Review Samsung Galaxy S8: Memupus Keraguan, Menghadirkan Kejutan

Lebih baik memilih Samsung Galaxy S8 atau Galaxy S8+? Karena dua alasan, penulis alias HSW yang saat itu sama sekali belum pernah menyentuh dua ponsel tersebut memilih Galaxy S8. Alasannya, pertama, Galaxy S8+ dibekali layar 6,2 inci yang diduga ekstralebar. Lha Galaxy S8 yang berlayar 5,8 inci pun mungkin masih terlalu bongsor.

Kedua, selain ukuran layar dan kapasitas baterai, spesifikasi Galaxy S8 sama dengan Galaxy S8+. Padahal, harga jual Galaxy S8+ lebih mahal Rp 1,5 juta. Sayang mengeluarkan dana tambahan sebanyak itu hanya demi mendapatkan layar dan kapasitas baterai lebih besar.

Sambil menanti Galaxy S8 tiba di genggaman, satu per satu keraguan menerpa HSW. Apakah ponsel itu tidak terlalu bongsor? Ketika ponsel digenggam, akankah jari tangan tak sengaja menyentuh aneka ikon di ponsel? Terakhir, layar lengkung Galaxy S8 apakah tidak rawan pecah saat terbentur atau terjatuh?

Tatkala HSW kemudian mulai mencicipi Galaxy S8, ponsel itu terbukti sukses memupus aneka keraguan. Ponsel itu sama sekali tidak terasa terlalu bongsor. Dengan aspek rasio 18,5:9, layar Super AMOLED 5,8 inci beresolusi Quad HD+ 2.960 x 1.440 piksel plus Corning Gorilla Glass 5 ala Galaxy S8 tak membuat bodi ponsel superlebar. Ponsel masih sangat nyaman digenggam, bahkan bagi HSW justru agak kurang lebar.

Kurang lebarnya ponsel itu, dipadu lengkungan layar di sisi kiri-kanan dan permukaan belakang yang berbahan kaca, memunculkan konsekuensi baru. Galaxy S8 terasa licin dan rawan terpeleset kala digenggam. Solusinya, HSW memasangkan jelly case yang agak tebal. Ponsel spontan terasa lebih lebar dan kesat. Beres!

Berlanjut ke poin keraguan kedua. Ketika ponsel digenggam, akankah jari tangan tak sengaja menyentuh aneka ikon di ponsel? Lagi-lagi Galaxy S8 berhasil menghapus keraguan. Selama menggunakan ponsel itu, jari HSW yang bersentuhan dengan tepi layar lengkung tidak pernah menekan ikon aplikasi tanpa sengaja. Aman!

Hanya poin keraguan ketiga “apakah layar lengkung Galaxy S8 tidak rawan pecah saat terbentur atau terjatuh?” yang sampai sekarang belum diketahui jawabannya. HSW belum bernyali iseng menjatuhkan ponsel yang harga ritel resminya dipatok Rp 10,499 juta itu.

Galaxy S8 memanfaatkan prosesor delapan inti (octa core) Samsung Exynos 8895 yang terdiri atas empat inti berkecepatan 2,3 GHz dan empat inti 1,7 GHz. IP68, Wi-Fi, bluetooth, NFC, GPS, RAM 4 GB, dan ROM 64 GB merupakan sebagian spesifikasi lain ponsel itu. Saat ponsel baru diaktifkan, sisa memori internal mencapai 52,9 GB.

Ponsel dengan konektor charger USB tipe C itu menganut selot kartu SIM hybrid. Pengguna wajib memilih ingin menyelipkan sepasang kartu nano SIM atau satu nano SIM dan satu kartu microSD. Kalau pengguna memasangkan dua nano SIM, keduanya dapat siaga bersamaan. Satu nomor leluasa masuk ke jaringan 4G LTE, satu nomor lainnya masih bisa menduduki jaringan 3G.

Untuk mengaktifkan layar yang terkunci, pengguna bisa memanfaatkan sensor sidik jari, pendeteksi wajah (face recognition), maupun iris scanner. HSW paling gemar memanfaatkan pendeteksi wajah karena dua cara yang lain terasa kurang nyaman.

Asal tahu, sensor sidik jari Galaxy S8 diletakkan di sisi kanan kamera utama. Penempatan yang tak lazim itu membuat HSW berkali-kali salah menyentuh lensa kamera saat akan mengakses sensor sidik jari. Selain gagal membuka layar, lensa kamera utama lama kelamaan menjadi kotor.

Iris scanner yang terlihat canggih dan praktis realitanya tidak demikian. Buat HSW yang sehari-hari berkacamata, pemindai iris mata itu sangat menjengkelkan. Kecepatan maupun tingkat keberhasilannya relatif rendah. Kondisinya akan bertolak belakang kalau pengguna tidak berkacamata.

Sementara itu, ketersediaan pemindai wajah terasa amat bermanfaat. Cukup setor muka dengan menatap layar Galaxy S8, layar yang terkunci bakal terbuka. Aktivitas itu tetap bisa dilakukan walaupun HSW berada di lokasi yang remang-remang. Mungkin kebetulan semata, dua kali HSW sukses menipu pemindai tersebut menggunakan foto diri sendiri yang ditampilkan di layar Xiaomi Mi 6.

Fitur baru lain yang disertakan di Galaxy S8 adalah asisten pintar Bixby. Salah satu kemampuannya adalah mengenali suatu objek, lalu memberikan informasi yang berhubungan dengan objek tersebut kepada pengguna.

Dalam uji coba yang HSW lakukan, ternyata Bixby masih “perlu sekolah”. Saat disodori foto Samsung Galaxy S8, contohnya, Bixby malahan mengenalinya sebagai ponsel Xiaomi Mi 4c. Ha… ha… ha….

Versi HSW, hal paling memuaskan dari Galaxy S8 adalah kamera. Aktivitas berurutan mulai dari pemfokusan, menjepret objek, sampai siap bidik lagi tergolong cepat. Foto yang dihasilkan pun layak diberi acungan dua jempol. Jempol tegak beneran, bukan jempol terbalik.

Di atas kertas, spesifikasi kamera Galaxy S8 memang menggiurkan. Kamera utamanya dibekali lensa dengan bukaan f/1,7. Kamera dengan fokus otomatis dan lampu kilat itu siap menghasilkan foto beresolusi 12 megapiksel maupun klip video UHD 3.840 x 2.160 piksel.

Tersedia beragam mode pemotretan, antara lain, pro, panorama, selective focus, dan food. Pada mode pro, pengguna leluasa mengatur ISO 50-800, kecepatan rana 1/24.000-10 detik, tone warna, pemfokusan, maupun white balance. Kalau ingin menghasilkan foto yang unik, pengguna bisa pula memanfaatkan fitur stiker.

Kamera depan Galaxy S8 tak kalah menarik. Ia dibekali lensa berbukaan f/1,7 dan fitur fokus otomatis. Kemampuan maksimalnya memproduksi foto beresolusi delapan megapiksel dan klip video QHD 2.560 x 1.440 piksel.

Ehmmm… apa lagi ya. Oh ini, Galaxy S8 sukses menghadirkan dua kejutan kepada HSW. Pertama, ponsel berdimensi fisik 148,9 x 68,1 x 8,0 milimeter dan 155 gram itu memanfaatkan chipset berteknologi 10 nanometer yang diketahui hemat baterai.

Awalnya HSW yakin baterai tanam 3.000 mAh yang digunakan di Galaxy S8 sanggup memberikan pasokan daya selama minimal seharian penuh. Mulai pagi sampai menjelang HSW tidur.

Kenyataannya tidak demikian. Dengan perilaku pemakaian ala HSW, baterai Galaxy S8 cuma sanggup bertahan paling lama 12 jam. Tak jarang ponsel sudah padam saat baru digunakan sekitar sepuluh jam. Padahal, demi menghemat konsumsi daya, HSW telah menurunkan resolusi layar.

Kejutan kedua, sebagai ponsel premium, ternyata Galaxy S8 masih bisa tersendat alias nge-lag saat digunakan. Kondisi tersebut paling sering dialami kala ponsel dipakai mengakses Facebook. Konyolnya hal itu juga terjadi kala ponsel diajak melakukan aktivitas yang sepele. Misalnya, masuk ke menu settings.

Kalau dirangkum, desain yang cantik dan kamera yang prima menjadi kelebihan utama ponsel bersistem operasi Android 7.0 Nougat itu. Kekurangannya kebetulan lebih banyak. Mulai dari baterai boros, masih bisa tersendat, posisi sensor sidik jari tidak ergonomis, hingga bodi yang terasa “kurang melekat” di genggaman.

Apakah Samsung Galaxy S8 layak dibeli? Anda yang kelebihan dana sekaligus menginginkan ponsel komplet pantas meminangnya. Kapan lagi memiliki ponsel mahal, bermerek terkenal, mempunyai layanan servis resmi yang bagus (walaupun masih kalah dibandingkan LG), berdesain cantik, berkamera bagus, sekaligus boros baterai dan masih bisa nge-lag. Ponsel mahal biasanya sudah bebas lag, bukan? Samsung Galaxy S8 berarti ponsel luar biasa.

***

Inilah contoh foto yang dihasilkan Samsung Galaxy S8. Pemotretan dilakukan memakai mode otomatis, kecuali disebutkan khusus. Lampu kilat padam. Olah digital yang dilakukan hanya resize foto dan kompresi ukuran file.

Menjajal mode selective focus.

Fokus ke bagian depan.

Kini difokuskan ke latar belakang.

Fokus ke gelas.

Sekarang difokuskan ke orang di meja belakang.

Lima foto di bawah ini dijepret menggunakan kamera depan.

Mencoba aneka stiker unik di kamera Samsung Galaxy S8.

***

Screen capture Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan kondisi awal RAM.

104 thoughts on “Review Samsung Galaxy S8: Memupus Keraguan, Menghadirkan Kejutan

  1. Pak Herry,
    Melihat spec yg dijabarkan diatas shutter speednya tergolong sangat cepat sampai 1/24000s apakah dengan kecepatan seperti itu foto yg dihasilkan menjadi sangat gelap?
    Lalu shutternya maksimal sampai 10s apakah mumpuni untuk kondisi sangat minim cahaya? Mengingat LG G4 mampu mencapai 30s..
    Sukses terus untuk blognya ya Pak..

  2. Koh Herry, kenapa Indonesia selalu kebagian flagship samsung versi Exynos, apakah Snapdragon itu spesial sekali bagi samsung sehingga hanya negara tertentu yg bisa menikmatinya ?

    1. Pak Erbawan,

      Tampaknya itu bagian dari strategi Samsung. Saya tak mengetahui pasti alasannya. Mungkin untuk menekan “harga pokok produksi”.

    2. alasan paling sering dari samsung : chip modem qualcomm lebih cocok untuk jaringan US (band alias frekuensinya cocok) untuk asia dengan chip yang dibuat samsung sudah bisa, yang kemungkinan lebih murah

  3. Hehe dari harga yang lumayan mahal, seperti Pak Herry bilang jikalau ada dana berlebih, kok sepertinya ponsel ini serasa jauh dari harapan, saya hanya menangkap sektor kameralah yang bisa dijagokan dan worth it. Inilah the great smartphone dengan segala keunggulan, hehe.

  4. Salam om HSW

    Menurut saya LG G6 kalau berkisar di harga lebih rendah 2 jutaan sepertinya lebih menarik, apalagi bisa lebih murah lagi hehehehe, asal tidak tergiur merk samsung maksud saya, btw – saya mau meminang zenfone 3 om, hanya saja banyak yang mengatakan setelah pembaharuan zenfone 3 baterai malah boros dan cepat panas + ada masalah pada kamera ??? apakah benar ya om, atau mungkin pembaharuan itu belum optimal ??? karena hampir setiap review zenfone 3 mengatakan bahwa baterai awet + adem dan juga kamera bagus ” kamera dalam arti bagus di harga 3 jutaan ” .. sekalian nanya om, apakah jika LG Q6 beredar resmi di indonesia akan di review.

    terima kasih sebelumnya

    1. Pak Fikri,

      Ha… ha… kalau harga G6 segitu sih menarik banget. 🙂

      Kebetulan saya sudah berpisah dengan Zenfone 3. Jadi, saya tak tahu pasti hasilnya setelah mendapatkan pembaruan yang paling akhir.

      Belum tentu. Ngeri saja sih lama-lama kalau melihat pergerakan harga LG.

  5. Maaf oot koh.saya baru beli hp lenovo vibe c kurang dari 1 bulan.
    Tapi kenapa kok cepat sekali panas ya,baru 2 menit saja untuk browsing sudah panas.
    Daerah saya sudah tercover 4g dan baik kok penerimaan sinyalnya.
    Penyebab cepat panasny itu apa koh?

    1. Pak Andhy,

      Saya tidak pernah mencoba Vibe C. Jadi, saya tak tahu apakah cepat panas merupakan karakteristik ponsel itu.

  6. Pak Herry,
    Saya berencana membeli LG V20. Di sisi lain, saya tertarik Galaxy S7 edge, keperluan saya terutama untuk multimedia dan browsing internet, tanpa game. Manakah yang lebih anda rekomendasikan? Terimakasih atas sarannya.

  7. Koh, klo dibandingkan sama LG G4 lebih bagus mana dilihat dari segi kamera? Terus apakah masih layak utk ambil G4 bekas dengan harga sekitar 2 juta dengan asumsi masih fullset dan mesin tidak kena bootloop?

    1. Pak You,

      Lebih bagus kamera Samsung Galaxy S8.

      Maksimal Rp 2,5 juta, komplet, mulus, normal, dan mesin bukan kepala 5xx masih boleh deh.

        1. Pak You,

          Betul.

          Kalau tidak sedang lag sih S8 terasa lebih gegas. Bedanya, S8 masih bisa nge-lag, sedangkan G4 selama saya pakai selalu lancar jaya.

  8. pak HSW
    Ketika saya membaca riview anda tenteng ponsel samsung, anda terkesan tidak suka dengan ponsel tersebut. ada beberapa sindiran misalnya “berdesain cantik, berkamera bagus, sekaligus boros baterai dan masih bisa nge-lag . Ponsel mahal biasanya sudah bebas
    lag, bukan? Samsung Galaxy S8 berarti ponsel luar biasa”. hehe, ponsel lain kan juga punya kekurangan. bolehkah saya tau alasan pak HSW tidak suka ponsel samsung?

    1. Pak Armega,

      Saya merasa kepuasan yang didapat sangat tidak sepadan dengan tingginya harga. Andai dengan harga dan spesifikasi seperti itu baterainya bisa bertahan minimal 14 jam, kesimpulan saya akan berubah signifikan. Sesekali nge-lag-nya mungkin saya maklumi.

  9. Om HSW
    Bener juga om, katanya harga LG Q6 saya lihat di kisaran harga 4 jutaan ??? saya lihat di beberapa media seperti itu, prosesor snapdragon 435 pula ??? meehhh .. untuk yang senang dengan harga terjangkau dan masih memberikan prosesor yang setara brand besar, sepertinya hanya beda tampilan layar saja dengan Redmi 4X, mungkin di bonusi kamera yang lebih bagus hasilnya dari Redmi 4X.

    saya simpan dulu om dana 3 juta’nya, padahal sudah kebelet ambil zenfone 3, mungkin saja akhir tahun nanti ada smartphone baru yang bisa jadi solusi pengganti zenfone 3.

    nokia mungkin ??? di review kan om nokia kalau beredar resmi , heehe

    1. Pak Fikri,

      Ada tiga tipe Nokia – Android yang bakal masuk resmi. Saya hanya akan me-review satu saja, kemungkinan tipe tertinggi. Masalahnya, harga jual tipe tersebut 99% lebih dari Rp 3 juta.

    1. Bu Anita,

      Dengan asumsi sama-sama memakai lensa normal, bukan wide, G6 dan V20 langsung dicoret dulu. Kalah. Zenfone Zoom S juga dikeluarkan dulu.

      iPhone 7 unggul di hasil foto yang natural. P9 unggul di ketajaman maupun bokeh, tetapi kalah di kecepatan pemfokusan hingga menjepret.

  10. Om.saya fans samsung nih mau tanya.
    1.Menurut om herry mending beli s8 apa nunggu s8 om.mungkin note 8 lebih baik dari s8..
    2.apakah s8 ini bisa digunakan selama 4 tahunan lebih?
    3.apakah pernah di watert tes sama pak herry?
    4.seandainya note 8 rilis apakah akan di review?
    5.terus ada yang jual s7 edge 4,5 ambil gk om.terus bagaimana pendapat bapak tentang s7 edge?.
    7.makasih atas jawabannya..saya doakan semoga ponselmu tetap jaya??

    1. Pak Taji,

      1. Nunggu S8? Mungkin maksudnya Note 8 ya. Kalau Anda tidak terburu-buru, saya lebih menyarankan menanti dulu. Saya belum tahu Note 8 akan seperti apa. Kalau pun ternyata kelak Note 8 lebih jelek daripada S8, saat itu kemungkinan harga S8 sudah lebih murah daripada sekarang.
      2. Mestinya bisa.
      3. Tidak. Nggak berani karena kalau sampai ada masalah yang terkait air, pusat servis resmi Samsung saya perhatikan cenderung lepas tangan.
      4. Sepertinya tidak. Harganya pasti lebih tinggi daripada S8, bukan? Lha cicilan S8 saja masih belum lunas nih.
      5. Saya belum pernah memakai S7 Edge.
      7. (nomor 6-nya hilang he.. he..) Sama-sama, Pak. Terima kasih.

  11. Om.saya fans samsung nih mau tanya.
    1.Menurut om herry mending beli s8 apa nunggu s8 om.mungkin note 8 lebih baik dari s8..
    2.apakah s8 ini bisa digunakan selama 4 tahunan lebih?
    3.apakah pernah di watert tes sama pak herry?
    4.seandainya note 8 rilis apakah akan di review?
    5.terus ada yang jual s7 edge 4,5 ambil gk om.terus bagaimana pendapat bapak tentang s7 edge?.
    7.makasih atas jawabannya..saya doakan semoga ponselmu tetap jaya??

    1. Pak Wildan,

      Hmm… isi pertanyaannya persis sama dengan satu orang di atas nih. Namun, namanya berbeda.

      Jawaban saya sama dengan di atas ya, Pak.

      1. Maak Pak Herry salah ketik.mohon jawabannya ya.terus coba urutkan kamera ponsel terbaik menurut bapak.3-5 aja dah.

        1. Pak Sutaji,

          Asumsi sama-sama lensa normal, lebih bagus Galaxy S8.

          Huawei P9, Samsung Galaxy S8, lalu LG V20. Kalau non-Android diikutsertakan, urutannya P9, iPhone 7, lalu Galaxy S8.

  12. Untuk kameranya apakah setara atau bahkan lebih bagus dari P9 apa nggak pak??
    Dan juga kamera S8 vs Mi6 bagus mana

    1. Pak Sapi,

      Menurut saya, hasil akhir lebih bagus P9. Namun, kecepatan pemfokusan sampai menjepret lebih oke Galaxy S8.

      Mi 6 tanpa garansi resmi. Saya tak mau mengomentarinya lagi.

  13. pak Herry, infonya Motorola -eh Lenovo ding- mau keluarin moto e4. ada rencana review pak?
    dan sekarang sedang ujipakai gawai mana?

  14. Koh Herry sering tidak merekomendasikan ponsel samsung selain tipe S dan Note. Alasannya knpa ya? Apa karena overprice atau kinerja ponsel samsung kurang ciamik klo yg A dan J series?
    Trus ponsel SONY di Indonesia skrg kok sepertinya ga ada tipe baru yg masuk secara resmi ya, padahal bnyak tipe baru yang udah launching.
    Untuk merk LG harganya cepet banget anjlok, apa karena kalah “nama” sama Samsung?
    Klo utk merk oppo,vivo, dan xiaomi saya ga ada pertanyaan karena ga tertarik sama sekali. Hehehehe

    1. Pak Roni,

      Karena kinerja. Kalau overprice, seri S dan Note kan overprice pula.

      Sony Mobile di Indonesia kan sudah mati suri. Jadi, ya jangan mengharapkan muncul tipe baru.

      Ya. Salah satunya karena itu.

    1. Pak Punkky,

      Saya tak mau mengomentari Mi 6 karena ponsel itu tanpa garansi resmi.

      Dari sisi kamera: P9, iPhone 7, dan Galaxy S8.

      1. wah… kyknya koh herry takut banyak yg ikut keracunan mi6 ya… hehehe…
        klo tanya2 mi6 lewat Twitter boleh koh? ??

        1. Pak Punkky,

          Statusnya sama. Sekarang saya sudah puasa menjawab Mi 6, kecuali beredar resmi di sini. 🙂

  15. Koh hsw tolong tanya tapi ott kalau samsung c9 pro layak beli tdk kekurangan dan kelebihan nya apa thx

    1. Pak Arman Pribadi,

      Pertanyaan keluar dari topik lazim disebut out of topic alias OOT. Kalau OTT itu apa ya, Pak? Jangan-jangan operasi tangkap tangan. 🙂

      Tak tahu. Saya belum pernah mencoba C9 Pro maupun ponsel Samsung seri C lainnya.

  16. Pak herry maaf OOT
    saya sedang minat sekali sama hp huawei tapi di indonesia belum ada tipe baru lagi yang meluncur.
    Kira-kira pak herry punya bocoran gak ada hp dari huawei yg bakal meluncur ke negara kita? Saya sedang menanti Huawei Honor 6X dan P10 lite tapi ditunggunya lama banget datangnya takut uangnya kepake hehehe.
    Dan Nokia kapan masuk ke indonesia pak? Saya sedikit tertarik untuk memilikinya kalo benar bakal di rilis di indonesia.

    1. Pak Rudi,

      Akhir bulan ini mestinya ada satu keluarga P10 yang meluncur. Kalau nggak molor lagi ya. Namun, saya tak tahu yang muncul P10 atau P10 Lite.

      Nokia Android yang ditangani HMD Global? Bila tidak molor lagi, semoga bulan depan.

  17. pertanyaan iseng, klo orang kembar identik apa cukup salah satu aja yg setor muka ya pak Herry,.. maksudnya sensor nya bisa ketipu gak sama wajah orang kembar identik…. hehee,..

    1. Pak Jederichie,

      Kalau yang iris scanner seharusnya tak bisa tertipu. Kalau yang face recognition, mungkin masih bisa tertipu.

  18. Malam om…kenapa ponsel oneplus tidak pernah ada reviewnya ya om?saya cari di katagori jg ga ada. Apa kurang menarik ya om? Atau yg beredar ga ada garansi spt Xiaomi.mks om.

  19. Om, mohon petunjuk untuk feathure phone om.
    Harga di bawah 1 juta, baterai awet, sinyal kuat. Bandel.
    Kalau ada yg dual SIM.

    Trims om..

    1. Pak Leno,

      Nokia 105 varian dual SIM. Harga unit baru dan bergaransi resmi kurang dari Rp 300 ribu. Suara speakernya tidak sebening ponsel Android harga Rp 1 jutaan ya.

  20. Om Herry,
    Maaf tanya di luar topik, kalo utk budget 1-1,5 juta saat ini yg om Herry rekomendasikan apa saja? Boleh baru atau bekas, asal jangan yg keluaran terlalu lama.
    Prioritas saya pada kegegasan dan kemudian daya tahan baterai minimal bisa dipake chatting dari pagi sampe menjelang petang. Penggunaan buat admin olshop sih, jadi paling dipakenya chat sama sosmed saja.
    Mohon sarannya om, kalo boleh minta masing-masing 2 saran yg baru dan 2 yg bekas om. Hehe ?

    Makasih om Herry, maju terus Ponselmu.com

    1. Pak Padmo,

      Yang baru:
      * Tambahkan Rp 50 ribu dan belilah Moto E3 Power.
      * Kalau nggak mau nambah, Xiaomi Redmi 4A.

      Yang bekas:
      * Lenovo P70 bekas.
      * Moto E3 Power bekas.

  21. Menurut koh herry meizu m5 layak beli apa tidak,?
    Untuk kualitas meizu seperti servis center kualitas hp rata-rata bagaimana koh,?

    1. Pak Liwa,

      Tak tahu. Saya tak pernah coba M5.

      Service center misterius banget.

      Kualitas ponsel? Saya baru satu kali mencoba ponsel Meizu dan kecewa dengan banyaknya bug di firmware.

  22. baru tau ternyata SC LG lebih oke dari samsung ya ko, kirain samsung paling tanggap SCnya ternyata LG masih lebih oke.. hehe

  23. Om Herry,
    Maaf OOT, ada beberapa pertanyaan yang ingin saya tanyakan :
    1. HP maksimal harga 3,5jt yang kinerja kamera paling baik apa ya?
    2. Dari Mi6, Samsung S8, LG G6 mana yang paling layak beli?
    Terima kasih semoga ponselmu makin okee..

    1. Pak Nicho,

      1. Infinix Zero 4 Plus. Kalau harus merek global, Asus Zenfone 3.
      2. Saya sudah tak mau mengomentari Mi 6 karena ponsel itu tanpa garansi resmi. S8 vs G6 secara keseluruhan mending G6. Khusus kamera, kinerja kamera S8 harus diakui lebih bagus.

  24. OM HSW

    smartphone yg sesuai dengan kriteria berikut: baterai awet (dari pagi sampai malam), gegas, kamera lumayan, dan sudah 4G, serta..

    note: keperluan untuk mahasiswa. smartphone yg digunakan sekarang baterai boros dan juga layarnya suka loncat-loncat.

    1. Pak Ridza F.H.,

      Anggaran berapa nih? Kalau bebas, Asus Zenfone Zoom S.

      Kalau maksimal Rp 2,5 juta, ada Xiaomi Redmi Note 4.

  25. Pak Herry, rentang harga 2 juta, disarankan beli Infinix Zero 3. Saya baca di Web ini, penjualannya hanya melalui online. Saya cari di Lazada, Elevania, Blibli sudah tidak ada, artinya memang sudah tidak dijual pak? Ada saran pilihan lain? Lebih ke kamera ya pak. Terima kasih.

    1. Pak Mau Nanya,

      Lebih mudahnya, patokannya selain seri S dan Note lebih baik dilupakan. Jadi, panduannya bukan harga, melainkan kode seri.

  26. Om herry,
    Sorry oot, smarthphone LG dibawah 4 juta apa ya yang bagus.?
    Atau kalau enggak merk yg lainnya.
    Terima kasih om herry.

    1. Pak Iswar Christ,

      Belum ada yang berani saya rekomendasikan.

      Silakan melirik Infinix Zero 4 Plus Rp 3,5 juta. Kalau harus merek global, ada Asus Zenfone 3.

    1. Pak Iskandar Zul,

      Ada. Namun, karena stok sudah langka, padahal masih banyak yang cari, terakhir harganya naik sampai ke kisaran Rp 2,2 juta. Padahal, saat bulan puasa lalu sudah menyentuh Rp 1,7 juta.

  27. Mas Herry, maaf nih oot. Minta saran hp dibawah 5jt dengan spesifikasi baterai yang awet dan juga bisa diajak kerja berat dong (app socmed yang banyak, browsing, youtube, office kecuali game). Galaxy A5 2017 worthed gak ya mas? Atau ada pilihan yang lain? Makasih 🙂

    1. Pak Dicky,

      Bisakah Anda menambah anggaran Rp 600 ribu? Kalau bisa, silakan melirik Asus Zenfone Zoom S.

      Kalau tak bisa menambah anggaran, belilah Asus Zenfone 3 ZE552KL Rp 3,799 juta.

      Ah… jangan beli ponsel Samsung selain seri S dan Note deh.

  28. pak hsw,
    apakah iphone juga memenuhi tkdn?
    apa dia bikin pabrik perakitan di indonesia atau bagaimana? terima kasih jawabanya

    1. Pak Opick,

      Ya. Karena itu, iPhone 7 dan variannya sudah bisa beredar resmi di sini.

      Tidak. Jadi, skema TKDN itu ada tiga macam: hardware, software, dan investasi. Apple memilih skema investasi.

  29. Pak HSW, maaf oot, dari kualitas hasil kamera apakah p9 lite layak untuk dibeli? atau ada hp lain yang kameranya lebih bagus dari p9 lite di rentang harga yang sama? Kalau P9 sekarang harganya dikisaran berapa?

    1. Pak Taufiq,

      Kalau fokus ke kamera, masih boleh dibeli. Di rentang harga sama belum ada yang bisa mengalahkan kamera P9 Lite.

      Huawei P9 saat ini dibanderol Rp 5,499 juta.

  30. pak herry.. minta saran dong.. sy rencananya akan beli hp dengan budget 3,5jt. sementara ini tertarik dengan zenfone 3. baiknya naikkan budget untuk beli LG G5 SE atau nunggu keluarga zenfone 4 muncul kah?
    Sementara ini kebutuhannya di kamera, socmed, buka word/ excel, evernote, sesekali buka gambar di autocad 360.. ditunggu jawabannya.. trims..

    1. Bu May,

      Kalau perlunya sekarang, ya silakan beli Zenfone 3. Lebih baik lagi kalau bisa menambah anggaran untuk membeli Zenfone 3 varian ZE552KL. Harga barunya saat ini Rp 3,799 juta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *