yang dijual Rp 1.599.000. Memang lebih mahal, tetapi jauh lebih memuaskan.

***

Inilah foto-foto yang dijepret menggunakan kamera Zap 5.

Polytron Zap 5-5

Polytron Zap 5-6

Polytron Zap 5-7

Polytron Zap 5-8

Polytron Zap 5-9

Polytron Zap 5-10

Polytron Zap 5-11

Polytron Zap 5-12

Satu foto berikut ini adalah hasil jepretan kamera depan.

Polytron Zap 5-13

***

Screen capture Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan kondisi awal RAM.

Polytron Zap 5-14

Polytron Zap 5-15

Polytron Zap 5-17

62 thoughts to “Review Polytron Zap 5: Masih Menjadi Ponsel LTE Termurah”

  1. Akhirnya, keluar juga reviu si Zap5 ini….

    Poin utama kelebihan dari ponsel ini memang pada kesesuaian kemampuan 4G LTE di segala band ya om.

    Masalah baterai ampun deh kalau hanya sanggup bertahan selama dua jam….kayaknya kalau dibeli cuma bakal jadi modem hotspot di rumah dengan perlakuan colok charger terus.

    1. Pak Waluyo,

      Benar. Plus, di menu bawaan ada pilihan LTE only.

      Iya. Daripada membeli mifi LTE bergaransi resmi yang masih mahal, sementara pakai Zap 5 dulu saja. Konsekuensinya harus rajin menancapkan charger.

  2. Sulit betul mau melawan prinsip kuno nan sakti ‘Ada harga ada rupa’ ya bung Herry? Tapi boleh juga lah usaha Polytron ini, paling tidak bisa membuka lapangan kerja nyata bagi tenaga kerja dalam negeri dibanding vendor2 lokal lain yg cuma pasang merk lokal doang tapi tetap pesan gawainya ke pabrik2 di Cina sana dan mengimpor kemari dlm bentuk jadi. Bravo Polytron!!! Semoga bisa lebih baik diproduk2 selanjutnya.

    1. Pak Riyanto,

      Iya, prinsip kuno itu sampai sekarang masih relevan.

      Saya yakin sumber daya Polytron sebenarnya mampu memproduksi ponsel LTE yang lebih keren. Masalahnya, hal itu pasti berujung pada kenaikan biaya produksi dan tentu saja harga jual. Anggaplah ada ponsel LTE Polytron yang keren banget. Spesifikasinya tinggi, kinerjanya juga oke. Namun, harganya mesti dipatok Rp 3 juta. Nah… kan repot toh. Di pasar akan sulit bersaing deh.

  3. Yah…sayang ya pak…
    Padahal berharap banyak bila polytron bisa menjadi andalan produk tanah air. Kira-kira bila dibandingkan dengan nexian journey, mana yang lebih layak pak Herry?

    1. Pak Dinno,

      Kuncinya sederhana. Apakah perlu LTE? Kalau tak perlu, silakan beli Nexian Journey 1.

  4. Kalau melihat review pak Herry ini jadi mundur teratur untuk meminangnya. Jika sementara ini hape LTE pilihannya yg termurah tinggal Redmi 2 dan Acer Liquid Z410, mana pilihan yg pas untuk urusan performa dan layanan servicenya pak?

    1. Pak Soleh,

      Di antara dua ponsel itu, tidak ada satu pun yang memenuhi dua kriteria Anda.

      Kalau mengejar performa, Redmi 2 lebih bagus.
      Kalau mengejar layanan pusat perbaikan resmi, Acer yang tampil menjadi pemenang.

  5. Berarti review Acer Z410 akan segera turun, sangat ditunggu review ponsel LTE dari brand global dengan harga termurah di Indonesia ini. 😀

    1. Pak Ilham,

      Harap diperhatikan: pertanyaan yang sama cukup diketikkan satu kali. Tak perlu didobel, apalagi di dua tempat berbeda. Saya akan jawab semua pertanyaan masuk kok. Namun, ya gitu, tolong bersabar.

      Ya, P90 akan saya review pada Juni 2015.

      Saya cuma mencoba game berat Asphalt. Hasilnya, P70 dan Zenfone 2 berimbang.

      Untuk kamera, bila dipakai memotret di luar ruangan pada siang hari, saya lebih menyukai hasil jepretan P70. Warnanya lebih natural. Kalau di tempat dengan pencahayaan terbatas, Zenfone 2-lah yang jadi pemenang.

  6. Hello, mau sharing juga perihal Polytron zap 5:
    saya beli juga zap 5 dari blibli.com
    dan tidak saya temukan/rasakan masalah:
    – pengetikan touch screen ketika sms/chat cukup bagus. karena sudah IPS
    – speaker cukup bagus suara nya. terdengar jelas lawan bicara.
    – baterai memang agak sedikit boros yah
    pertanyaan nya: atau ada 2 versi hp yah? atau ada peningkatan hardware oleh polytron pak?
    salam

    1. Pak Jo,

      Kabar yang saya peroleh beberapa jam lalu menyatakan demikian. Review saya ternyata dibaca oleh rekan Polytron. Mereka kemudian menghubungi saya dan menginformasikan kalau dilakukan upgrade spesifikasi atas Zap 5. Yang diubah, antara lain, layar, RF, dan metal plate.

      Layarnya kini pakai IPS. RF yang dimaksud berhubungan dengan penerimaan sinyal. Sedangkan metal plate saya duga berhubungan dengan tampilan fisik. Konsekuensi atas perubahan itu, harga ritel resmi Zap 5 naik menjadi Rp 1.299.000.

    1. Pak Pajarstwn,

      Kita coba nantikan jawaban dari Pak Henry ya.

      Kalau saya, Herry SW, belum mengetahui jawabannya. Lha saya belum pernah mencoba dua ponsel itu.

  7. Saya mau tanya terhadap ulasan yg “kosekuensinya jaringan yg berada di LTE tidak bisa dipakai menelpon/ditelepon”, apakah LTE hanya bisa dipakai untuk koneksi data/sms?

    1. Pak Bayu Aditya,

      Jawabannya, saat ini iya. Kecuali, operator di Indonesia kelak telah mengimplementasikan Voice over LTE (VoLTE).

  8. Pak Herry,apakah kualitas audio yang dimiliki gawai ini sama superiornya seperti perangkat audio yang dikeluarkan Polytron ? mengingat dari dulu saya pemakai setia perangkat audio Polytron,namun belum pernah memiliki dan memakai smartphone Polytron.

    1. Pak Babah Liem,

      Tidak. Kualitas audio-nya biasa-biasa saja, bahkan agak cenderung kurang mantap.

    1. Pak Jim,

      He… he… iya. Benar sekali. Saya sebenarnya bukan penggemar minuman bersoda. Namun, waktu mampir ke depot itu melihat Coffee Beer, saya langsung ingin minum untuk nostalgia masa remaja.

  9. sayang banget pak ya,andai baterainya 4000 mah dan tidak ditanam,walau harga 1,5 jutaan mgkn bakal laris ni hp.

    1. Pak Giring,

      Harga Zap 5 saat ini Rp 1.299.000. Kalau saya, mending nambah Rp 50 ribu dan beli Acer Liquid Z410.

  10. saya mau tanya saat ini kartu indonesia 4g support polytron zap apa saja ya mas?
    apakah smartfren 4g lte support ??
    dan jika kita dalam mode lte sim 1
    apakah sim 2 dapat di telpon?
    berikut pertanyaan saya
    terimakasih

    1. Pak Rezayudha,

      Layanan 4G LTE Telkomsel, XL, dan Indosat siap dipadukan dengan Zap 5.

      Di atas kertas Zap 5 juga kompatibel dengan 4G LTE Smartfren. Namun, dulu saat saya coba memasangkan kartu LTE Smartfren ke ponsel itu, Zap 5 gagal mendapatkan sinyal. Padahal, saat di-search manual, jaringan LTE Smartfren terdeteksi.

      Seharusnya bisa ditelepon. Namun, saya belum pernah mencoba skenario tersebut.

  11. pertanyaan saya adalah saya mau beli zap 5 secara online tapi bingung mana yang spesifikasinya yg sudah diupgrade dan mana yang belum sekian terima kasih

    1. Pak/Bu Firgiawan,

      Jangankan online, untuk pembelian offline pun tak bisa dibedakan tanpa mencobanya langsung kok. Sebab, di kardusnya tak ada pembeda.

      Kalau mau beli online, barang yang dijual di Blibli.com kemungkinan besar sudah versi baru.

  12. mlm um, bsk sy mau beli Zap 5 di gerai indosat kebetulan ada promo. mohon informasinya cara lht Zap 5 yg udh upgred spesifikasinya spt layar ips, rf, dan metal plate. tks

    1. Bu Ira,

      Boleh tahu harga Zap 5 di Galeri Indosat berapa?

      Saya sudah pernah mencoba Zap 5 yang spesifikasinya di-upgrade. Menurut saya, masih nggak menarik sih. Kecuali Anda memperoleh harga sangat miring, ponsel itu baru boleh dilirik.

  13. mlm um, mohon infonya Zap 5 yg udh di upgred spesifikasinya antara lain, layar ips, rf dan metal plate cirinya gmn? Rencana bsk sy mau beli Zap 5 di galeri indosat kebetulan lg ada promo

  14. berhubung lg promo jd lumayan murah um, tp sy pengen tau promo zap 5 ini udh upgred atw blm, cara ngcek atw lhtnya gmn ya um? Tertarik jg info dr um sl Z410 tp sayang msh 3G dan kitket ya…

    1. Bu Ira,

      Nah, lumayan murah itu jadi harga berapa?

      Untuk mengetahui sudah versi upgrade atau belum ya mesti dipegang dan dicoba. Namun, kalau belum pernah memegang versi yang lama, mungkin agak sulit membedakannya.

      Liquid Z410 sudah 4G LTE kok.

  15. Program matrix super plan 100/12 seh um, jd Rp 1.2jt tp dpt pulsa 100rb setiap blnnya selama 12 bln, sebelumnya maaf ya, n um her ga keberatan slnya pasti sy bnyk konsul ke um maklum pemula memakai smartphone 🙂

  16. Pa Herry, mau nanya sl kamera zap 5. Tiba2 kamera zap 5 sy tdk bs dipakai untuk foto, keterangannya “galat kamera”, padahal sebelumnya tanpa kartu memori jg bs foto. Hp baru sy beli baru 1 minggu yg lalu. sdh cb sy pasang kartu memori tetap tdk bs Dgn keterangan yg sama, dicb direset jg sama tetep ga bs. Mohon bantuannya, trims

  17. Kebetulan baru saja datang zap 5 ini suk..
    Mau tnya beda gen 1 sama yang ips apa ya? Z
    Bisa cek dari mana? Apa mungkin ada seri tertentu yang beda?

    1. Pak Kelvin,

      Layar sentuh generasi kedua terasa lebih enak. Suara earpiece juga tidak cempreng lagi. Masalahnya, kalau belum pernah memegang yang generasi pertama, pengguna bakal tak bisa membedakannya. Sebab, nomor tipenya persis sama.

  18. Saya menggunakan hp ini sebagai mobile wifi saya, dengan 2 baterai sudah bisa bertahan sekitar 8 jam, support segala jaringan 4G ( Telkomsel, Indosat, & XL ) dan jg support smartfren 4G LTE, hanya untuk smartfren 4G, harus diset ke LTE only, lalu buat APN smartfren4G, username password : smartfren, lalu registrasi ke site smartfren melalui site https://my.smartfren.com/reg, lalu ikuti panduan.

    1. Pak Robert,

      Terima kasih atas informasinya.
      Berarti, Anda sudah memakai firmware terbaru ya? Kalau masih firmware lama, Zap 5 tidak bisa dipadukan dengan LTE Smartfren.

      1. Benar pak, update per awal desember kemarin.
        Dan dalam seminggu pemakaian, baterai terasa lebih hemat dibanding menggunakan telkomsel.
        mungkin dikarenakan hanya lte only, dan coverage yang cukup baik, sehingga tidak seperti provider lainnya, yang akan switching network antara 4G, 3G, dan 2G, bila sinyal jaringan melemah.

  19. Maaf ini pak bukan membandingkan antar merk tpi gimana pak klo dibandingkan sama bolt e1 yg katany udh unlock all gsm berjalan di jaringan 4g? jaringan 4g yg berjalan diberbeda frekuensi ngaruh ga sih? kaya zap 5 kan dri 800mhz-sekian tpi klo bolt e1 dari 1800mhz fdd * tdd 2300mhz, pendapatnya pak trims

  20. pa her, maaf mau nanya neh.. kalo ponsel yg layarnya max 4″ atau kurang dr 4″ tp speknya udh bagus dr merk apa ya? tentunya hrgnya jg yg Hemat, hehe.. makasih

  21. maaf mau tanya om, jenis kartu untuk polytron yang benar itu apakah pakai micro sim atau standar. soalnya kalau melihat di situs jual beli online ada perbedaan. ada yang menyebutkan standar dan ada yang menyebutkan micro sim. di contoh yang di atas juga, kalau dilihat di foto kayaknya jenis standar tapi penjelasan om mengatakan micro sim. harap maklum, masih gaptek om.

  22. maaf mau tanya om, jenis kartu untuk polytron yang benar itu apakah pakai micro sim atau standar. soalnya kalau melihat di situs jual beli online ada perbedaan. ada yang menyebutkan standar dan ada yang menyebutkan micro sim. di contoh yang di atas juga, kalau dilihat di foto kayaknya jenis standar tapi penjelasan om mengatakan micro sim. harap maklum, masih gaptek om. maaf diketik lagi om, soalnya notify nya tadi g di centang.

  23. Kapan zap 5 uppgrade ke android lolipop..? Kalo ada yang sudah uppgrade ke lolipop , lihat dong tampilannya. Tanya service center polytron cuma disuruh tunggu terus..!

    1. Pak Setiawan,

      Saya sudah lama berpisah dengan Zap 5.

      Ada pengguna Zap 5 yang telah memberikan testimoni kalau ponselnya mendapatkan update OTA ke Lollipop kok. Coba silakan langsung Anda cek dari menu update di ponsel.

  24. Handphone saya Polytron zap5.
    Kok tidak dapat membuka kamera yaa?
    ada tulisan : GALAT KAMERA
    Tidak Terhubung Ke Kamera
    seperti itu. Mohon bantuannya ya min.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *