Review SpeedUp Pad 7.85: Fisik Elegan, Tebal Setara Pensil

Bila sabak digital alias tablet ini dibiarkan tergeletak di meja, orang yang melihatnya mungkin bakal menyangka peranti itu sebagai Apple iPad mini. Namun, mengapa tidak ada tombol home dan tampilan layarnya seperti Android? Wajar. Lha dia memang tablet bersistem operasi Android 4.2.1 Jelly Bean kok.

Tablet itu bernama lengkap SpeedUp Pad 7.85. Supaya lebih singkat, sebut saja sebagai Pad 7.85. Tampilan fisiknya menyerupai iPad mini. Sama-sama cantik, elegan, dan terlihat mewah. Sisi depannya polos. Merek tablet itu tercetak di bodi  belakang yang terbuat dari aluminium.

Pad 785-1

Pad 7.85 memiliki ukuran fisik 200 x 135,7 x 7,9 mm dan berat 365 gram. Kalau bingung membayangkan ketebalannya, ambillah sebatang pensil. Tebal tablet tersebut setara dengan diameter pensil. Tipis? Iya sih.

Di sisi atas tablet terdapat sebuah konektor audio 3,5 mm. Ada pula konektor micro USB sebagai penghubung tablet dengan charger atau kabel data. Sementara itu, di sisi kanan bodi terdapat tombol power, volume, dan back. Pengguna juga dapat menjumpai selot kartu SIM dan kartu microSD.

Pad 785-2

Sesuai namanya, Pad 7.85 hadir dengan layar sentuh IPS berukuran 7,85 inci. Resolusinya 1.024 x 768 piksel alias sama dengan iPad mini generasi pertama. Layar tersebut mampu menampilkan huruf maupun gambar dengan relatif tajam sekaligus cemerlang. Hal yang menarik, selain tombol sentuh kapasitif home dan back yang lazim tersedia, disiapkan tombol volume. Jadi, saat mengoperasikan tablet dan ingin mengatur volume, tangan pengguna tak perlu jauh-jauh mengarah ke tombol fisik yang terdapat di sisi kanan tablet. Cukup tekan tombol volume di bagian bawah layar. Praktis!

Tablet yang mendukung fungsi telepon, SMS, dan video call via jaringan 3G itu dibekali sepasang kamera. Keduanya tanpa fokus otomatis maupun lampu kilat. Kamera belakang mampu menghasilkan foto beresolusi dua megapiksel dan klip video HD 720p. Sedangkan kamera depan hanya dapat memproduksi foto maupun video beresolusi VGA.

Pad 785-3

Prosesor empat inti (quad core) MediaTek MT8389 dengan kecepatan 1,2 GHz, RAM 1 GB, ROM 8 GB, dan baterai 4.000 mAh merupakan sebagian spesifikasi lain Pad 7.85. Memori internal tablet dibagi dua, internal storage dan flash storage. Ketika tablet masih dalam kondisi segar, sebanyak 0,84 GB di antara 0,98 GB internal storage siap dimanfaatkan pengguna. Sedangkan ruang kosong di flash storage mencapai 5 GB.

Tablet tersebut juga dibekali Wi-Fi, GPS, dan bluetooth. Asalkan didukung oleh layanan operator GSM, pengguna Pad 7.85 bisa menikmati layanan HSDPA dengan kecepatan unduh sampai 7,2 Mbps. Untuk membaca dan menyunting dokumen, pengguna tinggal memanfaatkan aplikasi Kingsoft Office yang sudah ditanamkan.

Pad 785-13

Nilai tambah lain yang dapat dinikmati pengguna Pad 7.85, mereka bisa mengakses SpeedUp Studio, semacam pasar konten yang dikembangkan oleh SpeedUp. Di sana pengguna leluasa memilih musik, majalah, koran, dan aplikasi tambahan. Ada yang gratis, ada pula yang berbayar. Penulis sempat iseng bertransaksi membeli sebuah permaian berbayar. Harganya cuma Rp 100 dan pembayaran dilakukan dengan memotong pulsa nomor prabayar Telkomsel.

Pad 785-14

Secara umum, Pad 7.85 adalah tablet Android yang menarik. Meskipun SpeedUp adalah merek lokal asli Indonesia, produk tersebut layak disebut bercita rasa global. Bodi yang terlihat elegan dan mewah membuat pengguna tak perlu malu saat membawa tablet merek lokal buatan Tiongkok itu. Ketersediaan tombol sentuh volume, meskipun terlihat sepele, terbukti bermanfaat dalam pemakaian sehari-hari.

Kekurangan utama tablet itu, menurut penulis, terletak di kameranya. Ia gagal menghasilkan foto maupun klip video yang tajam.  Ketiadaan efek haptic feedback alias getaran saat mengetikkan sesuatu bagi sebagian pengguna mungkin membuat Pad 7.85 terasa kurang sempurna. Namun, kondisi itu seharusnya takkan dipermasalahkan oleh mantan pengguna iPad. Sebab, tablet Apple tersebut juga tak memiliki kemampuan serupa.

Pad 785-4

Sedikit tip dari penulis, bila Anda merasa Pad 7.85 mendadak terasa kurang gegas, perhatikan jumlah aplikasi yang sedang berjalan. Pengalaman penulis, kalau aplikasi yang aktif lebih dari lima, peranti itu bakal terasa agak lambat. Solusinya, tutuplah aplikasi yang tidak dibutuhkan.

Sekarang harga ritel resmi Pad 7.85 Rp 2,499 juta. Dalam pantauan penulis, sebagian penjual offline menjualnya Rp 2,375 juta. Penawaran termurah yang pernah penulis temukan adalah Rp 1,99 juta. Banderol serendah itu ditetapkan oleh peritel online Lazada.co.id sejak 15 Februari 2014 dan masih berlaku saat tulisan ini diunggah ke blog.

***

Isi paket penjualan terdiri atas tablet, charger micro USB 2 A, kabel micro USB, dan handsfree berkabel.

***

Berikut contoh foto yang dihasilkan oleh Pad 7.85. Seluruh pemotretan dilakukan tanpa memakai lampu kilat.

Pad 785-5

Pad 785-8

Pad 785-9

Memotret bagian dalam kulkas.

Pad 785-6

Foto selfie ini memanfaatkan kamera depan.

Pad 785-7

***

Hasil benchmark sebenarnya bukan dewa yang dapat memastikan keandalan dan kenyamanan suatu gawai alias gadget. Namun, karena banyak pembaca yang ingin mengetahuinya, saya menyertakan screen capture Antutu Benchmark, Quadrant Standard Edition, dan Android Sensor Box.

Pad 785-11

Pad 785-12

Pad 785-10

13 thoughts to “Review SpeedUp Pad 7.85: Fisik Elegan, Tebal Setara Pensil”

  1. Pak Herry,

    Apakah diantara tablet SpeedUp seri ekonomis seperti SpeedUp pad slim dan SpeedUp pad phone,manakah yang anda rekomendasikan ? Terimakasih.

    1. Pak Kurniawan,

      SpeedUp Pad Phone saya belum pernah coba. Melihat bentuk nyatanya pun belum pernah.

      Kalau SpeedUp Pad Slim, saya pernah coba. Dengan memperhatikan harga jual, spesifikasi, dan kinerjanya, sebenarnya cukup menarik. Namun, untuk ukuran saat ini saya tidak merekomendasikannya lagi karena sudah terasa ketinggalan.

  2. Pa kapan kapan review gpu smartphone dan tablet ya,karena banyak sekali jenisnya.ditambah gadget china biasanya terang2an bilang cpu quadcore tp gpu nya lemot.

  3. Ya spesifik gpunya.,isalnya gpu mali 400.setau sy ada beberapa jenis,mali 400 dual core dan quad core,trus yg membingungkan itu power vr sgx series,karena namanya mirip mirip,misal power vr mp4,power vr mp,dll.karena saya membeli tablet dan smartphone tidak mau terkecoh hebat di cpu aja,pinginnya gpu cpu kuat.contog hp gpu cpu kuat dan seimbang lg optimus g.sedangkan hp tidak seimbang biasanya seperti lenovo p780,cpu kuat tp gpu lambat,dan buat gaming berat ga bagus.

    1. Pak Hendra,

      Terima kasih atas penjelasannya. Maaf, sampai saat ini saya masih belum akan mengulas hal teknis secara lebih mendalam.

  4. Pak Herry maaf out of topic,

    Saya lagi bimbang untuk memilih Lenovo P770 dan IMO S89 Miracle. Secara keseluruhan Bapak lebih merekomendasikan yang mana ? Matur nuwun

    1. Bu Yuyun,

      Karena lebih indah tanpa watermark, saya kembali ke kebiasaan zaman dulu: tak ada watermark. Namun, kalau kelak saya menjumpai foto-foto dari blog ini sering dipakai orang lain, termasuk untuk berjualan, saya mungkin akan menambahkan watermark lagi.

  5. mungkin sedikit membantu pak hendra
    URUTAN GPU Dari yang terbaik
    Adreno 420 > Nvidia Tegra 4 > Adreno 330 > PowerVR G6430 > PowerVR SGX544mp3 > Adreno 320 > Nvidia Tegra 3 > Mali Tx/Mali- T604 > PowerVR SGX544 > Mali 400 MP4 > Adreno 305 > PowerVR SGX 543 > Adreno 225 > VideoCore IV HW > Adreno 220 > Nvidia Tegra 2 > PowerVR SGX 540, 535,531 > Adreno 205 > Adreno 203 > Adreno 200 > SGX530

    sumber
    ilmu-android.blogspot.com/2013/03/ ayo-mengenal-gpu.html?m=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *