Review Smartfren Andromax Z: Termahal karena Spesifikasi Tertinggi

Smartfren memiliki kebiasaan yang sama dengan Sony dalam pemberian nama ponsel. Semakin besar huruf yang dijadikan nama tipe, semakin tinggi spesifikasi yang diusung. Andromax I mempunyai spesifikasi lebih tinggi daripada Andromax C, sedangkan Andromax U memiliki spesifikasi lebih tinggi dibandingkan Andromax I. Begitu seterusnya.

Nah, karena Z adalah huruf terakhir pada deretan 26 huruf mulai A sampai Z, dapat ditebak kalau spesifikasi Andromax Z paling wah. Setidaknya, bila dikomparasikan dengan Andromax lain pada rentang waktu bersamaan. Konsekuensi logis dari kondisi tersebut, harga Andromax Z juga paling mahal, yaitu Rp 2,799 juta.

Andromax Z-1

Kali pertama melihat wujud nyata Andromax Z, penulis spontan teringat dengan BlackBerry Z10 dan HTC One yang pernah diuji pakai. Tampilan sisi muka Andromax Z mirip dengan dua ponsel itu, tetapi dengan ukuran lebih bongsor. Andromax Z berlayar 5,5 inci, sedangkan Z10 dan One masing-masing memiliki bentang layar 4,2 inci dan 4,7 inci.

Supaya pandangan tak terganggu, sebelum mengaktifkan Andromax Z untuk kali pertama, pengguna idealnya membuang plastik bawaan yang menutupi layar. Awas, hati-hati saat melepaskannya! Di bawah plastik penutup layar itu telah terpasang selembar pelindung layar alias screen protector. Jangan sampai pelindung layar tersebut ikut terangkat.

Layar sentuh IPS 5,5 inci di Andromax Z beresolusi 1.280 x 720 piksel. Selain lega karena berukuran besar, layar itu sedap dipandang mata lantaran sanggup menampil

45 thoughts to “Review Smartfren Andromax Z: Termahal karena Spesifikasi Tertinggi”

    1. Pak Arif el clasico,

      Saya sih memilih S920. Hasil jepretan kamera lebih bagus, kesepadanan harga dengan spesifikasi dan kinerja juga lebih bagus. Ini asumsinya kalau tak memerlukan nomor CDMA lho ya.

    1. Pak Galih,

      Sampai Senin lalu sih masih Rp 2,7 jutaan. Selasa pagi saya ke luar kota dan sampai sekarang belum jalan-jalan ke pusat penjualan ponsel lagi.

  1. memakai hape smartfren dgn harga 3 juta ,, tetap aja dianggap hape murahan.. bukannya nambah penampilan, malah ngurangin penampilan. berbeda klo kita pake hape iphone ato htc pasti kelihatan mahalnya.
    apalagi tarif internet smarfren engga murah murah amat..

    1. Pak Gusteg,

      He.. he.. benar juga ya. Meskipun barangnya bagus, ponsel Andromax seringkali masih dianggap kelas dua.

  2. Dengan kisaran harga segitu, mnrt pak Heri hp apa yg layak dipinang, secara lyr yang 5 inch atau lbh

    1. Pak Ahmadi,

      Kalau tak mau menambah anggaran, silakan melirik Lenovo S920. Kalau mau menambah anggaran sedikit, Lenovo P780 merupakan pilihan yang menarik.

    1. Pak Doni F.,

      Ha… ha… Anda pintar menebak jalan pikiran saya. Kalau nambah sedikit dapat P780 4 GB. Kalau nambah agak banyak, dapatnya P780 8 GB.

    1. Pak/Bu Ram,

      Itu nasi ayam sayur Pak Djo di Jl Embong Blimbing, Surabaya. Menu serupa bisa dijumpai di Agojas, GWalk, Citraland Surabaya.

      Cita rasa nasi ayam sayur di Pak Djo cabang Agojas – Gwalk, menurut saya, lebih enak. Porsinya juga lebih besar. Masalahnya, hanya buka malam hari dan lokasinya jauh dari rumah saya.

  3. Keren pak foto pake helm nya. Mengenai nasi ayam lebih enak di simolawang pak. Maauk lewat gang yg jual seafood trus belok kiri. Di depan balai rw/rt hehe sorry OOT gpp ya. Btw andromax U2 ga kalah sm Z lohh

    1. Pak Hartono,

      Oh, Cak Har alias Kahar ya. Dulu saya lumayan sering ke sana. Biasanya minimal pesan dua porsi.

      Terima kasih atas informasinya soal Andromax U2. Saya belum pernah mencobanya.

  4. wah…ternyata paak Djo pindah di embong blimbing to.. makanya saya cari2 yg di widodaren kok sdh tutup? apa sama ya? kalo gak salah duku ada cabangnya di jl.kepanjen…
    wahh…bener2 OOT. haha..

    btw, sebenernya hp2 dr smartfren ini cukup bagus pak. rata2 pake HiSense ya? cuman ya itu…cdma’nya di-lock. dan GSM’nya cuma sampe edge.. karena di keluarga ada yg pake, dan saya pernah coba2 lumayan juga..

    1. Pak Erik,

      Gerai Pak Djo kan ada di berbagai tempat. Yang saya ingat:
      * Widodaren –> saya malahan baru tahu kalau tutup.
      * Embong Blimbing dekat IMKA.
      * GWalk Citraland –> di Agojas. Buka hanya malam hari. Tukang masak di sini yang pada tahun 90-an bertugas di Embong Blimbing.

      Saya malahan baru tahu kalau sempat buka cabang di Kepanjen. Dulu sih ada cabangnya di dekat kampus Ubaya Tenggilis. Namun, sudah lama tutup.

      Di Jl Majapahit, belakang SMAK St Louis 1, juga ada cabang tidak resmi. Saya bilang begitu karena seingat saya warung di sana tidak menggunakan nama Pak Djo, tetapi menu dan cita rasanya sama. Lha wong yang memasak adalah mantan tukang masak yang pada pertengahan 1990-an bertugas di Pak Djo Embong Blimbing. Kalau tak salah, dia masih keponakannya Pak Djo.

      Soal Andromax, selain pakai Hisense, Smartfren juga rutin memesan dari Innos.

  5. Pak Herry saya usul nama blognya diganti Ponselmu & Kulinerku he he he …

    Di Embong Belimbing jadi satu sama pujasera atau Pak Djo punya tempat sendiri Pak ? Walah sudah lama nggak makan mie kluntung

    Pak apakah punya referensi ponsel dual sim card GSM – CDMA yang unlocked ? yang dua duanya bisa 3G / EVDO ?

    Matur nuwun
    Salam dari Gunung Sinabung

    1. Pak Eko,

      He… he… he… Kalau diperhatikan, contoh hasil kamera ponsel yang saya review biasanya mengandung foto makanan atau minuman. Namun, saya belum akan membuat blog kuliner kok.

      Yang di Embong Blimbing tempat sendiri, Pak. Dekat pintu masuk lama IMKA.

      Tentang ponsel dual on GSM-CDMA unlocked, kalau yang diinginkan:
      * Selot pertama GSM dan bisa 3G, sedangkan selot kedua CDMA dan bisa EvDO, jawabannya belum ada.
      * Selot pertama CDMA EvDO, sedangkan selot kedua GSM 3G, jawabannya juga belum ada.

      Yang sudah tersedia, selot kedua harus dipadukan dengan nomor GSM. Bila dipakai berinternet, pengguna hanya bisa menikmati layanan GPRS/EDGE. Sementara itu, selot pertama lebih fleksibel. Selot itu bisa dipadukan dengan nomor CDMA atau GSM. Kalau yang dipasangkan nomor CDMA, maka pengguna bisa menikmati layanan EvDO rev B. Kalau yang diselipkan nomor GSM, pengguna dapat menikmati layanan HSDPA. Ponsel apa? HTC One DS. Harga barunya lebih dari Rp 7 juta. Mengingat layanan pusat perbaikan resmi HTC di sini amburadul, saya sih tak berani membeli ponsel semahal itu.

      Btw, Pak Eko benar dari Gunung Sinabung? Semoga kondisi di sana segera pulih kembali.

  6. Pak Herry,

    ok. thanks buat infonya pak.. benar kata pak Eko, lama2 jadi blog ponselmu dan kulinerku. haha… tapi mantap juga..

    Pak Eko,
    beneran dari gn.Sinabung? wah…semoga keadaan disana cepat pulih ya pak…amin.
    Salam ponselmu.com

  7. Benerr Pak Herry, warung cak har namanya. Hehehe. Salam buat Pak Eko dari sinabung. Smoga smua baek2 saja n cepet pulih. Ada satu samsung galaxy infinite bisa dual sim gsm/cdma pak.

    1. Pak Hartono,

      Berarti yang kita maksud benar penjual yang sama ya.

      Yang dicari Pak Eko adalah ponsel dual on GSM-CDMA, di mana GSM-nya bisa 3G, sedangkan CDMA-nya EvDO. Galaxy Infinite belum memenuhi kriteria tersebut.

  8. pak denger2 imo mau meluncurkan imo discovery 2.. dr spesifikasinya dan harganya kelihatannya sangat menarik… rumor yg beredar akan mulai dijual sekitar bulan february… apakah pak herry berencana untuk review imo discovery 2 ?

    1. Pak Riyan,

      Imo? He… he… he…

      Buat saya sih Imo, Mito, Evercoss (dulu Cross), dan aneka merek lain baru boleh dilirik kalau Sony, LG, Samsung, Nokia, Huawei, ZTE, Oppo, Lenovo, dll sudah gulung tikar.

      Saya coba lihat dulu deh Imo tipe baru yang Anda sebutkan itu hasil rebranding dari merek lain atau bukan. Kalau hasil rebranding seperti Imo S89 Miracle, mungkin saya tertarik mencobanya.

  9. Sony, LG, Samsung, Huawei, ZTE, Oppo, Lenovo, dll

    gulung tikarnya bakalan masih lama pak .. pak herry bisa aja
    hahaha

  10. Pak Herry,

    Matur nuwun pencerahannya

    Yang saya perhatikan adalah foto selfie-nya sekarang pake helm, biasanya telanjang dada ha ha ha …

    Nanya lagi : Dengan pertimbangan baterai monster, fungsi power bank & layar di bawah 5″ apakah Bapak punya referensi lain selain Lenovo P770 ?

    Pak Erik, Pak Hartono & Pak Herry … saya tinggal 85 km dari Gunung Sinabung tepatnya di Medan. Jaraknya relatif sama dengan Surabaya – Malang. Sudah 2X abunya mampir di sini.

    Rawon, gado gado, sego bebek, rujak cingur & soto Meduro saya sudah punya langganan yang rasanya mendekati rawon setan, gado gado Arjuno, sego bebek Cak Yudi Perak & Soto Gubeng. Lontong kupang & mie kluntung belum nemu

    Terima kasih doanya & semoga Sinabung segera tenang kembali

    1. Pak Eko,

      Soal foto selfie, he… he… buat variasi, Pak. Ntar kalau foto telanjang dada terus, disangka melakukan pornoaksi. πŸ™‚

      Tentang baterai monster, Lenovo P780 pantas dicoba untuk menggantikan P770.

      Oh, di Medan tho. Sepertinya Anda sangat menguasai kuliner Surabaya. Pernah tinggal di Surabaya? Atau, jangan-jangan malahan orang Surabaya yang pindah ke Medan nih.

      Ya, semoga Sinabung segera tenang.

  11. Pak Eko,

    kalo gado2 ada alternatif lain sih.. yg di Ngesong, samping sekolah Kalam Kudus. kalo lontong kupang, favorit saya agak jauh dr Sby pak. tepatnya di depan RM. Sri (ayam goreng), di jalanan yang mau naik ke Tretes… cuma harus sabar antri, karena tempatnya yang sederhana dan mungil..
    haha.. jadi bener2 membahas kuliner nih..
    Semoga keadaan disana cepet normal pak.

    Pak Herry,
    kan denger2 operator2 CDMA di Indonesia bakalan tutup, dan yg tersisa mungkin cuman smartf**n. itu bagaimana nasib pemilik2 gadget mahal yg berbasis CDMA? misal kyak iphone CDMA..dll..
    Ditunggu foto2 pak Herry lagi yg bisa bikin lapar..
    Salam pak..

    1. Pak Erik,

      Yang saya lihat paling bernafsu tutup adalah Flexi, disusul StarOne. Esia belum menyatakan bakal tutup, meskipun kondisi mereka sebenarnya sudah berdarah-darah. Ya, Smartfren tampaknya masih akan eksis. Program kerja mereka tahun ini menyiratkan agresivitas Smartfren.

      Bagaimana nasib pengguna gawai alias gadget mahal berbasis CDMA? Ya silakan memakai layanan operator yang masih ada.

    1. Pak Anto,

      Ha… ha… ha… Sebelumnya saya malahan tidak mengenal merek Kyt lho. Ceritanya, karena kepala saya tidak mungil, saya membutuhkan helm berukuran XXL. Masalahnya, yang mudah dijumpai adalah helm XXL model teropong. Padahal, saya tak menyukai model helm teropong karena kurang praktis buat saya yang berkaca mata.

      Atas informasi dari beberapa orang, akhirnya saya pergi ke sebuah toko helm yang cukup besar dan konon sering jadi pusat kulakan toko helm. Kepada petugas yang melayani, saya bilang mau cari helm berukuran XXL, tetapi nggak mau yang model helm teropong. Satu-satunya yang tersedia merek Kyt dan model seperti yang terlihat di foto. Itu helm Kyt kedua saya. Helm Kyt pertama saya modelnya persis sama. Helm itu hilang saat saya letakkan di sepeda motor yang diparkir di teras rumah.

  12. Pak Herry,

    Apakah Lenovo P780 juga bisa jadi power bank ?

    Ya Pak saya asli mBanyu Urip Wetan & hampir 2 tahun ini kursus bahasa Bahasa mBatak di Medan. Saya sudah bisa nyanyi lagu Oplosan versi Batak seperti yang dinyanyikan Judika di YKS.

    Setuju dengan Pak Anto, kapan kapan review Helm KYT dong

    Pak Erik,

    Terima kasih referensinya nanti kalo mudik tak mampir.

    Terima kasih doanya untuk Sinabung

    1. Pak Eko,

      Ya, P780 bisa difungsikan sebagai power bank.

      Ah, ternyata benar arek Suroboyo yang sedang “belajar” bahasa Batak. Ha.. ha.. helm tidak di-review. Kalau ada headset bluetooth yang buat helm, nah itu baru diulas. Beberapa tahun lalu saya pernah melakukannya.

  13. Andromax Z, Andromax V, Andromax U, menurut Pak Herry mana yang paling pak Herry rekomendasikan?

  14. pak herry sempatkan riview hp evercoss elevate a66s, lenovo a850 dan imo turbo s99 dong. : )

    makasi ya pak herry, review2nya dan tanggapan komentar sangat memberi masukan

    1. Pak Kelik,

      Silakan meminjamkan ponsel itu kepada saya. Dengan senang hati saya akan me-review-nya. πŸ™‚

      Khusus A66S, saya takkan membeli ponsel tersebut. Untuk merek dengan rekam jejak yang buat saya mengerikan, harga ponsel Rp 2 jutaan sungguh tidak masuk akal.

  15. Wah pak andromax z saya malah kamerana blur ga jelas sama sekali nyesel aj belinya. Kaya kamera vga wk wk wk

    1. Pak Irfan,

      Lho kok aneh. Padahal, kamera Andromax Z tergolong lumayan lho. Memang tidak sangat istimewa, tetapi tak bisa disebut jelek.

    1. Pak Irfan,

      Oh ok. Terima kasih atas informasinya. Kebetulan saya tak pernah memakai Andromax U2.

Comments are closed.