Sayembara Oppo Berhadiah Uang Tunai Rp 1 Juta

Sepengetahuan saya, ponsel Oppo adalah ponsel merek Cina yang dibuat di Cina. Ponsel itu telah merambah ke berbagai negara di dunia, termasuk Amerika dan Indonesia. Biarpun kelak sukses beredar di ratusan negara, tanah kelahiran ponsel Oppo tak bisa diubah. Ia berasal dari Cina alias Tiongkok.

Di sisi lain, saat saya berjalan-jalan ke pusat penjualan ponsel, promotor Oppo yang mengenakan seragam berwarna hijau seringkali menyatakan bahwa ponsel Oppo adalah produk Amerika yang dibuat di Cina. Mereka mengungkapkannya dengan penuh percaya diri.

Ya, saya mungkin salah. Namun, saya tak mau menelan mentah-mentah informasi dari promotor. Karena sampai detik ini saya belum berhasil menemukan bukti kuat dan sah yang menunjukkan ponsel Oppo adalah produk Amerika, lebih baik saya mencarinya lewat sebuah sayembara.

Sayembaranya sederhana. Saya akan memberikan hadiah uang tunai Rp 1 juta kepada orang pertama yang dapat menunjukkan bukti kuat dan sah bahwa ponsel Oppo adalah produk Amerika. Silakan mengunggah bukti penunjang itu ke mana pun yang Anda suka. Boleh Facebook, Twitter, Flickr, Dropbox, YouTube, atau tempat lain. Kemudian, informasikan tautan bukti kuat dan sah tersebut dengan mengetikkannya di bagian bawah halaman ini.

Sayembara ini boleh diikuti oleh siapa saja, termasuk karyawan atau promotor Oppo. Bahkan, bila pemenang sayembara adalah karyawan atau promotor Oppo (dibuktikan dengan kartu identitas Oppo), hadiah akan saya tambah menjadi Rp 2 juta.

Bagaimana kalau pemenang berada di luar Surabaya? Hadiah bakal saya transfer via rekening BCA.

Seandainya sampai 1 Maret 2014 pukul 20.14 belum ada partisipan yang sukses memberikan bukti kuat bahwa ponsel Oppo merupakan produk Amerika, sayembara ini otomatis berakhir.

Btw, aneka tulisan saya tentang Oppo, termasuk pemahaman saya mengenai asal usul merek itu, bisa dibaca di http://ponselmu.com/category/gawai/oppo/

78 thoughts to “Sayembara Oppo Berhadiah Uang Tunai Rp 1 Juta”

  1. cina kok pak.manajer sales-nya pernah dateng ke kantor saya dan diskusi panjang lebar tentang produk mereka. ini memang produk cina aseli tp branding lux utk sejajar sama samsul,htc,dan ipin. makanya fisik dipoles agar ‘tidak’ keliatan sebagai produk cina.

  2. Pak Andry,

    Setuju. Promotor Oppo mestinya berkata apa adanya saja. Sebutkan bahwa ponsel Oppo dari Cina dan buktikan kalau kualitasnya bukan ala kadarnya.

  3. Pak Xtvym,

    Benar. Kalau level manajer, mereka mengaku kalau Oppo dari Cina dan bangga dengan hal tersebut kok. Nah, yang seringkali nggak mau mengaku itu orang lapangan.

    Bila kita berbicara kualitas, menurut saya, ponsel Oppo sebenarnya bagus.

  4. Ada info demikian di : en.m.wikipedia.org/wiki/Oppo_Electronics, Tapi basic produknya adalah DVD player. Kalau HP nggak ada keterangannya. Mungkin yg dimaksud adalah cikal bakal produk hp Oppo adalah dari USA

  5. perusahaan itu memang awal mulanya berdiri di amerika… tepatnya di california… yg memproduksi produk semacam DVD dan bluray disk… sekitar tahun 2004.

    walaupun sekarang Oppo kantor pusat nya berada di china tepatnya di Dongguan,Guangdong,China….

    jadi menurut saya walaupun sekarang perusahaan oppo berpusat di china..tapi perusahaan tersebut tetap memiliki sejarah bahwa didirikan di amerika

    wajar saja kalau banyak orang lapangan yg mengatakan kalau ponsel oppo merupakan salah satu produk dari amerika… kalau menurut saya juga sah-sah saja..

    http://id.m.wikipedia.org/wiki/Oppo_Electronics

  6. Pak Riyan,

    Apakah tidak terbalik? Oppo berawal di Cina, lalu membuka Oppo DIgital di Amerika. Oppo Digital menawarkan bluray dan DVD player. Ponsel tidak diproduksi di Amerika.

    Jadi, kalau dibilang ponsel Oppo adalah produk Amerika yang dibuat di Cina, hal itu tak dapat dibenarkan.

  7. OPPO Electronic Corp, Ltd pertama kali didirikan pada tahun 2004 sebagai produsen elektronik yang beralamat di Dongguan, Guangdong, China. Pada bulan April tahun 2013 ini OPPO untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di pasar Indonesia secara resmi. Sebelum memasarkan produknya ke Indonesia, OPPO terlebih dahulu melebarkan sayapnya ke beberapa negara seperti, Amerika, Vietnam, Thailand, Rusia, dan Qatar
    Kalau dari artikel tersebut, hampir bisa dipastikan pusat OPPO di China

  8. Setahu saya memang dari China, tp saya pernah ditawari spgnya oppo dan dia bilang dengan PD nya kalo produk mereka dari Amerika.
    Dan ternyata harga yg dibandrol lumayan tinggi untuk ponsel china menurut saya

  9. Oppo berasal dari GuangDong China pak Herry, nama lengkapnya adalah Guangdong Oppo Mobile Communications Co., Ltd, subsidiary company dari BBK Electronics, perusahaan elektronik besar yang tenama di China, baru mendaftarkan merek Oppo pada tahun 2004. Awalnya memproduksi Bluray Players, Hifi dan home theater, kemudian baru pada tahun 2013 meluncurkan produk Smartphone.

    Source >> http://en.wikipedia.org/wiki/Oppo_Electronics

    Kemudian Oppo mengembangkan sayapnya dengan membuka sayap di States, Oppo Digital yang berlokasi di Mountain View, CA untuk membangun reputasi di dunia dengan nama besar American Brand.

    Source >> http://www.avsforum.com/t/756942/is-oppo-a-chinese-brand

    Iseng2 saya coba cari foto ‘daleman’ si Oppo, dan memang tertulis dengan bahasa China, dan saya cukup yakin dengan tulisan made in China. Bahkan kalau sudah nonton Robocop di duapuluhsatu pasti kaget juga bahwa manusia kaleng juga diproduksi di sana (meski fiksi).

    Source >> http://i1-news.softpedia-static.com/images/news2/Oppo-Find-5-Receives-FCC-Approvals-2.jpg?1360153674

    So dengan semua yang saya review dari dunia maya, saya menyimpulkan bahwa Oppo lahir di China, Dewasa di America. Oppo Smartphone diproduksi di China dan America dengan rasa America.
    Karena tidak membahas mengenai kualitas, saya rasa fair kalau kita katakan semua brand besar adalah setara untuk produk yang se level. Karena sependek yang saya tahu, Samsul dan Mr Kroak juga diproduksi di Asia, terutama China, Korea dan Vietnam.

    Hanya Berpendapat 😉

  10. menilai dr satu info dan kebenaran dr linkny tidak bisa dipertanggung jawabkan…mana bukti rekaman atau video bahwa promotor oppo mengatakan produk amerika..oppo dr cina asli dg inovasi yg lebih baru…

    1. Pak Cik Bakal,

      He.. he.. saya survei ke pasar kan bukan untuk acara reportase investigasi ala televisi. Jadi, tak perlu sampai membawa kamera atau perekam suara. Kalau sedang jalan-jalan ke pusat penjualan ponsel, coba langsung tanya ke promotor Oppo deh.

  11. bandingkan dg samsung dr segi material dan icon yg ada oppo lebih baik…service center sdh ada diseluruh indonesia…

  12. Pak herry

    Ngomong tu pikir dulu,bahasamu susah dimengertikan, kenapa harus susah2 habisin duit cari bukti bahwa oppo dari america itukan kerjaan bodoh, udah tau dari cinakan buktiin yg gampang aja, cari lagi promotor itu dan bilang oppo ini dari cina gt aja gampang kok, kasih bukti yg ada ngk perlu bukti yg ngk ada, oppo sendiri aja udah mengatakan bahwa produk mreka asli brand cina original ngak bohong kok.

    1. Pak Mr Loso,

      Sayembara ini sebenarnya merupakan puncak rasa gemas saya. Sepengetahuan saya Oppo dari Cina. Namun, promotor Oppo mengatakan ponsel Oppo produk Amerika yang dibuat di Cina. Nah, siapa tahu saya salah. Jadi, saya minta tolong dicarikan bukti kuat dan sah. Sebagai kompensasi, saya berikan hadiah uang tunai.

      Boleh tahu promotor Oppo di mana yang dengan jujur menyatakan Oppo dari Cina? Saya tak pernah mengetes di luar kota. Di Surabaya, dulu promotor Oppo menyatakan Oppo dari Amerika. Lalu, sempat jujur selama sekitar dua minggu. Kini mereka kembali menyatakan Oppo dari Amerika.

  13. Mr.loso,

    Saya rasa justru karena sudah pasti Oppo dari Cina, makanya Pak Herry berani bikin sayembara berhadiah duit, bukan begitu Pak Herry? 😉

    1. Pak Iwan,

      Benar. Namun, kalau memang ada partisipan yang bisa membuktikan dengan kuat dan sah kalau ponsel Oppo dari Amerika, saya tetap akan berikan hadiahnya.

  14. Hehe tambah lama artikel bung HSW tambah provokatif nih.

    mirip sama oli mobil Top 1 yg mati matian mengaku dari Amerika. Iklan sana sini dengan bule sebagai bintang iklan, dan ada juga iklan pabrik oli yg menurut mereka pabrik oli Top 1 padahal papan nama pabriknya hanya berbentuk spanduk.

    atau produk komputer Zyrex yg waktu pertama launch taun 90-an kalau ga salah mengaku sebagai merk Amerika.

    bukannya mereka cukup mendaftarkan merk mereka di Amerika Serikat, buka kantor disana, lalu tinggal mengaku merk Amerika? Ntahlah…

    Jangan lupa hp hp lokal Indonesia alias hp buatan Cina yg dikasih merk sama orang Indonesia, sebutannya hp Indonesia atau hp China hayo?

    nanti merk2 asli China lain seperti Xiaomi masuk bakalan menarik juga.

    ngomong2 OOT Nexian alias S-Nexian kok ga kedengaran kabarnya lagi ya,kayak mati suri.terakhir Desember ke Jakarta showroomnya masih ada di Mal Taman Anggrek

    1. Pak Liat2aja,

      Saya gemas banget sih, Pak. Kasihan konsumen awam yang kurang melek informasi.

      Sebelum ini sebenarnya pernah ada ponsel merek lokal buatan Cina yang mengklaim lisensi Amerika atau berstandar Eropa. Namun, hal itu hanya diungkapkan sayup-sayup. Saat jualan di pasar hal itu tak pernah disinggung. Nah, yang dilakukan oleh sebagian promotor Oppo ini kan beda. Mereka dengan agresif menyatakan ponsel Oppo produk Amerika yang dibuat di Cina.

      S-Nexian setahu saya masih eksis, tetapi mereka justru membidik kota-kota agak kecil di luar Jawa.

  15. Saya sangat salut akan keberanian om Herry mengungkap fakta! (gak takut di”sikut” pihak2 terkait pak? mis ; org oppo, seller hp oppo, dkk)

    Saya juga kagum sama kepiawaian & kesederhanaan penyampaian informasi anda
    Juga 2thumbsup buat “style” anda yang sangat kreatif & inovatif dalam “merangsang” para merem teknologi agar belajar melek sendiri
    Kalau mau diteruskan, kayanya bakal berderet banyak salut saya atas “gaya” pak Herry dlm review, share, & “leaking fack” secara JUJUR & INDEPENDEN (terus terang, saat ini sudah sangat langka profesi sejenis pak Herry yang “mampu & mau” mengulas sesuatu dengan netral & jujur apa adanya)

    Menurut saya, tantangan sayembara ini kalau di bandrol hadiah 10juta pun masih sangat berani saja, kalau misal ada 1 org saja yg bisa membuktikan, maka org itu pasti terlalu luar biasa melebihi owner oppo :p

    Soal oppo ini, saya gak mau ikutan mencari bukti, bukan berarti tidak tergerak atau tdk tertarik, tapi saya lebih suka menghabiskan waktu u/ menggali info2 yg berguna, daripada berusaha “mencari & menangkap ikan tongkol di air tawar yang sudah jelas2 hidup di laut” 😀 (-ini- sayembara is not the point, but “leaking the fact and the truth” it is! i can feel it ^_^)

    Share pengalaman juga, memang benar, sewaktu saya singgah di stand oppo, maka promotor oppo pun mulai beraksi dengan “menjelek2-kan HP milik saya yg sedang saya pegang & memaksa mem-bagus2-kan hp oppo, parahnya, dengan pengetahuan tentang dunia gadget HP yang “ghaib” & nyeleneh alias ngaco sok tau + tentunya bumbu2 info kebohongan ttg asal oppo.
    Bahkan, kakak ipar saya tidak luput dari rangkulan kebohongan promotor oppo juga, hanya bedanya, dibumbui bahwa oppo berasal dari Perancis,untungnya rangkulan tdk sempat disambut karena sempat berkonsul dgn saya soal merk oppo dan saya sampaikan faktanya.

    Tambahan, saya ada bincang2 via chat dengan rekan saya di senzhen, saya sampaikan “kelakuan” promotor oppo disini, dan reaksinya adalah menegaskan “OPPO IS 100% CHINA’s PHONE, 100% FROM CHINA, dan dia menunjukkan emot tertawa seolah2 itu guyinan yang ngaco.

    Awalnya saya sempat tertarik u/ menyicip oppo find 5 pas awal2 beredarnya, namun karena kejahilan promotor oppo, saya urungkan, karena bukan membuat saya semakin bergairah, tapi justru memadamkan gairah saya & malah menanam rasa “euch ugh”, mahal tdk masalah kalo kualitas bagus, tp ini sdh overprice + bumbu bohong pula, junk jadinya.

    Saya juga pernah berbincang2 sama user oppo yang bahkan memakai 2 hp oppo sekaligus, & tertanya bumbu promotor sudah meresap di alam bawah sadarnya, OPPO itu HP amerika, whatever pokoknya hp oppo yg dia beli adlh hp amerika.

    kalo dilteruskan jd tambah panjang nih, saya sudahi dulu, sorry kepanjangan, habis semakin hari semakin gatel sama kebohongan publik ulah prom oppo ini yg bukannya disadari, tp malah di abuse & dilanjutkan dgn pede pula.

    Thanks 🙂

    1. Pak Critic Buyer,

      Terima kasih atas komentarnya yang panjang dan detail. Terus terang saya sendiri sampai akhirnya menetapkan satu prinsip spesial untuk ponsel Oppo. Prinsip apakah itu? Temukan jawabannya di paragraf terakhir ulasan Oppo Find 5 Mini yang akan saya unggah ke blog ini pada Selasa, 25 Februari 2014.

  16. Pak herry

    Saya sebagai pelanggan oppo dan pemakai oppo sebelum beli saya udah dikasih tau klo ini produk oppo dari cina, maka itu cucu dan anak saya pake oppo, boleh tau herry dari mana dan buat apa susah payah habis waktu disini untuk cari orang buktikan, kamu klo hebat buktikan sendiri,klo kamu disini hanya mau cari pendukung? Tolong bubar!!!! umur saya skrg 55thn selama ini blom ketemu orang seperti kamu gt,kalo km bilang surabaya tolong sebutkan lagi dimana aja.

    1. Pak Mr Loso,

      Saya sudah berusaha mencari bukti dan sejauh ini bukti yang saya miliki selalu menunjukkan bahwa ponsel Oppo adalah produk Cina, merek Cina, dan dibuat di Cina. Mengingat promotor Oppo masih ada yang mengaku kalau ponsel Oppo adalah produk Amerika atau produk lisensi Amerika yang dibuat di Cina, saya minta tolong dicarikan buktinya.

      Promotor Oppo di mananya Surabaya yang menyatakan ponsel Oppo produk Amerika yang dibuat di Cina? Saya kebetulan baru melakukan survei di WTC, Plasa Marina, dan Mal Galaxy. Totalnya kebetulan baru di belasan toko, belum sampai ribuan toko.

  17. Haha mr.loso apa Owner oppo kok segitu emosinya? Pak Herry disini kan cuma mengajak membuktikan yg salah supaya nanti bisa dibenarkan saja, apa ngaruhnya buat mr.loso? Kalau bener umur udah 55 seharusnya lebih bijak menelaah permasalahan.

    Pak Herry kalau Made in usa susah Pak cari buktinya, kalau lisensi usa boleh nggak? masih banyak promotor yang bilang gitu nanti saya suruh ikutan deh

    1. Pak Dani,

      Ya, lisensi Amerika juga boleh. Promotor Oppo yang Anda kenal silakan disuruh mengikuti sayembara ini. Hadiah buat mereka justru saya lipat duakan.

      Pemahaman lisensi berarti produk itu aslinya berada di negara tertentu, lalu dilisensikan ke negara lain ya. Contoh: produk lisensi Indonesia berarti produk tersebut awalnya dari Indonesia, kemudian diproduksi di negara lain dengan memenuhi berbagai aspek lega.

  18. Saya penggemar gadget dan juga dua kali membeli produk oppo setelah membaca ulasan disini sangat puas dengan barangnya, saat membeli saya tidak peduli dengan asal produk darimana yang penting barangnya bagus.

    Kebetulan juga saya mempunyai teman diluar kota yang bekerja sebagai supervisor oppo dia mengatakan memang trainingnya promotor dulu begitu disuruh mengatakan ini produk cina dan produknya berhasil menembus pasar amerika yang terkenal standartnya tinggi dan susah ditembus produk yang tidak berkualitas maka dari itu Oppo adalah handphone china yang berlisensi amerika karena diakui oleh amerika. Sebetulnya supervisor ini juga sudah mengetahui kondisi sejujurnya seperti apa dan sudah disampaikan kepada promotor bawahannya, tetapi sekali lagi faktor tuntutan target membuat para promotor tetap saja melakukan praktek ini dilapangan secara sembunyi-sembunyi jika supervisornya tidak ditempat, bahkan ada yang terang-terangan keberatan kalau disuruh mengaku ini hp cina asli tanpa embel-embel negara adidaya lainnya karena bakalan tidak laku.

    Saya cuma bisa mengelus dada melihat pola pikir seperti itu, padahal promotor adalah ujung tombak perusahaan sekaligus perwakilan resmi dan imej perusahaan di masyarakat, mereka seharusnya adalah marketer yang mengedukasi pasar dengan sejujur-jujurnya dan membuat imej perusahaan dan produk yang bagus bukan salesman yang berorientasi hanya sekedar jualan sebanyak-banyaknya dengan segala macam cara termasuk praktik membelokkan informasi dan main sulap, main sulap? ya karena sering hp demo layarnya dibakar-bakar, disilet-silet, diketok layarnya, dibanting dan sejenisnya hanya untuk menunjukkan ini hp layarnya kuat (yang sebetulnya tidak lebih kuat dari hp lain yang ada dipasaran)

    Saya masih ingat jaman awal HTC jualan, mereka made in Taiwan (yang juga bagian dari china) dengan bangga mereka bilang made in taiwan tanpa tambahan apapun meski padahal merekalah partner pertama google untuk nexus perdana, kemudian samsung saat itu adalah underdog, produk kelas dua yang tidak akan dilirik kalau tidak punya uang meski demikian mereka masih mau mengakui barangnya adalah made in korea (saat itu korea masih dianggap produk kelas dua setelah jepang yang tidak akan dibeli kalau tidak terpaksa cari murahnya) siapa sangka sekarang samsung (dan LG) justru menggurita dan sukses jauh melebihi produk amerika sendiri (motorola)?

    Seharusnya promotor oppo ini harusnya ditraining langsung oleh pimpinan atas perusahaan pusat yang memiliki visi dan misi jelas. Apa artinya tembus target penjualan besar tapi dari sekian banyak angka tersebut banyak juga yang kecewa karena merasa terbohongi akibat pernyataan yang tidak sesuai? Akibat jangka panjangnya brand Oppo tidak memiliki identitas diri yang jelas, paling parah nanti bakalan hilang dari peredaran dengan sendirinya tidak beda dengan produk cina kelas bawah yang dulu-dulu habis jualan kencang lalu kolaps, gagal lah sudah memposisikan diri sebagai produk yang lebih baik hanya karena masalah sepele yang dipertahankan dengan alasan jangka pendek mengejar angka penjualan. Angka penjualan memang penting, tapi lebih penting lagi eksistensi dan nama perusahaan, biarkan masyarakat menilainya sendiri bagaimana produk oppo toh memang bagus kenapa harus khawatir tidak laku? Apakah oppo tidak bisa jualan kalau tidak bawa amerika atau eropa, sungguh menyedihkan sekaligus memalukan kalau benar begitu..

    Maaf malah jadi panjang pak saya juga gemas soalnya hehehe, produk bagus, sistem penjualan bagus kenapa tidak PD, sungguh lucu, penasaran juga apakah di negara lain juga seperti ini atau hanya di Indonesia saja. Setahu saya di amerika sendiri kok belum ada perwakilan resmi oppo smartphone karena saya tidak berhasil menemukan website oppo smartphone lokal amerika seperti indonesia, thailand, india dll, penasaran juga nih.

    PS: baru belajar menulis juga terispirasi pak HSW, mohon diberi masukan ya tulisan saya pak barangkali bisa menyaingi pak HSW nanti 😀

    1. Pak Budi Wijaya,

      Terima kasih atas responsnya yang komplet. Saya malahan belum pernah mendapatkan peragaan ponsel Oppo dibakar atau disilet. Kalau diketuk-ketukkan ke meja sih pernah.

  19. afaik, oppo adalah hp asal asli china dibuat di china LISENSI china, buka cabang di amerika. so, oppo yg di amerika berlisensi dr china.

  20. Siap om, jadi tambah penasaran bakal dikasih sebutan apa 😀

    Oh ya, saya kok merasa kayanya gak mungkin ya petinggi2 oppo tidak tau aksi pembohongan konsumen dari para forces dilapangannya? kecuali memang tau dan merem yang penting laku, atau merem & segala cara monggo, atau bener2 tdk tau sama sekali yg artinya “helicopter view”nya gak jalan??

    1. Pak Critic Buyer,

      Maksudnya minta diberi julukan keren oleh Pak Yudistira ya?

      Petinggi Oppo tahu, sudah berkali-kali mengingatkan, tetapi masih saja banyak yang bandel. Itu yang saya tangkap dari perbincangan saya beberapa saat lalu. Poin-poin rangkuman barusan saya posting.

  21. @Mr.loso, kalo anda tidak senang dengan artikel pembuktian ini, ya bubar sendiri aja sana… Koq malah membubarkan sesuatu yg bukan haknya… Aneh… Lagian ini kan blog nya om HSW

  22. Jadi inget, Maret tahun lalu saya sempat ketemu, di salah satu meeting di Kominfo, dengan marketing manager vendor ponsel merek IV**, dia keukeuh banget ngaku produknya itu international brand, headquarter di US, beredar di Eropa, Asia, dll. Haha…

    Btw, kalo CSL Blueberry itu gimana Pak Herry? Dia kan dulu klaim vendor asal Singapore yang manufakturnya di China. Pas cek di Singapore, memang sih ada beberapa tipe ponsel CSL Blueberry dijual dengan kondisi unlock.

    Saran saya, promotor/distributor Oppo kalo mau mengklaim dia perusahaan Amerika, lisensi Amerika, atau apa lah, cetak di body belakang, yang gede kalo perlu, “Design by Oppo in California. Assembled in China.” 😀

    1. Pak Yudistira,

      Ivio ya? Kini mereka memang menjadi pemasok beberapa merek/operator di luar negeri. Saya tak ingat di mana saja. Mereka juga memasok merek tertentu di Indonesia.

      SpeedUp yang dulu identik dengan modem, tahun lalu juga sukses mendapatkan pesanan tablet Android dari salah satu operator di Bangladesh atau Srilanka. Saya lupa tepatnya. Salah satu dari itu deh.

      Kalau CSL itu kondisinya agak unik. Bergantung dilihat dari sisi apa. Dulu bisa dianggap merek lokal buatan Cina, bisa pula merek Malaysia buatan Cina. Yang pasti bukan Singapura deh.

      He.. he.. dicetak dua kali lipat lebih besar daripada yang rutin dicantumkan oleh apel kroak ya?

  23. Iseng2 googling dengan keyword “oppo lisensi amerika”, nemu link postingan pertanyaan asal oppo yang di tujukan kepada admin fb oppo indonesia, dan jawabannya… muter 😀 tah gak tau, atau gak mau ngaku dr china 😀

    https://www.facebook.com/indonesiaoppo/posts/205282632969401

    Anehnya lagi, bahkan di web resmi opponya pun tidak berani mengakui asal muasalnya : http://www.oppomobile.co.id/about
    *apakah web ini dibuat tanpa sepengatahuan & persetujuan petinggi2 oppo yang katanya berani mengakui?”

    jadi kesimpulannya, oppo asalnya dari amerika, itali, perancis, dll tergantung masing2 promotornya.

    1. Pak Critic Buyer,

      Terima kasih atas tautannya Facebook-nya. Saya baru kali ini baca. Kalau yang tautan dari situs Oppo Mobile, saya sudah pernah lihat.

  24. Sekadar memberikan update, adanya sayembara ini ternyata sampai ke petinggi Oppo. Tadi ada salah satu petinggi Oppo Indonesia yang menghubungi saya. Kami berbincang lumayan panjang berupa teks, bukan tatap muka langsung. Dari perbincangan itu, ada beberapa poin yang tak ada salahnya saya bagikan.

    1. Kultur budaya Oppo.

    Kejujuran adalah hal yang sangat dijunjung tinggi oleh Oppo. Berdusta merupakan tindakan yang sangat tidak terpuji dan dilarang keras.

    CEO Oppo telah menegaskan bahwa semua promotor Oppo seharusnya berkata, “Oppo berasal dari Cina, tetapi ia adalah merek internasional dan memiliki produk kelas atas.”

    Kalimat asli yang tadi saya terima: “OPPO from China, but is international brand, high end product.”

    2. Mengapa promotor Oppo terkesan menutup-nutupi fakta?

    Hal itu terjadi karena promotor atau frontliner Oppo merasa kesulitan menjual dan kehilangan banyak calon pembeli kala mereka memperkenalkan Oppo berasal dari Cina. Kondisi tersebut membuat para promotor menjadi kurang percaya diri. Mereka sebenarnya juga tak mau membohongi konsumen.

    3. Apa yang akan dilakukan Oppo?

    Oppo sadar bila kondisi di lapangan perlu dikoreksi dan diperbaiki. Sebab, kalau hal itu dibiarkan, konsumen kelak bakal merasa dikibuli. Setelah ini Oppo akan mengagendakan pelatihan (training) ulang untuk seluruh promotor Oppo.

    4. Oppo di Amerika.

    Dijelaskan oleh petinggi Oppo tersebut, produk bluray Oppo memang berada di peringkat pertama di Amerika. Sedangkan produk ponsel seluruhnya dibuat di Cina.

    5. Komentar dan usulan HSW tentang Oppo.

    Untuk sebuah bisnis jangka panjang, Oppo perlu segera “mencuci otak” dan mengubah sikap para promotornya. Hal itu memang tidak mudah karena masyarakat Indonesia terlanjur memiliki persepsi bahwa produk Cina pasti jelek. Namun, bila Oppo sukses mengedukasi pasar sekaligus membuktikan bahwa ponsel Oppo yang buatan Cina ternyata berkualitas prima, hal itu bakal berdampak positif untuk eksistensi jangka panjang.

    Sejak ponsel Oppo hadir di Indonesia, saya sudah mencoba beberapa tipe ponsel Oppo. Secara umum, performanya di atas rata-rata ponsel merek Cina. Diadu dengan merek global seperti Samsung, LG, dan Sony pun sebenarnya layak. Jadi, tanpa melihat harga jual, performa dan built quality Oppo tidak kalah kok. Mestinya promotor Oppo juga mulai memupuk rasa percaya dirinya. Tidak mudah di awal, tetapi semakin lama akan semakin mudah.

    Tiba-tiba terlintas satu ide. Mestinya Oppo mengadakan blind test ya. Ponsel Oppo dan merek global lain dimasukkan ke casing yang didesain khusus. Sehingga, bentuk asli ponsel tidak dikenali lagi. Dua ponsel itu sama-sama terlihat, misalnya, bundar atau kotak. Yang terlihat hanya layar, tombol, dan lensa kamera. Pengguna lalu diminta mencoba dan menyebutkan lebih suka ponsel yang kiri atau kanan.

  25. Wuih mantap bener om sampe petinggi aslinya langsung “curhat’ 😀
    Nah begitu lebih “laki2”, menyadari kesalahannya & berniat bertobat 😀

    Setuju, istri saya jg sepintas di stand oppo jg menunjukkan kesan suka & tertarik dgn hp oppo, saya pun mengakui kalau desain & built quality nya bagus untuk kelas hp china, kalau mau disepadankan (tanpa membandingkan harga), bolehlah kualitasnya diadu dengan lenovo, samsung, namun masih dibawah lg, sony, htc, nokia. Tapi kalau harga bandrol juga diikut sertakan dalam perbandingan, maka hp oppo akan menjadi overprice, untuk harga yang sama maka bisa mendapatkan hp lenovo dgn spek yg lebih tinggi secara signifikan.

    Namun, kalau mengaku lebih bagus daripada samsung, lg, sony dll, dan bahkan tidak layak disandingkan sbg perbandingan, maka menurut saya kesombongannya sudah tingkat kronis 😀

    Mudah2an “tobat” dan kejujuran oppo nantinya bisa berbuah menjadi tambahan opsi dalam daftar memilih hp yang akan dibeli users 🙂

    1. Pak Critic Buyer,

      Dari sisi saya pribadi, kalau promotor Oppo sudah jujur, mungkin saya akan memakai satu unit ponsel Oppo sebagai ponsel utama harian. Gesture di Color OS-nya terasa menarik dan memudahkan. Namun, selama promotor Oppo belum jujur, sebaik apa pun ponsel itu, saya takkan mau menggunakannya sebagai ponsel utama harian.

  26. Yang namanya jualan produk,sebombastis apapun promosinya tetap tidak akan bisa membuktikan omongannya dalam seketika.Karena yg bisa membuktikan hanya kualitas produk seiring berjalannya waktu.Kalau sikap sales OPPO gak berubah,justru akan kontraproduktif dengan kualitas produk mereka yg semestinya bagus.

    Semestinya merk dan asal produk bukan segalanya dalam pedoman belanja,karena ada juga merk terkenal yg memiliki produk gagal.Memang butuh usaha dan ketelitian dalam memilih sebuah produk sebelum kita beli.Bukankah lebih memuaskan membeli produk karena kita tau betul ”isi”yang kita beli daripada beli karena merk atau dikibuli sales.Setuju pak Herry….?

  27. Alhamdulilah kalau petinggi oppo masih peduli, setidaknya kita tahu budaya mebelokkan informasi ini bukan berasal dari eselon atas. Sebetulnya di training ulang saja mungkin tidak cukup, mungkin bisa ditambahkan dengan suatu sanksi bila masih membandel akan memberikan efek jera yang lebih efektif, saya rasa hal tersebut tidak berlebihan karena menyangkut nama baik perusahaan sekaliber oppo

    Buat keluarga besar oppo yang mungkin menyimak tulisan ini mustinya mereka harus senang karena ternyata oppo memiliki banyak pemerhati dan mau repot-repot memberikan masukan dan saran yang membangun, artinya merk oppo sudah mulai tertanam di benak hati masyarakat, alangkah baiknya ada kesadaran dan perbaikan diri pribadi masing-masing, saya yakin jika dilakukan dengan baik tidak menutup kemungkinan akan bisa berjajar dengan seimbang dengan merk internasional ternama lainnya minimal di Indonesia karena modal utama yaitu produk yang berkualitas sudah dimiliki

    Mungkin selanjutnya pak HSW bisa mengulas juga tentang aftersales dan service center jika ada kesempatan, apakah bisa bersanding atau mungkin bahkan masuk 3 besar SC terbaik versi HSW

    1. Pak Budi Wijaya,

      Saya pribadi melihat, bila Oppo dapat menjaga ritmenya seperti beberapa tahun terakhir, tahun depan atau paling lambat 2016 dia sudah layak disebut sebagai ponsel merek global asal Cina. Namun, predikat itu bakal ternoda kalau masih ada promotor yang tidak mengungkapkan fakta sebenarnya kepada calon konsumen.

      Soal after sales, kalau yang dimaksud adalah harga pasaran Oppo bekas, patokan buat konsumen yang ingin beli adalah maksimal 70 persen dari harga baru. Jadi, misalnya, Anda ingin membeli Oppo Anu bekas. Harga barunya Rp 2 juta. Berarti, maksimal Anda membeli Oppo Anu bekas seharga Rp 2 juta x 70 persen = Rp 1,4 juta.

      Hitung-hitungan di atas adalah patokan untuk pembeli yang merupakan pengguna akhir ya. Kalau pedagang ponsel bekas saya lihat memiliki patokan berbeda. Mereka maksimal menawar 50 persen dari harga baru. Bahkan, kadang di bawah itu. Beberapa hari lalu saya barusan mendapatkan cerita dari seorang pemilik toko. Karena dia tak menjual ponsel Oppo, pelanggannya membeli Oppo Find Mirror Rp 3,999 juta (anggap Rp 4 juta ya) di toko lain. Seminggu kemudian ponsel itu ingin dijual oleh konsumen. Ketika ditawarkan ke toko tempatnya membeli, Find Mirror itu ditawar Rp 2 juta. Saat coba dijual ke beberapa toko lain, malahan ditawar cuma Rp 1,5 juta.

      Kalau soal pusat perbaikan resmi, bila ada kenalan yang punya ponsel Oppo rusak, pinjamkan kepada saya, Pak. Saya akan coba lakukan klaim garansi di pusat perbaikan resmi Oppo. Siapa tahu saya kemudian bisa membuat cerita seperti yang saya tuliskan di tautan ini http://ponselmu.com/layanan-service-center-lg-tidak-memuaskan/

  28. Hm, sebenarnya diskusi begini menyehatkan. Komen-komen yang muncul memberi tambahan informasi berharga yang ngga diduga.

    Kalo petinggi sendiri sampe ngomong begitu saya pun jadi respek terhadap produknya.

    Ada juga ya Oppo fanboy. Heheh.

    Btw, hape saya sih feature phone samsul jadul. Cuma ikut ingin nimbrung aja karena banyak yang komen di artikel ini 😀

  29. [QUOTE: “Hal itu terjadi karena promotor atau frontliner Oppo merasa kesulitan menjual dan kehilangan banyak calon pembeli kala mereka memperkenalkan Oppo berasal dari Cina. Kondisi tersebut membuat para promotor menjadi kurang percaya diri. Mereka sebenarnya juga tak mau membohongi konsumen.”]

    Sebenarnya yang perlu diperbaiki itu kultur budaya Oppo atau kultur budaya masyarakat Indonesia?

    OK, case #1, obrolan ringan dengan teman.
    —————————————————————-
    Teman (T) : Bro, kalo budget 2 jutaan mending beli smartphone Android merek apa ya?
    Saya (S) : Oh, kalo kelas mid-range sih produknya Lenovo menarik, harga segitu ada S920, S820, P780..
    T : Lenovo buatan mana? Apa nggak mendingan Samsung aja?
    S : China, emang kenapa? Samsung harga segitu lu bandingin aja, mana dapet spek yang sama.
    T : Ah China (nadanya pesimis), apa ya bagus kualitasnya? (lalu mulai ragu)
    S : Ya lu nilai sendiri aja, vendor PC nomor 1 di dunia sekarang siapa, kalo jelek gak mungkin laku..

    Case #2, buat “pelajaran Geografi”
    —————————————————————-
    Teman (T) : Bro, mau ganti handphone ini, cariin yang Android ya..
    Saya (S) : Ambil HTC Sensation XE tuh, lagi obral di toko-X (sambil nunjukin promo si XE yang 2,999jt, ini kejadian sekitar 2 tahun lalu)
    T : HTC buatan mana tuh? Bagus apa ya?
    S : HTC itu Taiwan.
    T : Wah, China dong, jangan lah, jelek, yang lain aja.
    S : Taiwan sama China beda lah Om. Lagian bagus kok speknya.
    T : Sama aja, Taiwan ya China China juga, yang lain aja lah…
    S : (sambil mikir ponsel merek global apa yang assembly-nya bukan di China..)

    Kesimpulannya, saya nggak nyalahin 100% promotor atau salesman Oppo sih. Ada campur tangan mindset orang Indo juga yang gak betul mengenai produk China.

    Sekarang kalo mau bicara fakta:
    – iPhone 5S yang harganya sama dengan beli motor matic baru gres, dibuat dimana?
    – Pesawat Airbus A320 yang dipakai AirAsia buatan mana? (bahkan Airbus pun berani bikin line produksi di China, karena labor cost yang murah)
    – Vendor2 PC besar asal Taiwan (Acer, Asus, MSI, dkk) sekarang produksinya dimana? (sudah gak made-in Taiwan lagi lho, kata mereka “udah mahal gaji pegawai di Taiwan”)
    – Infrastruktur seluler dan telco di tanah air sekarang mayoritas buatan mana? (percuma handphone Korea, Eropa, begitu konek ke jaringan, ya China lagi China lagi)

    Lagian mau “made-in” manapun, harga gak akan bohong, Barang-X buatan Jerman harga 1 juta VS barang-Y buatan China harga 5 juta, diadu juga gak akan menang. Ada harga, ada rupa.

    1. Pak Yudistira,

      Yang perlu dicuci otak sepertinya promotor Oppo dan persepsi masyarakat Indonesia ya. Barang buatan Cina selalu dianggap jelek. Padahal, praktiknya kan tidak seperti itu.

  30. Pak Herry,

    jadi tertarik ikutan komen nih..
    Seharusnya pihak manajemen Oppo lbh menekankan kepada promotor2nya lagi tentang cara dan bagaimana menjual barang dagangannya..
    Contoh saja tuh Lenovo, Huawei, ataupun ZTE. Ketiga merk itu dr mana? dari Cina juga kan? malahan pure Cina. toh mereka baik2 saja dan begitu laris di pasaran.. Kok bisa begitu? ya…masyarakat sendiri yang bisa menilai.

    Padahal Oppo sebenarnya produk bagus.. misal nih, denger2 kan XiaoMi juga bakalan masuk ke Indonesia, saya yakin kalau XiaoMi bakalan laris di Indonesia. Kok bisa begitu? kembali lagi ke masyarakat yang menilai.. banyak orang yang menginginkan spek bagus, kinerja prima, kualitas OK, harga terjangkau. Ini yang menurut saya harus diterapkan oleh manajemen Oppo.
    Harusnya ada review kembali di dalam internal Oppo… terutama di divisi marketingnya.. Jangan lantas mengandalakan tag “asal China namun kualitas internasional”, trus berani pasang harga tinggi.. Seharusnya pihak Oppo berani melihat Huawei. Asal China kualitas internasional, namun dengan harga yang cukup RASIONAL.

    Itu saja pak Herry..
    Semoga ke depannya pihak Oppo bisa memperbaiki diri. Karena saya tahu produk Oppo sebenarnya produk bagus dan berkualitas..
    Semoga benar adanya XiaoMi benar2 jadi masuk ke Indonesia. agar pihak Oppo bisa melihat bagaimana produk Cina yang sebenarnya.

  31. Iya setuju pak Herry, memang harga overprice, tapi kalau sudah mengundang minat & penasaran kadang sebagian orang tetap rela untuk meminangnya. Hanya saja sejauh ini saya belum menemukan orang yang rela untuk dibohongi, sehingga sayapun urung niat minang karenanya 😀

    Saya jadi ada kepikikiran begini, misalkan saya mempunyai 1 produk yang berasal dr tiongkok, saya produksi dengan kualitas yang bagus, untuk mempercepat pemasarannya maka saya alokasi budget u/ iklan2 fantastis, juga insentive yang luar biasa kepada distributor/agen/dkk, sehingga harga barangpun menjadi semakin tinggi, untuk menutupi kelemahan overprice tersebut maka ada beberapa solusi dipasar yang bisa saya tempuh agar produk tetap bisa di terima dgn harga overprice tsb antara lain :

    1. Fair play : memperkenalkan & menonjolkan keunggulan produk & fitur2 unggulannya serta alasan2 secara faktual atas pantasnya dibandrol harga segitu sehingga konsumen tidak merasa overprice u/ produk dari tiongkok tsb

    2. Bekerja sama dengan provider/operator besar dengan mengadakan promo bundling,promo preorder, promo cicilan dan sejenisnya sehingga konsumen menjadi lebih fleksibel & ringan u/ menebus produk overprice tsb

    3. “Mengadakan” suatu alasan & info yang berlebihan/melenceng u/ memaksa konsumen menerima bahwa mahal karena memang “produk kelas mahal” karena berasal dari us/itali/perancis/jerman/dkk sehingga konsumen akan melihat harga tinggi tsb menjadi harga yang “wajar”

    Jadi tinggal pilih strategi yang mana yang dipakai, tetap saja konsumen akan menilai & tidak selamanya konsumen itu merem & bisa dibohongi.

    Setuju dengan om erik, lihat saja lenovo, huawei, dkk, yang tampil apa adanya dan tetap saja eksis dipasaran. bahkan lucunya lenovo, yang menurut saya merupakan brand tiongkok yang sudah masuk kategori besar & global, walaupun tanpa iklan yang fantastis & kebohongan2, produknya tetap menjadi incaran dan dinanti2kan.

    Balik lagi soal oppo, kalau para konsumen yang tau faktanya memiliki sifat pemaaf yang besar seperti om Herry, mungkin “tobat”nya oppo bisa menjadi pertimbangan tersendiri u/ dijadikan produk pilihan untuk dibeli. 🙂

    Nah jadi panjang lagi, sorry :p

  32. Pak Herry,

    Beneran pak? waduh..saya ketinggalan informasi nih.. mantap kalo emang jadi masuk.. tinggal diliat bagaimana strateginya. Bisa2 Oppo pun dibuat malu.
    Padahal Oppo tidak sedikit dalam menggelontorkan dana untuk marketingnya..

    Jadi sayembara ini sampai sekarang belum ada yang menemukan buktinya ya? Kyaknya kantong pak Herry bakalan aman deh.. hehe..

    Thanks pak

    1. Pak Erik,

      Xiaomi jadi masuk kok. Ada dua tipe, Redmi dan mi3. Yang masuk duluan Redmi.

      Strateginya bakal berbeda sekali dengan Oppo. Demikian pula profit margin yang bisa dinikmati penjual.

  33. Salam Smartphone be smart than your phone

    setelah lama gak buka milis dan buka kemarin malah nemu ginian dan jadi tertarik tuk buka link dan komeng tentunya

    klo di tanya saya suka oppo ? ya saya suka
    baguskah oppo ? lumyan lah

    sebelum saya berkoment saya ingin jelaskan klo saya pernah jadi bagian oppo dizaman perjuangan oppo diindonesia tapi sekarang sudah tidak lagi
    dan saya adalah penjual hp dan punya toko sendiri di mall besar (maaf tdk sebut kota)

    klo ditanya punya usaha kok masih mau kerja ?
    jawabnya simple “klo bisa dapat dua kenapa tidak”

    langsung saja
    soal oppo brand dari sini sono dkk itu benar adanya

    pertama saya masuk oppo melamar menjadi promotor tapi malah diterima sebagai sales (tak apalah)

    awalnya saya gak terlalu suka oppo karena harganya itu yg keterlaluan banget tp setelah tau rule jualan oppo dan fee yg wah yg bisa didapat dari oppo saya sempat tertarik tuk jualan oppo di toko

    tapi sayang seribu sayang hasrat itu pupus dan sirnah dikarenaken perbuatan promotor oppo yg sok angkuh dan sombong

    kebetulan toko sebelah dah jualan oppo dan promotor nya sering banggakan oppo (wajib tp tau batas dunkzzzz) sampai” dia menjelekkan S3 yg ditangan. dan mulailah dia mendemokan kelebihaan oppo dari brand lain sambi ngejek produk lain.

    blablabla dia ngomong sampai pada di pamer soal oppo klo hilang bisa di lock dan di tracking dkk. tapi saya bilang itu bisa di akali meski terlock passcode dkk. dia pun menantang saya tuk melakuakannya.

    dengan masuk recovery saya mereset semua data hpx dan masuk ke menu oppo dia dan saat itu juga dia terdiam dan berhenti ngoceh soal kehebatan oppo.

    ya harus saya aku saat pertama join oppo promotornya amburadul system menegement kantor pun berantakan.

    hampir semua promotor sales trainer oppo sombong dan suka jelekkan produck lain dan yg seperti tema post ini yaitu “oppo brand amrik dkk” dan sayapun di suruh tuk bilang kr pelanggan klo oppo ini brand bla bla bla

    tapi jujur promotor tdk bisa di salahkan sepenuh nya soal ini karena pada dasarnya menegement kantor nya sendiri yg menanamkannya

    sistem internal oppo amburadul banget sampai” saya sendiri kehilangan rekan bisnis sesama penjual hp karena saya yang tawarkan dia jual oppo tapi karena sistem yang amburadul diapun kecewa dan di tidak mau lagi berbisnis sama saya dalam bentuk apapun (apesssss)

    oppo laku di indonesia bukan karena kwalitasnya (menurut saya) tp karen fee yg diperoleh penjual dan support jorjoran oppo buat toko (branding dkk) yg menjadi kan penjual ngepus tuk jual oppo.

    saya sendiri pernah membongkar jeroan oppo dan hasilnya gak jauh beda bahkan persis sama brand lokal lainnya (gak usah sebut merk) tp klo layar memang saya akui oppo lebih baik dari yang lain

    mungkin saran aja (klo ada orang oppo yg baca ini) tolong perbaiki internal oppo jika ingin panjang bisnisnya
    mau sampai kapan mengandalkan margin fee sebagai nilai plus
    klo bagus ya harus pede dengan produk nya dan tidak menyerah apapun orang bilang apa.

    meski bukan bagian oppo lagi tapi saya masih cinta dan memperhatikan perkembangan oppo. jadi sayang apa yang telah dibangun selama ini akan runtuh hanya perkara sepele (promotor sok tau)

    maaf klo malah curhat he he he cuma mau tambahin komen aja kok tanpa maksud apa”

    sambi nunggu kabar xiaomi datang dan info rule nya
    klo perlu mau join ah ma xiaomi jadi promotor he he he he he he

  34. Pak Herry,

    OK pak. saya nunggu review-nya dari Pak Herry aja… pengen banget nyobain XiaoMi. tapi belum launching di Indo kyaknya ya?
    Anyway.. thanks for the info.

  35. Mr Losso kok emosi banget ya pa Herry?sudah pak jangan dilayani kayaknya tuh orang desa makanya pola pikirnya cupet. sudah jelas judulnya untuk mengungkap ponsel oppo lah kok mr losso emosi seolah olah dia Direktur oppo. Hari gini pola pikir seperti itu lebih baik di bully aja.
    Trims

  36. Mr Herry Lain kali buat artikel untuk kick mr loso aja, muak liat tuh orang pak persis orang desa yang jauh dari peradaban kota

  37. bicara soal merek china seperti himax polimer li bagaimana menurut mr herry.
    Apakah mr herry punya rencana untuk me review nya juga lain waktu.

  38. Saya beli oppo R1 bru beli 3mggu matek,
    Saya beli di jogja,awal saya mau beli S4 dibilangin inilah itulah dan jelek2in samsg.katanya oppo dr jerman saya nggak pcya tp ortuq pcy dan maksa suruh beli oppo.
    Tau2 matek…..ortuq langsung bilang ora bakalan tuku hp oppo.apusi tok….
    OPPO PEMBOHONG,SEMOGA ORANG YANG MAU BELI OPPO DIPIKIR2 KECUALI NADIBNYA KAYAK AKU.

  39. Setuju tuh sama yg dibilang sama sodara Fidzi, Oppo laku bukan karena kualitasnya yg wow dari pada brand lain, tapi karena margin untung yg dihasilkan dari jualan per unitnya. Misal oppo tipe anu harga 1.300.000 dengan spek sama dengan lenovo tepe itu harga 1.000.000, trus harga oppo nasional sama jadi tidak bisa dikurangi atau ditambah, jika ada yg mengurangi atau ditambah toko yg menjual pasti kena pinalti semua suport oppo dicabut.

    Nah sudah terlihat overpricenya 300ribu. Jual lenovo tipe itu toko untung 50ribu, kalo jual oppo tipe anu untung 350ribu belum kalo ada tambahan fee buat salesnya 50 ribu. Walaupun tanpa promotor sales toko atau owner toko pasti mati2an ngebela brand yg bisa ngasih banyak duit buat mereka, malah cara jualannya juga lebih parah etikanya dari pada promotor oppo.

    Saya pernah nemuin di konter X di kota kecil di jatim user sudah deal beli Samsung sama promotornya sudah buka segel & tulis nota, disebelahnya sales toko masih nawar2in oppo dan jelek2in samsung didepan promotor samsung, etikanya dimana? Tapi untungnya promotor Samsung masih bisa menahan emosinya sambil nyiapin barangnya & usernya bertahan sama pilihannya. Coba bayangin kalo usernya pindah barang trus barang sebelumnya sudah buka segel, siapa yg mau tanggung jawab?

    Waktu itu saya cuma cari rubber case buat hp saya, ya masih aja dijor2in hp oppo sama salesnya. 5 tahun jadi marketing di toko laptop pernah ikut pameran di surabaya, malang, sampe jember baru waktu itu saya liat ada sales jualannya gak ada etikanya gara2 gelap fee dari vendor

  40. Maaf sebelumnya, saya eks promoter oppo,
    Oppo memang product dri cina, tiongkok bukan lisensi amerika.
    Mungkin kebanyakan promotor salah menanggapi atau salah penyampaian, yang dimaksudkan oppo asal mula nya tidak memprodukai smartphone tapi ada d divisi lain seperti dvd dan sudah berkembang di amerika . jadi inti nya di amerika pun orang sudah tau product / perusahaan oppo.
    Lisensi dan pembuatan oppo itu dari cina.
    Saya mewakili promotor oppo meminta maaf jika ada salah penyampaian dariberbagai pihak karena kesalahan penyampaian. Terinakasih

    1. Bu Rosi,

      Terima kasih atas penjelasannya. Paparan Anda benar. Oppo berasal dari Tiongkok. Dia memiliki divisi di Amerika yang fokus pada produk bluray dan DVD player.

  41. wah ulasannya pak herry istimewa…
    ini juha terjadi di Semaranh pak…
    di konter tempat saya kerja sampai benar2 terjadi pemukulan oleh promotor pihak Samsul ke pihak Opo.
    .
    kasusnya sama oak…sudah terlanjur dibuka segel dicoba semua udaj deal mau ngbayar tau2 promotor opo langsung njelek2in yg samsul. dan kemudian ga jadi beli samsul nya malah beli oppo.
    munhkin sudah muak atau apa langsung pukul pak..
    saya sih tidak menyalahkan yg samsul pak. karna sudah hampir kesekian kalinya promotor opo brtindak demikian. seperti hal nya saya sebagai promotor salah satu produk juga.
    .
    kalai disurabaya terjadi demikian juga malah jadi timbul pertanyaan. apa dulu waktu training sama disuruh seperti itu semua ya oak. tak onya etika sama sekali.
    .
    nice inpo pak. forum yg kayak gini ini yg bisa bikin melek teknologu.
    bukan terbodohi oleh promotor.
    lanjut pak…
    kopi ne ndiseeek….

    1. Pak Silent Rider,

      Wow… sampai terjadi pemukulan ya. Heboh banget. Btw, itu yang dimaksud merek Oppo kan? Sebab, kalau Opo, itu merek yang lain lagi.

      Terima kasih atas sharing-nya, Pak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *