Review SpeedUp Smartwatch: Jam Pintar Pertama Merek Indonesia

SpeedUp menjadi merek Indonesia pertama yang menawarkan wearable devices berwujud jam tangan pintar alias smartwatch. Nama lengkapnya SpeedUp Smartwatch SW-1. Mungkin agar lebih mudah diingat penjual maupun calon pembeli, dalam aktivitas pemasaran ia hanya disebutkan sebagai SpeedUp Smartwatch.

Penamaan di atas sah-sah saja sih. Apalagi, sampai detik ini SpeedUp memang baru menawarkan satu tipe jam tangan pintar. Jadi, tak mungkin salah tipe, bukan? Supaya menghemat tempat, di ulasan ini penulis menyapa jam tangan pintar itu sebagai SW-1 saja.

SpeedUp Smartwatch-1

Tali SW-1 terbuat dari karet berwarna hitam. Lebarnya 22 milimiter. SpeedUp menyatakan tali jam tersebut dapat diganti dengan tali karet atau logam sesuai selera pengguna. Tinggal pergi ke toko arloji, membeli tali pengganti berukuran 22 milimeter, dan pasangkan.

Kepala jam tangan pintar ala SpeedUp berukuran 49,9 x 38,5 x 12,2 mm. Beratnya 42,5 gram. Ia berlayar sentuh 1,54 inci dengan resolusi 240 x 240 piksel. Sumber tenaga SW-1 berasal dari baterai lithium polymer 300 mAh yang dibenamkan ke bodi.

Di sisi kiri jam tangan terdapat konektor 3,5 mm yang berfungsi sebagai konektor handsfree berkabel sekaligus konektor charger. Ada pula mikrofon yang, salah satunya, berguna kala pengguna melakukan perekaman suara. Sementara itu, di sisi kanan SW-1 bakal dijumpai tombol power dan tombol back.

SpeedUp Smartwatch-9

Satu hal yang sejak awal perlu dipahami oleh peminat, SW-1 bukan ponsel yang berbentuk arloji. Jadi, pengguna takkan menemukan selot kartu SIM di SW-1. Pengguna juga tak bisa bertelepon dan bercakap-cakap langsung dari jam tangan itu.

SW-1 merupakan jam tangan pintar yang menjadi teman setia ponsel pintar alias smartphone. Jam tangan itu idealnya dihubungkan dengan ponsel atau tablet via bluetooth. Sebelum bisa menikmatinya secara optimal, pengguna ponsel atau tablet bersistem operasi minimal Android 4.0 Ice Cream Sandwich wajib menginstalasikan aplikasi SpeedUp Smartwatch dulu. Aplikasi itu dapat diunduh di Play Store maupun toko aplikasi Android lain.

SW-1 sebenarnya kompatibel pula dengan peranti iOS 7.0. Namun, sampai tulisan ini diketikkan, aplikasi SpeedUp Smartwatch masih dalam proses verifikasi oleh Apple. Kelak pengguna dapat menemukannya di App Store.

SpeedUp Smartwatch-2

Kala tuntas diatur, pengguna leluasa merasakan pengalaman baru memakai jam tangan. Pada posisi siaga, SW-1 akan menunjukkan waktu terkini. Tersedia 14 pilihan wajah jam (watch face), baik analog maupun digital. Layar akan otomatis padam setelah jangka waktu tertentu yang bebas ditentukan pengguna. Untuk mengaktifkan layar, pengguna cukup menggerakkan lengan sehingga posisi jam tangan berubah sekitar 45 derajat.

Selain menunjukkan waktu, SW-1 memiliki fungsi utama sebagai pemberi notifikasi. Saat ada panggilan telepon masuk, misalnya, layar jam tangan akan menyala dan menampilkan nomor pemanggil. Kalau nomor penelepon sudah tersimpan di daftar kontak, yang tersaji di layar adalah nama penelepon dan (kalau ada) foto penelepon.

SpeedUp Smartwatch-7

Notifikasi juga bakal muncul ketika, antara lain, pengguna menerima SMS, email, dan pesan baru di akun WhatsApp, BBM, maupun Facebook. Tampilan notifikasi masing-masing media mungkin berbeda. Contohnya, notifikasi email dan WhatsApp hanya menampilkan nama pengirim. Isi pesan tak bisa dibaca di SW-1. Sedangkan notifikasi SMS, BBM, dan Facebook sekaligus menyajikan isi pesan.

Bisakah membalas SMS masuk langsung dari SW-1? Bisa. Namun, isi pesannya harus memilih satu di antara beberapa konsep pesan yang telah tersimpan di jam tangan. Pengguna tak dapat mengetikkan pesan baru. Aktivitas yang hingga sekarang mustahil dilakukan pengguna adalah menelepon dari nomor yang tersimpan di daftar kontak atau riwayat panggilan, membalas email, maupun merespons chatting.

SpeedUp Smartwatch-8

Seandainya harus mencuci tangan atau menerjang hujan saat mengenakan SW-1, pengguna mestinya tak perlu khawatir. Jam tangan pintar itu tak perlu dilepas. Sebab, ia telah memenuhi standar IP57. Ekstremnya, sengaja dicelupkan bermenit-menit ke dalam bak mandi pun seharusnya takkan membuat SW-1 rusak.

Fitur lain yang tersedia di SW-1, di antaranya, find my phone, kalender, pemutar musik, perekam suara, fitness, dan sleep. Sesuai namanya, find my phone berfungsi membantu pengguna yang lupa telah meletakkan ponselnya di mana. Ponsel bakal berbunyi atau bergetar, lalu pengguna tinggal mencari sumbernya.

SpeedUp Smartwatch-5

Beralih ke fitness. Ia akan mengukur jumlah langkah kaki, kalori, dan jarak tempuh pengguna saat berolah raga. Dari hasil uji pakai yang dilakukan penulis, akurasi fungsi ini tergolong rendah. Pengukuran amat mudah dikelabui. Misalnya, kala penulis duduk sambil menggoyang-goyangkan tangan, SW-1 ternyata langsung menghitungnya sebagai langkah kaki.

Sementara itu, fitur sleep akan memantau aktivitas tidur pengguna. Pengguna dapat mengetahui total durasi tidurnya, lengkap dengan informasi berapa lama ia bisa tidur lelap di antara total waktu tidur tersebut. Sama dengan fitness, hasil pengukuran fitur pemantau tidur sebaiknya tidak dipercaya seratus persen oleh pengguna.

SpeedUp Smartwatch-3

Prosesor berinti tunggal (single core) MIPS 1 GHz, RAM 512, ROM 4 GB, dan sistem operasi Android 4.4 KitKat merupakan sebagian spesifikasi teknis lain SW-1. Saat itu baru diaktifkan, sisa memori internal yang tersedia mencapai 1,95 GB. Sekali diisi ulang sampai penuh, baterai jam tangan pintar itu mampu bertahan sekitar 16 jam.

Secara teoretis, bila SW-1 dihubungkan ke laptop/PC memakai kabel yang disertakan dalam paket penjualan, ia akan dikenali sebagai removable disk. Namun, entah mengapa, ketika penulis coba melakukan hal itu, laptop gagal mendeteksi keberadaaan SW-1.

SpeedUp Smartwatch-4

Pemakaian konektor charger yang bukan micro USB dan layar yang kadang menyala sendiri merupakan sisi kurang menarik SW-1. Proses booting sejak layar mulai menyala sampai jam pintar benar-benar siap pakai juga agak lama. Minimal tiga menit.

Saat ini SpeedUp Smartwatch SW-1 dijual Rp 1,499 juta. Ia tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu hitam, biru, dan merah. Isi paket penjualannya sangat minimalis. Hanya terdiri atas jam tangan, panduan singkat pemakaian, kartu garansi, dan kabel USB.

SpeedUp Smartwatch-6

37 thoughts to “Review SpeedUp Smartwatch: Jam Pintar Pertama Merek Indonesia”

    1. Pak Richard,

      Glodaks! Saya malahan tidak kepikiran sampai segitu. Iya, unik juga ya kalau ada gawai dengan tipe HSW. πŸ™‚

  1. Pak, mau nanya

    1. Bolt masih tercover di Jakarta aja? Bener nggak?
    2. Bisa pake nelpon nggak?
    3. Kalo dipake lewat smartphone apa juga harus dukung 4G? Sedangkan smartphone 3G gak bisa?
    4. Dipake jadi modem laptop apa kecepatannya berkurang? Apa laptop bisa dibedakan 3G/4G nya?

    Trims

    1. Pak Adrian,

      1. Intinya Jabodetabek dan Banten, tetapi belum 100 persen area terlayani. Detailnya bisa dilihat di http://www.boltsuper4g.com/jaringan-bolt.html

      2. Tidak bisa.

      3. Ya, smartphone-nya harus mendukung LTE 2.300 MHz, bukan sekadar 3G. Ponselnya LTE, tetapi frekuensinya beda juga tak bisa.

      4. Kecepatan seharusnya relatif sama kok. Bolt hanya 4G, tidak ada 3G.

  2. Harga sekitar Rp 1,4 juta ya om kalo ga salah? Worth it gak ya? Aq kemarenan excited mau beli, tapi sekarang mikir-mikir lagi. Aq cuma gak suka desainnya doang sih, kurang elegan kaya mainan… how?

    1. Mbak Nisa,

      Harga ritel yang disarankan Rp 1,499 juta. Dulu saat pre-order bisa didapatkan dengan harga Rp 1,249 juta.

      Karena SpeedUp Smartwatch ini kebetulan ada jam pintar pertama yang pernah saya coba, saya belum berani menyimpulkan worth it atau tidak. Sebab, belum ada pembanding yang pernah saya rasakan.

  3. saya jadi tertarik dengan smartwatch ini, pak herry saya mau bertanya nih tapi bukan tentang smartwatchnya tapi hp yang ada disamping smartwatchnya sony tipe berapa pak ? Hehehe…

  4. Barusan iseng liat Erafone.com ternyata Samsung Gear 2 dan Gear Fit dah keluar, harga masing2 Rp 3.3 juta dan 2.2 juta. Gile mahal ya, atau mungkin karena saya sudah lama ga pakai jam tangan jadi ga tau harga jam tangan (sudah tergantikan dengan hp, kalau sekadar lihat jam)

    Tertarik bgt sama jenis2 smartwatch gini, terutama Samsung Gear Fit yg bentuknya pas menurut saya.

    Kabarnya in real life SpeedUP SW ini batterainya boros bgt ya bung HSW?

    1. Pak Liat2aja,

      Daya tahan baterai SpeedUp Smartwatch di tangan saya bisa menembus 16 jam sih. Kalau pas aktif banget, daya tahan lebih rendah. Namun, intinya bisa tahan mulai pagi sampai malam.

  5. kebetulan sy udah 2 bln an ini pakai pebble smartwatch, kalau dilihat sekilas dari review diatas sepertinya pebble masih lebih recommended daripada SW
    tapi masing2 ada plus minusnya sih tapi kalau untuk smartwatch yang tujuannya mmg untuk notifikasi dan shortcut2 ringan saja harusnya pebble bisa dilirik karena dia ga berusaha untuk menggantikan fungsi HP

    1. Pak Donny,

      Di Pebble, seandainya ada email atau WhatsApp masuk, apakah isi pesan (bukan cuma nama pengirim) dapat dibaca langsung dari layar jam?

  6. Bantu jawab, kebetulan saya pengguna Pebble di pairing dgn iPhone 4s iOS 7.0.6 Semua notifikasi muncul isi pesannya walaupun kepotong kalo isinya panjang (WhatsApp, SMS, BBM, email, dll), sedangkan Pebble temen yg kebetulan di pairing dengan iPhone 4 iOS 7.1, selain WhatsApp bisa muncul isi pesannya, sedangkan WhatsApp hanya muncul pemberitahuan notifikasinya saja.

    1. Pak Ali Ahmad,

      Terima kasih atas informasinya. Hmm… saya kok jadi tertarik mencoba juga ya.

  7. Nah udah dijawab sama sesama pebblers πŸ™‚
    Yg pasti pebble sangat membantu kegiatan sehari2 saya, pas meeting atau ketemu customer jika ada notifikasi tinggal lirik jam saja
    Aplikasi dan watchfaces juga sangat berlimpah bisa diinstall atau remove dgn mudah, dari segi batere juga lumayan 5 harian baru perlu charge penuh.
    Dari segi harga juga sedikit lebih murah dikisaran 1.2-1.4, built quality juga bagus karena pebble saya sempat tertuang es teh dan baik2 saja πŸ™‚
    Btw kalau pebble sepertinya full supportnya mmg sama iOS karena kalau sama android untuk benar2 support notifikasi penuh masih perlu tambahan aplikasi (CMIIW).

    1. Pak Donny,

      Anggaplah saya pakai Android. Kalau sekadar untuk notifikasi SMS, telepon, WhatsApp, dan Gmail, apakah tetap perlu aplikasi tambahan?

  8. @hsw
    agar semua notifikasi bisa masuk dgn lancar, sebenarnya cukup diinstall app tambahan pebble notifier atau notification center, 3rd party app untuk menggantikan native app nya pebble
    whatsapp setau saya masih perlu 3rd party app tsb agar muncul message nya
    anyway, pebble

    kalau di iOS secara native semua notifikasi sudah bisa kebaca via pebble, WA, LINE, Snapchat dll tinggal disetting saja di iphone nya agar “show preview” maka message nya juga muncul di pebble bukan hanya nama pengirimnya

  9. Saya tunggu ya Pak reviewnya. Karena L70 itu HP middle end, tapi banyak fitur baru di dalemnya… trus dalem boxnya dapet bonus banyak

  10. Kalo mau beli jam pebble dmn yah yg kualitas?dan hrga nya baik…hehe.khusus nya di kota bandung yah…mohon info nya

  11. saya dengar pada bberapa merk hp tidak compatible sepenuhnya dengan smartwacth ini misalnya LG yang notifikasinya tidak semua dapat dipush ke smartwacth… ada tidak daftar hp yang compatible dengan doi……

    aktif time cma 16 jam beda jauh dengan iklan yang bisa sampai 48 jam

    1. Pak Sadu Paratama,

      Di mana Anda mendapatkan informasi tersebut? Kebetulan saya tak pernah coba memadukannya dengan ponsel Android LG. Ya, tidak tersedia daftar kompatibilitas.

      Kalau berbicara soal masa siaga yang diiklankan oleh produsen gawai merek apa pun, jangan harap angka yang tertulis akan terealisasi di sini. Praktiknya selalu lebih rendah.

  12. Pak Herry, kalo smartwatch ini rusak menghubungi nya kemana? Punya saya touch nya susah kalo untuk swipe. Ada informasi speedup service untuk kota bandung pak?

    Terimakasih sebelumnya.

    1. Pak Jaz,

      Masih bergaransi? Kalau iya, bawalah ke service center SpeedUp terdekat. Saya tak hafal lokasinya di Bandung. Pada hari dan jam kerja coba hubungi nomor telepon 021-6618222.

  13. Om Herry,saya kan sering lupa naruh jam… kira-kira SW-1 ini ada fitur semacam pelacak atau pemberitahu jam itu ada dimana gak ya om??? Maaf kalo bahasa saya agak bruwet atau ribet

    1. Pak Ferdy,

      Saya lupa pastinya karena sudah lama banget mencoba smartwatch itu. Seingat saya sih tidak ada fitur semacam itu.

  14. Saya sudah pakai speedup smartwatch nya, baru seminggu saya pakai bosan, lalu saya simpan lagi di kardusnya. Kebetulan kemarin kok pengen pake lagi jam pintarnya. Ternyata gak bisa saya charge, bagaimana solusinya? Jam nya jadi gak bisa nyala. Tolong yang ada saran.

    1. Pak Bagus EY,

      Jadi, ceritanya smartwatch itu lama disimpan tanpa dipakai maupun dinyalakan ya? Ada kemungkinan baterainya sudah terlalu kosong. Coba di-charge dan didiamkan dulu selama minimal tiga jam. Selama rentang waktu itu, jangan mencoba menyalakan smartwatch tersebut.

      Bila smartwatch masih gagal dinyalakan, terpaksa Anda harus menghubungi service center SpeedUp.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *