Review Smartfren Andromax G2 Touch Qwerty: Oasis di Padang Full Touchscreen

Pilihan ponsel Android dengan qwerty keypad fisik semakin terbatas. Padahal, peminat ponsel qwerty sebenarnya masih ada. Karena beragam alasan, mereka tetap lebih menyukai ponsel qwerty daripada ponsel yang sepenuhnya mengandalkan layar sentuh (full touchscreen).

Kehadiran Smartfren Andromax G2 Touch Qwerty (selanjutnya disebut G2 Qwerty saja) seolah menjadi oasis bagi penggemar ponsel qwerty. Apalagi, selain dual on CDMA-GSM, harga jual ponsel itu relatif terjangkau. Hanya Rp 999 ribu.

G2 Qwerty-1

G2 Qwerty hadir dengan layar sentuh 3,5 inci beresolusi 320 x 480 piksel. Di bawah layar terdapat qwerty keypad fisik yang cukup nyaman. Seberapa nyaman? Lebih enak daripada papan ketik qwerty fisik Samsung Galaxy Chat. Kalau Anda pernah memakai BlackBerry 8520 Gemini atau Curve 8300, 8310, dan 8320, kira-kira tingkat kenyamanannya setara.

Namun, pengguna seyogianya tidak mengadu kenyamanan papan ketik G2 Qwerty dengan BlackBerry Dakota 9900 atau Q10. Dijamin kalah mutlak. Betapa pun hukum ada harga ada rupa sampai sekarang masih berlaku. Anda menyadari kalau harga jual 9900 dan Q10 berkali lipat lebih mahal daripada G2 Qwerty, bukan?

Spesifikasi teknis lain G2 Qwerty terdiri atas prosesor berinti ganda (dual core) Snapdragon 200 MSM8610 1,2 GHz, RAM 512 MB, ROM 4 GB, dan selot microSD. Memori internal ponsel buatan Haier itu digabung dalam satu partisi. Saat ponsel masih segar, sebanyak 1,44 GB di antara total kapasitas 3,64 GB berstatus kosong. Sebagai sarana hiburan dan pemantau informasi terbaru, terdapat radio FM yang siarannya bisa direkam.

G2 Qwerty-2

G2 Qwerty juga dibekali Wi-Fi, bluetooth, dan GPS. Satu nomor CDMA dan satu nomor GSM dapat siaga bersamaan. Nomor CDMA yang diselipkan wajib nomor Smartfren. Nomor tersebut leluasa menikmati layanan internet berbasis EvDO rev A dengan kecepatan unduh sampai 3,1 Mbps. Sementara itu, nomor GSM di G2 Qwerty hanya bisa dipakai bertelepon, ber-SMS, dan mengakses SIM toolkit. Misalnya, melakukan mobile banking. Pengguna tidak dapat menggunakannya untuk berinternet.

Sepasang kamera dibenamkan ke G2 Qwerty. Kamera di sisi belakang dilengkapi fokus otomatis dan lampu kilat. Ia sanggup menghasilkan foto beresolusi sampai lima megapiksel dan klip video HD 720p. Satu kamera lain, dengan spesifikasi lebih rendah, dapat ditemukan di sisi muka ponsel. Kemampuannya sebatas memproduksi foto 1,3 megapiksel dan klip video VGA.

Sumber daya G2 Qwerty berasal dari baterai lithium ion 1.700 mAh yang dapat dilepas pasang. Paket penjualan ponsel Android 4.3 Jelly Bean itu termasuk nomor Smartfren berbonus kuota internet 600 MB yang berlaku selama tujuh hari.

Dengan memperhatikan spesifikasinya, menurut penulis, kinerja G2 Qwerty tergolong lumayan. Ponsel itu memang tidak ekstragegas, tetapi tak sampai menganut prinsip alon-alon asal kelakon. Pengguna disarankan rajin menutup aplikasi yang telah selesai digunakan. Kalau pengguna lalai melakukan hal itu, aplikasi yang sedang dipakai bukan mustahil sesekali tiba-tiba menutup sendiri. Tindakan tersebut dilakukan ponsel supaya kapasitas RAM yang hampir habis menjadi sedikit longgar.

Kesimpulannya, apakah G2 Qwerty layak dibeli? Ya. Asalkan rencana pemakaian Anda tidak terlalu berat, ponsel berdimensi fisik 133 x 65 x 10,25 mm itu pantas Anda beli. Setidaknya ia lebih memuaskan daripada Samsung Galaxy Chat. Apalagi, kalau dibandingkan Mito Fantasy Type A350. Dua unit A350 milik penulis masing-masing telah rusak dalam waktu kurang dari 1 x 24 jam.

***

Paket penjualan terdiri atas ponsel, baterai lithium ion 1.700 mAh, kepala charger dengan output 1A, kabel micro USB, handsfree berkabel, dan kartu perdana gratis internet 600 MB selama tujuh hari.

***

Aneka foto yang dihasilkan Andromax G2 Touch Qwerty.

G2 Qwerty-3

G2 Qwerty-4

G2 Qwerty-5

G2 Qwerty-6

G2 Qwerty-7

Memotret lalat yang hinggap di jendela.

G2 Qwerty-8

Kalau di-crop, seperti inilah hasilnya.

G2 Qwerty-9

G2 Qwerty-10

G2 Qwerty-11

Satu foto berikut dijepret memakai kamera depan.

G2 Qwerty-12

***

Screen capture Antutu Benchmark dan Android Sensor Box.

G2 Qwerty-13

G2 Qwerty-14

34 thoughts to “Review Smartfren Andromax G2 Touch Qwerty: Oasis di Padang Full Touchscreen”

    1. Pak Donny,

      Baterai bisa bertahan mulai pagi sampai sekitar petang. Biasanya 12-14 jam gitu deh.

      Oh, itu masakan di Depot 55, Jl Manyar Kertoarjo, Surabaya.

  1. Apakah OSnya ketika bapak beli masih jellybean? Di iklan yang saya dapatkan dibilang os Kitkat.
    Apa sudah dicoba untuk memainkan game HD sekelas Clash Of Clan pak? Saya pakai andromax c2 dengan spesifikasi setara, prosesor dan ram sama, justru sering force close ditengah game padahal tdk ada aplikasi berjalan di latar belakang.
    Untuk kamera memang pure 5 mp atau hasil interpolasi spt andromax c2 pak?
    Untuk kemampuan baterai bisa tahan berapa jam setelah lepas charger dengan pemakaian ala bapak? Dengan adaptor charger 1 ampere, apakah fasilitas qualcomm quick charge bekerja dngan smstinya pak?
    Maaf kebanyakan pertanyaan.
    Trims atas jawabannya.

    1. Pak Krisnaditya,

      Ya, Jelly Bean. Apakah sudah ada yang langsung dapat KitKat ketika beli, Pak?

      Saya tak pernah bermain Clash of Clan. Kalau Anda berencana memainkan game itu, saran saya, carilah ponsel dengan RAM 2 GB dan baterai minimal 3.000 mAh.

      Soal kamera, apakah ada jurus jitu untuk mengenali kameranya asli atau hasil interpolasi?

      Baterai 12-14 jam, bergantung perilaku pemakaian dan kondisi sinyal.

      Soal charger, biarpun ponsel sudah kehabisan daya pada petang atau malam hari, saya tidak men-charge-nya dulu. Saya baru menghubungkan Andromax G2 Touch Qwerty dengan charger saat akan tidur. Bangun tidur, tinggal cabut charger deh. Baterai pasti sudah penuh.

  2. ko, saya udah sekitar seminggu ini pake G2 Qwerty. tapi, ada beberapa fitur dasar yang masih belum saya tau.
    1. bagaimana cara agar persentase daya baterai bisa tampil di notification bar?
    karena saya lihat foto G2 Qwerty milik ko HSW juga tidak ada persentase baterai.
    2. bagaimana cara melakukan screen capture layar G2 Qwerty?
    Terima Kasih

    1. Pak RizzaL,

      1. Saya tidak cek apakah ada pilihan untuk mengaktifkan persentase baterai di menu bawaan. Coba cek di dalam menu display atau battery. Kalau tak ada, berarti harus instalasi aplikasi tambahan. Tinggal cari di Play Store dengan kata kunci battery widget.

      2. Tekan dan tahan tombol power + volume ke bawah secara bersamaan.

  3. koh, bisa nggak diberikan acuhan terbaik gawai itu memakai chipset apa saja, misalnya processor atau Gpu memakai merk apa, suwun

    1. Pak Elvin Pras,

      Maaf, tidak bisa. Bagus tidaknya kinerja suatu gawai dipengaruhi banyak faktor. Bukan hanya hardware.

  4. Pak herry review dong Smartfren Andromax V3S penasaran nih sama fitur Snapdragom Audio+, Battery Guru, Quick Chargernya dan hasil kameranya.

  5. Wah boleh nih untuk WA, BBM, SMS dan telpon.
    Seharusnya sih, sekarang ponsel Android mid-low dipasang RAM 1 GB saja, kalau 512MB udah cekak buat aplikasi jaman sekarang.
    Beli satu ah.

    1. Pak Iggy,

      Kalau Andromax G2 Touch Qwerty dipakai buat BBM, saya nggak yakin bakal lancar jaya deh. Apalagi, kalau di BBM-nya ada banyak grup.

      Iya, idealnya minimal RAM 1 GB.

  6. pagi pak herry,
    sorry agak OOT sehubungan keypad QWERTY mau tanya apa pak herry punya info mengenai BB passport? misalnya kapan launching di indonesia, kisaran harga dan apakah barang tsb sdh bisa dibeli di WTC sby?
    yang terakhir ada ga renc review utk BB passport?
    Thanks sebelumnya

    1. Pak Hartono,

      Isunya BlackBerry Passport akan beredar resmi di Indonesia pada November 2014.

      Kalau mau beli sekarang, tetapi tanpa garansi, ada kok. Siapkan uang minimal Rp 10.800.000.

      Bila kelak Pak Hartono meminjamkan Passport kepada saya, dengan senang hati saya akan me-review-nya.

  7. Bagaimana nasib gadget smartfren menjelang pindah frekuensi? Btw pindah frekuensi atau pindah ke gsm ya? Ada yang bilang semua CDMA bakal dibubarkan?

    1. Pak Budi,

      Nasibnya ya baik-baik saja, Pak. Sejauh ini Smartfren tak berencana pindah ke GSM. Mereka tetap akan di CDMA dan nantinya LTE.

      Supaya lebih jelas, saya berikan paparan yang agak panjang. Saat ini Smartfren beroperasi di frekuensi 800 dan 1900 MHz. Atas perintah regulator, Smartfren akan berpindah dari 1900 ke 2300 MHz. Yang 800 tetap.

      Ponsel Smartfren Andromax yang dijual di pasar biasanya dual band 800/1900. Jadi, ponsel itu kelak tetap bisa dipakai. Yang difungsikan 800-nya.

      Dibandingkan semua operator CDMA di Indonesia, justru masa depan Smartfren yang paling jelas.

  8. Pak Herry,

    seandainya ada info yg punya barang di sby tolong dishare contact numbernya ke saya, sabtu kemarin saya sdh keliling WTC sby tapi tidak menemukannya.
    sorry pak herry soalnya ini tugas dr pimpinan, thanks sebelumnya.

    1. Pak Hartono,

      Saya belum pernah melihat ada yang jual di Surabaya. Terakhir lihat ada penjual di Malang. Karena statusnya barang BM (tanpa garansi), biasanya penjual tak berani menawarkan kepada orang yang tak dikenal.

  9. sekilas memang andromax g2-qwerty ini bagus. namun setelah saya membelinya ternyata tidak senyaman keluaran samsung bahkan masih kalah dengan andromax c (untuk kenyamanannya).
    Karena saya adalah tunanetra yang menggunakan screen reader talkback (pengaturan > aksesibilitas > talkback), maka ketika talkback aktif, respon pada layar sentuhnya sangat tidak bersahabat. bila dibandingkan dengan andromax c, saya akan lebih nyaman dengan andromax c. ketika bernavigasi dengan talkback, terkesan andromax g2 qwerty ini memiliki kualitas yang tidak bagus. selain itu untuk getarannya pun tidak sekuat andromax c.

    1. Pak Aris,

      Terima kasih atas sharing-nya. Semoga suatu saat ada produsen ponsel yang meluncurkan smartphone dengan kustomisasi optimal untuk pengguna tunanetra.

      Pak Aris, kalau boleh tahu, populasi tunanetra pengguna smartphone di kota-kota besar di Indonesia kira-kira mencapai berapa banyak ya? Siapa tahu kalau mengetahui jumlahnya besar, ada produsen yang berminat membuat produk spesial.

  10. Sayang produsen hp androis ternama jarang yg mau bikin hp android qwerty plus touch screen. Padahal sy suka pake android tapi lebih suka ngetik pake keypad. Yg ngeluarin ginian cuma hp hp kelas bawah. (Curcol)

    1. Pak Darius,

      Saya juga ingin curcol. Andaikan ada ponsel Android merek global dengan qwerty keypad fisik dan 3-4 kartu SIM, wah asyik deh.

  11. emang sih g2 qwerty ini lumayan, tapi akhirnya saya lungsurin ke adek saya ketika saya pindah hati ke tablet androidnya

  12. Halo Koh, saya beli g2 qwerty feb 2016. saya beli ini hanya karena suka qwerty-nya. sekarang agak nyesal, karena waktu beli sebenarnya sudah banyak hp-hp lain 4G, saya malah “memaksakan diri” beli hp yang sudah hampir expired 3G-nya. penggunaan sehari-hari hingga sekarang, juga sering bikin kesal: sehari hrs ngechas 2x, lelet (meski tidak instal game apapun, cuma instal bbm, wa, fb), browsing sering force close. lebih nyesal lagi ketika beberapa bulan lalu dapet sms promo: dapet mifi gratis, hanya dengan isi pulsa 50rb”, saya buru2 ambil promo tsb. pikir saya: ntar tetap bisa pakai g2 qwerty dengan ngandalkan modem tsb (via wifi). ternyata, ngandalkan mifi tsb bikin kesal. koneksi sering putus (padahal sinyal wifi di layar terlihat penuh). mifi harus direstart, baru nyambung lagi. jika saya bersabar sedikit, mungkin sekarang sudah dapet promo “tukar hp”, daripada andromax g2 qwerty-nya harus tergantung mifi agar tetap bisa internetan (sebab sebentar lagi 3G sudah terhapus di kota saya tulungagung). pertanyaan saya, adakah ponsel qwerty fisik yang bisa 4G? terima kasih koh, maaf kepanjangan. sambil curhat, review + nanya hehehe

    1. Pak Adi Titi,

      Hmmm… yang bermerek global dan bergaransi resmi sudah lama nggak ada yang baru nih. Kalau yang tanpa garansi resmi, ada BlackBerry Priv. Namun, saya belum pernah mencobanya.

  13. Koh Herry, diatas disebutkan bahwa samsung galaxy chat kalah dibanding g2 qwerty ini. apa alasannya? (dalam segi apa saja kalahnya)

      1. padahal pakai g2 qwerty ini saja sudah sering emosi gara2 browsing saja sering force closed. hingga sekarang menanti ada android qwerty fisik yang ram-nya min 1 GB. apa memang tidak ada, koh ? (selain blackberry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *