Review Xiaomi Mi Pad: Tablet Android Peduli Banyak Aspek

Perilaku calon pembeli tablet di Indonesia cukup unik. Ketika disodori tablet, apa pun sistem operasinya, seringkali mereka akan bertanya, “Apakah bisa dipasangi kartu SIM?” Mereka berdalih, kemampuan itu mutlak dimiliki supaya lebih mudah dalam berinternet. “Biar tidak harus mencari Wi-Fi dulu,” kilah mereka.

Seandainya penjual menjawab tablet itu bisa dipadukan dengan nomor GSM dan mendukung layanan 3G, mayoritas calon pembeli tak langsung bertransaksi. Mereka masih melontarkan pertanyaan tambahan. “Bisa dipakai telepon nggak?”

Padahal, calon pembeli seperti itu kelak nyaris tak pernah bertelepon memakai nampan eh… tablet. Namun, itulah realita di lapangan. Kalau Anda bukan termasuk kelompok calon pembeli di atas dan kini sedang mencari tablet yang andal, Xiaomi Mi Pad sangat pantas dipertimbangkan.

Mi Pad-1

Menurut penulis, tablet pertama Xiaomi yang resmi dijual di Indonesia itu memedulikan banyak aspek. Mulai dari kecantikan fisik, tampilan layar, performa keseluruhan, hingga daya tahan baterai. Mari kita mengupasnya satu per satu.

Penampakan nyata Mi Pad terlihat tipis, cantik, dan mewah. Kualitas pengerjaan bodinya pantas mendapatkan acungan jempol. Seseorang yang terpukau dengan tampilan fisik Apple iPad dan Samsung Galaxy Tab S, seharusnya juga terkesima saat melihat Mi Pad. Kala dipandang dari samping, tablet berukuran 202,1 x 135,4 x 8,5 milimeter dan berat 360 gram itu terlihat tipis.

Mi Pad dibekali layar IPS Sharp/AUO berukuran 7,9 inci dengan rasio 4:3. Resolusinya 2.048 x 1.536 piksel alias sama dengan Retina display yang kali pertama diperkenalkan Apple saat merilis iPad generasi ketiga. Karena telah mengadopsi Corning Gorilla Glass 3, layar Mi Pad relatif lebih tahan terhadap goresan.

Gambar dan huruf dapat disajikan secara optimal oleh layar tablet itu. Huruf berukuran kecil pun masih terbaca jelas. Pengguna yang gemar menyimak informasi terbaru di berbagai portal berita, contohnya, akan merasa nyaman saat memandang layar Mi Pad.

Mi Pad-2

Prosesor empat inti (quad core) NVIDIA Tegra K1 2,2 GHz, Wi-Fi, bluetooth, wireless display, RAM 2 GB, ROM 16 GB, dan selot microSD merupakan sebagian spesifikasi lain Mi Pad. Memori internal tablet Android 4.4.4 KitKat dengan tampilan antarmuka MIUI 6 itu digabung dalam satu partisi. Namanya, internal storage. Kala tablet belum diutak-atik, ruang kosong yang tersisa mencapai 12,89 GB.

Saat terhubung ke dunia maya via Wi-Fi, pengguna dapat mengatur supaya Mi Pad menampilkan kecepatan koneksi internet. Pengguna cukup mencermati bagian atas layar untuk memantau naik turunnya kecepatan akses. Tablet itu juga mendukung USB On-The-Go. Berbekal adapter yang mudah diperoleh di pusat penjualan ponsel atau komputer, pengguna bisa menghubungkan USB flashdisk dengan tablet.

Mi Pad-4a

Selama menguji pakai Mi Pad, penulis sempat menginstalasikan permainan Asphalt 8: Airborne. Permainan dengan file instalasi lebih dari satu gigabyte itu berhasil dijalankan dengan lancar. Mobil bergerak ke kiri-kanan dengan responsif dan presisi, mengikuti tangan penulis yang terus mengubah posisi tablet. Suara yang keluar dari speaker Mi Pad menciptakan sensasi bermain yang lebih seru.

Penulis waktu itu juga menginstalasikan NVIDIA TegraZone 2. Aplikasi tersebut mempermudah pengguna dalam mencari permainan yang dioptimalkan untuk peranti berprosesor NVIDIA Tegra. Usai memilih judul permainan tertentu, pengguna akan diarahkan ke Play Store lagi.

Kemampuan kamera di tablet Android seringkali agak diabaikan oleh produsen. Hal serupa tidak berlaku di Mi Pad. Tablet tanpa GPS terintegrasi itu dibekali dua kamera yang kinerja umumnya pantas diacungi jempol.

Kamera utama Mi Pad dilengkapi fokus otomatis, tetapi tanpa lampu kilat. Kamera dengan bukaan lensa f/2,0 itu dibekali beragam pilihan filter. Ia sanggup menghasilkan foto beresolusi delapan megapiksel dan klip video full HD 1080p.

Mi Pad-3

Sementara itu, sama dengan tablet-tablet yang beredar di pasar, kamera di sisi muka Mi Pad tanpa fokus otomatis maupun lampu kilat. Kamera tersebut mampu memproduksi foto beresolusi lima megapiksel dan klip video full HD 1080p. Penggemar selfie mestinya akan merasa puas dengan performa kamera depan itu.

Sumber daya Mi Pad berasal dari baterai lithium polymer 6.700 mAh yang dibenamkan ke dalam bodi. Selama penulis gunakan, tablet itu rata-rata perlu di-charge tiga hari sekali. Dibandingkan ponsel yang jarang sekali terpisah jauh dengan penulis, frekuensi pemakaian tablet ala penulis memang kurang intensif.

Selot microSD yang sulit dibuka dan tidak dibekali selot kartu SIM menjadi sisi minus tablet berharga jual Rp 2,999 juta itu. Bagaimana pun, penulis tetap memandang Mi Pad adalah tablet Wi-Fi only yang memikat.

Tidak tersedianya koneksi seluler seharusnya bukan lagi menjadi alasan utama menolak Mi Pad. Sebab, banyak orang kini telah menggunakan ponsel pintar dengan paket layanan data aktif. Akses internet itu tinggal dibagikan lewat Wi-Fi tethering. Tempat penyedia hotspot pun sekarang semakin mudah ditemukan, bukan?

***

Contoh foto yang diproduksi Mi Pad.

Mi Pad-5

Mi Pad-6

Mi Pad-7

Mi Pad-8

Mi Pad-9

Mi Pad-10

Mi Pad-11

Mi Pad-12

Mi Pad-13

Satu foto di bawah ini dijepret menggunakan kamera depan.

Mi Pad-14

***

Screen capture Antutu Benchmark, Sensor Box for Android, dan kondisi awal RAM.

Mi Pad-15

Mi Pad-16

Mi Pad-17

 

99 thoughts to “Review Xiaomi Mi Pad: Tablet Android Peduli Banyak Aspek”

    1. Pak Revaldo,

      Paket penjualan terdiri atas tablet, kepala charger 2A, kabel micro USB, SIM ejector, kardus, dan aneka lembaran kertas.

      Garansi resmi selama 12 bulan.

        1. Pak Priyo,

          Benar, fungsinya untuk menusuk lubang selot microSD.

          Sering disebut SIM ejector karena fungsi utamanya sebenarnya menusuk lubang kecil di selot kartu SIM. Kadang disebut pula pin. Sebab, sebagian gawai tidak memiliki selot kartu SIM. Selot microSD di sebagian gawai juga ditusuk pakai benda yang sama.

  1. Maaf bung Herry saya muncul lagi, semoga tidak bosan menjawab pertanyaan saya. Menurut pengalaman/ sepengetahuan bung Herry servis center merk2/brand dari Cina : Lenovo, Huawei, ZTE & Xiaomi reputasinya bagaimana? Minimal untuk kota Surabaya. Mohon diurutkan dari yang lumayan sampai yg paling jelek! Terima kasih.

    1. Pak Riyanto,

      Hmm… terus terang sama-sama kurang mantap sih. Kalau tetap harus diurutkan, mulai dari terbaik sampai paling buruk, kira-kira begini: Huawei, Xiaomi, ZTE, dan Lenovo.

  2. Maaf agak menyimpang dari pembahasan Mi Pad om.
    Menurut sepengetahuan om bagaimana layanan purna jual dari brand Alcatel?
    Terimakasih

  3. Ini tidak seperti biasa, reviewnya kurang panjang, baru discroll beberapa kali eh udah abis aja artikelnya, tapi tetep mantab reviewnya

    1. Pak Mochammaddody,

      Benar, tulisan soal Mi Pad ini tidak sepanjang biasanya. Kebetulan fitur-fitur detailnya kan tidak sebanyak ponsel. Hal itu otomatis berdampak terhadap panjang pendeknya tulisan.

  4. maaf oot lg kho herry mau tanya….

    menurut kho hery mana yang lbh bagus smartphone berbasis android ato smartphone windows?

    1. Pak Adam,

      Dengan asumsi harga dan spesifikasi relatif setara, saya lebih memilih Android dengan alasan lebih fleksibel. Mau cari aplikasi tambahan juga lebih gampang.

  5. Iya ko herry…tadi ada tanya teman inden 4 hari…kena 3.5jt apa ada yg datangin versi internal memory 64giga?

    1. Pak Charles,

      Kalau yang tanpa garansi resmi ada yang ROM 64 GB. Kalau yang garansi resmi hanya 16 GB.

      Btw, silakan cek email Anda. Bila di inbox tidak ada, coba periksa folder spam.

    1. Bu Amalia,

      Anggaran Rp 3 jutaan itu tepatnya sampai berapa? Sebab, Rp 3,999 juta pun masih termasuk tiga jutaan lho.

      Hal lain, apakah kebutuhan utama Anda?

  6. Buat Ko Herry sama mau tanya,untuk Android dengan keperluan sebenernya Game+Kamera dengan budget mentok 3,3 juta Kira kira apa ya?pada saat Ini ane pake G2 mini

    1. Pak Ilham,

      Dengan kriteria seperti itu, saya sebenarnya ingin menyodorkan Xiaomi Redmi Note. Masalahnya, Redmi Note bergaransi resmi kini sudah sangat sulit ditemukan di pasar. Kalau pun ada yang masih punya stok, harganya tidak rasional.

      Jadi, sekarang saya menyarankan Lenovo P70. Review bisa dilihat di blog ini. Harga pasar saat ini Rp 2,75 juta.

  7. Hehehe, maksud saya 3 juta kebawah Ko.
    Kamera sama baterai, sisanya mah terserah Ko Herry πŸ˜€

    1. Bu Amalia,

      Oh, maksudnya kurang dari Rp 3 juta tho.

      Karena Xiaomi Redmi Note bergaransi resmi sudah sulit ditemukan, saya menyarankan Anda melirik Lenovo P70. Review bisa dibaca di blog ini.

  8. Pak Herry saya termasuk pembeli tablet yang menanyakan apakah tabletnya, β€œBisa dipakai telepon nggak?” atau minimal “Bisa sms nggak?”, … hehehe … artinya, kayaknya kok ribet ya, kalau nyalain tablet lalu harus menyalakan perangkat lain lagi (modem wifi atau ponsel yang bisa wifi tethering) atau mondar-mandir dulu nyari hotspot. Bahkan tablet yang memiliki koneksi seluler pun, tapi tak dilengkapi fitur sms atau telepon, ternyata sangat merepotkan sekali saat harus membeli paket internet, misal paket internet dari Telkomsel. Paket internet Telkomsel yang disediakan di aplikasi “mytelkomsel” ternyata tak sebanyak dan selengkap paket yang bisa diakses melalui USSD-dialer yang membutuhkan kemampuan untuk menelepon, misal dengan menelepon ke *999*333# untuk beli paket Rp 60 ribu 4GB/bulan/3G only. Lalu saat kuota mendekati habis, pemberitahuan hanya melalui sms, dan ini berarti membutuhkan kemampuan untuk menerima sms. Tablet yang dilengkapi koneksi seluler, tapi tanpa kemampuan untuk menelepon atau sms, biasanya ya harus main cabut-pasang kartu SIM ke ponsel lain saat harus membeli paket internet yang tak bisa diakses melalui aplikasi. Lalu untuk mengetahui kuota habis, untuk Telkomsel, untungnya masih bisa diakses melalui aplikasinya, tapi tetap merepotkan karena kita sendiri yang harus proaktif jadinya, beda seandainya ada fitur sms-nya yang akan otomatis dikirim dengan sendirinya saat mendekati habisnya kuota. Saya belum tahu cara lain, selain cabut-pasang kartu SIM ke ponsel lain, untuk menyiasati tablet dengan kemampuan koneksi seluler tapi tanpa fitur telepon atau sms saat kita ingin menghubungi kode USSD (misal *999*333#) atau mengirim kode pesan untuk mengaktifkan paket tertentu (misal fun on 50k kirim ke 3636). Mungkin pak Herry punya pengalaman soal ini?

    1. Pak Doubleyoueyedee,

      He… he… kayaknya kali ini Bapak terlalu semangat mengetik sehingga lupa memberikan jeda dengan menekan tombol Enter. Akibatnya, komentar Anda tergabung dalam satu paragraf panjang.

      Soal paket data Telkomsel, saya lebih sering memakai jurus beli kartu perdana baru dengan paket internet, dipakai sampai habis, buang, dan beli kartu perdana baru lagi. Sebab, jatuhnya lebih murah. KartuHalo sebagai nomor utama hanya saya gunakan untuk bertelepon.

      Bila tetap ingin memakai nomor lama dan gawai yang dipakai tidak mendukung telepon maupun SMS, selain via My Telkomsel, Bapak bisa mengarahkan browser ke mobi.telkomsel.com.

  9. Ko herry kalo sayakan ini lagi pakai g2 mini,terus mau ganti hp maks 3,5 juta. kira kira apa ya?kebutuan sih gaming sama foto

    1. Pak Ilham,

      Sejauh ini pilihan yang cocok adalah Lenovo P70. Kalau tidak terburu-buru, coba menanti review Xiaomi Mi 4i pada pertengahan bulan depan.

  10. Haha iya, saya sendiri sumpek dengerin minta bisa sim, lte apalagi telepon di tablet. Kirain tablet itu apaan, emangnya telepon apa phablet. kalau ipad 10 inch masa masih mau ditempel telinga. Kl dikasi sim ntar jd mahal akhirnya pada ngga beli

    Btw saya tambahin lagi yg blum kang herry review ttg mipad :

    -Microsdnya bisa baca 128gb. Cmn 64gb aja rasanya cukup
    – gpunya sekelas ps3, pernah dibandingin ps3 asli lbh detil. Tapi tergantung tvnya jg sih dan gamenya hehe
    – slot micro emang susah ya kaya saya, solusinya sering2 dibuka aja lama2 rada longgar πŸ™‚

    1. Pak Ilham,

      Harap diperhatikan: pertanyaan yang sama cukup diketikkan satu kali. Tak perlu didobel, apalagi di dua tempat berbeda. Saya akan jawab semua pertanyaan masuk kok. Namun, ya gitu, tolong bersabar.

      Ya, P90 akan saya review pada Juni 2015.

      Saya cuma mencoba game berat Asphalt. Hasilnya, P70 dan Zenfone 2 berimbang.

      Untuk kamera, bila dipakai memotret di luar ruangan pada siang hari, saya lebih menyukai hasil jepretan P70. Warnanya lebih natural. Kalau di tempat dengan pencahayaan terbatas, Zenfone 2-lah yang jadi pemenang.

  11. Mau nambah review ko herry.mnurut sy mipad tablet terhebat android saat ini.batre awet bgd untuk os android.performa smooth.hanya ada beberapa kekurang di mipad saya punya.layar agak kuning,jd feelnya gimana gt.ga asik aja.body belakang cepet panas kalo dipakai gaming.apalagi coc yg online trus.dan 1 alasan yg akhirnya membuat sy menjual mipad saya adalah wifi only.ribet bgd wifi only.tethering batre hp jd cepet habis.oiya walau diatas kertas layar mipad dan ipad mini retina ppi nya sama tp kenyataan layar ipad mini retina jauuuh lebih enak dipandang.andai mipad ada versi cellular saya siap pinang mipad lg.

  12. Pak herry kalo dibanding dengan HP slate 7 beats lebih bagus mana secara keseluruhan? Terima kasih

  13. sore pak
    keren bgt nih tablet. kebetulan lagi nyari tablet wifi only utk putri saya.
    btw pak, mau tanya oot, apa pak herry punya konter hp? saya mau datang langsung.
    klo tdk punya, bagaimana cara bpk dapat duit utk review banyak sekali hp, maksud saya, mata pencaharian bpk apa?
    πŸ™‚ maaf ya pak klo banyak tanya oot. sebab saya penasaran apakah nge-blog seperti bpk menghasilkan (duit)

    1. Pak Kenshin,

      Saya tidak memiliki toko ponsel.

      Dari mana saya mendapatkan duit? Apakah mata pencaharian saya? Saya kebetulan dipercaya mengasuh halaman seputar ponsel di media cetak tertentu. Nah, tiap bulan saya mendapatkan honor atas aktivitas tersebut.

      Kadang saya memperoleh ponsel gratis. Setelah di-review, ponsel itu akan saya jual. Hasilnya untuk mengepulkan asap dapur pula. Begitulah ceritanya, Pak.

  14. Ooowh jadi begitu ya pak.. terima kasih banyak atas jawabannya pak,
    saya paham sekarang..

    *saya udah gak penasaran lagi πŸ™‚

  15. Koh Herry, untuk perbandingan bagus mana dengan lenovo A7000 atau ADVAN Vanbook W100 atau lenovo A5000

    Terima kasih ya koh

    1. Pak Fajar,

      Maaf baru bisa menjawab pertanyaan Anda pada hari ini. Sesuai pengumuman yang saya tuliskan di blog, jawaban atas pertanyaan yang masuk pada 24-30 Mei 2015 akan mengalami penundaan. Pada rentang waktu tersebut saya sedang berada di Beijing, Tiongkok, untuk mengikuti Lenovo Tech World.

      Tiga gawai itu semuanya belum pernah saya coba. Sedikit pesan dari saya, lebih baik Anda mencoret Advan deh.

    1. Pak Ditsar Ramadhan,

      Maaf baru bisa menjawab pertanyaan Anda pada hari ini. Sesuai pengumuman yang saya tuliskan di blog, jawaban atas pertanyaan yang masuk pada 24-30 Mei 2015 akan mengalami penundaan. Pada rentang waktu tersebut saya sedang berada di Beijing, Tiongkok, untuk mengikuti Lenovo Tech World.

      Ya, bisa dipadukan dengan keyboard bluetooth yang universal.

    1. Pak Ditsar Ramadhan,

      Maaf baru bisa menjawab pertanyaan Anda pada hari ini. Sesuai pengumuman yang saya tuliskan di blog, jawaban atas pertanyaan yang masuk pada 24-30 Mei 2015 akan mengalami penundaan. Pada rentang waktu tersebut saya sedang berada di Beijing, Tiongkok, untuk mengikuti Lenovo Tech World.

      Saran saya singkat saja. Belilah produk Advan ketika di dunia ini sudah tak ada merek gawai lain.

  16. terima kasih sudah menjawab pertanyaan saya pak harry πŸ˜€

    saya mau bertanya lagi, kalau mau beli mi pad ini dimana pak? apa harus k surabaya?
    posisi saya di malang..saya ke bberapa konter handphone belum ada yg jual mi pad ini ..

    terima kasih sebelumnya

    1. Pak Ditsar Ramadhan,

      Kita nantikan jawaban dari Pak Harry ya. Saya tak berani menjawab karena khawatir Pak Harry merasa dilangkahi.

  17. waahhh aku mupeng banget buat beli ini koh. hehehe. sempet galau sih antara mi pad atau fonepad 8. lebih bagus mana ya koh? katanya mi pad gampang panas ya?

    1. Bu Merry,

      Mi Pad gampang panas? Nggak deh.

      Kalau saya sih, ponsel dan tablet merek Asus mending langsung dicoret dulu.

        1. Bu Merry,

          Alasan saya tidak merekomendasikan ponsel dan tablet merek Asus:
          1. Sejak zaman Transformer, Nexus, dll sering terlambat memasukkan barang. Khusus poin ini, saya lihat Asus di sini sudah mulai membaik.

          2. Pengaturan distribusi terlihat acak adut. Pada rentang waktu tertentu, saya melihat unsur kedekatan sangat berperan.

          3. Selama mencoba ratusan tipe ponsel, baru di Asus saya mendapatkan sebuah ponsel baru gres sudah geripis di tiga sisi.

          4. Pusat perbaikan resminya cukup andal dalam melatih pengendalian emosi.

          1. Ohh. Hahaha. Oke deh. Makin manteb deh sama mi pad ???? Nyari2 di wtc ato plaza marina ada kali yaa. Thanks infonya koh!

  18. Pak Herry,

    Saya mau beli tablet. Budget saya max 6jt. Kebutuhan saya adalah untuk kuliah: bisa untuk revisi office, baca ebook dan ada stylus nya jadi bisa langsung corat coret di tablet. Terus ada koneksi selulernya biar gampang cek/kirim/terima email. Kira kira merk apa ya yg cocok? Terima kaaih banyak.

    1. Bu Dian PS,

      Hmm… kalau yang ada stylusnya, ya pilihannya mengerucut banget ke Galaxy Note 10.1 (2014 edition). Tablet tersebut sebenarnya keluaran lama dan kurang laku di pasar.

      Pesan saya, jangan membeli Galaxy Tab A yang baru saja beredar di pasar. Layarnya tidak nyaman.

  19. Pak Herry,

    Mengenai layar Mi Pad apakah selalu sedikit warm? Hal ini apakah kerusakan atau setingan pabrikan saja?
    Thanks

    1. Pak Djonni,

      Maksudnya putihnya nggak bisa benar-benar putih ya? Tidak superputih sih. Namun, juga tak sampai berubah menjadi kuning.

  20. Koh Herry. Saya sangat tertarik dengan Mipad ini, namun berhubung di kota saya belum ada (Makassar) n toko resmi xiaomi juga nggak ready stock.

    Pilihan saya jatuh pada Samsung Galaxy Tab. Namun ada saran dari koh Herry, jangan ambil Tab A…….. Dengan alasan apa ya koh., jadi bingung.
    Soalnya Tab A 8 inci sudah include dengan stylus yg menurut saya cukup menarik.
    Thanksss sebelumnya atas jawabannya.

    1. Pak Anshori,

      Untuk menjawab pertanyaan Anda, saya ganti bertanya, “Apakah di negara asalnya sana Xiaomi sudah resmi mengumumkan kehadiran Mi Pad 2?”

  21. permisi mau tanya pak (maaf OOT), kenapa ya vendor sekarang terkesan ogah mengeluarkan tablet dual sim? Padahal masih banyak yg menginginkan tablet yg begituan
    Terima kasih

  22. Ko Herry, saya baru pertama kali mau beli tablet nih.
    tadinya naksir Nokia N1, tapi kok ga masuk2 ke indo ya.. hehe..

    jadi sekarang lagi menimbang2 antara Lenovo Phab Plus vs Xiaomi Mi Pad.

    Menurut Ko Herry, bagusan yang mana? Review Kelebihan dan Kekurangan dari masing2 gitu loh..

    Thanks ya ko..

    1. Pak Chan,

      Nokia N1 memang tidak dipasarkan ke sini.

      Saya belum pernah menguji pakai Phab Plus. Kalau plus minus Mi Pad sudah saya paparkan di bagian atas halaman ini.

  23. Hehehe.. Oke-2 saya lupa
    Tolong Recommend dong tablet dual sim, terserah baik yg masih diproduksi skrg maupun tidak (barang 2nd)
    Thanks

    1. Pak Andri,

      Mohon maaf atas keterlambatan jawaban. Sebab, hingga 18 Desember 2015 jadwal aktivitas saya sangat padat plus harus beberapa kali bepergian ke luar kota.

      Dipadukan dengan modem mifi terbukti bisa. Kalau dipadukan dengan modem USB, saya tak pernah coba.

      Di harga segitu, Mi Pad masih menjadi pilihan terbaik.

  24. Selamat siang ko Herry

    Mau nanya, dengan mengesampingkan harga, untuk tablet yang direkomendasikan apa yah? pilihannya antara mipad / hp slate 7 / genius pad…

    Terima kasih

    1. Pak Muliadi,

      Mohon maaf karena pada 14-17 Januari 2016 saya libur merespons komentar dan membalas pertanyaan yang masuk ke blog ini. Selain sedang padat aktivitas, kebetulan mata saya bengkak sehingga tak nyaman melihat layar terlalu lama.

      Xiaomi Mi Pad dong.

  25. Ko, apakah ada aplikasi catatan atau agenda di app store yang bisa di pakai dengan Stylus? Saya ngebet pengen samsung Tab A karena ada stylus nya bisa corak coret. Tapi agak malas dgn brand nya. Dan rasanya Head to head Masih menang mi pad.

    1. Pak Edi Edoi,

      Kebetulan saya tak pernah khusus mencari aplikasi seperti itu. Kalau Anda masuk ke Play Store dan mengetikkan kata kunci “handwriting note” (tanpa tanda petik dua), ada banyak pilihan yang dapat dicoba kok.

  26. Salam,
    Apakah Pak Herry pernah mencoba Zenpad yang bertipe Z380KL? Kalau pernah bagaimana pendapat bapak tentangnya?
    Tablet apa kira2 yang akan Pak Herry review dalam waktu dekat ini?
    Terima kasih sebelumnya.

    1. Pak Dimas Putera P,

      Belum pernah. Sekadar menyentuh pun belum pernah.

      Dalam waktu dekat belum ada tablet yang akan saya review.

  27. Selamat malam ko herry. Saya rencana mau beli tablet. Budget sekitar 3jt an. Menurut ko herry, saat ini tablet yg paling ok apa yah? Saya suka dgn xiaomi, dan saat ini saya pakai redmi note dan kinerjanya sangat memuaskan. Apakah layak utk membeli mi pad dibanding merk lain?
    Terima kasih utk masukannya.

    1. Pak Janto,

      Saya merekomendasikan Mi Pad. Masalahnya, tablet itu sudah diskontinyu dan di mana-mana tak ada yang punya stok lagi. Belum ada rekomendasi tablet lain dari saya.

  28. Kalau suatu produk sudah berstatus discontinued, katakanlah Redmi 1S atau LG G2, bagaimana layanan after sales-nya yang berhubungan dengan penggantian spare parts-nya, misalkan batere atau display layarnya? Apakah akan sebaik atau secepat barang yg belum berstatus discontinued.
    Jikalau masa garansi nya sudah habis, bagi barang yg sudah berstatus discontinued, layanan service centre nya masih menyediakan spare parts aslinya Pak?
    Terimakasih jawabannya Pak Herry.

    1. Pak Dafi,

      Bergantung sudah berapa lama diskontinyu dan kebijakan lain dari produsen. Misalnya, walaupun sudah lama diskontinyu, sampai saat ini suku cadang LG G2 masih tersedia di pusat perbaikan resmi LG.

      Ketersediaan suku cadang tentu takkan secepat, sebanyak, dan selengkap produk yang belum diskontinyu.

  29. Koh, saat ini sy tertarik sm huawei media pad t1 dg harga 1,7 jtan kira2 layak beli gak? Apa ada rek0m tablet merk lain mungkin dana sy sktar 2 jutaan makash,

    1. Pak Ghufron,

      Tak tahu. Saya belum pernah mencoba MediaPad T1.

      Sebenarnya saya merekomendasikan Xiaomi Mi Pad. Masalahnya, stok tablet itu di mana-mana sudah kosong nih.

  30. selamat sore koh herry, maaf mau tanya lagi

    saya sdh cari mi pad di toko toko dan semua nya sudah ngga ada stok.
    alternatif lain, saya cari di blibli.com dan ternyata masih ada yang jual, tapi tulisnya kok Mi Pad 2 yah?? dan garansinya juga garansi distributor. Apakah ini Mi Pad original? bagaimana cara cek nya?

    thx

    1. Pak Janto,

      Mi Pad memang sudah sulit ditemukan.

      Mi Pad 2 pasti tanpa garansi resmi. Mending jangan dibeli.

  31. Malam koh henry, saya berencana membeli mipad melalui saudara saya di negri tirai bambu, pertanyaan nya:

    .Apakah bisa digunakan di indonesia (beda settingan gt?)

  32. Om mau nanya, kalau stylus atau pen buat writing atau drawing untuk mi pad 2 yang kompatible merk apa ya om. Sy nyari rada susah. Terima kasih

  33. Siang Pak Herry SW

    Ijin mau bertanya kpd bapak,menurut pengetahuan dan pengalaman bpk apa ada alternate tablet selain mi pad ini yg sdh discontnued yg worthed to buy dengan bujet 5jt an?

    Sedikit oot pak,apakah sdh prnh mencoba MI 5? Jika sdh bgmn impresinya?
    Tks Pak Herry SW

    1. Pak Fafan,

      Belum ada rekomendasi. Sebab, setelah Mi Pad, saya belum mencoba tablet lain lagi.

      Belum pernah dan memang tak berencana mencoba. Sebab, Mi 5 tidak beredar resmi di sini.

  34. Selamat Siang Pak Herry,

    Saat ini masih layakkah Mi Pad?
    Saya berniat memiliki sebuah tablet dan setelah saya googling di internet, Mi pad ini yang paling menarik.
    Namun saya melihat bahwa Mi pad ini keluaran tahun 2014 dan unitnya sudah sangat sulit dicari. Bahkan di website resmi xiaomi pun out of stock.
    Kira-kira Bapak bisa memberikan saran dimana saya bisa membelinya? Atau mungkin rekomendasi lain. Tentunya yang bukan merek Apple. (karena membaca beberapa komentar di tulisan yang lain Pak Herry cenderung merekomendasikan ipad untuk penanya yang mau membeli tablet)

    Terima kasih

    1. Pak Virya,

      Mi Pad layak beli. Masalahnya, barang itu sudah lama diskontinyu. Tak ada yang jual lagi deh.

      Saya belum ada rekomendasi lain.

  35. Pak Herry SW,

    Apa kabar pak? Semoga tetap terus berkarya dan sehat selalu. Saya tunggu gathering ponselmu.com part 2 lho pak. He he he.

    Singkat cerita, saya saat ini sedang membutuhkan sebuah tablet untuk penunjang pekerjaan saya, namun pada saat cari referensi ke ponselmu.com lha kok review tablet terakhirnya Xiaomi Mi Pad bulan Mei 2015 ini (mohon maaf kalau ada review yang kelewatan).

    Daftar pekerjaan yang kemungkinan besar akan dikerjakan melalui tablet adalah sebagai berikut:
    1. Mengakses toko online (tokopedia, bukalapak, shopee, klik market, dsb)
    2. Email
    3. Membaca dokumen via word, excel, pdf
    4. Browsing

    Dari daftar pekerjaan tersebut saat ini cocoknya saya beli tablet apa ya pak? Yang cukup gegas dan kira-kira tidak ganti tablet baru dalam kurun waktu 3 tahun.

    Terima kasih,

    1. Pak Christian Utomo,

      Kabar baik. Aslinya saya sedang masuk angin sih.

      Setelah Mi Pad, saya belum menguji pakai lagi. Jadi, maaf, saya tidak berani memberikan rekomendasi apa pun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *