Review Realme 2 Pro: Sangat Menggoda Sebelum Dicoba

Ketika menghadiri peluncuran perdana ponsel Realme di Indonesia, Oktober tahun lalu, penulis alias HSW langsung jatuh hati kepada Realme 2 Pro varian RAM 8 GB dan ROM 128 GB. Betapa tidak. Dengan harga yang saat itu disebutkan Rp3,699 juta, konsumen sudah bisa mendapatkan ponsel dengan prosesor Snapdragon 660 dan memori jumbo. Sangat menggoda!

Beberapa minggu kemudian, HSW membuka kardus satu unit Realme 2 Pro 8/128 warna hitam. Dimensi fisiknya 74 x 156,7 x 8,5 milimeter dan berat 174 gram. Walaupun bodi belakangnya bukan berbahan kaca, tampilan fisiknya tetap terlihat mewah. Terutama, bila terkena sorotan cahaya.

Di sisi kiri ponsel terdapat selot kartu dan tombol volume. Bukan menganut sistem hybrid, pengguna bisa menyelipkan dua nano SIM dan sekeping kartu microSD secara bersamaan. Tombol power berada di sisi kanan. Sementara itu, speaker, konektor micro USB, dan konektor audio 3,5 milimeter akan dijumpai di bagian bawah ponsel.

Realme 2 Pro dibekali layar IPS 6,3 inci full HD+ 2.340 x 1.080 piksel dengan rasio 19,5:9. Layar dengan “tetesan air” itu dilapisi Corning Gorilla Glass 3 sehingga relatif lebih tahan terhadap goresan.

Kamera di atas layar ponsel berlensa tunggal dan tanpa fokus otomatis. Ia sanggup menghasilkan foto beresolusi 16 megapiksel dan klip video full HD 1080p. Di lokasi yang kurang terang, pengguna bisa memanfaatkan pendar layar sebagai lampu kilat darurat. Tersedia mode portrait yang mempermudah pengguna mendapatkan efek bokeh. Ada pula pilihan stiker untuk mempercantik foto.

Saatnya membicarakan kamera belakang. Kamera itu berlensa ganda 16 + 2 megapiksel serta dilengkapi fokus otomatis dan lampu kilat. Sensor kameranya memanfaatkan Sony IMX398. Bukaan lensa kamera utama mencapai f/1,7. Kemampuan maksimalnya memproduksi foto 16 megapiksel dan klip video 4K.

Kalau dikupas lebih lanjut, tersedia mode portrait yang dapat dipadukan dengan efek cahaya tertentu. Yaitu, natural light, mono-tone light, rim light, dan bi-colour light.

Penggemar fotografi pantas mengeksplorasi mode manual yang di Realme 2 Pro disebut mode expert. Parameter pemotretan yang leluasa diubah manual, di antaranya, white balance, kompensasi pencahayaan, ISO, dan kecepatan rana. Rentang ISO mulai 22 sampai 3200, sedangkan kecepatan rana mulai 1/8.000 detik sampai 16 detik.

Prosesor delapan inti (octa core) Qualcomm Snapdragon 660 AIE berkecepatan sampai 1,95 GHz, Wi-Fi, bluetooth, GPS, RAM 8 GB, dan ROM 128 GB merupakan sebagian spesifikasi lain Realme 2 Pro. Ketika ponsel kali pertama diaktifkan, memori internal masih memiliki ruang kosong sebesar 103 GB.

Realme 2 Pro juga dibekali sensor sidik jari, pemindai wajah (face unlock), penyaring panggilan telepon dan SMS, private safe, dan clone apps. Private safe memungkinkan pengguna menyimpan file-file penting dengan lebih aman.

Kalau clone apps? Fungsinya sama dengan fitur dual apps di ponsel merek lain, yaitu menggandakan suatu aplikasi. Satu hal yang perlu diketahui, tidak semua semua aplikasi bisa digandakan. Contohnya, pengguna bisa mengkloning Facebook, Instagram, dan WhatsApp. Namun, hal serupa tak dapat dilakukan atas Twitter.

Bila dirangkum, di atas kertas spesifikasi Realme 2 Pro 8/128 amat menjanjikan. Sebelum diuji pakai ponsel itu terlihat sangat menggoda. Penilaian tersebut perlahan-lahan sirna kala HSW mulai memakainya sebagai ponsel harian.

Saat baru dikeluarkan dari kardus lalu dinyalakan, Realme 2 Pro menggunakan firmware versi RMX1807EX_11_A.08. Supaya lebih mudah diingat, perhatikan dua digit terakhir saja: 08.

Tanpa menunggu lebih lama, HSW bergegas memasukkan akun Google dan menyinkronkan surel, data kontak, maupun kalender. Beberapa aplikasi tambahan yang berhubungan dengan media sosial dan transportasi daring diinstalasikan. Demikian pula Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan WhatsApp.

Kejutan eh… kekesalan pertama muncul. Ketika ada notifikasi masuk, notifikasi itu ternyata tidak bisa dihilangkan hanya dengan satu kali sapuan jari di layar. Setidaknya ada dua langkah yang harus dilakukan HSW.

Kekesalan kedua. Saat sehari-hari dioperasikan, Realme 2 Pro sangat mudah tersendat alias ngelag. Dipakai mengetik, ponsel itu kurang responsif. Berpindah dari aplikasi satu ke aplikasi lain, duh… tidak terasa gegas. Dibandingkan Nokia 6.1 Plus yang memiliki spesifikasi lebih rendah pun, Realme 2 Pro masih kalah trengginas.

Kendati mendapatkan kesan pertama yang begitu menyebalkan, HSW sengaja mencoba bertahan. Selama berhari-hari ponsel itu tetap dijadikan ponsel utama. Kira-kira seminggu kemudian Realme 2 Pro akhirnya diistirahatkan di dalam laci. HSW melanjutkan uji pakai ponsel lain yang sudah mengantre lebih dulu.

Realme 2 Pro baru dicoba lagi ketika teman HSW, sesama pemakai Realme 2 Pro dengan keluhan senada, menginformasikan adanya pembaruan firmware. Pembaruan ke firmware versi 10 itu memberikan kinerja nyata yang lebih baik. Secara umum ponsel menjadi lebih gegas, meskipun sesekali masih agak tersendat. Notifikasi masuk kini bisa dihapus dengan sekali sapuan jari saja.

Kekesalan HSW terhadap Realme 2 Pro hampir punah ketika ponsel mendapatkan pembaruan firmware lagi ke versi 12. Menurut HSW, itulah versi firmware terbaik dan paling stabil. Bahkan, bila diadu dengan versi 13 yang hadir belakangan.

Menyoal kamera, bila digunakan untuk memotret objek di lokasi yang relatif terang, kamera Realme 2 Pro sanggup menghasilkan foto yang cukup prima. Hal bertolak belakang terjadi kala ia diajak memotret di lokasi yang mendekati remang-remang. Detail objek tak mampu ditangkapnya dengan optimal.

HSW juga memberikan catatan khusus untuk pemotretan jarak dekat. Misalnya, mengabadikan sepiring makanan yang sebelum disantap ingin difoto kemudian diunggah ke media sosial.

Jarak fokus terdekat Realme 2 Pro tampaknya lebih jauh daripada kebanyakan ponsel. Indikatornya, pada jarak pemotretan yang sama, kamera Realme 2 Pro menghasilkan foto yang agak kabur. Kurang fokus. Padahal, kamera ponsel lain yang HSW gunakan masih mampu menyodorkan foto yang tajam dan fokus. Agar foto yang dihasilkan tajam, posisi Realme 2 Pro mesti dibuat menjauh sekitar dua sentimeter.

Daya tahan baterai ponsel Android 8.1 Oreo dengan tampilan antarmuka ColorOS 5.2 itu tidak istimewa. Berkapasitas 3.500 mAh, saat HSW gunakan baterai ponsel itu rata-rata bertahan 12 jam saja. Sesekali baru sepuluh jam pemakaian sudah memunculkan pesan baterai lemah.

Satu sisi menarik yang perlu diketahui, terutama oleh pengguna Smartfren, Realme 2 Pro mendukung native VoLTE. Dua nomor yang siaga dapat pula berada di jaringan 4G LTE secara bersamaan.

Saat ini harga ritel resmi Realme 2 Pro varian 8/128 seperti yang HSW uji pakai dipatok Rp4,099 juta. Ya, naik Rp400 ribu dibandingkan ketika diluncurkan dulu. Namun, di pasar masih banyak penjual yang menawarkan harga tidak jauh dari harga lama kok.

Dana tak cukup? Ada Realme 2 Pro varian 4/64 dan 6/64 yang masing-masing dibanderol Rp3,299 juta dan Rp3,699 juta. Selain berkapasitas memori lebih kecil, dua varian itu menggunakan jenis memori eMMC yang lebih murah dan lambat ketimbang UFS yang dipakai di varian 8/128.

Menurut HSW, sebagai pendatang baru, gebrakan awal Realme sebenarnya sangat bagus. Produk yang ditawarkan beragam. Jurus yang dipakai dalam menciptakan pembicaraan, baik di dunia maya maupun nyata, cukup ampuh. Distribusinya pun terlihat lebih merata daripada, misalnya, Asus dan Xiaomi yang sempat mengalami masa-masa ponsel gaib. Realme adalah pesaing serius bagi merek-merek ponsel yang lebih dulu eksis.

Walaupun demikian, bukan berarti Realme telah sempurna dan bisa berleha-leha. Berkaca dari Realme 2 Pro sejak kali pertama beredar sampai sekarang, peranti lunak ponsel itu masih perlu diperbaiki. Pengisi daya (charger) bawaan ponsel itu sebaiknya tidak lagi menggunakan pengisi daya berlogo Oppo, meskipun Realme adalah submerek Oppo.

Terakhir, Realme perlu mewaspadai penjualan semu. Flash sale selalu terlihat laris manis. Padahal, pembelinya bukan pengguna akhir, melainkan spekulan dan pedagang yang bukan terdaftar sebagai diler resmi Realme. Dalam jangka panjang kondisi tersebut kurang bagus untuk iklim bisnis Realme di Indonesia.

***

Berikut contoh hasil jepretan kamera Realme 2 Pro.

Kini mencoba mode portrait.

Empat foto di bawah ini dijepret memakai kamera depan.

Harap mengonsumsi obat mual dulu sebelum melihat dua foto tersisa. 🙂

Bagaimana contoh hasil rekaman video Realme 2 Pro?

***

Tangkapan layar Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan versi firmware terakhir yang digunakan dalam uji pakai.

Mayoritas foto dihasilkan Realme 2 Pro saat masih memakai firmware versi 8 dan 10. HSW menilai tidak ada peningkatan kualitas hasil foto saat firmware diperbarui ke versi 12 dan 13. Perekaman video dilakukan kala ponsel telah mendapatkan pembaruan firmware ke versi 13.

120 thoughts to “Review Realme 2 Pro: Sangat Menggoda Sebelum Dicoba”

    1. Pak Tito,

      Kalau kita membicarakan kesepadanan antara harga, spesifikasi, dan kinerja, Redmi Note 5 lebih unggul.

    1. Pak Erwin,

      Saat Realme 2 Pro masih menggunakan firmware versi 08, Nokia 6.1 Plus saya nilai lebih bagus. Namun, setelah dua kali mendapatkan pembaruan, Realme 2 Pro boleh dibilang setara. Ada plus minus masing-masing.

  1. Pak herry
    Fitur private safe itu apakah sama dengan second space pada hp xiaomi, pak..?
    Terima kasih atas jawabannya

    1. Pak Vladimir,

      Serupa, tetapi tak sama. Second space lebih mirip ke partisi kedua, sedangkan private safe itu lebih ke folder rahasia.

  2. Sore Om Her… Utk Private Safe, penyimpanannya terletak di memori internal ya Om?

    Kemudian Om, saya mau melakukan Subscribe kpd blog ini tetapi ketika saya sudah mengetikkan email saya dan menekan Subscribe, muncul tulisan “There was an error when subscribing. Please try again.” Hal ini bukan yg pertama kali Om. Apa ada solusinya

    1. Pak Edwin,

      1. Iya, di memori internal.

      2. Apakah Pak Edwin sebelumnya sudah pernah berlangganan? Terus terang saya juga tak mengetahui penyebabnya. Barusan saya coba subscribe menggunakan email baru. Langsung berhasil sih. Ada email konfirmasi yang perlu diklik dulu.

    1. Pak Fariz AF,

      Saya pribadi lebih memilih ponsel lain. Misalnya, (saya urutkan dari yang termurah) Asus Zenfone Max Pro M1 4/64 dan Xiaomi Mi 8 Lite.

  3. Pak Herry SW, kalau ponsel dibawah ini dibandingkan dari hasil kamera, bagaimana urutannya dari yang terbaik?
    – Asus zenfone max pro m2
    – Xiaomi redmi note 5
    – Realme 2 pro
    – Nokia 6.1 plus
    – Xiaomi Mi A2
    – Xiaomi Mi 8 lite
    – Asus zenfone 5
    – Pocophone F1

    * kalau yang masih dalam tahap uji pakai, di skip saja nggak papa, terima kasih

    1. Pak Adi,

      * Xiaomi Mi A2.
      * Xiaomi Mi 8 Lite.
      * Asus Zenfone 5.
      * Xiaomi Redmi Note 5.
      * Pocophone F1.
      * Realme 2 Pro.
      * Nokia 6.1 Plus.
      * Asus Zenfone Max Pro M2.

      Semua mengacu kepada kondisi saat saya menguji pakai ponsel itu. Kondisi terkini dengan firmware terbaru mungkin berbeda.

  4. “dua varian itu menggunakan jenis memori eMMC yang lebih murah dan lambat ketimbang UFS yang dipakai di varian 8/128”

    Untuk tahu pakai MMC atau UFS pada suatu ponsel itu bagaimana Ya Om?
    Karena jaman sekarang spek ponsel banyak yang kelihatan wah namun saya masih sangsi dengan komponen pendukung seperti eMMC, antena, kamera, dan komponen lainnya yang terlihat sepele namun cukup berpengaruh.

  5. Apakah ada sejenis MIUI di HP ini Om? Kalau ada namanya apa dan apakah pengalamannya semenyengankan MIUI? Berarti kamera masih kalah ya sama Redmi Note 5/MiA2? Padahal tertarik banget sama besarnya memori.

    BTW Om saya masiiiiiiih nunggu review Mi8 Lite 🙂

    1. Bu Nana,

      Ada. Namanya, Color OS. Saya lebih suka dengan MIUI karena terasa lebih ringan.

      Ya, kameranya kalah dengan Redmi Note 5 dan Mi A2.

  6. Permisi pak, maaf melenceng keluar jalur pembicaraan. Saya cuma pengen tau merk celana pendek hawai yang ada digambar bapak itu merek apa dan beli dimana? Apakah beli lewat online? Kalau iya, beli dimana? Kayaknya bagus, tebal tapi adem. Saya suka susah cari yang jumbo dan awet karena cepat sobek melulu.
    Review hp nya sip seperti biasa, saya masih menunggu review Zenfone Max Pro 2, lagi cari hp yang baterainya agak awet soalnya.
    Terima kasih pak.

    1. Pak Andri,

      Celana pendek yang dihamparkan di kasur? Sepertinya tak ada merek deh. Saya membelinya di Pasar Atom Surabaya. Harga tepatnya lupa Rp50 ribu, Rp55 ribu, atau Rp60 ribu.

      Bahannya tidak tebal lho. Namun, memang adem.

      He… he… iya, celana pendek saya banyak yang cepat sobek, terutama di bagian lipatan paha.

  7. Awalnya saya baca Redmi 2 Pro, eh mata saya yg ngantuk, ternyata Realme 2 Pro ya.
    Loh, chargernya itu dapet punya Oppo kah? Unik ya… Realmi ini flagshipnya yg tipe mana Pak Herry?

    1. Pak Amaris,

      Iya, Realme 2 Pro.

      Betul, charger bawaannya merek Oppo.

      Tipe tertinggi yang saat ini beredar resmi di Indonesia Realme 2 Pro 8/128.

  8. Pak herry minta rekomendasi merk tempered glass dan softcase buat xiaomi redmi note 5 pak herry.
    Soalnya saya sudah pasang tempered glass. Kemudian saya pasang softcase, eh tempered glas nya ngangkat pak herry.

    1. Pak Toni,

      Kalau Anda berencana memadukan ponsel itu dengan softcase, sebaiknya jangan membeli tempered glass yang terlalu menutup layar.

      Saya menyarankan Anda membeli tempered glass Hikaru dan case IMAK Shockproof Airbag.

      1. Pak herry saya mau beli micro sd 16 GB buat redmi note 5 saya. Menurut pak herry yang rekomendasi merk apa ya pak? Sandisk, vgen, atau maestro.

        Maestro katanya sih se merk sama vgen tapi harga nya lumayan selisih pak dengan harga vgen.
        apa benar pak herry kalau maestro semerk dengan vgen?.
        Saya liat liat di bukalapak.

          1. Iya pak herry saya juga baru tahu ada merk maesto. Reputasi produk penjualannya pun bagus pak herry.
            Makanya saya tanya pak herry untuk memastikan merk tersebut apa benar ?

          2. Om herry. Aplikasi sd insight itu apa bener bener akurat buat ngecek keaslian micro sd ?
            Vgen ada yang terdeteksi sandisk, origin is unknown atau juga sd card invalid.
            Makasih om.

  9. Pak Herry Setiadi Wibowo,

    1. Saya sering melihat Pak Herry pakai kaos putih yg tulisannya nyeleneh (kalo ga salah merk joger ya?), apa alasan utk seneng dengan kaos tersebut sampe beli beberapa? Apa karena warnanya atau tulisannya?

    2. Apakah ada korelasi antara hp murah-spek tinggi dengan performa yg tidak gegas? Mksd saya, apakah hp murah yg speknya tinggi itu selalu bermasalah dengan performa dan daya tahan baterai?

    1. Pak Rizki Akbariyan Prabowo,

      1. Iya, itu kaus Joger Bali. Alasan saya senang kaus Joger sangat sederhana. Bahannya nyaman dipakai dan tersedia dalam ukuran jumbo. Untuk ukuran jumbo, kebetulan hanya tersedia warna putih.

      Saya sih tidak peduli dengan tulisannya. Saat mampir ke gerai Joger di Bali, saya biasanya langsung menuju ke rak kaos Jumbo. Masing-masing tulisan yang tersedia, apa pun tulisannya, langsung saya ambil satu buah. Kalau kebetulan ada tiga, ya berarti hari itu saya membeli tiga kaus. Kalau ada empat, ya berarti saya membeli empat. Sesampai di rumah, kadang saya baru sadar kalau ada kaus dengan tulisan tertentu yang saya sebenarnya sudah punya.

      2. Seharusnya tidak ada.

  10. Tadinya saya sudah mantap mau ambil Realme 2 Pro pas rilis, tapi kemudian muncul Honor 8x, Redmi Note 6 Pro, Mi 8 Lite, Zenfone Max Pro M2, dan Realme U1 yang buat goyah lagi.
    Akhirnya memutuskan mau tunggu Xiaomi Redmi Note 7 saja,, hehe,, mudah2-mudahan cepat diboyong resmi di Indonesia. Mungkin Pak Herry tahu bocorannya?

    1. Pak Dodo Nandito,

      Ha… ha… ha… ditunggu saja deh. Saya mengincar Redmi Note 7 warna twilight gold. Semoga varian warna tersebut masuk.

  11. Pak Herry, kalau boleh tahu lokasi pengambilan foto pada hasil jepretan kamera yang pertama itu dimana ya pak?
    Maaf kalau out of topic pak.

  12. Selamat sore, salam sukses pak HSW

    Menurut Bapak, antara Asus Zenfone Max Pro M1, M2, Realme 2 Pro, dan Infinix Zero 5 (btw, kalau tidak salah, infinix sudah melalui masa “hukuman” nya versi Pak HSW selama 6 bulan bukan? He.. He..) jika diurutkan menurut performa prosesor, baterai dan kamera, bagaimana hasilnya menurut Bapak? Terimakasih banyak, Pak HSW

    1. Pak Fikri Ahadian,

      Kalau diurutkan mulai yang terbaik, dengan memperhatikan tiga kriteria tersebut, hasilnya sebagai berikut:
      1. Asus Zenfone Max Pro M2.
      2. Asus Zenfone Max Pro M1.
      3. Infinix Zero 5.
      4. Realme 2 Pro.

  13. Koh Herry SW maaf, OOTT.Saya mau tanya diantara Redmi S2 atau Redmi 5 plus atau Redmi 6 yang mana yang boleh dilirik atau ada saran lain di spekasi dan harga yang sama. saya awalnya mau ambil redmi note 5 atau Zenfone max pro m1 namun Harga retail di daerah saya di kalimantan masih dikisaran 2.1 juta padahal budget hanya 1.9jt tidak lebih. Diutamakan Daya tahan Baterai. Suhu tidak terlalu panas. gegas. Minimal Oreo. kebutuhan WA, Instagram , Streaming Youtube , Facebook . Game online ringan. Memang tidak Terlalu urgent tapi Redmi 2 ram 1gb rom 8gb saya sudah tidak mumpuni untuk streaming dan Social media cepat panas dan ngehang. Terimakasih

  14. yg penting ga ada iklan laknat kaya di miui…
    update akan tetep ada..
    janjinya mereka buat ubl aja uda dijalankan..
    beda dg siomay uda dipersulit ubl eh ada iklan full screen…tuh hp apa reklame sih lol

    1. tapi kualitas kamera kalah mas, videonya juga hasilnya lumayan getar. dan ternyata dari pengalaman om HSW ColorOS nya agak ngelag

    2. Install game gratisan pake iklan mau,..
      Di kasih hp murah kenceng ada iklan protes,
      Bikin ROM sendiri aja bos.

  15. itu Bandara A. Yani Semarang ketika malam pak?
    kalau sempat, mungkin bisa upload ke Google Maps dengan tag lokasi.
    karena fotonya bagus

    dan mungkin Google Maps belum punya foto kondisi terakhir bandara A. Yani yang baru saja diresmikan

    1. Pak Jim,

      Foto yang mana? Apakah jalan dua arah dengan mobil yang menyalakan lampu? Kalau iya, itu bukan foto di Bandara A. Yani Semarang.

  16. aku uda 4 bulanan pake realme 2 pro 4/64,sebelumnya lama pake redmi note 5,stelah itu pake nokia 6.1 plus,abisnitu coba redmi note 6 pro sebulan.. 2 hape sbelumnya performa jauh banget sm realme 2 pro ini.. aku jg g perna ada kendala lag,atau lemot waktu multitasking.. pindah aplikasi lancar ,g ada lag atau lemot malahan… g ada reload apps.. update terbaru malah enak..dari official realme skg sudah bisa unlock bootloader jg..tinggal tunggu waktu buat yg suka oprek2..wkwkwkwk…cuma kelemahannya ga support quick charge.. buat yg suka maen pubg terasa banget kalau g ada fast charging…

    1. Bu Yulia,

      Ada Xiaomi Redmi Note 5 dan Asus Zenfone Max Pro M2. Namun, kalau kita membicarakan kesepadanan harga dengan spesifikasi, menurut saya, mending beli yang varian RAM 4 GB.

  17. Pernah berniat mencoba membeli realme 2 pro, tapi batal karena melihat review hasil videonya yang “shaky”. Cukup kontras bila dibandingkan hasil video xiaomi yang lebih smooth. Mungkin ada perbedaan “stabilizer”? Kalau berkenan mas HSW juga memberikan komentar soal “shaky” enggaknya hasil video di review gawai mendatang. Cuma usul lho om, kalo dibuang ke tempat sampah yo gakpopo..

    1. Pak Dhan,

      Terima kasih atas masukannya.

      Sejak beberapa waktu lalu, saya menambahkan contoh rekaman video di naskah review. Nah, di situ pembaca bisa melihat hasil rekaman videonya tergolong shaky atau tidak.

  18. Ko Herry, saya pernah baca kalau gak salah review Realme U1 di gsmarena, disana tertulis kalau panel layar antara Realme 2 pro, U1, dan Oppo F9 itu sama/sharing hardware (mengingat dimensi layar ketiganya identik) apa bener begitu? Btw saya juga sempet pake Realme 2 pro beberapa hari pas awal muncul dulu, kena racun istilahnya, begitu unboxing, astaga touchscreen nya gak enak banget, sering misstouch, scrolling juga keset banget layarnya (firmware 08) saya pikir itu masalah hardware (panel layar yang kurang bagus) ternyata bugs software toh?

    1. Pak Agung,

      Yang Realme U1 saya tak tahu. Belum pernah coba.

      Kalau Realme 2 Pro dimensi fisiknya dan posisi tombolnya memang sama dengan F9. Namun, saya tak tahu dalamannya sama atau tidak. LCD dengan ukuran sama pun kadang posisi “kaki”-nya bisa berbeda.

      Iya, menurut saya, bug firmware. Sebab, setelah dapat pembaruan firmware, kinerja layar Realme 2 Pro ternyata membaik signifikan.

  19. Kalau dari segi daya tahan baterai dan ukuran memori, apakah ada yg mengungguli Redmi 5 plus di kisaran harga serupa, Pak?

  20. Mungkin saya GR, mudah mudahan yang pak Herry sebut sebagai teman yang memberi info ada pembaruan yang membuat kinerja Realme 2 pro membaik secara signifikan itu, adalah saya, hehe.
    Benar pak Herry, setelah update yang membuat kinerjanya membaik signifikan, update yang terakhir kok terasa tidak sebaik versi sebelumnya ya. Suatu kemunduran, saya rasa. Akhirnya saya jual saja, sambil menunggu redmi note 7. Mudah mudahan itu memang sebaik yang saya harapkan.

    1. Pak Ronny Fredila,

      Ha… ha… nggak GR kok. Salah satu yang memberikan informasi kan memang Bapak.

      Versi 13 ya? Saya merasa tidak sebaik versi 12.

  21. Maaf pk, sy minta saran ini. Mhn rekomen hp harga 3 – 3.9 juta , buat cewek ini pk. Paling pakainya seputaran sosmed & foto / selfi2 gitu pk. Kalau bisa 2-3 pilihan pk. Terimakasih sebelumnya pk & semoga Ponselmu.com tetap jaya.

    1. Pak Arya Pramana,

      Saya urutkan mulai dari yang termurah.
      * Asus Zenfone 4 Selfie Pro. Ini harganya malahan hanya Rp2 juta lebih sedikit.
      * Xiaomi Mi A2.
      * Xiaomi Mi 8 Lite.

  22. Pak Herry, maaf keluar dari judul, mau tanya :
    1. dari beberapa artikel berita yang saya baca apakah benar sebaiknya dihindari nge-charge HP lewat USBport di kendaraan (mobil), karena bisa merusak battery HP juga bikin cepat aki mobil berumur pendek ?
    2. Ngecas HP di malam hari (menjelang tidur) sampai pagi hari (bangun tidur) sebaiknya HP mati atau siaga (on)

    Terimakasih pak herry

    1. Pak Dwi Wahyudi,

      1. Dalam jangka panjang sebaiknya memang jangan. Namun, kalau darurat, silakan dilakukan asalkan memakai charger mobil yang berkualitas prima.

      2. Mati total.

  23. Pak Herry, klo HP RAM 6 GB, antara Oppo F9 RAM 6 GB & Vivo V11 Pro lebih bagus mana?
    Kalau MiA2 recommended ga utk HP RAM 6 GB?
    Terima kasih

    1. Bu Yulia,

      * Seberapa pentingkah kemampuan berswafoto dengan efek beautify yang dahsyat? Kalau sangat penting, ambil F9. Kalau tidak, saya lebih suka V11 Pro.

      * Mi A2 bergaransi resmi hanya satu varian: 4/64. Varian RAM 6 GB pasti tanpa garansi resmi. Jadi, langsung coret deh.

  24. Pak herry apakah koneksi mobile data di color hp realme ini lancar?

    Sy pernah memakai hp oppo r1x dan oppo f5 keduanya mengalami masalah yg sama yaitu koneksi mobile data sering tersendat dengan operator apapun sama saja. Dan perbandingan nya hp dengan merek yang lain di tempat yg sama tidak bermasalah.

    Sy menduga ini bug dr color os nya. Apakah realme ini jg mengalami?

  25. Pak herry saya mau tanya,

    sy dulu pernah memakai oppo r1x dan oppo f5, keduanya mengalami masalah pada koneksi mobile data, jadi koneksi nya sering tersendat2. Pakai operator apapun jg sama saja. Perbandingan nya handphone merek lain tidak mengalami masalah ditempat yang sama. Dan ada oppo f3 teman sy jg mengalami hal yang sama. Jd kesimpulan sy ini bug di color osnya.

    Apakah realme 2 pro ini selama pak herry test mengalami masalah yang sama?

  26. Tolong tanya saya ingin beli HP dibawah 2 jt apa yg terbaik ya? Ada di pikiran realme 2 3/32 atau redmi 5 3/32.menurut koh Herry bagaimana?

  27. Pak Herry, untuk HP RAM besar minimal 6 GB, mana yg lebih recommended antara Realme 2 Pro atau Pocophone F1 atau Asus Max Pro M2 ?
    Kalau saya lebih penting RAM besar daripada kamera.
    Terima kasih Pak

  28. Halloo Koh Herry….
    Maaf OOT, mohon rekomendasi kepala charger micro usb dong Koh yg bagus dan syukur2 ngga mahal2 utk Zenfone 5Q? Rencana untuk cadangan dibawa mobile terus. Saya dulu punya kepala charger merk Samsung (mungkin Samsung2an) yg tertulis output 2A, tapi untuk nge-charge rasanya lama banget, hampir 2x lamanya kalo nge-charge pake charger bawaan.

    Suwun Koh ??

    1. Pak Dico Sugandhiko,

      Ini yang Anda maksud kepala charger + kabel micro USB ya? Beli saja aksesori orisinal itu di pusat perbaikan resmi Asus.

  29. Pak Herry sebelumnya mohon maaf jika pertanyaan saya diluar dari topik post ini. Saya mau tanya apakah ada rencana Samsung Indonesia menghadirkan Samsung Pay di Indonesia mengingat Samsung Pay sendiri sudah lama hadir di negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Kalau ada apakah bapak ada bocoran kapan hadirnya dan menurut bapak apa yang menjadi hambatan hingga sampai sekarang Samsung Pay belum ada di Indonesia? Karena menurut saya dengan adanya Samsung Pay ini akan menjadi nilai plus dari produk Samsung dan akan sangat praktis dalam hal pembayaran bahkan menurut saya lebih praktis dari OVO maupun GoPay. Terima kasih sebelumnya

    1. Pak Hansel,

      Dulu Samsung sempat berencana menghadirkan Samsung Pay. Namun, saat itu konon ada kendala di ekosistemnya. Saya tak tahu kondisi terkini seperti apa.

  30. Koh Herry, maaf OOT, mau nanya tentang HP Android One.

    Android One kan solusi untuk hp low hardware spec dan program dari Googlenya juga lebih dioptimalkan untuk hardware low spec. Tapi program lainnya yang dibutuhkan user (yang common diinstal oleh kebanyakan orang) apakah juga dioptimalisasikan untuk low spec ?

    Bila tidak, lalu buat apa ada Android One ? Apa gunanya HP RAM 1GB ?

    Seperti spec nanggung dan mending nambah 500-600 ribu buat beli HP 1,5 jutaan.

    1. Pak Igi,

      Dulu Android One diarahkan untuk begitu. Sekarang segmen itu dilayani lewat Android Go. Android One dinaikkan ke kelas menengah, dengan spesifikasi yang tentunya lebih tinggi.

  31. Pak Herry, kalau saya punya uang 2.5 juta, kira2 bisa dapet android apa ya? Jangan xiaomi atau asus Pak, karena saya udah bosen… Yg penting ga lemot aja pak. Android 2 tahun lalu pun tidak masalah. Terima kasih Pak Herry.

    1. Pak Amaris,

      Jangan Xiaomi dan Asus ya. Hmmm… padahal di rentang harga segitu yang terbaik ya dua merek tersebut.

      Hmmm… mungkin LG V20 bekas ya.

  32. Sore pak, maaf otot,
    pilih mana ya:
    Asus Zenfone max pro M2
    Samsung galaxy M20
    Realme U1
    Redme note 7
    Atau ada saran lain hp utk gaming, harga 3 jutaan.
    Terimakasih pak.

    1. Pak Gusti Anom,

      Karena saya tidak suka main game, padahal pertanyaan Anda spesifik gaming, terus terang saya tak berani menjawabnya.

      1. Jawaban bpk bikin sy tambah galau ini. Atau gini pk, ponsel budget 3 jutaan, yg gegas & mantaf untuk browsing pk. Matur suksme pk.

  33. Kalo realme 2 pro 8/128 dibanding honor 8x 4/128 secara gegas prosesor,untuk gaming & multitasking lebih pilih mana koh?

    1. Pak Theo,

      Selama manajemen Honor belum berubah dan distributor resminya di sini masih iCool, buat saya, Honor masih horor. Jangan dibeli deh.

  34. koh Herry mau curhat saya sekarang pake zenfone 5 ze620kl tergolong kameranya lumayan bagus..bila saya ingin upgrade hape yg kameraya bagus dan battere cukup awet manakah yg di rekomendasikan koh Herry..?? Dengan catatan harganya tidak jauh dar harga zenfone 5 sya.. Setahu sy dipasaran ada vivo v11, v11 pro, F9 poco f1 atau ada yg lebih rekomend lagi selain itu menurut koh Herry Sw, trimakasih..?

  35. Pagi ko HSW.. mau tanya untuk Hp budget rentang harga 5jtan++ dengan prioritas utama kamera (1) dan performa no 2.. kira2 apa saja ko usul nya? Terima kasih..

    1. Pak Lukman,

      Boleh tahu dulu kebutuhan Anda?
      1. Kamera bagus, lain-lain tak masalah: Xiaomi Mi A2 4/64.
      2. Kamera bagus (tak sebagus nomor 1) dan baterai awet: Xiaomi Redmi Note 5 4/64.
      3. Baterai awet, prosesor mantap: Asus Zenfone Max Pro M2 3/32.

  36. Pak Herry, Asus Zenfone Max Pro M1 dengan Realme 3 kalau secara keseluruhan bagus yang mana ya?
    Atau ada rekomendasi lain dengan budget 2jt-an ? Terima Kasih

    1. Bu Dita,

      Belum tahu. Lha saya belum mencoba Realme 3.

      Rp2 jutaan-nya maksimal berapa? Sebab, Rp2,999 juta pun masih termasuk Rp2 jutaan. Hal lain, Anda mengutamakan kamera, daya tahan baterai, atau keseimbangan di antara keduanya?

      1. maks 2,5jt pak Herry..kalau diutamakan dengan urutan performa dan prosesor, kamera, daya tahan baterai pilihannya apa ya Pak?

        1. Bu Dita,

          Ada dua pilihan:
          * Asus Zenfone Max Pro M1 varian 4/64 Rp2,299 juta.
          * Xiaomi Redmi Note 5. Dengan anggaran maksimal Rp2,5 juta cuma bisa memperoleh yang 3/32. Kalau anggaran dapat ditambah Rp100 ribuan, varian 4/64 bisa dibawa pulang.

          1. terima kasih Pak Herry
            tapi sekarang saya jadi tertarik dengan redmi note 7 malahan hehe
            kalau pemakaian sehari-hari lebih ke socmed dan tidak digunakan untuk nge-game apakah dengan kapasitas 3/32 cukup ya Pak?

  37. Boleh tahu Pak, bagus mana untuk pekerjaan(whatsapp saya bisa sampe 30 GB), Kamera (foto&vidio) dan Baterai ?
    1. Xiaomi Mi A2 4/64.
    2. Xiaomi Redmi Note 5 4/64.
    3. Realme 2 Pro / Realme 2 pro
    4. Oppo A7

    1. Pak Ruben,

      Nomor 4 saya belum pernah menguji pakai. Jadi, saya singkirkan dulu ya.

      Ha? Serius nih WhatsApp sampai 30 GB? #pingsan Kalau benar, rasanya Anda perlu membeli ponsel flagship.

      Di antara tiga ponsel yang tersisa, yang paling mendekati kriteria Anda adalah Redmi Note 5 4/64.

      1. Terima Kasih banyak Pak atas respon nya.
        Betul pak, karena saya butuh data2, foto, vidio, link2 dari data WA +-2 tahun ke belakang. Jadi mmg sangat rumit, utk grup WA saja ada sktr 35 grup hehe.
        Sekali lg saya ucapkan terima kasih, slmt beraktivitas Pak. Salam sukses

  38. Beli Sabtu 13 April kemarin di blibli.com dapat harga 3,199,000 Pak. Penjual Blibli.com sendiri. Siang tadi sudah dianter via kurir Blibli. Ketika dinyalakan langsung update ke firmware ke RMX1807EX_11_A.18
    Worthed gak pak di harga segitu, mengingat Realme 3 Pro akan segera rilis minggu depan di India. Mohon pencerahannya.

    1. Pak Agung Laksono,

      Ponsel itu tidak terlalu mengesankan sih. Namun, karena sudah terlanjur dibeli, ya dinikmati saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *