Review Sony Xperia Z5 Dual: Selokan Ganda Sukses Meredam Panas

Sony Xperia M4 Aqua sebenarnya termasuk dalam antrean uji pakai ala penulis. Namun, ketika giliran ponsel itu belum tiba, deretan seri Xperia Z5 telah muncul. Dengan riang gembira penulis mencampakkan Xperia M4 Aqua.

Berikutnya, penulis dihadapkan kepada pilihan mencoba Xperia Z5 Compact atau Xperia Z5 Dual. Karena ponsel dual SIM sudah menjadi kebutuhan harian penulis, padahal Xperia Z5 Compact hanya single SIM, pilihan penulis tentu gampang ditebak. Ya, penulis memutuskan menguji pakai Xperia Z5 Dual.

Xperia Z5 Dual-1

Kamera menjadi titik berat uji pakai. Di atas kertas, spesifikasi kamera Xperia Z5 Dual memang menggiurkan. Kamera utama ponsel itu dilengkapi fokus otomatis hibrida (hybrid autofocus) yang diklaim lebih cepat dan presisi. Dengan demikian, saat dipakai di berbagai kondisi pemotretan, kamera tersebut mampu menghasilkan gambar yang yang lebih tajam dan jernih.

Kamera yang dibekali lampu kilat itu sanggup memproduksi foto beresolusi maksimal 23 megapiksel. Sebagian parameter pemotretan, antara lain, white balance dan kompensasi pencahayaan (exposure compensation) dapat diatur manual. Kalau difungsikan sebagai perekam video, kamera Xperia Z5 Dual siap menghasilkan klip video beresolusi sampai Ultra HD alias 4K.

Bila dicermati, tampilan antarmuka (user interface) kamera Xperia Z5 Dual berbeda dengan kamera ponsel Xperia keluaran terdahulu. Contohnya, untuk berpindah dari mode superior auto ke manual, sekarang pengguna cukup menyapukan jari ke kanan satu kali. Lebih praktis. Tak seperti dulu yang harus menyentuh ikon ini-itu dan minimal memerlukan dua langkah.

Beralih ke kamera depan. Kamera ponsel Android 5.1.1 Lollipop tersebut tanpa fokus otomatis maupun lampu kilat. Kemampuan maksimalnya menghasilkan foto beresolusi lima megapiksel dan klip video full HD 1080p.

Berbincang soal kinerja, kamera Xperia Z5 Dual pantas memperoleh acungan jempol. Selama penulis mencoba kamera ponsel itu, proses pemfokusan terbilang cepat. Foto yang dihasilkan pun relatif prima. Kamera LG G4 yang telah berbulan-bulan penulis sanjung akhirnya memperoleh pesaing berat.

Xperia Z5 Dual-2

Masih ada hal lain yang menyenangkan. Problem kamera mendadak nonaktif karena suhu ponsel dianggap terlalu tinggi ala Xperia Z3+, sama sekali tak penulis alami di Xperia Z5 Dual. Padahal, dalam beberapa kesempatan, kamera Xperia Z5 Dual sangat aktif penulis gunakan. Kala diundang menghadiri Asus Zenfestival 2015 di Ritz-Carlton Pacific Place Jakarta, misalnya, penulis selama hampir 20 menit melakukan “siaran langsung” via Periscope. Hasilnya, kamera tetap berfungsi normal.

Kok bisa? Padahal, Xperia Z5 Dual dan Xperia Z3+ sama-sama memakai prosesor Qualcomm Snapdragon 810 yang dikenal mudah panas. Kuncinya di heat pipe atau mudahnya kita sebut saja sebagai selokan penurun panas.

Belajar dari pengalaman di Xperia Z3+, Sony memutuskan melengkapi Xperia Z5 Dual dengan selokan ganda yang bertugas mengalirkan panas. Jurus itu terbukti sukses meredam panas. Tidak ada lagi masalah overheating. Ponsel relatif adem, pengguna pun ayem.

Xperia Z5 Dual hadir dengan layar sentuh 5,2 inci beresolusi full HD 1.920 x 1.080 piksel. Bingkai (frame) bodi ponsel terbuat dari alumunium. Seolah ingin mendobrak tradisi, di sisi kiri bawah bingkai itu ditambahkan tulisan XPERIA yang digrafir. Sederhana, tetapi memberikan kecantikan ekstra.

Xperia Z5 Dual-4

Permukaan belakang ponsel juga tak biasa. Sony bukan lagi memakai kaca yang mengilap, melainkan kaca buram (frosted glass). Manfaat nyata yang paling bisa dirasakan pengguna, kebersihan ponsel tampak lebih terjaga. Sebab, permukaan itu terlihat lebih bersih dari bekas sidik jari pengguna.

Beralih ke sisi kanan ponsel. Sepintas tak ada yang istimewa dengan tombol power Xperia Z5 Dual. Realitanya tidak demikian. Tombol itu kini dipersenjatai sensor sidik jari (fingerprint sensor). Pengguna bisa mendaftarkan lebih dari satu sidik jari. Dengan mengoptimalkan fitur tersebut, proses membuka alias unlock ponsel menjadi lebih mudah sekaligus lebih aman.

Xperia Z5 Dual-5

Sama dengan di Xperia Z3+, konektor micro USB di sisi bawah Xperia Z5 Dual dibiarkan terbuka. Tak ada penutup tambahan. Walaupun demikian, ponsel itu tetap memenuhi standar IP65 dan IP68. Kedap air dan tahan terhadap debu. Memakai ponsel sambil berhujan-hujan dapat dilakukan pengguna tanpa perlu khawatir. Mencuci bodi ponsel karena kotor juga boleh dilaksanakan.

Namun, sekarang pengguna disarankan tidak merendam ponsel atau membiarkan ponsel dengan air laut, air garam, air berklorin, atau cairan minuman. Sebab, sesuai keterangan yang tertulis di situs resmi Sony, aktivitas tersebut bisa dikategorikan sebagai penyalahgunaan dan penggunaan perangkat secara tidak semestinya. Ujung-ujungnya garansi dinyatakan batal alias hangus.

Xperia Z5 Dual-3

Dapur pacu Xperia Z5 Dual memanfaatkan prosesor 64-bit delapan inti (octa core) Qualcomm Snapdragon 810 MSM 8994, terdiri atas empat inti berkecepatan 2 GHz dan empat inti 1,5 GHz. Spesifikasi lainnya meliputi Wi-Fi, bluetooth, GPS, NFC, radio FM, RAM 3 GB, ROM 32 GB, dan selot microSD. Saat ponsel masih segar, sisa memori internal mencapai 21,44 GB.

Dua nomor dapat siaga bersamaan di ponsel berdimensi fisik 146 x 72 x 7,4 milimeter dan berat 156,5 gram itu. Keduanya memakai kartu nano SIM. Nomor mana pun yang digunakan untuk berinternet leluasa berpindah-pindah ke jaringan 2G, 3G, dan 4G LTE. Mengacu kepada spesifikasi yang disebutkan Sony, Xperia Z5 Dual mendukung layanan 4G LTE LTE band 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 12, 17, 20, 38, 39, 40, dan 41.

Penulis sukses memadukan ponsel itu dengan layanan 4G LTE Telkomsel, Indosat, dan XL. Xperia Z5 Dual mestinya juga bisa dipakai untuk menikmati layanan 4G LTE Smartfren. Namun, penulis belum membuktikannya sendiri karena tak memiliki kartu nano SIM Smartfren.

Sumber daya ponsel berasal dari baterai tanam berkapasitas 2.900 mAh. Sekali di-charge baterai tersebut bisa bertahan berapa lama? Bergantung perilaku pemakaian dan kondisi jaringan operator yang dipakai.

Penulis berikan sebuah contoh nyata. Kala penulis menjajal jaringan 4G LTE Telkomsel dan Indosat, baterai Xperia Z5 Dual biasanya sanggup bertahan 10-12 jam. Bodi ponsel relatif dingin. Sesekali saja agak hangat. Dengan perilaku pemakaian yang sama, tetapi penulis masuk ke jaringan 4G LTE XL, daya tahan baterai merosot menjadi 6-8 jam saja. Permukaan belakang ponsel juga cenderung panas.

Xperia Z5 Dual-6

Menurut penulis, secara umum Xperia Z5 Dual adalah ponsel dual SIM berspesifikasi tinggi yang menarik. Performanya jauh lebih bagus daripada Xperia Z3+ yang hanya berbeda satu generasi. Perubahan-perubahan kecil yang dilakukan Sony memberikan kemaslahatan kepada pengguna.

Betapa pun, ponsel itu tidak luput dari sisi kurang menarik. Di mata penulis, ada dua hal yang mengurangi daya pikat Xperia Z5 Dual. Pertama, ponsel itu sebenarnya dibekali fitur double tap to wake up. Saat ponsel siaga, pengguna cukup mengetukkan jari dua kali di layar untuk menyalakannya.

Praktiknya, fitur tersebut kurang cerdas membedakan sentuhan jari dengan gesekan kulit dan kain. Saat penulis mengantongi Xperia Z5 Dual lalu beraktivitas, berkali-kali layar ponsel menyala. Bahkan, pengunci layar sempat terbuka dan ponsel menjalankan menu ini-itu. Kondisi tersebut bermakna ponsel sempat menganggap ada ketukan jari dan sapuan jari di layarnya. Solusi paling manjur, aman, sekaligus canggih atas hal itu, aktifkan sensor sidik jari sebagai pembuka kunci layar.

Kedua, soal harga jual. Xperia Z5 Dual saat ini dipatok Rp 9,999 juta. Angka 9 dipercaya sebagai angka hoki. Semakin banyak angka 9 diyakini semakin membawa keberuntungan. Namun, dalam kasus ini, takkan ada “orang gila” yang membeli ponsel hanya gara-gara harganya angka hoki.

Banderol harga Rp 9,999 juta membuat Xperia Z5 Dual kurang seksi untuk dipinang. Sony mestinya sadar kalau popularitas dan kepercayaan konsumen Indonesia terhadap ponsel bermerek Sony sedang kurang bagus. Andaikan nama lengkapnya Samsung Galaxy Z5 Dual, penulis yakin dijual Rp 12 juta pun masih laris manis. Di mata penulis, harga yang rasional untuk Xperia Z5 Dual adalah Rp 8,499 juta atau dibulatkan menjadi Rp 8,5 juta.

***

Inilah foto-foto hasil jepretan Xperia Z5 Dual.

Xperia Z5 Dual-7

Xperia Z5 Dual-8

Xperia Z5 Dual-9

Dua puluh tahun lalu toilet ini terasa sangat longgar. Minggu lalu, toilet yang sama terasa sangat sempit. Karena tubuh saya melebar atau toiletnya menyempit? πŸ™‚

Xperia Z5 Dual-10

Xperia Z5 Dual-11

Xperia Z5 Dual-12

Xperia Z5 Dual-13

Xperia Z5 Dual-14

Xperia Z5 Dual-15

Xperia Z5 Dual-16

Xperia Z5 Dual-17

Xperia Z5 Dual-18

Xperia Z5 Dual-19

Xperia Z5 Dual-20

Xperia Z5 Dual-21

Xperia Z5 Dual-22

Xperia Z5 Dual-23

Xperia Z5 Dual-24

Karena di dalam gedung bioskop kini dilarang keras memotret, untuk mencoba kemampuan kamera Xperia Z5 Dual di lokasi low light saya sengaja pijat refleksi. Sambil menyelam, minum air deh.

Ruangan di tempat pijat berslogan “Sengsara Membawa Nikmat” ini lumayan remang-remang. Tak ada lampu yang menyala. Cahaya berasal dari lampu di kamar mandi yang pintunya tertutup dan sedikit sinar matahari yang membentur kaca buram di jendela. Ransel saya tergeletak di lantai, sedangkan jaket tergantung di ujung kanan.

Xperia Z5 Dual-25

Terapis sedang serius memijat kaki saya. Sama dengan satu foto di atas, foto ini dijepret memakai mode otomatis.

Xperia Z5 Dual-26

Kini saya mencoba mode manual. Beberapa parameter pemotretan saya ubah. Lampu kilat tetap dibiarkan padam. Ini hasilnya.

Xperia Z5 Dual-27

Sekarang menjajal lampu kilat. Seperti biasa, pemotretan dimulai tanpa mengaktifkan lampu kilat.

Xperia Z5 Dual-28

Bila lampu kilat diaktifkan, beginilah hasilnya.

Xperia Z5 Dual-29

Dua foto selfie berikut diabadikan memakai kamera depan.

Xperia Z5 Dual-30

Xperia Z5 Dual-31

Ingin melihat contoh foto lain? Silakan masuk ke sini. Semua foto yang dipajang di dua tulisan itu dijepret menggunakan Xperia Z5 Dual.

***

Screen capture Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan kondisi awal RAM.

Xperia Z5 Dual-32

Xperia Z5 Dual-33

Xperia Z5 Dual-34

178 thoughts to “Review Sony Xperia Z5 Dual: Selokan Ganda Sukses Meredam Panas”

    1. Pak Rama DS,

      Khusus mode otomatis, saya lebih menjagokan Xperia Z5 Dual. Sedangkan untuk mode manual, saya memilih LG G4 karena ada lebih banyak hal yang bisa dieksplorasi.

  1. Pak Herry

    Maaf OOT, Tami itu masakan seperti apa ya ?
    Apa bedanya dengan bakmi biasa atau varian mie lainnya, seperti : ifu mie, loo mie, dll. ?

    Terima kasih

    1. Pak Ignatius Tanoto,

      Tamie itu mie gorengnya dibentuk bundar lalu digoreng kering. Jadi, umpama dimakan mie-nya saja akan seperti memakan kerupuk. Nah, di atas mie bundar itu kemudian disiramkan kuah, sayur, dan daging.

      Ifumie beda lagi. Mie bundar itu tidak langsung disiram dengan kuah, sayur, dan daging, melainkan direbus dulu sebentar. Biar agak lemas.

      Kalau lomie, bakminya kan tidak digoreng kering terlebih dahulu.

  2. Mantap reviewnya ko Herry,

    sayang harganya terlampau tinggi untuk brand image Sony saat ini.

    LG G4 saja resminya sudah berada di angka 7 jt…malah kalau beli di toko tradisional bisa nawar-nawar jadi 6 jt mepet 7 jt.

    Mau tanya dong ko, mode manualnya selengkap G4 nggak ya? πŸ˜€

    1. Pak Askar Juara,

      Wah, ada suhu yang membaca blog sederhana milik saya. πŸ™‚

      Iya, Rp 9,999 juta terasa terlalu tinggi.

      LG G4 saat ini dibanderol Rp 7,499 juta dan dapat bonus battery kit.

      Mode manualnya lebih komplet G4.

  3. akhirnya menemukan pesaing berat G4 ya koh ?
    jadi hasilnya ? apa G4 masih lebih unggul atau “setara” dgn xperia z5 ini ?

    1. Pak Willy Kurniawan,

      Untuk mode manual, kamera G4 lebih mantap. Untuk mode otomatis, saya memilih Xperia Z5 Dual.

      Dengan harga baru yang saat ini berbeda Rp 2,5 juta, saya masih memilih LG G4. Kalau harga G4 dan Xperia Z5 Dual persis sama, nah… itu dia. Saya baru galau dalam memilih.

  4. Mantap Ko Herry reviewnya.
    Saya sempet towel2 Z5 Dual ini di Gerai Erafone, coba mode makro untuk ambil gambar (text spesifikasi) ternyata masih susah focus. Kamera depannya juga menurut saya “biasa saja” untuk smartphone Android Flagship seharga Rp 9.999.000,-.

    Menurut Ko Herry masuk kategori layak dibeli kah dengan spesifikasi, aftersales, dan harga yg ditawarkan?

    1. Pak Himawan Anindyo,

      Terkait kondisi kamera itu, untuk sementara dugaan saya ada dua:
      1. Anda memotret terlalu dekat. Jarak pemotretan minimal Xperia Z5 Dual adalah 12 sentimeter. Kurang dari itu ada peluang gagal fokus.

      2. Demo unit yang dipajang kebetulan bermasalah.

      Spesifikasinya sih oke. Namun, dengan harga segitu dan layanan purna jual yang belum bagus, ponsel itu terasa terlalu mahal.

  5. malam pak herry
    pak, review bapak kali ini cukup unik, pasalnya bapak mungkin reviewer yang menuliskan bahwa kamera z5 berpeforma baik, bahkan menyaingi g4, namun direviewer sebelah, mereka mengeluhkan hasil kamera di mode 8 mp lebih baik dari mode 23 mp, dan terkadang sebaliknya, apakah bapak mengalami hal tersebut?

    1. Pak Qashmal,

      He… he… jadi ceritanya unik karena penilaian saya berbeda ya.

      Selama uji pakai kebetulan saya mengatur resolusi kamera Xperia Z5 Dual ke posisi tertinggi, yaitu 23 megapiksel. Saya tidak mencobanya di resolusi 8 megapiksel.

  6. mau nanya ko ,sepanjang pengalaman ketika menggunakan sony xperia z5 dual pernahkah mengalami masalah dengan fingerprint sensornya apakah termasuk akurat dan cepat dibanding note 5? Terima Kasih

    1. Pak Haniko Martio Tio,

      Sensor sidik jarinya baik-baik saja sih. Selama uji pakai saya mendaftarkan dua jari: jempol tangan kanan dan jari telunjuk tangan kiri. Hasilnya, lancar-lancar saja.

      Kalau dibandingkan sensor serupa di Galaxy Note 5, saya merasa punya Xperia Z5 Dual ini sedikit lebih pintar dalam mengenali sidik jari saya.

      1. Maaf Pak Herry disini saya mau mengajukan pertanyaan tambahan dikarenakan pengalaman ketika saya berbincang dengan salah satu pegawai erafone yang menjaga booth sony .Saya menanyakan hal trivial mengenai xperia z5 premium dan z5 dual dimana saya menanyakan apakah z5 premium yang dikatakan memiliki layar 4K dalam menjalankan semua task itu selalu dalam resolusi 4K atau cuman pada saat nonton video dan photo baru hidup layar 4K ? karena setau saya dalam menjalankan task sehari2 z5 premium seharusnya masih berjalan pada resolusi Full Hd lalu baru pada saat video dan foto baru switch ke 4K ini dikarenakan tidak masuk akal jika hape dengan layar full 4K baterenya bs masi tahan seperti hape biasa dan seingat saya ketika screenshot layar home pada z5 premium yang tercatat masih 1920×1080, dan juga saya menanyakan apakah xperia z5 dual ketika playback video berjalan pada resolusi 4K ?
        Petugas dengan sangat percaya diri mengatakan iya z5 dual pada saat playback video dan show photo bisa dalam format 4K dan z5 premium pada setiap saat selalu 4K (ini pengalaman saya saat di erafone Medan) apa cuman di medan yang pegawai toko selalu sedikit aga bingung tentang produk yang dijual?
        Menurut ko herry bagaimana ?apakah betul z5 premium 4K setiap saat dan z5 dual mampu playback video dalam resolusi 4K .Makasi ko

        1. Pak Haniko Martin Tio,

          * Hal trivial? Maksudnya apa ya, Pak?

          * Soal Xperia Z5 Premium, saya tak bisa jawab karena belum pernah mencoba ponsel itu. Btw, dengan ukuran layar segitu, mata kita rasanya tak bisa membedakan tampilan full HD atau 4K deh.

          * Xperia Z5 Dual bisa playback video dalam resolusi 4K? Saya tak memperhatikannya. Namun, saya kok ragu dengan kebenaran informasi itu ya. Lha layar ponsel tersebut kan “hanya” full HD. Kecuali, klip video 4K ponsel itu kemudian diputar di televisi layar lebar 4K.

          1. *hal trivial tuh maksudnya adalah saya menanyakan mengenai hal yang saya sudah tau jawabannya hanya iseng mau tau apakah penjaga toko juga tau
            *iya pak saya setuju juga krn layar 5.5 inch 4K ga bakal beda maybe klo dibanding berdampingan bisa lah nampak namun setau saya layar 4K di z5 premium hanya bisa berjalan jika lage playback video beresolusi 4K dan foto beresolusi tinggi (ini lah yang merupakan hal trivial yang saya tanyakan kepada pegawai toko)
            *iya pak memang begitu krn layar Full HD ya playback tentu Full HD ga mungkin bs upscale ke 4K klo hapenya mmg bisa shooting 4K namun playback di hape tentu masi dlm full hd di tv 4K baru bisa berjalan dalam 4K
            *Btw cuman sekadar sharing info nih ko hahahahah apa memang pegawai toko hape selalu ga tau tentang hape yg dijual di booth ya karena setiap saya nanya jawaban mereka selalu aga menimbulkan kebingungan bagi saya hahahaha

  7. Permisi pak, soal spesifikasi antara Z5 dual ini lebih bagus mana dengan galaxy note 4? Saya cukup senang memotret jika sedang luang, tetapi saya juga sering mengedit teks via hp jika urgen tidak ada laptopnya pak

  8. Pak Herry,

    Kalau Tamie itu seperti yg Pak Herry deskripsikan, di Jakarta justru itu namanya Ifumie..he..he..he

    Btw, bubur ayamnya mantap itu Pak. Isinya cukup banyak kelihatannya (nggak pelit).

    Boleh sy minta nama dan alamat restoran Tamie dan bubur ayamnya ? Suatu saat ke Surabaya sy ingin mencicipi.

    Terima kasih

    1. Pak Ignatius Tanoto,

      Lha terus tamie kalau di Jakarta seperti apa, Pak?

      Lokasi penjual bubur ayam di belakang WTC Surabaya. Alamatnya di Jl Ketabang Kali, tetapi saya tak hafal nomornya. Buburnya kurang sip lho.

      Kalau penjual tamie, ini alamat lengkapnya: Akam, Jl Raya Dukuh Kupang 111, Surabaya.

    1. Pak Rifky Aries,

      Xperia Z5 Compact pasti dilengkapi heat pipe. Namun, tak diketahui jumlah “selokan” itu hanya satu atau dua. Kalau Xperia Z5 dan Xperia Z5 Premium dibekali selokan ganda.

  9. Akhirnya g4 dapet saingan di kamera,jujur kamera g4 bener bener hebat,foto malam hari jg ajib,hanya saja layar 5.5 inci kegedean,sedangkan ini xperia kemahalan.adakah hp 5 inci yg kameranya bagus depan dan belakang plus ada double tap to wake nya pa?karena double tap to wake sangat berguna ketika aktifitas chatting lg banyak.

  10. Koh.. maaf OOT,, apa kah anda tidak berniat review Redmi Note 2, baik RAM 2GB/3GB ?? Atau Mi4c baik yg RAM 2GB atau 3GB ??

    Harapan utk Masuk Resmi Ke Indonesia Sangatlah tipis koh.. Redmi Note 2 Sudah 2x mengajukan sertifikasi di dirjen Postel.
    Apa lagi Redmi Note 3 udah Rilis.

    Kali aja koh Herry Berani Mereviw salah satunya walau pun garansi Distributor yg ada.

    1. kukasih review saya aja deh hehehe.. hanya sy belum coba mi4c. pertama distributor semua rom penuh bloatware jadi asumsikan pake rom stable ya..

      kamera : redmi note 2 biasa aja, keunggulannya cepat, terang dan cukup nyaman untuk sehari2. tetapi meizu m2 note lebih detail apalagi mi4i/mi4
      performa : tidak perlu diragukan. salah satu hp 2jutaan terkencang
      batre : ini nih agak payah. termasuk boros. dibawah meizu infinix alcatel. mungkin setingkat lenovo a7k
      layar : sekalipun fhd tetapi termasuk biasa aja dibanding pesaingnya. fitur tulisan bold dan layar mode warm sangat membantu untuk membaca

      mi4c dengarnya hanya beda performa dari mi4i yang paling terasa. selain itu kurang lebih sama untuk penggunaan sehari2

      dari semua yg paling rekomend mi4. baik body kamera performa layar batre lebih unggul dari reno2 hanya storage tanpa microsd dan 3g (versi 4g kemahalan)

      kalau dari mi4c kurasa unggul body saja tetapi wajar mengingat harganya

  11. Selamat pagi, pak Herry.
    Saya fans Sony sebenarnya.
    Hanya z5 ini harganya selangit langit angkasa.
    Tapi ada yang z5 compact, yang harganya selangit atap rumah lantai 5.
    Waktu tau harga segitu z5 dual, sempat kepikir banting setir ke LG G4.
    1. Kalo g4 vs z5 compact, gimana ya pak?
    2. Apa ada LG G5 nantinya?
    3. Secara keseluruhan, menang tipis siapa, z5 atau g4?
    4. Dengan harga segitu, worth it kah pindah haluan ke g4??

    Terima kasih sebelumnya. Peace. ?

    1. Selamat pagi, Bu Nurul.

      1. Tak tahu. Lha saya belum pernah mencoba Xperia Z5 Compact. Kalau Anda amati, sejak zaman Xperia Z1 sebenarnya saya lebih suka yang versi Compact. Namun, karena mulai Xperia Z3+ kini keluar versi dual SIM, saya pun berpaling ke lain hati. Saya lebih memilih Xperia Z5 Dual yang dual SIM daripada Xperia Z5 Compact yang single SIM.

      2. Seharusnya ada.

      3. Karena sisi belakang G4 melengkung, di pinggirannya lebih tipis G4. Kalau di bagian tengahnya lebih tipis Xperia Z5 Dual.

      4. Ya. Dengan perbedaan harga yang mencapai Rp 2,5 juta (Xperia Z5 Dual lebih mahal), menurut saya, boleh saja berpindah ke LG G4.

      1. Terima kasih untuk reply komen saya
        Maap, pak Herry.
        saya kurang memperjelas pertanyaan nomor 3.
        Dari isinya, entah itu menunya atau fasilitasnya, jatuhnya lebih oke yang mana, g4 atau z5? Itu maksud pertanyaan saya.

        Jadi worth it ya utk pindah ke g4 dengan harga yg lebih murah. Oke oke.

        1. Bu Nurul R.,

          Oh maksudnya itu tho. Kalau begitu, pemenangnya LG G4.

          Ya. Dengan perbedaan harga yang lumayan banget itu, G4 saat ini lebih menarik.

  12. Pagi, Ko Herry..

    Ko, LG G4 apakah masih disertai battery kit extra? Saya pernah tanya ke salah satu gerai OkeShop, mereka bilang battery kit sudah tidak ada stok..

    Mohon infonya,Ko..

    Note : saya yakin sekali kalo toilet memang bisa mengecil,Ko..saya sering juga mengalami hal yg sama #hiks

  13. Pak Herry,

    Di Jakarta sy belum pernah ketemu tamie. Sy baru tahu ada varian mie seperti ini dari Pak Herry…he..he..he

    Oh, buburnya kurang sip ya… padahal penampakannya enak dan isinya lumayan banyak.

    1. Pak Okky Bimo,

      * Versus Galaxy S6 Edge: saya tak tahu pasti karena belum pernah memindahkan lalu melihat hasil jepretan ponsel itu di layar laptop. Kalau hanya dilihat di layar ponsel kan kadang bisa tertipu.

      * Versus Galaxy Note: lebih bagus Xperia Z5 Dual.

  14. Pak Herry.

    Kalau dilihat dari review2 pak Herry, sepertinya memang G4 belum ada saingan ya pak #ngayemdirisendiribiarndabeliz5x_x

  15. Pak Herry saya mau tanya di atas kan ada kata 4G Indosat, apa di Surabaya sudah hadir ya pak jaringan nya ?

  16. Koh, foto utk auto mode xperia ini brp MP? Krn Z3c milik saya kalo bukan full manual mode, cuma 8mp ga sesuai embel embel kamera di belakang

  17. Wahh.. Akhirnya di review jg..
    Tambah galau pilih z5 dual atau lg g4
    Blh mnta sarannya om??
    Saya ini pakai sony xperia z2
    Tp saya butuh yang dual sim untuk sehari-hari
    Jadinya tambah bingung mau pakai sony z5 dual atau lg g4

    1. Pak Edwin,

      Kalau sebelumnya sudah pakai Sony dan tetap cinta Sony, silakan ambil Xperia Z5 Dual.

      Kalau peduli harga (beda harga Xperia Z5 Dual dengan G4 kan Rp 2,5 juta), silakan melirik G4.

  18. Wah akhirnya di review juga…
    Tambah bingung pilih yang mana inii..
    Saya pengguna sony xperia z2 mau up ke yg dual sim, karena butuh sekali yang dual sim
    Kalau dari koh herry sendiri pilih antara lg g4 atau sony z5
    Bingung antara 2 hp itu

      1. maaf pak.. saya kira tadi gak masuk komentar saya
        saya bingung sama sony katanya SC nya parah sekali
        tetapi kalau lg g4 kok akhir2 ini banyak yang masalah mati secara tiba2 dan harus ganti motherboth nya yaa
        hehehe
        tambah bingung

        1. Pak Edwin,

          Ya, layanan pusat perbaikan resmi Sony tergolong parah. Namun:
          * Andaikan harus memilih, saya lebih memilih berurusan dengan pusat perbaikan resmi Sony daripada Asus.
          * Buat pengguna di Jakarta, per Januari 2016 mestinya layanan pusat perbaikan resmi Sony di lokasi tertentu sudah lebih baik.

          Soal G4, kalau dibilang banyak, secara persentase mungkin tidak besar sekali. Namun, kebetulan G4 saya termasuk salah satu korban. Bila dinyalakan, G4 itu hanya menampilkan logo LG, kemudian bootlop.

          1. sebetulnya saya tidak begitu puas dengan camera sony z2 tetapi kalau hardware dan softwarenya saya puas sekali dengan kinerja sony z2

            yang saya ragukan dengan LG yaitu sering bootloop pak
            tetapi saya ingin ganti merk.. rekomendasi bapak apa ya bila mencari ponsel flagship dengan budget 7 jutaan dengan dualsim

          2. Pak Edwin,

            Mohon maaf atas keterlambatan jawaban. Sebab, hingga 18 Desember 2015 jadwal aktivitas saya sangat padat plus harus beberapa kali bepergian ke luar kota.

            Saya sih sebenarnya menyarankan LG G4. Namun, karena Anda tak mau LG, berarti terpaksa beralih ke Samsung Galaxy Note 5 bekas. Kamera Galaxy Note 5 tidak sebagus G4, tetapi masih bisa dikategorikan lumayan.

  19. Mode manual nya mungkin di rasa kurang lengkap karena posisi resolution mentok di 23megapixel pak. Coba dipindah ke 8 megapiksel dan di aktif kan lagi mode manual nya…

    1. Pak Besar,

      Benar, kalau diubah ke 8 megapiksel memang pilihannya akan bertambah. Namun, tetap tak selengkap G4. Misalnya, tak ada pengaturan shutter speed.

  20. Pak Herry,

    Kalo saya beli ifumie di Resto Double Happiness (Shuang Xi) kok jadinya mie kering kayak yg tamie ya? malah yg tamie itu mie-nya basah. saya juga sering bingung antra ifumie dan tamie.
    karena di beberapa resto juga berbeda-beda penyajiannya..
    tapi ini info aja sih. saya cocok ama masakan di Resto itu.. hehe.. OOT bgt nih.

    Sayang memang harganya kelihatan over bagi Sony. karena layanan after sales-nya yg sampe skr belum ada niatan untuk dibenahi.
    Kalo Samsung jangan ditanya lah. harga setinggi langit juga pasti tetep laku bak kacang goreng. sama dengan merk Toyota. walah… OOT lagi.

    terima kasih Pak Herry.

    1. Pak Erik,

      Double Happiness itu yang di jalan Kedungsari ya? Hmm… kalau mienya basah, jangan-jangan itu bukan tamie cap jay, melainkan mie cap jay. Nama mirip, tetapi mienya beda.

      Mestinya per Januari 2016 pengguna yang di Jakarta sudah bisa mulai merasakan perbaikan layanan service center Sony. Ada satu pengelola tambahan yang reputasinya lebih bagus daripada TAM.

      He… he… iya. Tak sedikit konsumen di sini yang gila merek, bukan mencari kesepadanan harga.

  21. Baca ulasan pak herry mengenai perbandingan harga samsung dan sony. Kalo di smartphone premium sony kesulitan mengalahkan samsung dalam penjualan unit. Tapi di kamera mirrorless sony menang jauh atas samsung malah kabar terakhir samsung menghentikan pengembangan kamera mirrorless.

  22. Pak Herry,

    bukannya nggak ada tamie di Jakarta, mungkin sayanya saja yg belum pernah menemukan.

    Terima kasih untuk alamat buburnya.. I’ll try

    Oiya, kalau antara Sony Xperia Z5 Dual dengan Samsung Galaxy Note 5, daya tahan baterenya lebih bagus mana Pak ?

    1. Pak Ignatius Tanoto,

      Soal tamie, oh ok.

      Soal baterai, saya agak lupa dulu Galaxy Note 5 di tangan saya bisa bertahan berapa jam ya. Kalau dalam hal kamera, saya ingat pasti, Note 5 kalah melawan Xperia Z5 Dual.

  23. Selamat pagi , Pak Herry. Maaf bertanya di luar konteks . Pureshot+ di Smartfren turun banyak harganya jadi 2,5 juta. Kenapa diturunkan banyak sekali ya Pak? Apakah sering bermasalahkah? Membaca review Pak Herry saya tertarik beli sih , apakah masih rekomended Pak? Kalau menurut Pak Herry untuk dual sim, Lte , Pak Herry pilih HP apa dengan harga setara? Sebetulnya saya tidak anti HP lokal, yang saya khawatirkan kalau bermasalah apakah tidak bakal merepotkan karena saya tinggal di Malang. Makasih banyak sebelumnya Pak.

    1. Pak Sofy,

      Benar. Per 1 Desember 2015 harga Pureshot+ turun menjadi Rp 2,499 juta, sedangkan Pureshot Rp 1,999 juta.

      Ada alasan tertentu yang membuat harga diturunkan. Namun, pasti bukan karena produk bermasalah.

      Ya, dengan harga saat ini, Pureshot+ menjadi semakin layak beli. Hisense bukan merek lokal, melainkan merek besar dari Tiongkok lho, Pak. Perusahaan itu juga memproduksi televisi, kulkas, AC, dll. Dua bulan lalu, saat saya menginap di sebuah hotel berbintang di Jakarta, eh… ternyata TV di kamar merek Hisense.

      Di Malang ada service center Hisense kok. Kalau tak salah, di Jl Coklat nomor 15. Coba cek lokasi dulu, Pak. Saya juga ingin tahu kebenarannya.

  24. Mas Herry, maaf OOT ya dari artikel ini, harusnya di artikel review Magna πŸ˜€

    Awalnya saya sudah mantap beli LG Magna, tetapi membaca komentar Mas Herry tentang lebih baik memilih Xiaomi Redmi 2 Prime jadi bimbang. Memang dari segi fitur Redmi 2 Prime mengungguli Magna, namun saya mantan pengguna LG yang masih agak sulit bermain dengan Xiaomi, pada kasus-kasus remeh saja seperti menambah folder di galeri, mengubah font, mengatur tema, tata letak dll. Fitur ketuk-ketuk layar dan Knock Code LG juga sangat menggoda. Tapi apa hal remeh seperti itu layak dibandingkan dengan keunggulan-keunggulan Redmi 2 Prime yang lain? Kalau soal awet mana yang lebih tahan lama/tidak sensitif (gampang rusak)?

    Terima kasih, Mas. Maaf kepanjangan πŸ˜€

    1. Bu Nitasilmey,

      Saya termasuk penggemar fitur ketuk-ketuk layar ala ponsel LG. Yang ketuk-ketuk layarnya bukan hanya untuk menyalakan layar, tetapi juga memadamkam layar.

      Dalam kasus ini, bila memperhatikan plus minus Magna, Redmi 2 Prime, serta ketuk-ketuk layar itu, saya menilai Redmi 2 Prime masih lebih menarik.

      Mau menambahkan sedikit anggaran untuk memperoleh ponsel yang lebih menarik dan ada ketuk-ketuk layarnya? Pertimbangkan melirik Hisense Pureshot. Harga barunya Rp 1,999 juta. Review Pureshot+ (bukan Pureshot) bisa dibaca di sini: http://ponselmu.com/review-hisense-pureshot-cocok-dengan-layanan-lte-dan-telepon-semua-operator/

      Spesifikasi dasar Pureshot dan Pureshot+ sama persis. Cuma beda di ukuran layar dan kapasitas baterai.

      1. Sudah dibaca, Mas. Mantaaapp πŸ˜€

        Soal garansi/service center Hisense apakah bagus? Baterai lebih awet mana antara Redmi 2 Prime dengan Pureshot+?

        1. Bu Nitasilmey,

          Soal layanan pusat perbaikan resmi Hisense, terus terang saya belum tahu. Namun, kalau melihat keberanian mereka membuka service center sendiri di banyak kota, mestinya mereka tidak main-main. Buka service center kan tidak murah.

          Baterai sih mirip-mirip. Seingat saya, Redmi 2 Prime sedikit lebih irit. Nggak signifikan kok.

          1. Ohya Mas Herry tapi yang jual seharga Rp 1,999 juta dimana? Tadi sempat keliling rata-rata masih menawarkan harga hampir 3 juta

  25. Pak Herry ga mau mencoba Speaker Sony BSP60 yang bisa menari? Lucu pak atau mau hemat sekalian beli Z5 Premium dpt bonus itu

  26. Pak Herry, mau nanya, selokan ganda itu secara fisik di bodi hp kelihatan atau tidak ya? Apa di hp ini jadi ada 2 lubang buat aliran udara ya? Trus posisi lubangnya dimana?

  27. Maaf ya Pak Harry kl nggak nyambung hehe itu di foto atas ada butiknya LV di mall.Emang di Sby ada dimana ya selain di Sheraton ? Maaf sblmnya hehe

    1. Pak Abeeal,

      Kalau mau ponsel bekas, silakan mencari LG G4 bekas. Harganya maksimal Rp 5,5 juta. Itu sudah dapat G4 bekas yang mulus, lengkap, berfungsi normal, dan masa garansi resminya masih panjang. Review bisa dibaca di http://ponselmu.com/review-lg-g4-tak-perlu-lagi-kantongi-kamera-saku/

      Kalau harus baru, silakan melirik Vivo Xshot atau Lenovo Vibe Shot. Review ada di:
      http://ponselmu.com/review-vivo-xshot-performa-kamera-imbangi-flagship-lg-samsung-dan-sony/
      http://ponselmu.com/review-lenovo-vibe-shot-ponsel-berwajah-kamera-saku/

  28. Koh.. Kisaran harga maksimal 4juta
    Paling Koh Herry rekomendasi hape apa? Kamera dan baterai ok..

    Dan sedikit OOT,
    Ini Web nya ganti tema ya… Klo dari PC oke Koh..
    Tapi klo liat dari mobile browser, komentar nya jadi memanjang ke bawah teks nya hehehe bagusan yang lama, simple

    1. Pak Revaldo,

      Hmm… harus memilih kamera bagus atau baterai tahan lama. Tak bisa dua-duanya terpenuhi.

      Kalau yang kamera bagus, baterai lumayan, dan bisa beli baterai cadangan, ada Hisense Pureshot dan Pureshot+.
      Kalau yang kamera lumayan dan baterai tahan lama, ada Alcatel onetouch Flash 2 dan Lenovo P70.

      Review ponsel-ponsel di atas dapat Anda cari dan baca di blog ini.

      Benar. Tema blog ini beberapa hari lalu untuk sementara saya ganti. Sebab, di tema yang lama ada bug yang lumayan mengganggu. Kalau dibiarkan, blog ini menjadi sering gagal diakses. Apakah Anda memiliki kandidat tema WordPress yang pantas dicoba?

  29. Yg di tunggu2 akhirnya keluar juga & thanks review nya om & buat tambah galau nich.

    Btw mau nanya, bagaimana cara tahu nya selokan ganda nya, jika tidak di buka ? Adakah ciri2 fisik nya dari luar ?

    & nunggu aja deh utk ambil sony Z5 nya, karena cepat turun harga biasa nya apalagi kalo bekas nya sony, pasti hancur harga nya & buat sakit kantong nya.

    & om HSW, mau tanya, krn akhir2 ini mulai banyak HP dual on yg beredar, mulai dari yg low end sampai high end, bagaimana cara membuat no wa ( sosmed ) , bisa berfungsi semua di HP dual on ? Maaf kalo menyimpang dr topik, utk pertanyaan nya.

    Salam

    Santoso

    1. Pak Santoso,

      Mohon maaf atas keterlambatan jawaban. Sebab, hingga 18 Desember 2015 jadwal aktivitas saya sangat padat plus harus beberapa kali bepergian ke luar kota.

      Selokan ganda baru ketahuan kalau ponsel dibongkar.

      Nomor WhatsApp yang bisa berfungsi di sebuah ponsel dual on? Setiap kali berganti ponsel, Anda tinggal menginstalasikan ulang WhatsApp, lalu mendaftarkan nomor Anda. Selesai deh. Tak ada cara khusus kok.

  30. Xperia Z5 memang smartphone idaman dimasa sekarang. Selain performanya mumpuni, ponsel ini juga memiliki desain yang sangat elegan. Perfect!!!

  31. Maaf kalau pertanyaan saya Out of topic.

    Saya kepingin ganti Handphone.
    Modal saya cuman Rp 2,2 juta.
    Saya Cari yang kamera nya bagus, layar sudah Full HD 1080p dan kalau ngecharge batrei cepat.
    Apakah ada pak Herry?

    1. Pak Okky Bimo,

      Mohon maaf atas keterlambatan jawaban. Sebab, hingga 18 Desember 2015 jadwal aktivitas saya sangat padat plus harus beberapa kali bepergian ke luar kota.

      Hmm… dengan kriteria seperti itu, jawabannya belum ada, Pak.

  32. Pak Herry, tahu tentang ZTE A5? kok saya cari reviewnya masih jarang banget ya. Apalagi review global malah enggak ada satupun yang membahas. Saya penasaran apakah menggunakan GSM-GSM atau tidak? dengar-dengar sim 1 CDMA.

    1. Pak Abu Hayami,

      Pernah dengar, tetapi belum pernah melihat barangnya.

      Seharusnya GSM semua. Hal yang tidak saya ketahui, ponsel itu kan mendukung 4G LTE. Nah, apakah A5 mendukung LTE 850 atau 2300? Kalau iya, berarti ada peluang memadukannya dengan kartu 4G LTE Smartfren.

  33. Maaf tanya lagi Pak HSW.

    Saya sudah menemukan hp yang lagi saya inginkan tapi bingung memilih.
    Mana hasil kamera yang lebih bagus antara Alcatel Flash 2 sama Hisense Pureshot yang bukan plus?

  34. Ko, tanya diluar topik
    Mohon bantuannya untuk memilih ponsel terbaik di range maksimal 5 juta, dan di range maksimal 3 juta
    Dengan pertimbangan di kemampuan kamera dan tingkat kegegasan ponsel
    Thx

    1. Pak Endo,

      Harga maksimal Rp 3 juta: Hisense Pureshot+ Rp 2,499 juta. Review bisa dibaca di http://ponselmu.com/review-hisense-pureshot-cocok-dengan-layanan-lte-dan-telepon-semua-operator/

      Harga Rp 3-5 juta: coba cek Vivo Xshot. Coba cek harga terkini. Dulu waktu kali pertama keluar Rp 5,999 juta. Kini sepertinya sudah turun jadi Rp 4,999 juta. Review ada di http://ponselmu.com/review-vivo-xshot-performa-kamera-imbangi-flagship-lg-samsung-dan-sony/

  35. sayang nya finger print nya hanya terbatas 5 jari di Z5c saya dan tidak pada semua posisi, kl vertikal vertikal searah saja. yg lbh mengganggu lg bila sidik jari basah tidak berfungsi normal dan hrs buka kunci manual, beda banget sama huawei G8 terbaru yg bisa semua posisi dan basah

    1. Pak Deny Marcom Blitar,

      Saya tak tahu di Xperia Z5 Compact seperti apa karena belum pernah mencobanya.

      Kalau di Xperia Z5 Dual, posisi jari tidak harus searah. Saat proses perekaman/pendaftaran sidik jari, saya memasukkan sidik jari tangan saya dalam berbagai posisi. Hasilnya, benar-benar bisa berfungsi.

      Soal sidik jari basah, kalau basah sedikit karena berkeringat masih bisa terbuka. Kalau basah usai cuci tangan memang tak bisa.

      Oh, Huawei G8 saya belum pernah coba.

  36. Halo pak Herry…Dulu pernah mengulas salah satu produk ZTE.
    Ada rencana mengulas lagi gak pak.Kebetulan yang ZTE Blade A711 sudah mendarat di Indonesia. Sepertinya penantang serius untuk Meizu M2 Note, Alcatel Flash 2 dan Xiaomi Redmi 2 Prime, nih Pak direntang harga yg mirip. Selain baterai besar, dilengkapi sensor jari dan bodynya aluminium. Desainnya juga bagus, bezel tipis ditepi mirip Sony Xperia C5 :). Menarik kelihatannya ya pak.

    1. Bu Rara,

      Benar. Dulu saya pernah mengulas beberapa produk ZTE.

      Sampai saat ini, saya belum berencana menguji pakai ZTE Blade A711.

      1. Oh gitu pak, kebetulan saya menyukai HP dengan bezel tipis dari merk global. Mulai dari Sony Xperia C5, Sharp Aquos Crystal dan ZTE Blade A711. Untuk Sony Xperia C5 tidak masuk budget. Sharp Aquos Crystal, hm…bentuknya paling beda dari smartphone yang pernah ada ya pak, tapi saya yakin melihat kesetaraan spek dan harga pasti pak Herry gak recomend banget. ZTE Blade A711 sepertinya paling logis. Namun saya butuh review dulu dari yang pernah mencobanya, sehingga saat flash sale 10 Desember lalu, saya menundanya dulu. Review-review pak Herry inilah yang saya percaya. Okelah pak Herry, semoga sukses. Terima kasih.

  37. Pak herry sw
    Handphone dengan kisaran harga 5 jutaan, yang layak beli itu hp apa pak,? Mohon di kasih solusinya pak herry sw
    Terimakasih

  38. Waduh kameranya bikin ngilerrr… Oya pak, kemampuan antigores layarnya bagaimana? Kok kayaknya Sony nggak pernah menyebut adanya Gorilla Glass di jajaran smartphone andalannya? πŸ˜€

  39. Halo ko Herry, VOOT nih.. Jas hujannya beli di mana ya? Sepengelihatan saya bahannya bagus.. Hehehe.. Surabaya sudah semakin sering diguyur hujan, mau hunting jas hujan lagi.. Thanks πŸ˜€

    1. Pak Timmy,

      Karena sedang ada acara di luar kota dan jadwal aktivitas di sana relatif padat, baru sore ini saya bisa mulai merespons pertanyaan dan komentar yang dikirimkan ke blog ini. Mohon maklum.

      Beli di mananya saya kurang tahu. Sebab, waktu itu saya titip beli ke karyawan sebuah perusahaan yang sedang mengadakan pembelian kolektif. Mereknya Tiger. Jas hujan merek Tiger sendiri ada bermacam-macam.

  40. Ko mau tanya nih, kalo untuk bramd sony sendiri sony m4 aqua aja di rasa udah ok yah?

    Jadi critanya begini koh, saya mau beli hp sony di karenakan saya sreg dan klik di brand sony dulu mau beli sony z3 tp katanya banyak masalah dll jadi saya urungkan niat saya membeli sony beralih ke lenovo vibe shot, lalu di tawarin hp temen sony z ultra bekas dia hanya beberapa hr pakai di harga 2,5 akhirnya kebeli tu hp eh taunya sodara saya cari tipe itu, alhasil saya jual ke dia,nah maksud hati pingin memiliki hp sony lagi, tapi masi ragu dan bimbang antara beli yg seri flagship nya dgn harga 6jt ke atas atau seri mid range nya seperti m4/m5 aqua, nah menurut ko herry worth mana ya? Saya ngak terlalu cari mahal sih,tp kepingin juga punya yg flagship nya,ataukah beli bekas aja? Kalau tipe z kemahalan kalo tipe m masi muat di kantong,tapi agak kurang yakin aja ko, mungkin ko herry bisa memberi masukan terhadap ke galauan saya ini πŸ™‚
    Maaf kepanjangan ya ko.

    Kamsia.

    1. Pak Ivan,

      Karena sedang ada acara di luar kota dan jadwal aktivitas di sana relatif padat, baru sore ini saya bisa mulai merespons pertanyaan dan komentar yang dikirimkan ke blog ini. Mohon maklum.

      Saya tak bisa menjawab Xperia M4 Aqua cukup bagus atau tidak. Sebab, saya belum pernah mencoba ponsel itu.

    1. Pak Putu,

      Karena sedang ada acara di luar kota dan jadwal aktivitas di sana relatif padat, baru sore ini saya bisa mulai merespons pertanyaan dan komentar yang dikirimkan ke blog ini. Mohon maklum.

      Saya memilih LG G4.

  41. Halo pak Herry

    Maaf saya OOT.
    Saya sedang bingung dengan hp apa yang akan saya beli saya memiliki budget 5jt-an smartphone apa yang pak herry rekomendasikan? Apa sony xperia m5 bisa menjadi pilihan bila saya menabung sedikit lagi? Saya membutuhkan smartphone yang sekiranya beberapa tahun ke depan tidak perlu saya ganti ganti lagi.. terimakasih

    1. Pak Rizky P.,

      Mohon maaf atas keterlambatan respons. Sebab, saya baru pulang dari luar kota dan selama di sana aktivitas tergolong padat.

      Perkembangan ponsel tergolong lumayan cepat. Jadi, ponsel yang saat ini terlihat canggih sekitar dua tahun lagi tampak biasa-biasa saja, bahkan ketinggalan.

      Saya belum pernah mencoba Xperia M5 sehingga tak mengetahui bagus tidaknya.

      Menurut saya, lebih baik Anda membeli ponsel berharga jual maksimal Rp 3 juta dulu. Tahun depan atau dua tahun lagi, Anda membeli ponsel tipe baru lagi. Dengan demikian, Anda akan selalu update dengan spesifikasi terkini. Ponsel dengan banderol harga maksimal Rp 3 juta pun sudah banyak yang bagus kok.

      Beberapa tipe yang boleh Anda pertimbangkan adalah:
      1. Xiaomi Redmi 2 Prime Rp 1,799 juta.
      2. Hisense Pureshot Rp 1,999 juta.
      3. Hisense Pureshot+ Rp 2,499 juta.
      4. Lenovo P70 Rp 2,6 juta.
      5. Xiaomi Mi 4i Rp 2,599 juta.

      Review ponsel-ponsel di atas dapat Anda temukan di blog ini. Untuk mempermudah Anda mencarinya, silakan ketikkan tipe ponsel di baris pencarian.

      1. Oh seperti itu ya Pak Herry..,
        benar juga sih apa yang bapak bilang dan saya pun sekarang mulai berfikir untuk membeli smartphone yang berada dikisaran 3jt saja, karna saya butuh pengganti laptop saya yang sekarang sedang rusak hehe.
        Untuk merk merk diatas bukan kah memiliki ram yang bisa dikatakan “besar” tetapi pada aktual nya ram tersebut bahkan menyempit bbrpa puluh persen karna sistem internal nya yg “nyekek”..? Untuk smartphone kisaran 3jt bisa di rekomendasikan yang memang pada penggunaan aktual nya bersistem “tangguh” bkn hanya tangguh diatas kertas saja? Terima kasih Pak Herry

        1. Pak Rizky P,

          Yang saya sebutkan itu justru tidak terlalu mencekik. Beda dengan Samsung yang lumayan rakus RAM.

          Kalau dikerucutkan, pilihan saya tinggal dua:
          1. Xiaomi Redmi 2 Prime Rp 1,799 juta.
          2. Hisense Pureshot Rp 1,999 juta.

    1. Pak Rizky P,

      Saya belum pernah mengetahui ada ponsel bernama Xiamo Mi 4i.

      Zenfone 2 ZE551ML silakan dicoret karena kurang menarik.

  42. Pak Herry, membaca ulasan bapak mengenai per 1 januari 2016 service centre sony sudah mulai membaik di jakarta. Mulai membaik dari segi apanya,pak?
    Kalau di surabaya bagaimana yah?
    Kalau nggk salah, apakah servis center resmi sony dipegang TAM saja?

    1. Pak David,

      Membaik dari segi kualitas dan kecepatan layanan. Jadi, kelak ada dua pengelola service center: TAM dan Teleplan. Terus terang saya menaruh harapan tinggi terhadap Teleplan. Rekam jejak perusahaan itu tergolong bagus.

      Surabaya menyusul.

      Ya, selama ini dikelola TAM dan hasilnya ya seperti yang kita ketahui bersama deh. πŸ™

  43. Pak Her,

    Mau nanya mendingan mana sony Z5 dual vs Samsung Note 5? Dilihat dr segala hal mcm spek, batt, dll. Lagi nyari hp dual sim yg mantap soalnya..

    Kalo produk yg direview udah laku belum?hehe..

    Makasih sebelumnya..

    1. Pak Ronny,

      Saya lebih memilih Xperia Z5 Dual daripada Galaxy Note 5.

      Jawaban pertanyaan kedua: Anda kalah cepat. πŸ™‚

  44. Halo pak herry, mau nanya nih

    1. Klo dilihat dari segi performance & kecepatan kamera mengambil momen serta kondisi low light mending mana antara G4 vs Z5?

    2. Dalam kondisi menjalankan beberapa aplikasi mana yg lebih nge-lag diantara kedua gawai tsb.

    3. Overall lebih gegas mana diantara keduanya?

    Thanx

    1. Pak Addo,

      1. Sebenarnya relatif imbang. Namun, kalau Anda memang sering melakukan pemotretan low light, saya lebih condong ke G4 karena shutter speed bisa diatur manual hingga berdetik-detik.

      2 + 3. Boleh dibilang imbang sih. Kalau daya tahan baterai, Xperia Z5 Dual mengungguli G4.

  45. Pak Herry untuk hp Sony bagaimana pelayanan servis purna jualnya pak? saya pernah merasakan pelayanan purna jual samsung yg sangat memuaskan, apakah sony pelayanan purna jualnya juga memuaskan atau malah mengecewakan pak? Terima kasih sebelumnya

    1. Bu Tasalina Yohana,

      Mohon maaf karena pada 14-17 Januari 2016 saya libur merespons komentar dan membalas pertanyaan yang masuk ke blog ini. Selain sedang padat aktivitas, kebetulan mata saya bengkak sehingga tak nyaman melihat layar terlalu lama.

      Layanan pusat perbaikan resmi Sony masih tergolong buruk. Peringkat satu terbaik diduduki LG, lalu Samsung, dan disusul Acer.

  46. Permisi beneran gk overheat seumpama dibuat rekam video 4k bisa tahan berapa lama ??pas pake aplikasi periscope pake resolusi berapa?? Soalnya ada yg bilang masih overheat ada yg bilang tidak bingung jadinya?? Soalnya hp seharga 10 jt diharuskan tak boleh ada cacat trims mohon infonya

    1. Pak Bamabang Hermanto,

      Wah, saya nggak pernah khusus meng-abuse-nya khusus untuk merekam video 4K.

      Saat pakai Periscope, saya tidak mencari pengaturan untuk mengubah resolusi. Saya langsung memakainya untuk “siaran langsung”. Jadi, saya tak memperhatikan resolusinya.

  47. Pas di buat foto” dalam waktu yg cukup lama semisal mencari setingan/posisi yg enak dan pas apakah kamera ponsel tetap normal atau mengalami overheat ..?? Kan percuma kamera bagus tpi gk bisa di pake lama ..mohon infonya trims

  48. Ada riview yg mengatakan xperia z5 masih overheat sdgkan riview bapak hery xperia z5 sudah adem ayem gk overheat..yg bener yg mana?? Apakah riview di sebelah cuma kongkalikong buat menjatuhkan brand sony

    1. Pak Bamabang Hermanto,

      Soal kongkalikong, saya tidak berhak menjawab.

      Mengacu kepada pengalaman pribadi saat memakai Xperia Z5 Dual, ponsel itu tidak panas kok.

      Ada satu perkecualian. Kalau ponsel itu dipadukan dengan 4G LTE XL, bodi ponsel akan panas. Namun, hal itu tidak hanya dialami Xperia Z5 Dual. Aneka ponsel saat saya pasangkan dengan 4G LTE XL bakal cenderung panas dan boros baterai. Padahal, ketika yang diselipkan kartu operator lain, ponsel tidak terasa panas.

  49. Pak hery lg g4 klo merekam video 4k cuma dibatasi 5 menit sama dg samsung s6 kenapa ya??

    Di sony xperia z5 dual katanya gk bisa buat foto makro dan bokeh apa benar pak
    Trims

    1. Pak Bamabang Hermanto,

      Dibatasi cuma 5 menit ya? Saya tidak memperhatikan. Amat mungkin pembatasan itu dilakukan untuk mencegah ponsel mengalami panas yang berlebihan.

      Terkait Xperia Z5 Dual, hal itu tidak benar.

  50. Evolusi dari z3+ ke z5 dual apakah sudah sukses menanggulangi kamera mendadak mati karna overheating ataukah masih setengah-setengah.menurut pak heri setelah mamakai xperia z5 dual dalam keseharian

    1. Pak Bamabang Hermanto,

      Iya, sudah sukses. Dengan perilaku pemakaian yang sama, kamera Xperia Z3+ kamera sudah menutup sendiri, sedangkan Xperia Z5 Dual baik-baik saja.

  51. Oh ya pak terakhir led flasnya sony z5 dan lg g4 lebih terang yg mana ya?? Kog di xperia z5 dual kecil sekali led flasnya dan jg cm satu

    1. Pak Bamabang Hermanto,

      Terus terang saya kurang memperhatikan lampu kilatnya. Saya lebih suka memotret tanpa lampu kilat karena warna yang dihasilkan lebih natural.

  52. Sebenarnya saya suka bgt dg xperia z5 krn fitur tahan airnya dan kameranya tpi kog riview di internet membingungkan saya ada yg bilang overheat kamera mendadak mati ada yg tidak ..soalnya harga cukup mahal menurut pak hery gimana??

    1. Pak Bamabang Hermanto,

      Maaf karena baru hari ini saya bisa merespons pertanyaan Anda. Kebetulan saya baru pulang dari Jakarta dan Belitung. Selama di luar kota, jadwal aktivitas sangat padat sehingga saya tak sempat membalas pertanyaan yang masuk.

      Kan sudah berkali-kali saya sebutkan tho. Selama memakai Xperia Z5 Dual, kamera baik-baik saja dan tidak overheat.

  53. Pak mau tanya.. Saya punya xperia m5 bru beli sekitar 2 migguan.. Tpi ada problem sedikit kalau udah dipakai browsing lama atau setelah main game tiba2 lag trus mati dan restart sendiri.. Tpi tidak sering sih.. Kira2 apa masalah nya ya pak? Dan pernah satu kali saya coba tes antutu belum selesai tes nya hp nya langsung mati dan restart sendiri.. Mohon pencerahan nya pak..

    1. Pak Budiman,

      Tidak ada inframerah. Samsung keluaran terbaru juga sudah tak mempunyai fitur itu lho. Soal split windows, saya tidak memperhatikannya.

  54. Mau tanya pak, apakah kamera samsung 13 mp (misalx samsung a5/a7) bs mengimbangi kamera 23 mp sony z5 compact

    1. Pak/Bu Yuls,

      Tak tahu. Saya belum pernah mencoba Samsung Galaxy A5 dan A7. Saya juga belum pernah menguji pakai Xperia Z5 Compact. Yang pernah saya coba Xperia Z5 Dual (tanpa embel-embel Compact).

      Kalau kamera di Samsung Galaxy J5 sih kalah telak banget melawan kamera Xperia Z5 Dual.

  55. Salam ko herry

    Ada beberapa pertanyaan :
    1. Apa beda Z5 dual indonesia dengan Z5 dual luar negeri? Kalau ada bedanya, gimana cara bedain?
    2. Apakah charger bawaan (Dalam kotak) yg sudah mendukung fast charging atau yg biasa?
    3. Menurut ko herry, efektifkah penggunaan tempered glass (depan + belakang)?
    Terima kasih

    1. Pak Cucung,

      1. Bergantung Xperia Z5 Dual negara mana dulu. Ada yang spesifikasi LTE-nya berbeda. Ya lihat saja spesifikasi detailnya.

      2. Saya lupa. Sepertinya bukan fast charger.

      3. Efektif.

  56. Pak heri yg baik..kalau membandingakan xperia m5 aqua dan z5 compact/dual kira2 yg mana bagus dr segi ketahanan baterai n kamera mengingat kamera belakang sm2 20an mp

    1. Bu Yuli,

      Tak tahu. Sebab, saya belum pernah mencoba Xperia Z5 Compact dan sepertinya tak ada ponsel bertipe Xperia M5 Aqua.

  57. Mas herry
    Menurut mas, dengan mengesampingkan harga, ponsel kamera untuk hasil foto yang terbaik saat ini apa ya?
    Apakah xperia z5 dual masih layak beli, dg kehadiran seri xperia terbaru ( xperia x series)
    Terimakasih.

    1. Bu Zwetta,

      Jagoan saya sih masih LG G4, lalu Sony Xperia Z5 Dual.

      Karena saya belum pernah mencoba Xperia seri X, saya tak tahu. Kalau dengan mengabaikan Xperia seri X, Xperia Z5 Dual masih layak beli kok.

  58. Mas herry
    Menurut penilaian mas, Dengan mengesampingkan harga, untuk saat ini kamera ponsel yang terbaik apa ya? (Hasil kualitas foto, fitur kamera dll).
    Apakah xperia Z5 dual untuk saat ini masih layak untuk dibeli? Mengingat sony telah mengeluarkan jajaran ponsel baru xperia X series.
    Maaf jika doubel post.

  59. Dear Pak Henry,

    Saya mau tanya apakah Xperia Z5 Dual sudah dilengkapi dengan pelindung layar seperti Gorilla Corning Glass atau sejenisnya yang tahan goresan ringan?. Saya pernah memasangkan Tempered Glass di Xperia tersebut tetapi seperti kurang nyaman dan akhirnya saya lepas. Tetapi sedikit was-was jika layarnya terkena goresan.

    Terima kasih

    1. Pak Budi,

      Ya. Sony menyebutnya layar ponsel itu scratch resistant, tanpa menjelaskan pakai Gorilla Glass atau apa.

      Saat memakai Xperia Z5 Dual, kebetulan saya menambahkan tempered glass juga. Hasilnya, layar tetap enak kok. Tipnya, jangan membeli tempered glass murah meriah yang harganya hanya Rp 30 ribu atau Rp 40 ribu. Saya lupa dulu pakai tempered glass apa. Harganya Rp 150 ribu.

  60. Dear Pak Herry,
    Untuk HP ukuran di bawah 5 inchi dengan spesifikasi yang lumayan bagus, bisa Bapak rekomendasikan?
    Saya menginginkan HP layar kecil yang bisa digunakan cukup dengan satu tangan.

    Kemudian apakah sony xperia ini mempunyai garansi resmi di Indonesia?
    Terima kasih .

    1. Bu Virya,

      Maaf karena respons saya lama. Kebetulan saya baru pulang dari luar kota.

      Pengelola pusat perbaikan resmi Sony kini ada dua, Teleplan dan TAM.

      Yang dikelola TAM masih amburadul. Kalau yang ditangani Teleplan belum diketahui kinerjanya karena barusan beroperasi.

  61. tapi entah kenapa,om.daripada merk samsung saya tetap memilih sony.soalnya saya pernah punya awet sampai 2 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *