Review Sony Xperia Z2: Perbesar Layar Tanpa Menambah Berat

Semakin besar layar ponsel, semakin besar dimensi fisik keseluruhan ponsel. Semakin berat pula bobot ponsel tersebut. Wajar, bukan? Iya. Namun, asal tahu, hukum itu tak sepenuhnya berlaku di Sony Xperia Z2. Biarpun hadir dengan ukuran layar lebih besar daripada Xperia Z1, Xperia Z2 justru lebih ramping, lebih tipis, dan lebih ringan.

Hal menarik lain, speaker ganda di Xperia Z2 diletakkan di sisi muka. Keduanya menghadap ke pengguna ponsel. Ada pula fitur background defocus, timeshift video, simple home, smart call handling, dan tap to wake up. Seluruhnya pantas dioptimalkan oleh pengguna. Ingin tahu lebih dalam?

Xperia Z2-1

Kita mulai dengan mencermati tampilan fisik. Xperia Z2 memanfaatkan layar sentuh IPS 5,2 inci beresolusi full HD 1.920 x 1.080 piksel. Karena ukuran layarnya 0,2 inci lebih besar ketimbang Xperia Z1, calon pengguna mungkin menyangka panjang atau lebar ponsel itu minimal juga lebih bongsor 0,2 inci alias 5,08 milimeter.

Realitanya tidak demikian. Xperia Z2 berdimensi fisik 146,8 x 73,3 x 8,2 mm dan berat 163 gram. Bandingkan dengan bodi Xperia Z1 yang berukuran 144,4 x 73,9 x 8,5 mm. Bobotnya 169 gram. Jadi, kalau dihitung, Xperia Z2 hanya 2,6 milimeter lebih panjang/tinggi ketimbang Xperia Z2. Parameter fisik lain Xperia Z2 justru lebih rendah: lebih ramping, lebih tipis, dan lebih ringan.

Kondisi itu bisa terjadi karena lebar bingkai alias bezel Xperia Z2 lebih tipis daripada Xperia Z dan aneka tipe lain ponsel Sony. Ruang kosong di sekeliling layar diminimalkan. Hasil akhirnya, layar dapat diperbesar tanpa membuat dimensi fisik ponsel meraksasa.

Tidak seperti Xperia Z1, speaker ganda Xperia Z2 diletakkan di sisi yang sama dengan layar. Dua speaker itu menghadap ke pengguna. Bila ponsel dalam posisi vertikal, speaker berada di atas dan bawah layar. Sedangkan bila ponsel dipegang horizontal, speaker berarti terletak di kiri dan kanan layar.

Kala digunakan untuk memutar musik, speaker itu mampu memperdengarkan suara yang jernih dan lantang. Demikian pula saat memainkan video. Anehnya, ketika ada SMS masuk, notifikasi yang terdengar cenderung lirih. Kondisi itu tetap terjadi meskipun pengguna telah mengubah tingkat volume ke posisi tertinggi.

Xperia Z2-2

Xperia Z2 memiliki dua kamera. Kamera di sisi belakang dilengkapi fokus otomatis dan lampu kilat. Ditinjau dari aspek teknis, spesifikasi kamera belakang itu sangat menggiurkan. Ia memanfaatkan sensor Exmor RS 1/2,3 inci 20,7 megapiksel, lensa Sony G 27 mm f/2.0, dan prosesor pengolah gambar BIONZ. Dalam bahasa yang lebih membumi, spesifikasi kamera Xperia Z2 setara dengan kamera saku digital Sony. Lebih mudah dipahami, bukan?

Kamera utama tersebut sanggup menghasilkan foto beresolusi sampai 20,7 megapiksel. Kalau difungsikan sebagai perekam video, kemampuannya di atas rata-rata kamera ponsel yang saat ini beredar. Pasalnya, kamera Xperia Z2 siap memproduksi video beresolusi Ultra HD 4K. Sony mengklaim rekaman video beresolusi 4K empat kali lebih detail daripada rekaman video full HD.

Melakukan perekaman dengan resolusi sebesar itu bukan tanpa konsekuensi. Karena beresolusi ekstrabesar, memori yang digunakan otomatis lebih besar. Sekadar contoh, berdasarkan percobaan yang penulis lakukan, file video 4K berdurasi empat menit 19 detik menghabiskan ruang penyimpanan sebesar 1,55 GB. Sedangkan klip video 4K selama tujuh menit 48 detik memiliki ukuran file 3 GB.

Ponsel juga lebih cepat panas saat dipakai merekam video 4K. Ketika temperatur Xperia Z2 sudah melebihi ambang batas, kamera akan “tidur sejenak” secara otomatis. Di layar ponsel muncul notifikasi bertuliskan camera will now turn off temporarily to cool down. Beberapa menit kemudian, kamera baru bisa digunakan lagi.

Xperia Z2-23

Fitur lain kamera Xperia Z2 yang pantang dilewatkan oleh pengguna adalah background defocus dan timeshift video. Background defocus memungkinkan pengguna menciptakan efek bokeh alias kabur yang artistik. Sedangkan timeshift video mempermudah pengguna menyelipkan efek slow motion di sebuah klip video. Kayak di film-film laga itu lho. Contoh pemanfaatan dua fitur tersebut dapat dilihat di bagian akhir tulisan ini.

Satu kamera lain Xperia Z2 berada di sisi muka. Kamera tersebut dapat memproduksi foto beresolusi maksimal 1.920 x 1.080 piksel atau setara dengan 2,1 megapiksel. Ia juga siap menghasilkan klip video full HD 1080p.

Lantaran telah mengantongi sertifikat IP55/58, secara teori Xperia Z2 boleh diajak berbasah-basah. Mau direndam di air tawar dengan suhu normal sedalam hingga 1,5 meter pun boleh. Syaratnya, paling lama 30 menit. Boleh lebih singkat, tetapi dilarang lebih lama.

Kamera bagus. Tahan air. Hmm… penulis langsung teringat dengan materi pembicaraan telepon seorang teman. Dia termasuk pengguna awal Xperia Z2. Suatu hari ia menelepon penulis dan menceritakan kalau kamera belakang ponselnya berembun usai terkena air. Penasaran dengan hal itu, penulis melakukan serangkaian percobaan, termasuk sengaja merendam Xperia Z2 di dalam air selama lima menit. Hasilnya, kamera belakang tidak berembun. Entah penulis yang beruntung atau teman penulis yang sedang sial.

Dibandingkan seri Z keluaran sebelumnya, Xperia Z2 mempunyai beberapa fitur menarik. Seingat penulis, dulu saat mencoba Xperia Z, Xperia ZL, dan Xperia Z1 fitur itu tidak tersedia. Fitur tersebut juga tak ditemukan di Xperia Z1 Compact dengan firmware terbaru yang sampai kini rutin penulis gunakan.

Fitur apakah itu? Simple home, tap to wake up, dan smart call handling. Dengan mengaktifkan simple home, tampilan home screen akan menjadi lebih sederhana. Saat ponsel siaga, tetapi layar padam, pengguna cukup mengetuk layar dua kali untuk menyalakannya. Itulah yang disebut tap to wake up.

Xperia Z2-24

Sementara itu, smart call handling mempermudah pengguna dalam merespons panggilan telepon masuk. Untuk menerima panggilan, pengguna cukup mendekatkan Xperia Z2 ke telinga. Pengguna tak perlu menyentuh layar atau menekan tombol apa pun. Ingin menolak panggilan masuk? Gerakkan ponsel seperti orang sedang mengocok sesuatu. Sedangkan untuk memadamkan nada dering, pengguna cukup membalikkan ponsel.

Spesifikasi lain Xperia Z2, di antaranya, prosesor empat inti (quad core) Qualcomm MSM8974AB 2,3 GHz, RAM 3 GB, ROM 16 GB, dan selot microSD. Saat ponsel masih segar, ruang kosong di memori internal yang dinamakan device memory mencapai 10,73 GB. Pengguna bebas memakainya untuk menginstalasikan aplikasi tambahan dan menyimpan file multimedia.

Konektivitas ponsel dengan satu selot kartu micro SIM itu terdiri atas Wi-Fi, bluetooth, NFC, dan GPS. Ia juga kompatibel dengan layanan HSPA 42 Mbps dan LTE. Kalau mau, pengguna bisa mengunci nomor yang siaga supaya selalu berada di jaringan 3G.

Baterai tanam berkapasitas 3.200 mAh menjadi sumber tenaga Xperia Z2. Ponsel bersistem operasi Android 4.4.2 KitKat itu juga dibekali radio FM dan mesin penjawab telepon. Saat ini harga pasar Xperia Z2 baru dan bergaransi resmi sekitar Rp 7,35 juta.

***

Berikut beberapa foto dan video yang dihasilkan Xperia Z2. Pengambilan gambar dilakukan tanpa memakai lampu kilat maupun alat bantu lain.

Xperia Z2-3

Xperia Z2-4

Xperia Z2-5

Xperia Z2-6

Xperia Z2-7

Xperia Z2-8

Xperia Z2-9

Xperia Z2-10

Perhatikan! Ada seekor lalat yang menempel di sedotan.

Xperia Z2-11

Penulis melakukan cropping. Inilah hasilnya.

Xperia Z2-12

Xperia Z2-13

Xperia Z2-14

Lalu lintas abnormal di Jl Raya Darmo, Surabaya. Disebut abnormal karena jalan itu biasanya ramai dilewati oleh kendaraan bermotor. Kali ini terlihat sepi karena libur Lebaran.

Xperia Z2-15

Foto selfie ini dijepret memakai kamera depan Xperia Z2.

Xperia Z2-16

Xperia Z2 dilengkapi fitur background defocus untuk menciptakan efek bokeh. Mari kita mencermati hasil nyatanya.

Xperia Z2-18

Background defocus aktif dengan pilihan efek horizontal.

Xperia Z2-20

Background defocus aktif dengan pilihan efek vertikal.

Xperia Z2-19

Inilah kumpulan video yang direkam dengan memanfaatkan fitur timeshift video.

Perbandingan hasil foto Xperia Z2 versus LG G3 dapat dilihat di tautan ini: http://goo.gl/CSGozq

***

Screen capture Antutu Benchmark dan Android Sensor Box.

Xperia Z2-22

Xperia Z2-21

37 thoughts to “Review Sony Xperia Z2: Perbesar Layar Tanpa Menambah Berat”

    1. Pak Rahadian,

      Di tangan saya rata-rata bertahan 20 jam alias lebih lama daripada Xperia Z1, apalagi Xperia Z.

    1. Pak Agung Aji,

      Kalau harus memilih dan dengan disesuaikan selera maupun kebutuhan, saya lebih memilih G3 dengan alasan:
      * Fitur ketuk-ketuk layarnya bukan hanya untuk menyalakan layar. Namun, juga bisa dipakai untuk memadamkan layar maupun diaktifkan sebagai password.
      * Ada remote control yang terutama berguna saat saya ingin mengganti saluran televisi di depot atau warung makan.
      * Baterai bisa dilepas (removable battery).

      Bila kebetulan sedang ingin menikmati fitur background defocus, saya tinggal memanfaatkan Sony Xperia Z1 Compact yang juga rutin saya pakai. Dulu fitur itu memang tak tersedia di Xperia Z1 Compact, tetapi kini sudah ada.

  1. Terima kasih atas review nya Pak Herry

    Saya tertarik dengan fitur tap to wake up nya:
    apakah semudah dan senyaman fitur knock on di ponsel LG?

    1. Pak Ragil dan Pak EnWui,

      Fitur tap to wake up di Xperia Z2 semudah dan senyaman knock on di LG G2 dan G3.

      Kalau diadu dengan knock on di L70, L90, atau G2 Mini, tap to wake up-nya Xperia Z2 lebih unggul.

  2. Pak Herry, Tap to Wake Up nya bagus mana sama punya LG Knock On, lebih responsif mana, tumben fitur ginian gak dipaten sama LG ya

  3. Z2 termasuk nyaman ga pa mengetik sms dengan 1 tangan?saya liat z2 tidak ada cela untuk di kritik,hanya 1 yg meragukan,service centernya.

    1. Pak Hendra,

      Ponsel merek atau tipe apa pun dengan bentang layar lima inci, menurut saya, kurang nyaman dipakai mengetik SMS dengan satu tangan. Padahal, telapak tangan saya tergolong besar lho. Kalau telapak tangannya kecil, pasti lebih tidak enak.

      Ayo review saya coba dibaca lagi. Setidaknya ada dua cela yang saya sebutkan lho.

  4. pak herry saya mau tanya layar z2 udah gorilla glass belum? Apakah dari awalnya sudah dipasang screen protector dari sony? Tolong jawabannya ya pak herry

    1. Pak Ikipyon,

      Sony tidak menyatakan bahwa Xperia Z2 memakai Gorilla Glass. Tidak ada screen protector yang terpasang.

  5. bang hsw , boleh request ga ? coba dong review “Hp slate 6 voicetab” , katanya slate 6 performancenya bagus , bener ga ?

  6. bang hsw , boleh request ga ? coba dong review “Hp slate 6 voicetab” , katanya slate 6 performancenya bagus , bener ga ?

  7. Xperia z2 pake kaca dragontrail yg notabene lebih bagus dibandingkan gorilla glass. Dan juga Dy lebih awet dalam batere dengan pemakaian yg bisa bertahan hampir 2 hari. 1 hari dpt sisa batere 45% itupun dengan pemakaian rada berat kadarnya. Kayak game kamera, rekam video 4k dan nyalain internet 4g plus wifi. Menurut pengalaman saya HP yg removable battery itu cenderung gampang hang dan baterainya lemah dibanding yg non removable. Karna dengan gitu kita akan gampang copot pasang batere gitu

  8. Selamat Pagi Pak Herry. Saya selalu menjadi silent reader blogspot bapak dan blog bapak satu2nya blog review gadget yg saya bookmark. Kenapa? Saya melihat semua review bapak selalu objektif, tanpa titipan sponsor (khusus OPPO saya lihat bapak memang kurang sreg dgn strategi OPPO, tapi review tetap objektif y Pak) Pertahankan pak, salute.

    Saya suka HP dengan kamera bagus. Saya sudah coba Xperia Z milik rekan saya, hasilnya bagusss mnrt saya.
    Saya asumsi jika Xperia Z hasilnya seperti itu apalagi Z1, Z1 compact dan Z2.

    Saya juga mulai tertarik dengan Oppo, Find 5 mini, R1, Find 7/7a. Karena bbrp tmn saya yg memakai OPPO mengatakan OPPO beda dgn HP china lainnya (concern saya di OPPO adlh hrgnya yg overpriced).

    Saya ingin minta saran bapak:
    1. Dengan hrg OPPO yg overpriced dan 2ndnya yg hancur VS Sony yg service centernya saya baca kurang bagus, jika bapak hrs membeli bapak memilih yg mana?

    2. Jika pilihan jawaban bapak no 1 adalah Sony, dari tipe berikut yg mana yg bapak sarankan? Xperia M (dual), Z, Z1, Z1 compact, Z2?

    Saat ini saya sudah memiliki LG G3 dan saya puas sekali. Saya termasuk penggemar Gadget, Saya tertarik dgn review bapak yg Z2. Tetapi krn saya sudah memilki LG G3, apakah wise meminang Z2 dengan hrg yg masih mahal? Plus SC yg tidak bagus?

    Tolong opini bapak y Pak. Thank you sebelumnya

    1. Pak Rudy,

      Saya jawab satu per satu ya.

      1. Terima kasih sudah menjadi pembaca setia blog Ponselmu.com ini.

      2. Hasil jepretan kamera Xperia Z1 lebih bagus dibandingkan Xperia Z. Kalau Xperia Z1, Xperia Z1 Compact, dan Xperia Z2, hasil fotonya secara umum relatif imbang.

      3. Ya, kalau diadu dengan sesama merek Tiongkok seperti Hisense, Innos, dan ZTE, harus diakui kalau Oppo seringkali lebih baik. Masalahnya, promotor Oppo kan biasanya tidak mau mengaku kalau itu merek dari Tiongkok. Mereka seringkali menyatakan Oppo itu produk lisensi Amerika yang dibuat di Tiongkok, sama dengan iPhone.

      Setuju, harga ponsel Oppo memang overprice. Terlalu mahal.

      4. Dengan memperhatikan aneka faktor yang Anda sebutkan, mending beli Oppo atau Sony? Kalau Anda rela ponsel bekas yang baru dipakai sekitar seminggu ditawar setengah harga dari harga jual baru, Anda bebas memilih Oppo atau Sony. Namun, bila Anda tak rela, lebih baik membeli Sony.

      Saya pribadi karena beragam alasan lain, bukan masalah rela atau tak rela ditawar setengah harga, dengan tegas akan memilih Sony.

      5. Kalau Sony pilih yang mana? Bila anggaran tak masalah, silakan langsung ke Xperia Z2. Sementara itu, bila anggaran turut dipertimbangkan plus Anda ingin ponsel yang lebih nyaman dikantongi, melirik Xperia Z1 Compact adalah pilihan bijak.

      6. Sekarang sudah pakai G3? Kuncinya sederhana saja. Apakah Anda perlu kemampuan tahan air dan berbasah-basah? Bila tidak, saran saya, lebih baik bertahan dengan G3 dulu.

  9. Selamat malam Pak Herry.

    Terima kasih untuk informasinya. Dengan informasi ini saya akan lebih bijak dalam memilih ke depannya. Sepertinya saya lebih cenderung ke Sony juga Pak, semoga saja mendapat good product , jadi tidak perlu ke SC ke depannya (pray).

    Next question y pak (Sori kalau byk pertanyaan, saya selalu mengumpulkan informasi terlebih dahulu biasanya sebelum melakukan sesuatu, hehehe).

    Untuk hrg Z1 compact dan Z1 terpauh jauh atau tidak pak? Saya belum sempat mencari tahu harga untuk kedua tipe ini. Mungkin bapak bisa share jika bapak tahu.

    Jika boleh tahu, mengapa bapak lebih menyarankan Z1 compact dibandingkan Z1? apakah krn lebih baru? atau ada alasan lain? Bukankah umumnya jika ada HP yg utama/parent, biasanya si versi mini (compact) performanya dibwh “parent”nya? example: S4 vs S4 mini =S4.
    G2 vs G2 mini: G2.

    Thank you Pak.

    1. Pak Rudy,

      Harga ritel resmi Xperia Z1 Compact Rp 5,999 juga, sedangkan Xperia Z1 Rp 6,499 juta.

      Alasannya sederhana. Xperia Z1 Compact lebih nyaman digenggam maupun dikantongi. Resolusi layar Xperia Z1 Compact memang lebih rendah daripada Xperia Z1. Namun, karena ukuran layar lebih kecil, perbedaan resolusi itu relatif tidak terasa. Selain hal itu, spesifikasi Xperia Z1 Compact sama saja dengan Xperia Z1.

      Jadi, kondisinya berbeda dengan S4 Mini dan G2 Mini. Dua ponsel itu memiliki spesifikasi jauh lebih rendah dibandingkan tipe jagoannya, S4 dan G2.

    1. Pak Nouval,

      Yang saya sebutkan pertama Xperia Z3 ya.
      Prosesor quad core 2,5 GHz vs quad core 2,3 GHz
      Baterai 3.100 mAh vs 3.200 mAh
      Nano SIM vs micro SIM
      Tebal 7,3 mm vs 8,2 mm
      Berat 152 gram vs 163 gram
      Pinggiran bodi Z3 lebih melengkung

      Ada yang bilang meskipun spesifikasinya sama, tampilan nyata layar Z3 lebih baik. Saya belum mengetahui kebenarannya karena belum pernah coba.

  10. Pak,, bagaimana mengaktifkan layar tanpa sentuh di z2, awal saya beli sony z2 dapat memggunakan layar tanpa sentuh, tp setelah 1 bulan tidak bisa,, terimakasih ,sebelimnya

    1. Bu Tri Rahmayanti,

      Ini maksudnya menyalakan layar tanpa menyentuh layar ya? Ya tinggal tekan tombol power tho.

  11. Ko herry apakah gak nanya pada teman ko herry kalau sony xperia z2 habis direndam jangan ke ruangan ber ac atau didalam mobil ber ac itu penyebab kamera xperisa z2 berembun kan kamera nya masih basah hawa ac kan dingin jadi kameranya bisa berhembun tipsnya sih setelah sony xperia z2 diajak berenang tunggu sampai kering jangan langsung masuk keruangan ber ac ini bukan masalah beruntung atau lagi sial
    Semoga ponselmu.com semakin maju aminn

    1. Pak Amar,

      Terus terang saya pusing membaca kalimat Anda. Panjang banget dan tanpa titik koma.

      Intinya memang jangan sering berpindah ke lokasi dengan perbedaan suhu udara yang ekstrem.

  12. Ko herry, saya masih kendala untuk jaringan 4G Indosat di Sony Xperia Z2, setingan sudah di setel ke LTE…
    Lokasi di bogor, tapi tidak pernah merasakan 4G.
    Apakah harus ke gerai indosat dahulu karna kartu sim saya yang lama jadi harus di setting ?

    Terima kasih.

    1. Pak Febrian,

      Iya. Kartu SIM Anda yang lama harus diganti dulu dengan kartu baru yang mendukung 4G LTE.

  13. pak herry, apakah penggunaan tempered glass untuk xperia z2 berpengaruh pada mesin? screen guard apa yang seharusnya dipakai untuk z2?
    terima kasih

    1. Bu Ika,

      Mohon maaf atas keterlambatan respons. Sesuai pengumuman di blog, sejak 23 Oktober lalu saya cuti sementara dan baru aktif lagi mulai 30 Oktober 2016.

      Tidak mempengaruhi kinerja mesin.

      Sesuai kebutuhan dan anggaran Anda sih. Kalau anggaran terbatas, belilah pelindung layar yang bening biasa saja. Tak perlu tempered glass.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *