Reviu Asus Zenfone 8: Kecil-Kecil Cabe Rawit

Julukan kecil-kecil cabe rawit pantas disematkan kepada Asus Zenfone 8. Dimensi fisiknya mungil. Hanya 14,8 x 6,85 x 0,89 sentimeter dengan berat 169 gram. Saat menggenggamnya, ibu jari dan telunjuk HSW bisa bertemu.

Kendati mungil, spesifikasi teknis ponsel itu tergolong gahar. Di antaranya, layar AMOLED 5,9 inci beresolusi FHD+ dengan refresh rate 120 Hz, prosesor Snapdragon 888 5G, dan mengantongi sertifikasi IP68. Tak perlu risau memakai Zenfone 8 sambil menerjang hujan.

Ponsel ber-speaker ganda tersebut masih dibekali konektor audio 3,5 milimeter. Dua kartu nano SIM dapat dipasangkan bersamaan. Tidak tersedia selot untuk kartu microSD. Kamera belakangnya terdiri atas lensa utama 64 megapiksel dengan OIS dan lensa sudut ekstralebar 12 megapiksel. Sedangkan kamera depan beresolusi 12 megapiksel.

Enak digenggam maupun dikantongi, ringan, gegas, dan memiliki kinerja kamera cukup bagus menjadi nilai plus Zenfone 8. Sisi minusnya, dengan perilaku pemakaian ala HSW, baterai tanam 4.000 mAh ponsel itu maksimal bertahan sembilan jam saja. Kecepatan pengisian daya yang “hanya” 30W tergolong lambat untuk standar ponsel flagship.

Hal lain, bila usai memotret pengguna ingin langsung menampilkan hasil foto, pengguna harus menanti beberapa detik dulu. Di layar akan muncul keterangan bahwa sedang berlangsung pemrosesan.

Terakhir, saat kamera Zenfone 8 dipakai terus-menerus selama minimal belasan menit, kadang muncul peringatan suhu ponsel terlalu panas.

Zenfone 8 tersedia dalam dua varian. Pertama, RAM 8 GB dan ROM 128 GB seperti yang diuji pakai. Harga ritel resminya Rp7,999 juta. Kedua, 16/256 Rp11,999 juta. Buat pengidam ponsel flagship berukuran mungil, menurut HSW, Zenfone 8 8/128 layak menjadi penghuni saku celana atau tas tangan.

#AsusZenfone8 #Zenfone8 #HSWAsusZenfone8

***

Berikut foto-foto yang dijepret menggunakan Zenfone 8. Agar lebih mudah diakses, seluruh foto telah di-resize sampai sisi terpanjangnya menjadi 800 piksel saja. Dilakukan pula kompresi file 80%. Tidak ada olah digital lain yang dilakukan.

Beginilah perbandingan hasil foto memakai lensa normal vs lensa sudut ekstralebar.

Mode normal vs mode malam. Beginilah hasilnya…

Berswafoto memakai kamera depan.

Tangkapan layar AnTuTu, Sensor Box for Android, dan versi firmware terakhir yang digunakan dalam uji pakai.

30 thoughts on “Reviu Asus Zenfone 8: Kecil-Kecil Cabe Rawit”

    • Pak Samuel Sappa,

      Sama-sama, Pak. Amin. Semoga Bapak selalu sehat juga.

      Untuk reviu ponsel, saya menyarankan Bapak memantau saya di Twitter @herrysw dan Instagram herrysw. Saya lebih sering membahas ponsel di sana. Sedangkan blog ini lebih banyak dipakai untuk konsultasi ponsel.

      Reply
  1. Om herry kira kira mulai tahun berapa layak beli hp 5G ?
    Uang tabungan saya mau saya wujudkan emas dulu lumayan harga emas nya naik, pas nanti kalau 5G sudah layak baru saya beli hp 5G

    Reply
    • Pak Yudha Kristiawan,

      Jadi, ini ceritanya ingin beli ponsel 5G gara-gara tertarik mencoba layanan 5G ya? Kalau begitu, silakan bertransaksi pada tahun depan.

      Reply
  2. Om Herry Mau tanya.
    kabel charging saya (type C) bawaan sudah tidak bisa digunakan (putus). sekarang saya pakai merk Base*s dan sudah hampir rusak. Mau minta rekomendasi untuk kabel charging (Fast charging 18W Quick Charge 4+) om Herry

    Reply
    • Selamat sore koh herry. Mau tanya, ponsel apa yang bisa saya pinang menggantikan redmi note 9 pro saya. Dengan kriteria batre tahan lama, nfc, kamera bagus, ram dan rom yg besar. Budget max 3.2

      Reply
  3. Selamat pagi Pak Herry, jadi hp saya vivo x50 pro sudah tidak garansi. Lcdnya ada garis warna hijau, saya bawa ke sc vivo lcdnya rusak. Apabila saya ganti lcd baru apakah ada kemungkinan akan timbul garis hijau lagi tidak ya Pak? Keluhan layar yang bergaris ini banyak dialami pengguna x50 series. Apakah teman Bapak ada yang pernah ganti lcd baru dan tetap muncul lagi? Terimakasih

    Reply
    • Pak Hidayat,

      Kemungkinan selalu ada. Namun, asalkan diganti dengan suku cadang orisinal di pusat perbaikan resmi, kemungkinan bergaris hijau lagi sangat kecil dan bukan dalam waktu dekat.

      Reply
        • Pak Mulyadi,

          Jangan beli ponsel Samsung deh. Merujuk kepada pengalaman pribadi, layanan purna jual #SamsungCoret sangat mengecewakan. Saya beli ponsel harga belasan juta, baru dipakai tak sampai 24 jam sensor sidik jarinya sudah bermasalah. Eh… solusi yang diberikan hanya servis, bukan ganti unit. Padahal, masalah terjadi bukan karena kesalahan pengguna.

          Reply
  4. Selamat siang Pak Herry,

    Ada saran hp android 3 jutaan untuk kepentingan sehari-hari berkisar WA dan sosmed lainnya, tidak untuk gaming, tapi perlu baterai awet dan bagian dagu yang tidak terlalu lebar.

    Terima kasih

    Reply
  5. Koh herry,
    Minta saran untuk pilihan HP terbaik dengan budget 2 juta an, dengan tujuan penggunaan untuk sehari -hari.

    terima kasih

    Reply
    • Pak Yanto,

      Kalau masih bisa mendapatkan Poco X3 NFC 6/64, silakan ambil itu. Bila kesulitan mendapatkannya, karena memang sudah tidak diproduksi lagi, saya merekomendasikan Xiaomi Redmi Note 10 5G.

      Reply
  6. Selamat siang, Pak Herry

    Saya pengguna Asus Zenfone 5 dan dalam waktu dekat ingin ganti ponsel.

    Saya merasa puas menggunakan Asus Zenfone 5 dari segi perfoma kamera terutama Mode Professional dan OIS, ketersediaan NFC, kegegasan, dan speaker stereo. Kira-kira dengan mengacu 4 poin tersebut, ponsel apa yang cocok untuk saya dengan budget maksimal 5 juta.

    Semoga sehat selalu, Pak. Terima kasih.

    Reply
  7. Dulu jaman masih anak sekolahan
    Temen temen saya cemderung pakai IM3.
    Sekarang sudah bapak bapak
    temen temen saya cenderung pakai telkomsel
    om herry.

    Reply
  8. Om herry saya tau setiap orang penggunaan nya pasti berbeda beda.
    Menurut om herry standar tahun 2022 ini enak nya membeli ponsel android yang RAM nya berapa Giga om herry.?
    Apakah masih layak beli 4/64 untuk android 11 om herry,?

    Reply
    • Pak Okki Yokawa,

      Kalau anggaran longgar, ambil yang dibekali RAM 8 GB. Namun, kalau anggaran terbatas, RAM 4 GB masih boleh asalkan dipadu dengan ROM 64 GB.

      Hal lain yang perlu diperhatikan, perhatikan pula prosesornya ya. Nggak lucu kalau RAM 8 GB, tapi prosesornya MediaTek Helio G25.

      Reply
      • Iya om herry saya mau upgrade redmi 5 ke redmi 10,
        Dana nya cukup untuk redmi 10. Apa ada rekomemdasi yang lain om herry.?

        Reply
        • Pak Okki Yokawa,

          Anggaran Anda berapa? Kebutuhannya apa saja?

          Saya tidak berani merekomendasikan Redmi 10 karena belum pernah mencoba ponsel itu.

          Reply
  9. Dana nya 2.5 juta om. Kan harga redmi 10 4/64 harga nya 2 sampai 2.2 juta om herry.
    Sisa dana nya mau saya buat beli asesoris nya om. (Tempered. Softcase. Micro sd)
    Penggunaan cuma buat komunikasi doang om herry.
    Paling tidak bisa di gunakan 3 tahun ke depan om.
    Soal nya saya berencana minimal tiap 3 tahun baru ganti

    Reply
    • Pak Okki Yokawa,

      Spesifikasi ponsel kelas menengah biasanya akan terasa ketinggalan setelah dipakai sekitar 1,5 tahun. Hal ini yang perlu disadari sejak awal. Ponselnya sih amat mungkin masih berfungsi normal.

      Bila memungkinkan, tinggalkan pemakaian microSD karena berpotensi membuat kinerja ponsel justru menurun. Kecepatan memori internal yang sudah semakin ngebut, malahan terhambat microSD.

      Dengan anggaran sampai Rp2,5 juta, saya merekomendasikan realme 8i 4/64. Harga ritel resminya Rp2,499 juta. Namun, mudah didapatkan dengan harga di bawah itu. Di situs realme Indonesia pun sering ada promo menjadi Rp2,299 juta.

      Paket penjualan realme 8i sudah menyertakan softcase. Jadi, tak perlu beli lagi. Selembar pelindung layar tambahan (bukan tempered glass) juga sudah terpasang. Tak perlu beli dulu.

      Reply
  10. Salam pak Herry.
    Tahun 2018 saya minta pendapat bapak rekomendasi ponsel, waktu itu disarankan Asus ze620kl.
    Saya puas&masih saya pakai sampai saat ini. Rencana saya mau beli HP baru dengan rentang harga 1,7-2,5jt saat ini, keluaran 1-2th lalu tidak masalah.
    Mohon sarannya ya pak ?

    Reply
    • Pak Fajar,

      Mohon maaf atas keterlambatan jawaban.

      Kalau anggaran tak bisa ditambah, pilihannya realme 8i atau Redmi Note 11. Pilih realme 8i bila Anda lebih mementingkan kamera daripada memori internal. Pilih Redmi Note 11 bila Anda lebih mementingkan kapasitas memori internal.

      Reply
  11. Sore pak,

    Saya mencari smartphone dengan fitur ip dan gorilla glass minimum 5, min.memory 6/128

    Apakah dapat dengan budget <8jt?

    Reply
    • Pak Hadi,

      Tidak ada. Sebenarnya ada merek Samsung. Namun, merujuk kepada pengalaman pribadi, lebih baik jangan membeli #SamsungCoret deh. Layanan purna jualnya parah.

      Reply

Leave a Comment