Review Vivo V11 Pro: Sensor Sidik Jarinya Keren, Kinerja Kamera Jempolan

Penulis alias HSW spontan bungah saat mengetahui Vivo V11 Pro bakal dipasarkan ke Indonesia. Sebab, ia merupakan ponsel pertama dengan sensor sidik jari di dalam/bawah layar yang beredar resmi di Indonesia.Vivo Indonesia menamakan sensor sidik jari itu screen touch ID.

Ketika hasrat mencoba V11 Pro terwujud, HSW langsung mengeksplorasi sensor sidik jari yang inovatif tersebut. Fitur-fitur lain sementara diabaikan. Setelah puas menjajal sensor sidik jarinya, barulah kemampuan lain V11 Pro dicicipi. Kesimpulannya, tak bisa dimungkiri ponsel itu memang menarik.

Inilah cerita lengkapnya. V11 Pro hadir dengan layar Super AMOLED 6,41 inci beresolusi full HD+ 2.340 x 1.080 piksel. Begitu membaca bentang layarnya, sebagian orang mungkin langsung membayangkan sebuah ponsel yang besar dan tak nyaman digenggam. Eits… realitanya tak begitu. Layar berasio 19,5:9 dengan bingkai yang relatif tipis membuat V11 Pro tetap enak dipegang maupun dikantongi. Berikut dimensi fisiknya: 157,91 x 75,08 x 7,9 milimeter dan berat 156 gram.

Di bagian atas layar tidak terdapat poni alias notch. Gantinya, ada lingkaran kecil yang dipakai untuk menempatkan kamera depan. Terserah Anda ingin menyebut lingkaran itu sebagai titik air, bisul, atau jerawat. He… he… he….

Untuk membuka ponsel yang sedang siaga, tetapi layar padam dan terkunci, pengguna memiliki beberapa pilihan metode. Pilihan utama HSW tentu saja memanfaatkan sensor sidik jari. Sentuhkan jari dengan sedikit tekanan di layar. Tekanan lembut saja. Tak perlu sekeras saat kita merekam sidik jari dalam proses pembuatan KTP, paspor, atau visa.

Dibandingkan sensor sidik jari konvensional, proses meng-unlock ponsel memakai sensor sidik jari di dalam layar memang lebih lama. Diperlukan waktu hampir sedetik. Namun, menurut HSW, waktu tunggunya masih bisa ditoleransi. Apalagi, implementasi sensor sidik jari semacam itu di ponsel tergolong amat baru.

Apakah sensor sidik jari V11 Pro tetap berfungsi normal bila ponsel dipadukan dengan pelindung layar tambahan? Percobaan dalam empat kondisi berbeda HSW lakukan. Pertama, layar dilapisi pelindung layar bawaan. Kedua, layar dibiarkan telanjang. Tanpa pelindung tambahan.

Berikutnya, HSW memasangkan pelindung layar premium yang dapat dibeli di gerai aksesori ponsel. Kondisi terakhir alias keempat, selembar tempered glass ditempelkan ke layar V11 Pro.

Hasilnya, asalkan bukan dipadukan dengan tempered glass, sensor sidik jari ponsel tetap berfungsi normal. Sensitivitasnya sama. Kondisinya akan bertolak belakang bila tempered glass melekat di layar V11 Pro. Ujung jari harus ditekan keras agar sensor sidik jari mengenali sidik jari HSW lalu layar terbuka. Itu pun tingkat keberhasilannya hanya sekitar 50 persen.

Seandainya karena alasan tertentu pengguna enggan memanfaatkan sensor sidik jari, HSW merekomendasikan pemakaian pemindai wajah (face unlock) yang dikombinasikan dengan raise to wake. Angkat ponsel dari meja lalu hadapkan ponsel ke wajah. Dengan cepat layar ponsel bakal terbuka. Hal itu tetap dapat dilakukan kendati pengguna berada di lokasi yang temaram.

Kini saatnya mengupas kamera V11 Pro. Kamera di sisi belakang ponsel berlensa ganda dan dibekali fitur kecerdasan buatan yang mampu mengenali objek pemotretan.

Kamera dengan fokus otomatis dan lampu kilat itu sanggup menghasilkan foto beresolusi 12 megapiksel maupun klip video 4K. Dengan mengaktifkan pilihan tertentu di menu kamera, resolusi foto dapat didongkrak hingga 24 megapiksel. Kemampuan semacam itu dulu pernah HSW temukan di Asus Zenfone 4 Selfie Pro.

Tersedia mode bokeh portrait, AI face beauty, stiker AR, dan profesional. Ketika mode profesional aktif, pengguna bisa mengubah kompensasi pencahayaan, ISO, kecepatan rana, white balance, dan pemfokusan secara manual. V11 Pro mendukung ISO 50-3200 dan kecepatan rana mulai 1/12.000 sampai 32 detik.

Beralih ke kamera depan yang seolah justru menjadi kamera utama V11 Pro. Ia mampu memproduksi foto beresolusi 25 megapiksel dan klip video full HD 1080p. Kamera tanpa fokus otomatis itu tidak dibekali lampu kilat. Ketika sedang berswafoto di lokasi yang kurang terang, pengguna bisa memfungsikan cahaya layar sebagai sumber pencahayaan tambahan.

Fitur beautify tentu saja tersedia di kamera V11 Pro. Kemampuannya mempercantik wajah tergolong dahsyat. Kalau sekadar ingin tampil menawan, tak perlu merogoh kocek puluhan juta rupiah untuk menjalani operasi plastik. Cukup beli V11 Pro beres deh.

Bila dicermati, di menu bawaan kamera terdapat fitur selfie lighting dan stiker AR. Fitur selfie lighting memungkinkan penambahan efek pencahayaan. Misalnya, natural light, rainbow light, dan monochrome background. Hasil akhirnya bisa dilihat di contoh foto yang tersedia di bawah naskah ini. Sementara itu, stiker AR akan membubuhkan stiker unik di foto.

Dibandingkan Vivo V9 dan Vivo V9 6 GB, kinerja kamera V11 Pro jauh lebih baik. Terlihat ada peningkatan yang signifikan. Foto yang dihasilkan lebih tajam. Saturasi warnanya bagus. Efek bokehnya pun lebih optimal. Bila kamera V9 dan V9 6 GB sering kewalahan saat dipakai berswafoto menentang sumber cahaya, hal serupa tak terjadi di V11 Pro.

Kala difungsikan sebagai perekam video, kamera V11 Pro sebenarnya juga cukup andal merekam objek. Namun, bila pengguna melakukan perekaman sambil bergerak, nah… terlihatlah sisi minusnya. Tak adanya Electronic Image Stabilization (EIS), apalagi Optical Image Stabilization (OIS), membuat klip video yang dihasilkan tidak stabil. Berguncang ke sana kemari.

V11 Pro memanfaatkan prosesor delapan inti (octa core) Qualcomm Snapdragon 660 AIE yang terdiri atas empat inti berkecepatan 2,2 GHz dan empat inti 1,8 GHz. Wi-Fi, bluetooth, GPS, kompas, USB On-the-Go, RAM 6 GB, dan ROM 64 GB merupakan sebagian spesifikasi lain ponsel itu. Saat ponsel kali pertama diaktifkan, ruang kosong di memori internal mencapai 51,75 GB.

Selot kartu di V11 Pro tidak menganut sistem hybrid. Dua keping nano SIM dan satu keping microSD bisa dipasangkan bersamaan. Sepasang nomor yang diselipkan dapat siaga bersamaan di jaringan 4G LTE. Seandainya pengguna sehari-hari memakai nomor Smartfren, layanan native VoLTE pun langsung siap dinikmati.

Ada informasi tambahan buat pengguna yang gemar bermain game atau rutin bersepeda motor. V11 Pro dilengkapi mode game dan motorbike. Mode game memungkinkan pengguna memainkan game favoritnya tanpa terganggu aneka notifikasi. Sedangkan pada mode motorbike, ponsel tetap sunyi saat ada panggilan telepon masuk. Kalau mau, semua panggilan telepon masuk malahan bisa otomatis ditolak.

Masih ada berbagai fitur lain yang dapat dijumpai di V11 Pro. Ponsel Android Android 8.1 Oreo dengan tampilan antarmuka Funtouch OS 4.5 itu dibekali fitur ketuk-ketuk layar. Ketuklah dua kali untuk menyalakan layar. Ketuk lagi dua kali untuk memadamkan layar.

Ada pula kompas, radio FM yang siarannya bisa direkam, dan app clone. App clone memungkinkan pengguna login di dua akun WhatsApp, Facebook, dan Instagram secara bersamaan.

Untuk memenuhi aturan TKDN, dua aplikasi lokal ditanamkan ke V11 Pro. Yaitu, Babe dan Baca. Menurut HSW, keduanya sangat mengesalkan karena tidak bisa dihapus atau setidaknya dinonaktifkan (disable). Baik Babe maupun Baca sering sekali memunculkan notifikasi berita baru yang bersifat click bait. Judulnya terlihat menggoda, tetapi saat diklik… isinya ternyata dangkal dan tak penting. Beberapa kali malahan sudah layak dinilai menyesatkan.

HSW sangat berharap Vivo kelak meninjau ulang keberadaan Babe dan Baca. Kalau pun demi memenuhi regulasi dua aplikasi itu “terpaksa” ditanamkan, pastikan aplikasi tersebut bisa dihapus oleh pengguna. Jangan sampai akibat nila setitik rusak susu sebelanga.

Sumber daya V11 Pro berasal dari baterai tanam berkapasitas 3.400 mAh. Dengan perilaku pemakaian ala HSW, baterai itu biasanya sanggup bertahan 16-18 jam. Ketika daya baterai melemah, segera hubungkan ponsel dengan charger.

Konektor charger V11 Pro masih berwujud micro USB. Bukan USB tipe C. Posisinya di bagian bawah ponsel, terletak di antara konektor audio 3,5 milimeter dan lubang speaker. Kabar baiknya, ponsel itu sudah mendukung pengisian cepat (quick charging). Proses pengisian daya sampai penuh memerlukan waktu sekitar 1 jam 45 menit.

V11 Pro tersedia dalam dua pilihan warna, starry black dan nebula purple. Keduanya menyajikan gradasi warna yang cantik. Finishing yang prima membuat bodi belakang ponsel itu seolah berbahan kaca. Padahal, sebetulnya terbuat dari plastik.

Harga ritel resmi V11 Pro dibanderol Rp4,999 juta. Toko-toko ponsel di pasar luring (offline) biasanya mematuhi patokan harga tersebut. Sebab, bila tertangkap basah menjual dengan harga lebih rendah, mereka bakal disanksi oleh Vivo.

“Satpam harga” lebih sulit mengendalikan harga di pasar daring (online). Harga termurah yang hari ini, 20 November 2018, temukan adalah Rp4,349 juta. Sebenarnya ada penjual lain yang menawarkan V11 Pro lebih murah lagi, tetapi statusnya mencurigakan.

Jadi, Anda akan membeli V11 Pro starry black atau nebula purple? HSW lebih memilih starry black karena gradasi warna ala nebula purple sudah pasaran.

***

Berikut contoh foto yang dihasilkan V11 Pro.

Tiga foto pertama dijepret dari balik jendela kamar hotel. Kaca jendela tidak bening.

Satu foto di bawah ini dijepret memakai kamera belakang dan memanfaatkan perbesaran digital (digital zoom). Berbeda dengan perbesaran optikal (optical zoom), perbesaran digital pasti akan menurunkan kualitas foto.

Walaupun demikian, hasil jepretan kamera V11 dengan perbesaran digital terlihat masih cukup bagus. Tulisan spesifikasi ponsel, misalnya, masih dapat dibaca.

Suasana di Bundaran Hotel Indonesia Jakarta menjelang pukul 24.00.

Masala dosa. Menu sarapan favorit HSW ketika tahun lalu menghadiri peluncuran Xiaomi Mi A1 di India.

Perhatikan perbedaan hasil foto saat mode bokeh nonaktif dan aktif. Tingkat bokeh dapat diatur.

Kini saatnya mencermati perbedaan hasil foto ketika fitur HDR berstatus nonaktif dan aktif.

Foto-foto berikut seluruhnya dihasilkan oleh kamera depan V11 Pro.

Fitur stiker AR aktif.

Mode bokeh portrait. Beautify nonaktif.

Mode bokeh portrait. Beautify aktif.

Mari menjajal selfie lighting.

Dimulai dari berswafoto tanpa mengaktifkan selfie lighting.

Selfie lighting aktif. Natural light.

Selfie lighting aktif. Rainbow light.

Selfie lighting aktif. Monochrome background. Latar belakang pemotretan otomatis diubah menjadi hitam-putih.

***

Tangkapan layar Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, kondisi awal RAM, dan versi firmware yang digunakan dalam uji pakai. Sebagian foto dijepret saat V11 Pro masih memakai versi firmware lebih awal.

172 thoughts to “Review Vivo V11 Pro: Sensor Sidik Jarinya Keren, Kinerja Kamera Jempolan”

    1. Pak Wilson,

      Versus Pocophone F1: foto lebih bagus V11 Pro, sedangkan video lebih oke Pocophone F1.

      Versus Samsung Galaxy A7: Samsung sih mending langsung dicoret. Mau sebagus apa pun barangnya, kalau layanan purna jualnya buruk ya percuma. Saya telah mengalaminya sendiri. Beli Samsung Galaxy S9+ seharga Rp12,999 juta, baru dipakai sehari sudah bermasalah, eh… tak bisa minta ganti unit baru. Ponsel mahal itu cuma bisa diservis.

      1. Wah saya kok jadi mikir nih mau ambil s9+, tertarik lagi ada promo erafone dikota saya
        Kalau boleh tau belinya di mana pak herry?

        1. Pak Teygar,

          Saya melakukan pemesanan secara daring (online), sedangkan pengambilannya secara luring (offline) di gerai Samsung Experience Store.

        1. Pak Alvo,

          Ya, akhir November ini menjadi saat terakhir operasional LG divisi ponsel. Divisi nonponsel tetap beroperasi seperti biasa.

          1. Pak Susilo Bambang Yudhoyono,

            * Maaf, apakah nama Anda benar begitu?
            * He… he… realita yang saya lihat di lapangan berbeda kok.

          2. Terus nasib pengguna LG seperti saya gimana pak?
            Trus saat ini produsen ponsel yang terbaik layanan aftersalesnya merk apa saja pak?

            Terima kasih

          3. Pak Alvo,

            Asalkan unit Anda masih bergaransi resmi, aman kok. Klaim garansi tetap dilayani sampai masa garansi berakhir.

            Sampai detik ini masih LG sih.

  1. Koh, tolong rokomendasinya dong antara mi8 lite, zenfone 5, sama vivo v11 pro lebih layak dipinang yg mana ya? Terima kasih

    1. Pak Arief,

      Saya belum bisa mengomentari Mi 8 Lite karena belum pernah menjajalnya.

      Kalau lebih sering memotret, ambil Vivo V11 Pro.
      Kalau lebih sering merekam video plus perlu NFC, ambil Zenfone 5.

    1. Pak Fendy Has,

      Maaf, tak tahu, Pak. Sudah lama saya tidak menguji pakai tablet. Sebenarnya tertarik mencoba Galaxy Tab S4, tetapi harganya kok mengerikan.

  2. Pak Herry, vivo V11 pro ini jika dibandingkan asus zenfone zoom s untuk kameranya saja pilih yang mana ya? atau Ada saran lain jika kita ingin hasil camera maksimal di budget 4 jutaan? Terima kasih.

    1. Pak Krisna,

      Kalau tidak perlu lensa tele atau optical zoom 2x, lebih baik ambil V11 Pro.

      Alternatif lain? Xiaomi Mi A2 Rp3,699 juta.

  3. Ko Herry,

    Mau tanya, di vivo v11 pro nya dipasang aplikasi OVO ga?
    Kan kalau kita mau masuk aplikasinya, diminta “Confirm fingerprint to continue” lalu disuruh touch sensor nya.
    Apa tetap jalan pada fingerprint di layar vivo v11 pro ini?

  4. Ko Herry,

    mohon masukannya, sy ingin mencoba merk xiaomi dan untuk ponsel di kisaran 2 Juta lebih sedkit lebih baik pilih mana, antar redmi Note 5 ataukah redmi 5 Plus..??

    Sedangkan untuk alternatif selain xiaomi, dengan kebutuhan akan Baterai yg Awet karena utk Ojek on-line, bukan hybrid sim, serta kamera lumayan.. ponsel apa yg cocok ya..?

    terima kasih banyak..

  5. Pak Herry,

    Sebetulnya saya sudah memantapkan hati untuk meminang V11 pro ini, karena faktor Snapdragon 660 dan layar super amoled. Namun ada beberapa hal yang masih mengganjal di hati :

    1. Bagaimana ketahanan dan durability untuk gawai vivo?apakah vivo dapat diandalkan untuk pemakaian 2th?mengingat saya tipe orang yang baru membeli gawai lagi setelah +/- 2th pemakaian.

    2. Bagaimana kualiatas after sales vivo??apakah service center nya memuaskan atau tidak?

    3. Bagaimana pandangan Pak Herry tentang merk vivo itu sendiri??mengingat vivo merupakan “saudara sedarah” dengan Oppo, yang mana banyak produk oppo -maupun vivo- yang diklaim “overpice” dikarenakan teknik marketing yang menjanjikan return yang lebih besar kepada penjual.

    Terima kasih untuk jawabannya. Semoga Pak Herry senantiasa sehat dan diberi kelapangan waktu agar dapat lebih lebih cepat lagi dalam merilis tulisan.

    1. Pak Rahmat,

      1. Kebetulan saya jarang sekali memakai satu ponsel sampai dua tahun. Beberapa teman yang memakai Vivo, sampai sekarang ponselnya masih baik-baik saja sih. Usia pemakaian ada yang sekitar tiga tahun.

      2. Pusat perbaikan resmi Vivo cukup bagus.

      3. Di mata saya, Vivo lebih baik dan lebih jujur daripada Oppo. Ya, keduanya menjanjikan keuntungan besar kepada penjual.

  6. Salam Pak HSW,

    Saya sangat bingung untuk memilih gawai di rentang harga 3-4 jt. Menurut bapak, jika diurutkan dari yang paling direkomendasikan, manakah yang bapak rekomendasikan dari gawai-gawai berikut :

    1. Asus Zenfone 5
    2. Vivo V11 pro
    3. Huawei Nova 3i
    4. Honor 8x

    Kriteria saya adalah kamera yang cukup bagus, performa gegas (saya jarang bermain game berat) dan baterei yang dapat diandalkan, serta dapat dipakai untuk jangka waktu +/- 2th. Dan satu lagi yang paling penting, after sales yang tidak mengecewakan. Terima kasih untuk jawabannya.

    1. Pak Zikri,

      Karena anggaran Anda maksimal Rp4 juta, berarti Zenfone 5 dan V11 Pro langsung dicoret. Lha harga ponsel itu lebih dari Rp4 juta.

      Tersisa dua ponsel saja. Layanan purna jual Huawei lebih bagus. Silakan membeli Nova 3i, dengan catatan Anda tidak mengharapkan hasil foto yang bagus ya.

      1. Pak Herry,

        Anggaplah rentang harganya saya lebihkan sehingga saya bisa memasukkan Asus Zenfone 5 dan Vivo V11 Pro ke dalam kandidatnya. Berdasarkan kriteria2 yang telah saya sebutkan tadi, manakah yang Bapak rekomendasikan?

        1. Pak Zikri,

          Asus Zenfone 5 kalau Anda memerlukan NFC dan sering merekam video.
          Vivo V11 Pro bila tak perlu NFC dan Anda sering memotret.

  7. Pak HSW,

    Saya saat ini sedang bingung untuk memilih antara vivo v11 pro atau Asus Zenfone 5. Anggaplah kemampuan kamera dan perekaman video keduanya setara. Manakah yang harus saya beli jika saya membutuhkan gawai yang lebih gegas untuk penggunaan sehari-hari, sesekali bermain game, dan daya tahan baterei yang dapat diandalkan??

    Terima kasih.

  8. Pak HSW ni saya dapat titipan pertanyaan dari saudara ,kebetulan sudah bertanya via twitter tapi mungkin pak HSW belum sempat menjawab :
    mau minta rekomendasi hape dibawah 1,5jt yang memiliki ram 2/16 baterai 3000 mAh,mana yang lebih baik,
    Asus Zenfone live L1 – Redmi 5A – Redmi 6A
    1. keawetan baterai mana yang unggul
    2. Hasil kamera terutama saat malam/minim cahaya
    Terima kasih pak, dari 3 hp diatas kalo pak HSW cenderung memilih yang mana, makasih

  9. Pak Harry, saya ingin bertanya. Sekarang saya menggunakan S7 Edge sejak 2016 dan apa bila saya pindah dari HP Lama saya tersebut ke Vivo V11, kira-kira Plus Minus yg akan saya rasakan ap aja ya pak. Mengingat saya gemar bermain game di hp, dan menghabiskan waktu untuk berselancar di dunia maya. Terima kasih banyak

  10. Pak HSW, sebelumnya saya pakai Redmi Note 5 Pro, saya mempertimbangkan untuk upgrade ke Vivo V11 Pro, apakah itu bisa dibilang upgrade banyak dari segi fitur atau cuma upgrade kecil?

    saya bingung dengan brand vivo ini. saya sudah cari-cari forum diskusi seperti facebook atau kaskus, tidak banyak anggota group fb , bahkan tidak ada official thread di kaskus. saya mau mencari kelemahan atau mungkin kendala yang sering di hadapi oleh penggunanya langsung. jadi tidak banyak informasi yang saya temukan kecuali dari reviewer.

    1. Pak Roy,

      Hmmm… dengan kriteria seperti itu tak ada yang murah deh. Mesti menyiapkan dana belasan juta. Itu pun ponselnya masih berstatus akan beredar resmi.

    2. Selamat pagi, Pak. Pertanyaan saya hampir sama , Pak. Kalau begitu, HP ber NFC apakah paling murah saat ini, yang paling rekomended menurut Pak Herry. Tolong beri beberapa pilihan ya Pak. Saya baru jual LG G5 SE saya. Apakah masih rekomended untuk beli Samsung S8+ atau Samsung Note 8?
      Terimakasih banyak untuk bantuan Pak Herry. Semoga Ponselmu makin sukses.

      1. Pak Sofy,

        Hmmm… Asus Zenfone 5Q.

        Belajar dari pengalaman saya saat komplain Samsung Galaxy S9+ yang baru sehari dipakai sudah bermasalah, mending lupakan Samsung deh. Layanan purna jualnya tak lagi sebaik dulu.

  11. Selamat sore pak HSW,

    setelah baca review untuk pocophone F1 dan vivo v11 pro,
    saya minta rekomendasi donk untuk hp yg bagus kameranya untuk foto bokeh maupun selfie dan video (fitur slow motion dan EIS atau OIS) di antara dua itu yg bagus mana

    atau mungkin ada rekomendasi yg lebih baik lagi budget 4-5jt yang bisa seteara iphone 7 plus fitur kameranya
    1. kamera bagus (bokeh maupun selfie wide range)
    2. video (fitur slow motion ada EIS atau OISnya)
    3. foto waktu low ligh bisa optimal
    4. mampu mengurangi backlight yg berlebihan

    terima kasih atas perhatiannya

    1. Pak Julian Try K.,

      * Lebih sering memotret ambil V11 Pro. Lebih sering merekam video ambil F1.

      * Hmmm… kalau kriterianya seperti itu, ya silakan menyiapkan anggaran lebih dari Rp10 juta dulu, Pak.

      1. berarti untuk kisara budget 4-5jt tidak ada yang bisa bersaing kameranya dengan iphone 7 plus ya pak,

        terima kasih atas rekomendasinya pak,

  12. Sangat disayangkan sekali tanpa adanya EIS di Vivo 11 Pro ini. Mungkin kah Koh HSW, update software Vivo 11 Pro berikutnya bakal punya fitur EIS? (Entah EIS ini fitur hardware atau software, saya ndak tahu, Koh).

  13. Selamat malam Pak HSW,

    Salam kenal, saya naksir V11 Pro dan sudah beli online beberapa hari sebelum dijual resmi. Pertanyaan besar buat saya kenapa clock speed SD660 AIE nya hanya terbaca di sistem (foto terakhir) 1,95 GHz ya bukan di 2,2 GHz?

    Terima kasih atas pencerahannya dan semoga Pak HSW sehat selalu.

    1. Pak Bachtiar,

      Lho iya. Aneh. Padahal, setahu saya, prosesor Snapdragon 660 di V11 Pro tidak di-underclocked. Kondisinya berbeda dengan Realme 2 Pro yang memang meng-underclocked-kan Snapdragon 660.

      1. Sore Pak, saya baru ngecek Clockspeednya V11Pro menggunakan CPUZ dan memang tertulis 1.11 Ghz – 1.96 Ghz.
        Emang seharusnya yg disebutkan di iklan brp ya Pak?

        1. Pak Edwin,

          Di iklan nggak disebutkan kecepatannya. Cuma dituliskan Snapdragon 660 AIE. Saya coba Googling, tak ada yang menyebutkan Snapdragon 660 di V11 Pro di-underclock. Kondisi berbeda ditemukan di Realme 2 Pro. Banyak artikel yang menyatakan Snadragon 660 di Realme 2 Pro di-underclock.

  14. Koh Herry

    Kalo saya perhatikan, ram saat standby rata2 sisa 50% dr spek yg ditawarkan.

    Ram 6gb nya vivo jadi sisa 3,7 gb. Apakah memang perhitungannya selalu begitu? Bisa gak kalo besok2 ada yg bikin spek ram 8gb lalu pas standby ram nya 6gb?

    Dan Yang saya herankan makin tahun ram makin ditambah itu untuk menyokong kerja apa? Prosesor kah? Kamera kah? Agar bisa nyimpen 200-300 app kah! Atau untuk multi tasking semata? Masa iya sih ada yg make hp buat multi tasking lebih dari 10-20 app dibiarkan berjalan terus2an.

    1. Pak Sandy Adam,

      * Ada semacam prinsip di kalangan produsen ponsel, rakus RAM itu tidak baik. Namun, RAM tersisa terlalu banyak juga tak baik. Percuma dong diberi RAM besar kalau tak dioptimalkan.

      * Ada dua tujuan. Pertama, agar multitasking lebih lancar dan enak menjalankan aplikasi besar. Kedua, sebagai marketing gimmick. Memperbesar ukuran RAM merupakan salah satu cara mudah dan murah bagi produsen ponsel untuk memikat konsumen. Sebab, konsumen biasanya memiliki persepsi ponsel dengan RAM semakin besar berarti semakin baik.

  15. Hallo Pak Herry, saya memiliki budget 5jt dan bingung mau beli hp apa. Preferensi terbesar saya dalam memilih hp adalah kualitas kameranya, baik untuk foto maupun untuk rekam video. Saya juga berniat memakai hp saya dalam jangan waktu yang panjang (2-3 tahun). Oleh karena itu saya mau bertanya:

    1. Apakah kualitas foto yang dihasilkan Vivo V11 Pro ini berbeda sangat signifikan dengan Pocophone F1? Atau hanya sedikit lebih baik?
    2. Berdasarkan keseimbangan fitur secara keseluruhan, manakah yang lebih baik atau yang akan bapak pilih antara Pocophone F1 atau Vivo V11 Pro?
    3. Kalau saya mau ambil Pocophone F1, lebih baik beli yang versi 6/64 atau 6/128 Pak?
    4. Berdasarkan kasus saya seperti yang telah saya jelaskan diatas, hp apa yang akan bapak rekomendasikan?

    Terima kasih banyak Pak.

    1. Bu Ina,

      1. Tidak sangat signifikan, tapi bukan hanya sedikit. Bedanya lumayan deh.
      2. Pocophone F1.
      3. 6/128.
      4. Pocophone F1 6/128.

      1. Mohon maaf pak herry, mungkin pertanyaan saya sedikit tidak berimbang tapi agak tergelitik juga buat menanyakan
        1. Secara kinerja kamera dan perekaman video keseluruhan apabila diadu dengan redmi note 5 bagus mana?
        2. Dalam performa kinerja keseluruhan, redmi note 5 kalah dalam hal apa?
        Mohon opininya, terimakasih

          1. Apakah perbedaannya signifikan pak Herry?
            Oh iya, saya baru aja meminang redmi note 5, apakah disarankan untuk men charge handphone dalam waktu tertentu sebelum penggunaan pertama kali? Mohon pencerahannya pak, terimakasih

          2. Pak Rian Permana,

            Dalam hal kamera? Tidak terlalu signifikan.

            Kini tak ada cara khusus. Yang penting charge-lah sampai penuh saat ponsel dalam kondisi padam.

  16. Saya user v11 pro, lancar kok fingerprint nya walaupun pakai tempered glass 30ribuan hehehe,, face unlock nya juga josss.. gelap gulita tetep bisa buka lock screen karena setau saya ada semacam infra red di sisi kanan atas buat bantu unlock pas kondisi gelap, btw ko Herry tanyain ke pihak vivo dong, apakah v11 pro bakalan dapet update android pie? Karena spesifikasinya 11-12 sama vivo x21 yang officially udah dikasih android pie beta sama google. Makasih.

    1. Pak Ario,

      * Wah, pakai tempered glass tetap nyaman? Saya sampai habis beberapa keping tempered glass lho. Kesimpulannya sama. Kalau tempered glass terpasang, sensor sidik jari di dalam layarnya jadi kurang enak.

      * Iya, memang ada inframerah di bagian atas. Jadi, di lokasi temaram pun face unlock-nya tetap jos.

      * Belum ada info nih. Semoga ada pembaruan ya.

  17. Pagi pak HSW….
    Butuh rekomendasi….. Antara honor 8x, mi8 lite, vivo 11 pro….. Saya butuh yg gegas dan batt awet…. Atau pocophone F1…. Kamera tidak terlalu di pertimbangkan… Terima kasih…

    1. Pak Dwi Indra Saputra,

      Kalau kamera tidak terlalu dipertimbangkan, berarti jawabannya sudah jelas Pocophone F1. Ambil yang 6/128 GB sekalian ya.

    1. Bu Mia,

      Samsung, apalagi seri J, lebih baik langsung dicoret.

      Anda perlu fitur remote control atau tidak? Kalau perlu, ambil Redmi 5A. Kalau tak perlu, ambil Redmi 6A.

  18. Pak Herry

    Maaf bertanya diluar tema Vivo, tapi masih terkait gadget kok.
    Beberapa pertanyaan saya diantaranya :

    1. Idealnya penggunaan smartphone itu berapa lama jika kita jadikan daily driver?
    2. Apakah penurunan performa smartphone itu signifikan dalam jangka waktu 1tahun dan 2 tahun?
    3. Apakah layar smartphone lama-lama akan menguning seiring penggunaan?

    Terima kasih…

    1. Pak Rizki Akbariyan Prabowo,

      1. Sampai Anda merasa ponsel itu sudah tidak layak pakai lagi.

      2. Seharusnya tidak. Yang berpotensi mengalami penurunan kemampuan hanya baterainya. Saran saya, bila suatu ponsel memang dipakai dalam jangka panjang, beberapa bulan sekali lakukan factory reset. Biar ponsel kembali segar.

      3. Pada 1-2 tahun seharusnya tidak. Entah kalau, misalnya, lima tahun. Saya tak pernah memakai ponsel yang sama dalam waktu selama itu.

  19. apakah vivo v11 pro sudah ada fitur video slow motion seperti pocophone f1?
    kalau ada perbandingan slow motion antara vivo v11 pro dengan pocophone f1 brp fps ya pak?

    1. Pak Jonah,

      Ada.

      Maaf, saya tidak memperhatikannya. Slow motion di kamera ponsel yang lebih mahal pun saat ini belum mantap kok.

      1. Mengapa ko herry selalu meng”under-estimate” Samsung? Padahal khalayak umum selalu menganggap ponsel bagus ya Samsung.. Ibarat orang kalau pilih pompa air, pasti langsung menganggap Sanyo adalah merk pompa air terbaik. Maaf kalau pertanyaan saya agak gimana, tapi jujur, saya pun juga ogah pakai Samsung. Tapi menurut saya, ada beberapa tipe menggiurkan sejak kemunculan Samsung J Pro.

        1. Pak Heidy Ismanto,

          Ya karena realitanya ponsel itu, terutama selain seri S dan Note, layak diabaikan. Dengan dana yang sama, kalau dibelikan ponsel lain sudah dapat barang yang lebih bagus.

  20. Malam Koh Herry, semoga selalu sehat dan lancar segala aktifitasnya.

    mau tanya Koh, untuk kelas harga sejutaan pilihan antara nokia 5, zenfone live L1, redmi 6a atau realme C1 terbaik apa yaa?

    prioritas durasi pemakaian(WA, browsing, email) yg lama.
    sukur2 tangguh dan ndak ketinggalan buat 2 atau 3 tahun kedepan.

    terimakasih šŸ™‚

    1. Pak Auxerion,

      Hmmm… semua ponsel yang Anda sebutkan kalau untuk 2-3 tahun mendatang sih sudah ketinggalan.

      Bila tak harus keluaran terbaru, saya lebih condong ke Nokia 5.

  21. Om , overall kalau dibandingkan Mi8 bagusan mana ya? Saya lagi rencana beli Mi8 di Malaysia ,jadi ga masalah sama garansinya sih .
    Tapi pengen coba fingerprint nya Vivo juga nih ? ,jadi bingung.. hehehe

  22. Dear Pak Herry,

    Saya pengguna redmi note 4 garansi resmi. Kalau sy charge batere di malam hari lalu esoknya saya bangun tidur dan mencabut gimana ya perlakuan sy terhadap batere tsb? Paginya sudah 100% tapi masih ada lambang petir. Kata teman sy kalo Opponya dia, tanda petir hilang kalo sudah 100%. Saya jadi takut batere redmi note 4 sy jadi cepet habis masa hidupnya kalau begini. Ada saran Pak?

    Makasih yah Pak

    1. Pak Vicky,

      Tak masalah. Asalkan sudah seratus persen, langsung cabut saja. Btw, apakah Bapak mengisi ulang baterai ponsel dalam kondisi ponsel menyala?

    1. Bu Mia,

      Kalau Anda perlu ponsel NFC termurah, apa pun spesifikasi dan kinerjanya, Nokia 3 boleh dilirik. Namun, kalau Anda juga memperhatikan kinerja ponsel, ponsel itu tak terlalu asyik.

  23. Pak Herry , pertanyaan saya :
    1. Kalau dari performa kamera,perekaman Video, dan ketahanan baterai, bagaimana perbandingan vivo V11 pro dengan Redmi note 5 ?
    2. Apakah worth buat upgrade dari Redmi note 5 ke vivo V11 pro? Mengingat selisih harga baru nya hingga 2 jutaan..

    1. Pak Fajar,

      1. Yang berurusan dengan kamera lebih bagus V11 Pro. Baterai lebih mantap Redmi Note 5.

      2. Dengan asumsi Anda harus menjual Redmi Note 5 bekas dulu, kurang worth deh. Mending bertahan di ponsel itu dulu.

  24. Pak Herry,

    Saat ini saya masih menggunakan Xiaomi Redmi Note 5 AI. Ada rencana untuk mengganti, namun belum terpikirkan apa. Ada saran untuk rekomendasi gawai dengan harga maksimal 4jt atau tetap menggunakan gawai ini karena tidak ada yang lebih bagus secara signifikan/ terjadi peningkatan dari segala segi?

    Terima kasih.

    1. Pak Nunu,

      Karena anggaran Anda maksimal Rp4 juta, saya menyarankan bertahan di Redmi Note 5 dulu. Kalau Anda beralih ke ponsel lain, memang bakal menemukan ponsel yang kemampuannya lebih baik. Namun, bedanya cuma sedikit. Sayang deh.

  25. Sore Om Herry, saya pengguna Vivo V11 Pro ini.
    RAMnya memang 6Gb, tp kok sptnya OSnya cpt skali mengakhiri aplikasi2 yg baru saja tertutup ya Pak. Padahal kan harusnya RAM besar gunanya supaya bisa buka banyak aplikasi…
    Apakah Pak Herry merasakan hal tsb atau memang OS Vivo kurang bagus dlm management aplikasinya atau HP saya yg bermasalah Pak?

  26. pak herry saya mau tanya oot. apakah hp dengan ui android murni semisal zenfone max pro m1 atau sejenisnya bisa memakai launcher alternatif yang biasa didownload di play store?
    saya biasa memakai launcher tertentu untuk semua hp saya, tapi saya belum pernah menggunakan hp dengan ui android murni karena kekhawatiran tersebut. problem simpel tapi bagi saya penting he.. he.. he…
    terima kasih.

    1. Pak Denny,

      Seharusnya bisa. Saya pernah memakai Poco Launcher di Nokia 6.1 Plus. Launcher yang sama sekarang saya gunakan di Xiaomi Mi A2.

  27. Om herry, tolong review xiaomi redmi note 6 pro kalo bisa ???, saya mau beli HP ini saolnya…

    Oh iya , mending xiaomi redmi note 6 Pro atau Xiaomi mi 8 Lite atau Realme 2 Pro ya om?

  28. Pak Herry SW, saya termasuk pembaca blog bapak, kalau saya amati pak Herry cenderung sering mengarahkan untuk menghindari samsung yang seri J atau seri A, kenapa pak? Apakah terlalu overprice?

    1. Pak Rian Permana,

      Bukan hanya seri A dan J deh. Segala ponsel Samsung lebih baik dihindari.

      Dulu saya memang menyarankan jangan membeli ponsel Samsung seri A dan J. Alasannya sederhana. Kinerjanya kurang nendang, apalagi kalau diperhitungkan dengan harganya. Seri S dan Note masih boleh dilirik.

      Sejak saya mengalami kejadian tak menyenangkan dengan Samsung seri S, semua seri ponsel Samsung saya sarankan lebih baik dihindari. Sebab, layanan purna jual Samsung ternyata tak sebagus dulu.

      Pengalaman apa sih? Jadi, ceritanya saya membeli Samsung Galaxy S9+ Rp12,999 juta. Baru sehari digunakan (kurang dari 24 jam), sensor sidik jari ponsel itu sudah bermasalah. Sering tidak merespons. Karena itu ponsel premium dan usia pemakaian masih sangat singkat, saya meminta penggantian unit baru. Samsung menyatakan tak bisa. Satu-satunya solusi yang diberikan adalah menservis ponsel saya. Kapok deh!

      Merek terkenal, ponsel mahal, tapi layanannya kok buruk seperti itu. Sekadar pembanding, saya pernah membeli ponsel Mito yang harga jualnya tak sampai Rp1 juta. Baru sehari digunakan, ponsel bermasalah. Saat saya mengajukan klaim, petugas Mito langsung memberikan pilihan mau diservis saja atau ganti unit baru. Tentu saya memilih yang kedua.

  29. Pak HSW
    Mau tanya , mana yg terbaik performa kinerja nya dan hasil foto low light nya antara VivoV11 pro atau Xiaomi MI A2 ??
    Trimakasih.

  30. Pak Herry SW, kalau diminta memilih antara Redmi note 5 pro dan Iphone 6s plus anda plih yang mana?
    Penilaian menitik beratkan pada sektor kamera dan pengalaman pengguna software. terimakasih

    1. Pak Nanang,

      Saya tak pernah memakai iPhone 6s Plus dan Redmi Note 5 Pro, Pak. Yang pernah saya pakai Redmi Note 5. Ponsel itu sangat layak dibeli.

  31. Koh herry, saya ada budget 2jt. Masih bingung mau pake vivo y91 atau oppo a3s. Soalnya dr spek mirip, hanya beda di prosesor dan batere. Keperluan untuk sosmed, WA, browsing, mendengarkan musik, streaming. Terima kasih, semoga koh herry sehat selalu ….

    1. Pak Yudi,

      Jawaban saya, maaf tak tahu karena tidak pernah mencoba dua ponsel tersebut. Dengan dana segitu, kalau saya lebih memilih Xiaomi Redmi 5 Plus.

  32. pak, saya berencana membeli vivo v11 pro, adakah dalam rentang harga 5jt ponsel lain yg dapat menjadi pembanding? atau vivo v11 pro ini sudah yg terbaik dalam rentang harga tsb? lalu bagaimana dengan layanan servis dari vivo apakah baik? terima kasih

    1. Pak Pradana,

      Pocophone F1 varian RAM 6 GB dan ROM 128 GB Rp4,999 juta.

      V11 Pro unggul di kinerja kamera. Sedangkan F1 unggul di kinerja selain kamera.

      Layanan pusat perbaikan resmi Vivo cukup bagus.

  33. Dear Pak Herry,

    Yang mana lebih bagus pak dalam soal kamera saja. Bisa dikasih urutan pak dari terbagus?

    Realme2pro
    Redmi note 5
    MIA2
    Honor8x

    Terima kasih

    1. Pak Ahmad,

      Honor 8X saya tak tahu. Tiga ponsel yang lain, bila diurutkan dari yang terbaik: Mi A2, Redmi Note 5, dan Realme 2 Pro.

  34. Pak Herry

    Maaf out of topic,
    Masih layak ndak meminang motorola g5s plus dengan harga 2.250.000 untuk saat ini.

    Terima kasih dan semoga sukses selalu

      1. Dear Bapak Herry

        Terima kasih pak,
        Mohon saran untuk gawai maksimal 2jt
        Penggunaan untuk wa dan ig sebagai customer service kerjaan.
        Harapan nya memory besar, dan non hybrid.
        Bisa smartfren.

        Sempet liat zenfone selfie 4 ram 4gb/64gb.
        Harga 1,8jt…
        Apakah recommended?

        Terima kasih

        1. Pak Andre,

          Spesifikasi Zenfone 4 Selfie (bukan Zenfone Selfie 4) sudah tergolong uzur. Menurut saya, mending tambahkan anggaran Rp100 ribu untuk membeli Xiaomi Redmi 5 Plus varian 4/64.

  35. Pagi Pak Herry….
    Pak, saya pake Vivo V11 Pro ini, di samping kanan atas, ketika WiFi saya nyalakan, lalu di sebelah simbol WiFi, kenapa seringkali muncul 4G dan kadang tidak muncul juga Pak? Apa itu berarti WiFi dan Mobile Data saya aktif bersamaan?

    1. Pak Edwin,

      Apakah hal itu terjadi ketika Anda baru berganti koneksi dari seluler ke Wi-Fi? Kalau iya, saya menduga hal tersebut menunjukkan sedangkan ada peralihan koneksi. Kebetulan saya juga pernah mengalaminya.

      1. Sepertinya iya Pak Herry, sblmnya saya pake HP lain juga mmg demikian, jika baru beralih dari mobile data menjadi WiFi, simbol WiFi dan 4G menyala bersamaan tp tdk dlm jangka waktu lama sedangkan V11Pro ini sptnya kedua simbol tsb nyala bersamaan dlm wkt agak lama… Apakah itu berarti kuota internet saya juga terpotong Pak?

        O iya, terkait dgn blog Ponselmu ini, saya sudah mencentang “Notify me of follow-up comments by email” dan “Notify me of new posts by email” tp kok saya tdk pernah mendapat pemberitahuan ya Pak? Di folder Spam juga tidak ada…

        1. Pak Edwin,

          Saya tidak memperhatikan pemakaian kuota internetnya, Pak.

          Apakah Bapak sudah memasukkan alamat email di bagian “berlangganan blog via email”? Kalau belum, silakan dimasukkan dulu.

  36. Pak herry, apakah ada ponsel dengan ukuran panjang dimensi tidak lebih dari 158mm yg masih layak dibeli? Kisaran harga maksimal 4jt. Sebelumnya saya pengguna asus Zenfone max pro m1,dan saya kurang nyaman dengan ukuran ponsel sebesar itu.

    1. Pak Mediantono,

      Hmmm… maaf saya tak ada ide. Saya jarang sekali mencarikan rekomendasi ponsel berdasarkan panjang bodi.

  37. Anggaran untuk Samsung Galaxy A7 (2018) kalau dibelikan ponsel lain, apakah sudah dapat barang yang lebih bagus Koh?
    Terimakasih

  38. Dear Pak HSW,

    Apakah app cloning di Vivo V11 bisa cloning semua app atau hanya bisa cloning whatsapp dan segelintir app saja?

  39. Halo Pak HSW,

    Saya melihat berita dan membaca komentar bapak diatas, bahwa LG Mobile akan hengkang dari indonesia, akan tetapi service center masih beroperasi seperti biasa. Saya pengguna LG G6 sudah lama ( Semenjak baru launching ), saya tidak punya masalah dengan yang lain hanya 1 shadow di layar.
    1. Apabila memang benar LG akan hengkang, apakah part akan menjadi langka ?
    2. Saya sudah nyaman dengan penggunaan LG G6, tetapi melihat kondisi seperti ini, sepertinya saya harus meninggalkan LG G6 dan menggantinya dengan yang baru. Bagaimana menurut Pak HSW ?
    3. Apakah Pak HSW punya saran rekomendasi smartphone untuk mengganti LG G6 saya ( yang setara dengan spesifikasi dan fitur atau lebih unggul ) ? Dengan budget tidak lebih dari 5jt. Pocophone sepertinya diluar dari pilihan saya, karena body berbalut plastik ( Polycarbonat ) dan Kamera yang kurang memuaskan.

    1. Pak Denny Tanujaya,

      1. Lambat laun pasti begitu.
      2. Kalau sudah nyaman, ya bertahan saja dulu dengan G6.
      3. Tak perlu ganti ponsel bila Anda masih merasa nyaman dengan G6.

      1. Terima kasih sudah menjawab pertanyaan saya Pak HSW.

        Tetapi bukan kah dalam waktu beberapa bulan semenjak LG Mobile keluar dari indonesia, harga – harga jual HP bekas LG akan terjun bebas ?
        Saya rasa sekarang juga sudah mulai. Karena saya beberapa hari yang lalu iseng untuk memeriksa harga pasaran LG G6 berkisar di 3.500.000.

        1. Pak Denny Tanujaya,

          Sebelum keluar pun harganya sudah terjun bebas kok. Karena itu, daripada sakit hati, asalkan Anda merasa ponsel tersebut masih memadai ya dipakai saja sampai ia minta pensiun.

          1. hhhmm . Baik kalau begitu Pak HSW.

            1 pertanyaan lagi pak. Apabila mencari Smartphone untuk membantu G6, apa yang terbaik untuk saat ini ya pak ?
            Mungkin lebih ke segi nyari ke performa. Tapi jangan saranin Pocophone ya pak. Selain dari Pocophone.

          2. Pak Denny Tanujaya,

            Tadinya saya sudah berencana menyarankan Pocophone. Sebab, kesesuaian antara harga dan performanya saat ini paling mantap. Kalau tak mau Pocophone, bagaimana bila Huawei P20 Pro?

  40. Pak HSW
    1. Bgmana kinerja performa Xiaomi MI A2 di bandingkan Vivo V11 Pro ?
    2. Kamera LowLight mana yang lebih unggul MI A2 atau Vivo V11 Pro atau MI8 Lite ?

    1. Pak Yulius,

      1. Dalam hal apa? Kegegasan dan kamera lebih bagus Mi A2. Daya tahan baterai lebih lama V11 Pro.

      2. Saya belum mencoba Mi 8 Lite. Kalau V11 Pro vs Mi A2, lebih bagus Mi A2.

  41. Om Herry maaf tanya out of topic. Bila kebutuhan gawai untuk travelling, game, lebih banyak utk entertainment, Om Herry lebih prefer pilih xiaomi redmi note 6 pro atau redmi 6 (mi A2 lite) atau redmi note 5 ai? Terima kasih. Mohon petunjuknya ?

  42. Pak Herry,

    Saya pakai zenfone 5 ze620kl sejak september lalu, saya beli hp ini salah satunya karena kameranya yang katanya bagus, dan memang bagus kalau untuk di luar ruangan dengan cahaya yg melimpah tapi kalau sudah low light, di dalam ruangan jelek banget pak hasil fotonya banyak noise, bahkan tampilan di viewfinder nya udah kayak TV analog, apalagi buat rekam video ancur lebur.
    Sejak beli ada beberapa kali update software tapi gak memperbaiki kameranya.
    1. Menurut Pak Herry apa harus dipertahankan sampai ada update software atau jual cari yang baru?
    2. Dan rekomen Pak Herry untuk pengganti, hp apa ya di harga yg setara zenfone 5?

    Makasih Pak Herry

    1. Pak Isa,

      1. Boleh mulai melirik ponsel baru.
      2. Adanya di harga lebih rendah daripada Zenfone 5 nih. Yaitu, Xiaomi Mi A2.

  43. sy setuju dgn koh Herry ttg mngecewakannya after sales samsung yg kini di p’hujung masa jayanya. bbrapa thn ke depan, kayaknya brand2 china akan menguasai 3 besar dgn huawei yg paling menonjol dgn segala sumber daya & strategi bisnisnya, xiaomi dgn ekosistem ioT nya, jg oppo&vivo dgn diversifikasi produk2nya. apple mungkin msh kuat krn basis konsumen yg militan & fanatik. kebangkitan nokia patut diperhitungkan krn build qualitynya di atas rata2. tentu sy bisa salah..

  44. Koh herry tanggal 11 ada flash sale asus zenfone max pro m2, kira kira koh herry ngadain pembelian jalur khusus yang biasa khoh herry adain waktu flash sale honor 8x kalau tidak salah. Kalau koh herry ngadain pembelian jalur khusus biasanya H- berapa koh herry ngadainnya. Terima kasih koh herry

    1. Pak Samsul,

      Serius tanggal 11 ada flash sale Zenfone Max Pro M2?

      Sejauh ini saya belum berencana membuka pembelian jalur khusus. Ehmm… saya tak pernah mengadakan jalur khusus Honor 8X deh. Lha ponsel Honor tidak saya rekomendasikan kok.

      Tidak ada jadwal khusus.

    1. Pak Rian Permana,

      Sejak Honor akan masuk resmi (lagi) ke Indonesia, saya sudah berencana review lho. Karena itu, saya sudah langsung membeli aneka aksesorinya.

      Namun, ternyata saya kena PHP. Honor View 10 tak kunjung muncul hingga beberapa bulan kemudian. Batal review deh.

      Karena Honor View 10 tak kunjung muncul, saya membeli Honor 9 Lite. Eh… ternyata ponsel itu mudah banget nge-lag. Baru pakai sebentar saya sudah tak tahan. Dijual deh. Batal review lagi.

      1. Yaaah performa real nya seperti itu ya ternyata, padahal saya agak berharap ponsel merek itu bakal mengurangi “ketergantungan” Saya terhadap merek xiaomi, karena saya kira masih satu pabrik dengan huawei (mohon koreksi kalau salah) jadi performanya terutama kamera bakal bagus, namun harganya lebih terjangkau

  45. Pak Herry, saya punya dana cukup untuk membeli ponsel Honor 7A. Apakah Pak Herry merekemonedasikan ponsel tersebut?atau pak Herry ada rekomendasi ponsel lain direntang harga yg sama dengan Honor 7A?

    1. Pak Tito,

      Ponsel Honor buat saya masih otomatis coret. Entah 3-6 bulan mendatang.

      Honor 7A Rp1,799 juta ya. Ada Xiaomi Redmi 6 atau Redmi S2 yang boleh dipertimbangkan.

  46. Pak Herry,
    Tolong tanya, saya pengguna G4 yg merasa sudah agak outdated dan sudah beberapa kali rusak,tapi masih suka dengan kameranya. Saya sedang cari pengganti yg setidaknya seimbang atau lebih bagusan.

    Kira2 kalau vivo v11 dan pocophone dibandingkan kameranya dengan g4 apakah bisa ya pak? Atau mungkin pak Herry ada rekomendasi saya untuk hp dengan budget 8juta kebawah.

    Terima kasih sebelumnya.

    1. Pak Armand,

      V11 saya tak pernah pakai. Kalau Pocophone dibandingkan G4, kameranya masih kalah deh.

      Dengan anggaran segitu dan mengutamakan kamera, cobalah mencari Huawei P20 Pro bekas. Harga pasaran sebenarnya masih Rp8,5 juta. Namun, siapa tahu beruntung dapat harga di bawah itu.

  47. Mau tanya pak, apakah ada ponsel Android harga di bawah 3 juta yang sudah 3/4GB RAM, 32/64GB Memori Internal, Fast Charging, Baterai minimal 4100 mAh, Double tap to wake, dan pakai UI Android Stock / Android One murni.

  48. Koh, sy galau antara pocophone f1 dan vivo v11 pro. vivo v11 pro tampak nya hp yg lebih merata, bagus di segala sisi.
    Di sisi lain, sy tak yakin vivo 11 pro cukup durable utk pemakai spt saya?

    Sy sbg admin media sosial & server pulsa, jd tiap menit bahkan detik jari saya akan selalu di atas hp.

    Apakah kelebihan vivo v11 pro memberikan “trade off” yg cukup bagi saya drpd pocophone F1?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *