Selamat Ulang Tahun Axis

Pada 27 Februari 2010 Axis berulang tahun kedua. Biarpun masih berusia muda, beragam promo dan layanan menarik telah ditawarkannya kepada konsumen. GSM yang baik. Itulah salah satu tagline yang cukup populer. Betapa pun, tiada gading yang tak retak. Pasti ada nukilan-nukilan ketidaksempurnaan yang pernah atau sedang terjadi di Axis.

Ketikkan saran dan kritik Anda terkait Axis di bagian bawah halaman ini. Jangan lupa ceritakan sedikit tentang diri Anda. Di antaranya, nama, kota domisili, pekerjaan sehari-hari, dan kartu seluler yang Anda gunakan.

Kalau dulu Anda pernah menggunakan Axis, namun kini berpindah ke operator lain, ceritakan mengapa Anda hijrah. Sebaliknya, bila sebelumnya Anda memakai layanan operator lain, lalu melirik Axis, ungkapkan alasan Anda melakukan hal tersebut.

Kirimkan saran dan kritik Anda paling lambat pada 4 Maret 2010 pukul 23.59 WIB. Saya menyediakan dua hadiah untuk dua partisipan yang beruntung, yaitu:

  • Satu “gelas bir” Jerman yang fotonya bisa diintip di http://hsw9900.multiply.com/photos/photo/115/1. Ini adalah hiasan bermagnet untuk ditempelkan di kulkas. Dapat difungsikan sebagai pembuka botol. Barang dalam kondisi baru. Saya membawanya sendiri dari Stuttgart, Jerman.

Ingat, pengirim saran dan kritik yang tidak menceritakan jati dirinya otomatis tidak diikutsertakan dalam sayembara berhadiah pemutar MP3 dan “gelas bir” Jerman ya. 🙂

33 thoughts to “Selamat Ulang Tahun Axis”

  1. saya pengguna ivio (matrix dan flexi, ini off the record ya. domisili di pondok kelapa jaktim, kantor di basement Apartemen Kedoya Elok. Sebenarnya tertarik axis karena paket dgn BB (kepengen aja), meski pernah gagal setting waktu nyoba axis untuk internetan. Tapi pas melihat temen saya yg pake axis asik-asik aja jadi kepengen lagi. cuman sayangnya sekarang saya rasa belum perlu mobile online (menggunakan handheld maksudnya) karena internet di rumah sudah unlimited dan di kantor koneksi internetnya (lupa provider apa) juga jauh lebih baik dari sebelumnya. Mungkin kalo Axis ada program bundeling HP yg menarik (dari sisi kantong) bisa menambah kekuatan keinginan saya untuk meminang axis. satu lagi nilai plusnya di mata saya, deket rumah ada tower repeater axis, ini yg membuat saya yakin at least 3G pasti dapetlah.

    terima kasih
    ibnu

  2. Axis punya gebrakan cukup dahsyat saat masuk ke persaingan distribusi BlackBerry. Axis berani memberikan garansi product lebih lama dibanding operator lain. Ini artinya dia menjamin barang-barang (HandHeld BlackBerry) yang dia jual/pasarkan memiliki kualitas bagus, jika tidak tentu akan capek dg klaim-klaim garansi after sales. Persoalannya adalah apakah jaminan Axis benar adanya? Ini yang masih jadi pertanyaan mendasar. Mengapa? Karena sudah jadi “Aturan Lumrah” bagi produsen barang di Indonesia jika pengurusan garansi jauh lebih sulit dibandingkan penyebaran promosi. Untuk promosi biaya bicara murah, saya pikir tidak ada bedanya dengan operator karena masih memasang tanda * di iklannya, yang artinya syarat & ketentuan berlaku tanpa peduli bahasanya dipahami konsumen atau tidak. Semoga Axis konsisten dengan jargonnya “Worry Free”. Salam.

  3. Antara Aku, Lippotel, NTS dan Axis

    Yup dr judul tsb bs dtebak,, perkenalanku pertama kali dgn ‘dia’ ketika papaku blanja d matahari dept. Store dpt kartu perdana Lippotel,, skitar taun 2000an. Papa waktu itu ketawa aja, beliau pake kartu merah n belinya smp 500rb’an eh kok ini malah gratisan,, stlh dcoba d rmh sperti yg udah dtebak,, 112 Only.

    Stlh aku lulus dr salah satu STM telekomunikasi d malang aku dpt kesempatan utk bekerja padanya dia,, peluangnya sangat besar, 7orang utk ambil 2orang,, tp aku blm berjodoh dgn’nya.

    Saat kuliah d Sby aku ketemu dia lagi tp dgn nama yg berbeda, NTS. Dia sperti barang langka yg dcari2 bbrp org krn bonus internet 300mb/bln dgn jaringan 3G yg wust wusst wusssttt. Tp lagi2 aku tdk berjodoh dgn nya krn dia begitu langka.

    Akhirnya aku bnr2 mendapatkannya stlh dia dproduksi masal,, beli d gerai nunjukin KTP, bayar 5rb dpt 2perdana, masing2 perdana pulsa 25rb n tetap free inet 300mb/bln.

    Tak lama dia ganti nama jd Axis, tarifnya terkenal dgn 666, rp6/detik, rp60/sms, rp600/mnt (lintas op). Tp sayang free inet jd 100mb/bln n dapat dpt 100/mnt jk dtelp makin menyakinkanku utk memakainya tak skdr utk inet, tp dpake shari2, nmr pertamaku sharga 75rb tp sayang udh mati 08385870777.

    Free inet dhapus membuatnya tdk menarik lg, tp ada produk br Axis Asix,, free 1mb/hari selebihnya 0,5/kb,, lumayan buat onlen ringan lwt hp,, kali ini dia ku tebus dgn harga murah 25rb 083857536777 smp skrg msh hidup tp cm d infus sbulan skali biar tetep hidup.

    Krn Axis Asix ga bs buat BIS terpaksa ganti kartu lg,, 08385xxxx777 utk ku dan 08385xxxx999 utk sang kekasih,, pake freeworry cukup terjangkau,, 210rb utk ‘eksis’ slama 3bln,, thanks Axis.

  4. saya sebenarnya berkeinginan menggunakan axis sebagai no cellular yg saya pakai untuk business seharihari cuman yah itu sayang kantor dan rumah dimana tempat saya berkantor signal axis belum mencapai nya..sehingga jikaau saya menerima
    panggilan dan mengontak relasi business harus keluar ruanngan alias outdoor dan jkalau outdoor pun sering suara terputus putus dengan penerimaan signal bar di hp nokia saya hanya 2 bar saja. semoga dengan dihari ultah nya axis..axis bisa lebih baik dalam kualitas signal dan layanan lebihhhh oke.
    selamat ulang tahun axis.

  5. 2 tahun lalu saat berada dibatam, kemunculanmu sempat heboh dengan unsur SARA. Bahkan ada himbauan di masyarakat yang meminta untuk tidak membeli nomor axis.

    saya yang kebetulan mengikuti ‘sejarah’ axis dari milis gadtorade, langsung membeli perdana dan menunjukkan kalau tidak ada apa2 dengan axis.
    sempat beberapa teman menganggap saya jubir bayaran axis…hahaha…

    namun apa daya usia pemakaianmu tak lama, dikarenakan sinyalmu yang tidak merata di batam 🙁

    Kini kehadiranmu sudah lebih exis (sengaja diplesetin biar mirip axis).
    Mulai jadi sponsor konser musik hingga pemunculan produk2 (internet, blackberry) yang sempat menggoyang dunia GSM.
    Ada niatan untuk menggunakanmu kembali…namun sayangnya hati ini masih belum tergerak.

    Berharap axis bisa mengeluarkan sesuatu yang heboh sehingga hati ini tergerak untuk mencicipinya kembali 🙂

    Nama : Bowo
    Lokasi : (dulu) Batam – (sekarang) Jogja
    pekerjaan : IT-WEB
    Kartu yang digunakan : indosat, XL, Starone, Flexy

  6. Nama Andi, tinggal di Batam, pekerjaan wiraswasta, kartu seluler satu-satunya adalah XL Bebas. Kartu selular GSM yang saya gunakan sejak pertama kali adalah Mentari dari Indosat. Namun karena keluarga besar kami tinggal di Jawa dan menggunakan kartu XL, maka kami coba-coba menggunakan XL Bebas.

    Meskipun operator ini tidak cukup memuaskan, namun demi menghemat biaya percakapan antar pulau yang cukup mahal bila menggunakan PSTN, maka inilah kartu seluler satu-satunya yang kami pakai.

    Untuk hijrah ke kartu AXIS, kayaknya pikir-pikir dulu deh … kemarin saya pernah beli dan ternyata sinyalnya hanya satu di tempat tinggal kami. Mungkin tahun2 ke depan kalau ada promo yang menjanjikan akan kami pertimbangkan kembali …

  7. Nama: Sanddy Domisili: Bogor Kartu utama: kartuHALO Pekerjaan: wirausaha. Saat ini saya masih memakai AXIS hanya sekedar berinternet di ponsel, tidak untuk yang lain. Menurut saya yang cukup mengganggu adalah tidak bisa cek sisa kuota secara real time.

  8. Nama saya Nicodemus Yusenda Arie Dewana domisili Blitar saya bekerja sebagai freelance sebuah isp di malang. Sejak tahun 2003 saya pelanggan setia kartu matrix dan susah beralih karena malas gonta ganti nomor tapi sejak tahun lalu ketika saya beralih memakai handphone dual on imobile i222 saya tergoda untuk memadukan dengan axis karena adanya program akrab yang bisa nelpon sesama axis 100 rupiah/ jam karena kebutuhan intens saya untuk komunikasi dengan pacar saya yang LDR serta tarip 300 menit ke semua operator yang tanpa di batasi waktu untuk kontak klient2 saya. mulai januari akhir saya beralih ke 3 karena paket program akrab mulai tidak akrab lagi karena berlakunya hanya sampe jam 7 pagi. so bye bye axis semoga di ultah 2 kamu muncul program yang kembali mempertemukan kita kembali hehhe

  9. Sudah pernah pakai Axis, waktu itu saya coba karena saya dapet dikasih oleh teman sebanyak 4 perdana Axis, saya pake habis lalu di buang. Secara umum sih kualitasnya biasa-biasa aja, maksudnya dari sisi sinyal sebagaio operator baru lumayan lah (dibandingkan dengan operator CDMA waktu Flexi pertama kali hadir yang kualitas sinyalnya buruk banget).
    Kalo inget Axis, ingat kejadian pertama kali Axis hadir di Indonesia, dimana Axis dikatakan sebagai operator yang mendukung kerajaan Setan, sampai teman coba pake Axis langsung membuangnya ketika mendengar berita ini, dan sering dihubungkan pula dengan taglinenya Axis yang cukup aneh “GSM yang Baik”, emang ada GSM yang jahat. Memang ada aja hal yang aneh di indonesia ini

    Alvin
    Telkomsel
    Karyawan Swasta
    Bandung

  10. AXIS bikin heboh.. kira-kira itulah yang terjadi 2 tahun yang lalu.. pre-order HH tapi tidak ada harganya. 🙂 RUAR BIASA!

    Pertamanya saya menggunakan BIS dari operator lain, kemudian coba-coba axis, akhirnya jadi keterusan sampai sekarang.

    Saya wirausaha di Jakarta, berdasarkan pengalaman saya menggunakan Axis, ada beberapa hal yang mudah-mudahan bisa diperbaiki.

    1. Kalau mau cari voucher isi ulang AXIS diatas 20rb susah bener ya.. padahal untuk BIS aja harus 120rb. Masa memasukkan 6x20rb? 🙂 Terobosan Axis dengan ATM BCA sangat baik, akan tetapi, tidak mendapatkan bonus pulsa. beda kalau kita isi manual via voucher, dapat bonus pulsa yang tidak expired. 🙂

    2. Berhubung tuntutan pekerjaan, saya harus meeting di hotel.. sebelll banget. Diluar hotel signal Axis bagus, tapi begitu masuk Lobby, langsung deh lenyap tidak berbekas [SOS]. Kendalanya dimana ya?

    3. Kalau boleh layanan BIS bulanan diturunkan jangan mau kalah sama si Agnes donk.. 🙂 Biar makin banyak gitu pacarnya. *hehehehe*

    Ok deh, so far sih puas dengan layanan Axis, mudah-mudahan tidak tergoda untuk jadi pacar yang lain.

    PS:
    Untuk tariff percakapan, kalau boleh dihitung per-detik wow.. AXIS jadi GSM yang paling baik deh.

    Julijanta
    Wiraswasta
    Jakarta
    Indosat Matrix + ESIA.

  11. Saya Titus Wiguno, yang sedang merintis karir sebagai Web Developer freelance di Jakarta.

    Awalnya melirik AXIS adalah karena saya sedang mencari kekasih hati iPhone yang juga baru saja saya miliki. Terus terang, saya hanya melirik “si dia” yang memiliki fitur data yang stabil, di samping harga yang terjangkau.

    Sebelum dipasangkan dengan AXIS, iPhone saya pasangkan dengan si dia yang berbaju merah. Namun sayangnya tarif jualah yang terpaksa memisahkan. Mahalnya paket yang ada membuat saya melirik dan bertanya ke rekan-rekan.

    Lirikan kedua sebenarnya jatuh ke si dia yang selalu mengenakan angka. Apalagi dengan diluncurkannya paket unlimited yang menarik. Tapi setelah bertanya ke rekan-rekan mengenai performanya, ternyata masih ada yang bilang kalau performa masih biasa saja, belum ngejoss.

    Alhasil lirikan ketiga jatuh ke si AXIS.

    Pada awalnya iPhone dan AXIS sepertinya masih saling malu-malu kucing. iPhone malah memberitahu “Fixed Dialing Active” (baca: kenalin dulu dong…). Oh, ternyata saya belum mengaktifkan kartunya! Segera saja saya lakukan ritual pengaktifan kartu AXIS menggunakan handphone lain, dan setelah itu saya serahkan kembali ke iPhone. Wah, dia langsung hidup dan berseri full!

    Sinyal nomor utama yang saya gunakan di sini biasanya hanya berkisar 2-4 bar saja. Tapi AXIS full mentoggg! Sepertinya memang pasangan yang serasi nih!

    Jadi sampai sekarang AXIS sudah menjadi teman hidup iPhone saya selama 12 hari. Selama itu AXIS sudah menemani iPhone saya dengan paket datanya yang sangat terjangkau: hanya 1500 perak per hari untuk 2MB. Yah, cukup lah untuk saya yang memang lebih sering menggunakan jaringan WiFi di rumah dan hanya sesekali keluar rumah.

    Hanya saja pasangan baru ini sempat juga ngambek beberapa kali. Semisalnya saja, kemarin ketika saya sedang mengunjungi Central Park Mall di Jakarta, AXIS tiba-tiba membisu. Itu terjadi juga di beberapa tempat di tingkat basement. Selain itu, saya juga sempat kaget karena AXIS melaporkan penggunaan data yang cukup membludak dari biasanya kemarin. Ceritanya saya ingin mencoba paket mingguan, karena saya pikir saya akan cukup bepergian banyak dalam minggu ini. Tapi setelah menggunakan selama 1 hari, penggunaan data saya dilaporkan sudah 5MB, dari paket 10MB; padahal selama saya menggunakan paket harian, tidak pernah lebih dari 2MB, dan lagi, counter data di iPhone saya baru saja menunjuk ke angka di bawah 2MB. Jadi, siapa yang ngambek ya kira-kira kali ini?

    Ayo AXIS, jangan kecewakan kami (dan beberapa teman saya yang sudah saya ajak untuk menggunakan AXIS :D). AXIS memang baiiiikk deh.

  12. Saya pengguna blackberry axis sejak 6 bulan yang lalu. Sebelumnya saya menggunakan provider lain yang sudah lebih lama, namun memutuskan untuk mencoba axis karena tarif lebih murah. Kesan selama ini adalah reliabilitas masih baik bahkan bisa dibilang lebih baik dibanding yang lain. Hal lain adalah team axis lebih sering menginformasikan masalah di milis blackberry dibanding yang lain, sehingga pelanggan tidak kebingungan. Namun masih ada kekurangannya yaitu cakupan masih kurang meskipun di jakarta. Saya beberapa kali tidak mendapatkan sinyal bila berada di gedung2, pusat perbelanjaan dan basemen. Saran saya bagi axis dalam ulang tahun keduanya yaitu tetap pertahankan bahkan memperbaiki reliabilitas dan terus memperluas cakupan.

  13. salam kenal, saya ferdian, saat ini saya aktif sebagai IT staff di sebuah perusahaan BUMN, selain itu saya juga aktif sebagai penjual voucher pulsa elektrik… secara pribadi saya belum pernah menggunakan AXIS (sebenarnya saya juga berminat untuk berpaling ke AXIS namun serasa masih ada yang “kurang” dari AXIS… let’s improve more AXIS! 😉 namun dari beberapa pengamatan saya serta laporan dari rekan saya yang menggunakan AXIS masih ada beberapa masalah atau kekurangan yang perlu diperbaiki oleh AXIS. Dari beberapa promo yang gencar dilakukan AXIS kali ini juga terlihat bahwa AXIS juga ingin ikut bersaing dalam pasar layanan BlackBerry. Terlebih dengan tagline AXIS yakni “GSM yang baik” sejatinya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk kemajuan AXIS kedepannya:
    1. Coverage Area
    – agar AXIS lebih fokus dalam meningkatkan coverage area baik itu untuk 2G maupun 3G agar tingkat terjadinya blank-spot signal bisa dikurangi … (percuma juga kan bawa HP kalo sinyal sering tau2 hilang sendiri … ^_^)
    2. Bandwith Reliability
    – jika AXIS sudah berani ikut bersaing dalam hal layanan servis data terlebih untuk layanan macam Blackberry (atau ANDROID malah) berarti AXIS harus mulai fokus untuk mempertahankan kualitas dan kehandalan dari layanan jaringan data … traffic bandwith harus lebih2 sering dipantau, dioptimalkan dan ditingkatkan lagi agar arus lintas pertukaran data tidak terhambat dan menjadi lancar …
    3. Better Customer Service
    – Kendala yang sering dihadapi oleh operator baru adalah banyaknya keluhan dan permasalahan yang dihadapi oleh pengguna. Salah satu yang dapat dilakukan untuk mereduksi efek negatif dari banyaknya keluhan ini adalah menyediakan layanan pelanggan yang benar-benar memuaskan dan berorientasi penuh pada pelanggan. Kemudahan dalam mengakses nomor layanan pelanggan, ketersediaan kantor/agen CS di banyak tempat, keramahan dan pelayanan yang sebaik mungkin dari CS terhadap pelanggan terutama dalam memberikan jawaban dan menanggapi masalah/keluhan sehingga pelanggan/pengguna tidak merasa makin kesal akibat tanggapan/layanan yang tidak nyaman darinya ….
    4. Tagline GSM yang Baik mungkin akan lebih baik lagi jika diganti menjadi “GSM yang (lebih) baik” (a better GSM) ^_^
    – dengan mengubah tagline menjadi “(lebih) baik” otomatis paradigma AXIS akan berubah untuk selalu berubah menjadi lebih baik …
    – dengan melakukan edukasi-edukasi terhadap pelanggan mengenai cara bijak, kiat sehat dalam berkomunikasi, dan juga dengan mendukung “Go Green” guna kemajuan dan penghijauan lingkungan mungkin akan lebih mengukuhkan karakter AXIS sebagai GSM yang memang “(lebih) baik” …
    5. Kemudahan dalam mendapatkan Voucher pulsa dan juga melakukan isi ulang…
    – agar AXIS juga lebih memperhatikan kemudahan bagi pengguna untuk mendapatkan voucher baik fisik maupun elektrik misal dengan memperbanyak distribusi voucher ke agen/distro pulsa
    – kehandalan layanan isi ulang juga perlu diperhatikan agar nantinya proses isi ulang tidak sering mengalami gangguan dan kendala sehingga pengguna juga tidak merasa terganggu …
    – varian nilai atau paket penjualan voucher isi ulang pulsa juga perlu diperhatikan sesuai dengan segmentasi pengguna sehingga akan lebih banyak pilihan bagi pengguna dalam membeli voucher isi ulang pulsa … 😉

    OK, mungkin sekian yang dapat saya sampaikan. SELAMAT ULANG TAHUN yang KE-2 untuk AXIS … Semoga AXIS makin AXIS (baca: eksis) dan makin “lebih baik” … BRAVO AXIS!!

    regards,

    = ferdian =
    lokasi: jakarta (depok)
    GSM : HALO-TSEL, XL
    CDMA : StarOne
    Data : TSEL FLASH, ISAT MATRIX 3.5G

  14. nama saya hendra, mahasiswa yang sedikit kena racun gadget oleh seorang kawan yang lebih dulu jd member gadtorade. sekitar 2tahun yglalu atau lupa persis tepatnya bulan atau tanggalnya saya mengetahuidari info milis ada operator baru yang banyak memberi kejutan. ditengah persaingan operator operator seluler yang sudah ada salah satu brand baru hadir meramaikan peta persaingan pasar telekomunikasi. NTS atau yang saya kenal sebagai Natrindo yang belakang berubah nama jadi axis. diawalnya saja sudah bisa menggebrak dengan bonus data 2mb per hari, saya pikir itu luar biasa, karna pada jaman itu banyak operator lain yang mahal memberikan tarif data, tapi ini malah gratis.mgkn pada waktu itu, untuk sekedar pushmail seharian cukup 2mb. jauh sebelom service RIM hadir, operator ini memberikan kesempatan pengguna layanan data menikmati fasilitas gratis dari satu satunya operator yang berbaik hati memeberikan yang terbaik secara cuma cuma.
    dengan perjalan waktu nama natrindo berganti dengan AXIS sebuah nama yang pertamanya asing dan aneh, sebagian banyak orang menganggap itu operator baru, namun bagi kalangan member milis2 gadget atau pemerhati it hal itu tidak aneh, bahkan sebagian orang meramalkannya sebagai operator yang siap berkompetisi untuk mendapatkan perhatian di mata masyarakat pengguna telekomunikasi. meski berubah nama dari NTS menjadi AXIS kebaikan nya tetap tidak berubah, bahkan dengan memakai slogan “AXIS baik ya” dan “AXIS operatir yang baik” maka hal tersebut tepat sekali menjawab keinginan masyarakat. tarif murah layanan data yang cepat menjadi salah satu point penting dari sebuah perusahaan telekomunikasi untuk mendapattempat khusus dimasyarakat.
    layanan promo dan paket bundling pun diluncurkan kemasyarakat dengan begitu menggebrak, dan tentu saja masih dengan kebaikannya AXIS memberikan harga yang terjangkau tapi dengan mutu pelayanan dan produk yang memuaskan. bagaimana tidak, AXIS selalu terkini memebrikan promo dan layanan terbarunya. selamat buat AXIS. semoga tetap mempertahankan kebaikannya.

  15. Sejarah kenal axis dulu namanya masih NTS, kebetulan lokasi rumah dapat signal nya sehingga lumayan buat internet, tapi kalau keluar rumah sudah hilang signalnya. beberapa bulan kemudian , chip kartunya diganti dicounter dengan punya axis, sayang nya lagi karena sering keluar kota ke daerah indramayu, signal disana pun tidak ada, akhirnya tetap menjadi kartu alternatif saya diluar XL dan flexy. Tapi saat ini mungkin jaungkauan sudah makin luas, tapi saya belum coba lagi. Mungkin next time jangkauannya diperluas lagi. come on axis, cheer me up

  16. Saya Andre, arsitek yang tinggal di bekasi tapi sekarang bekerja di makassar.
    Saya mulai pakai axis akhir tahun 2009 kemarin, berkat “white campaign” dari salah satu rekan milis racun gadget terbesar di indonesia.
    White campaign-nya: “jangan pake axis, masih 3g doang, kalah jauh sama IM* dan FL*SH yang udah 3,5G” 😀

    karena penasaran dan kebetulan waktu itu performa IM* saya lagi buruk-buruknya, akhirnya saya beli juga perdananya dan saya isikan paket internet yg 100rb

    dan ternyata WOW!
    walaupun mentok di 3G, tapi kecepatannya riilnya lebih baik dari pada IM* saya yang 3,5G.

    Tapi gak lama kemudian saya harus tugas ke makassar, dan ternyata di sini belum dijangkau oleh axis.
    Terpaksa deh kembali ke koneksi 3,5G IM* yg [un]limited itu. 🙁

    Kapan Axis masuk Makassar?

    Nama: Andreas Purwanto
    Domisili: Bekasi, Makassar
    Pekerjaan: Arsitek
    Kartu Seluler: IM3, IM2, Simpati, AXIS

  17. saya natalia, finance staff, domisili tomang, sebelumnya saya memakai produk indosat, karena nomor tersebut sempat hilang saya memutuskan mau memakai perdana axis, berhubung kanan kiri bilang axis bagus buat internetan, banyak kelebihan makanya semakin tertarik… setelah axis tersebut diaktifkan di kantor domisili pluit, sinyalnya full dan masih lancar tapi setelah pulang kerja, aku liat sinyal di rumah koq hilang-hilangan, jadinya orang terdekat sulit menghubungi saya, setelah saya pakai selama 1 minggu, saya merasa tidak nyaman karena sinyal axis yang lemah di daerah tomang, saya sempat juga complain ke CS axis, dan kurang mendapat respon yang cukup baik, oleh karena itu saya tidak mau menggunakan axis kembali, dan saya mencoba menggunakan operator lain..

    walau sempat kecewa dg axis, saya mau ucapkan “selamat Ulang Tahun” semoga axis menjadi lebih baik lagi ke depannya.

  18. Nama saya Arip, dari Surabaya. Saya menyebut diri saya petualang. Karena saya suka mencoba layanan operator dari yang paling besar sampai yang paling baru. Saya sudah mengenal Axis sejak adanya Lippotel. Sempat saya gunakan cukup lama (1 tahun) kemudian karena saya hijrah ke luar negeri, dengan terpaksa saya hanguskan. Kemudian saya kembali ke Indonesia dan muncullah Axis operator termuda di Indonesia. Gebrakan dengan promo serba 6 cukup menggiurkan. Dengan beburu selama beberapa hari akhirnya saya mendapatkan 1 paket perdana cantik 08385XX7711. Saya sangat puas karena biarpun baru muncul tapi Layanan Axis sudah sampai HSDPA / 3G dengan kecepatan tinggi 3,6 Mbps. Karena puas dengan nomer pertama, akhirnya pas ada pameran Axis di Gramex Surabaya, di mana Axis memberikan gratis nomer cantik, saya iseng2 mendapatkan nomer sejoli 08385XX7711. Saya berikan nomer tersebut kepada istri saya. Dan masih kamu gunakan sebagai main line untuk berkomunikasi. Dan Axis yang memang baik tidak mau kalah dengan Operator lain dengan meluncurkan layanan Blackberry. Lagi lagi saya kepincut dengan Paket Blackberry Gemini White yang diluncurkan sekitar Nov 2009 kemarin. Sebuah terobosan promo 3 bulan layananan Blackberry Unlimited dengan biaya 70 ribu per bulan menjadi pilihan saya. Sampe hari ini saya masih menggunakan layanan ini. Keunggulan daripada layanan Blackberry Axis adalah signal yang kuat di tengah kota dan Surabaya Barat. Saya selalu mendapatkan 3G. Karena sangat puas dengan Blackberry Axis, saya selalu berusaha mengajak teman saya untuk berpindah ke Axis. Sekalipun bulan Feb lalu ada operator lain yg mengeluarkan layanan Blackberry lebih murah, saya tidak tergoyahkan dan tidak berpaling sedikitpun dari Axis.
    Akhir kata, saya ucapkan Selamat Ulang Tahun yang kedua Axis! Tingkatkan terus layanan mu dan tetaplah menjadi Operator yang BAIK YAH. Sukses selalu!

    Arip Purwanto
    Pecinta Gadget Dan Perangkat Telekomunikasi
    Surabaya
    AXIS 2 Nomer Sejoli (Kartu Utama)

  19. Pertama kali dapet nomor Axis ketika beli Blackberry bundling nomor Axis, sebenarnya tertarik banget untuk menggunakan Axis untuk BIS. Soalnya paket yang ditawarkan Axis cukup lengkap (dari unlimited, Chat + E-mail, Chat + Social Networking) dan harga sangat bersaing dibandingkan dengan operator lain. Namun karena jangkauan yang kurang sedangkan saya terkadang harus dinas keluar kota, membuat saya agak kecewa dengan Axis. Paling kecewa ketika dinas ke Makassar, ternyata jaringan Axis ada di sana (meskipun katanya sudah ada kerjasama roaming dengan XL). Karena kebutuhan BIS yang cukup tinggi, maka akhirnya saya harus kembali ke nomor XL saya yang lama :(. Tapi, Selamat Ulang Tahun Axis, semoga tambah umur, tambah luas jaringannya, tambah baik kualitas jaringannya dan harga yang semakin kompetitif XD.

  20. Perkenalkan, nama saya Emir Hartato, umur saat ini masih 19 tahun. Pekerjaan sehari-hari yaitu sedang mengejar gelar sarjana di Departemen Geografi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Indonesia dan berusaha menjadi seorang anak laki-laki satu-satunya yang baik dimata kedua orang tua saya dan saudara-saudara saya yang lain. Biasanya hari-hari sibuk, saya rutin berada di kost-an saya yaitu daerah Srengseng Sawah, Depok, dan weekend berada di rumah orang tua saya di Bogor (Pasir Kuda, Ciomas). Dan awal, tengah, dan akhir tahun saya selalu bepergian entah itu kuliah lapang, jalan-jalan, dsb. Tapi karena saya orang geografi yang notabene selalu menjelajah ke tempat-tempat baru (apalagi sampai pulau terpencil), melakukan pendakian, atau menyusuri hutan-hutan untuk kepentingan kuliah, maka saya selalu mengutamakan kualitas jaringan.

    Kalau melihat kebelakang, sejak SMP, saya selalu gonta-ganti operator. Sampai-sampai teman-teman saya dan orang tua saya bingung : “Nomor kamu yang mana sih, Mir?” Menurut saya, mencari operator yang pas sama dengan mencari jati diri. Lihat dulu kebutuhannya, apakah layanan voice? Text? Atau data? Waktu itu handphone saya tidak canggih-canggih amat, jadi saya memilih operator “si merah” karena dulu saya belum tahu apa-apa dan belum menemukan kebutuhan yang saya butuhkan. Dan ibu saya kebetulan memberikan nomor tersebut. Tapi yang saya rasakan, harga pulsa-nya sungguh keterlaluan! Jika operator lain rata-rata menjual pulsa nominal 10rb dengan harga 12rb rupiah,ia menjual dengan harga 14-15rb rupiah (selisih 2rb dan ukuran untuk pulsa 10rb terlalu mahal bagi saya).

    Menginjak SMA kelas 3, orang tua saya memberikan handphone Nokia N73. Waktu itu saya memilih “si kuning” karena layanan data-nya murah dan saya sangat suka mengeksplorasi hal-hal baru di internet dan juga menulis lewat blog. Apalagi Opera Mini lagi populer sebagai browser internet yang handal dan hampir support semua handphone. Tapi yang saya rasakan, “si kuning” ini cukup menguras kantong ketika digunakan untuk telpon dan sms. Nah, barulah sekitar awal Maret 2008, saya menemukan Axis. Seingat saya, Axis mengadakan promo gratis akses data 100 MB/bulan di awal peluncurannya. Akhirnya saya bela-bela membeli kartu perdana Axis, walaupun diterpa isu miring alias HOAX yang mengatakan itu kartu setan, atau digunakan untuk membiayai gereja setan, bla..bla..bla. I don’t care, saya tetap yakin dan PD mengganti kartu saya dengan Axis karena saya tahu bahwa Axis itu sebelumnya operator GSM lokal milik PT. Natrindo yang beroperasi di Surabaya dan sekitarnya. Saya anggap, Axis ini bukan operator baru, mereka hanya mencoba “memperluas jangkaun”. Layanan dan promonya sungguh inovatif. Dengan tagline “GSM yang Baik”, saya pikir Axis telah menumbuhkan ke-eksis-annya sebagai operator terbaik dan termurah di Indonesia. Tapi, ada yang sangat disayangkan, kualitas sinyal di rumah saya tidak mendukung. Rumah saya berlantai dua, saya hanya bisa mengakses Axis di lantai dua. Ketika dibawa ke lantai satu, yang muncul hanya 1-2 indikator dari 5. Akhirnya saya kembali menggunakan “si kuning”

    Menginjak masa kuliah, saya dapat rezeki dan mengganti handphone saya dengan smartphone Blackberry karena tuntutan kuliah. Saat ini dosen tidak menerima tugas lewat kertas konvesional melainkan lewat email. Dosen saya juga memberikan info bukan lewat majalah dinding melainkan lewat “dinding” Facebook atau email. Jadi saya benar-benar dituntut untuk selalu online dan up-to-date. Sayangnya, rata-rata harga untuk berlangganan Blackberry lagi-lagi menguras kantong mahasiswa. Apalagi saya tinggal di kost-an, tentu butuh biaya hidup yang cukup besar. Lagi-lagi saya melirik Axis, tarif harian dan bulanannya cukup murah. Saya nyalakan Axis saya dan ternyata lagi-lagi harus kecewa dengan kualitas sinyalnya. Di lingkungan kampus UI, Depok sebenarnya lumayan bagus. Tapi ketika saya berada di kost-an sinyal hilang muncul. Belum lagi tuntutan saya kuliah yang harus mengeksplorasi tempat-tempat terpencil. Orang tua saya itu tipe-nya mudah khawatir dan selalu menghubungi saya dan menanyakan keadaan. Apalagi semenjak saya pernah koma akibat DBD, menambah kekhawatiran orang tua saya. Menurut mereka, saya termasuk ke dalam aset keluarga karena saya satu-satunya anak laki-laki di keluarga. Tapi ketika saya sedang kuliah lapang di daerah Ciasmara, lalu di Pelabuhan Ratu, dan Cikotok, sinyal benar-benar hilang! Pernah suatu hari orang tua saya hampir menghubungi polisi karena saya tidak bisa dihubungi, padahal itu gara-gara sinyal hilang. Akibatnya, saya agak sedikit kecewa, saya berpikir, bagaimana nanti saat saya KKN (Kuliah Kerja Nyata) dikirim ke Pulau Miangas? Atau pulau-pulau terpencil lainnya? Beda dengan “si merah”, walaupun hanya 2 bar saja, saya masih bisa menghubungi orang tua saya dan begitu sebaliknya.

    Wah, serba salah deh! Sepertinya memang tidak ada yang sempurna. Akhirnya sekarang saya menggunakan “si kuning” untuk Blackberry saya, “si merah” untuk handphone kedua saya yang biasa dibawa untuk kuliah lapang. Tapi saya tetap melirik Axis. Saya berharap Axis mengerti akan kebutuhan saya.

    Akhir kata, saya mengucapkan selamat ulang tahun yang kedua untuk Axis. Semoga makin eksis menebar kebaikan di seluruh Indonesia.

  21. Nama saya anindya rizky pramoda, biasa dipanggil nenda / nyeknyot. Masih kuliah di jurusan hubungan internasional universitas airlangga surabaya. Sebagai mahasiswa yang mengutamakan konektivitas dengan teman-teman dan mitra bisnis kecil-kecilan saya, tentu saya berusaha mencari nomor kartu perdana yang murah dan berkualitas tentunya, apalagi saya termasuk mahasiswa dengan mobilitas tinggi. Awal 2003 dulu saya menggunakan telkomsel bagi konektivitas saya waktu itu, memang baik sekali perdana ini. Kualitas pelayanan, dan kekuatan sinyal sangat baik dibanding operator lain pada saat itu, namun cepat saja saya berganti operator, dikarenakan harganya yang mulai mencekik dompet pelajar.

    2004 pertengahan, saya mulai menggunakan Indosat IM3 sebagai pegngan saya. Kualitas yang lumayan (tidak buruk, namun juga tidak istimewa) menjadi daya tarik tersendiri yang membawa saya menggunakan perdana ini, apalagi pada saat itu, banyak teman wanita di sekolah saya yang memakai perdana tersebut

    Sekitar bulan agustus 2007 saya berpindah ke perdana besutan PT. Exelcomindo (XL). Pulsa murah menjadi alasan saya melirik operator ini. Sinyalnya yang kuat di perkotaan ternyata tidak cukup kuat di daerah pinggiran kota, belum lagi layanan smsnya yang sering macet di waktu2 tertentu, meskipun sinyal sudah penuh. Saya bahkan sempat berganti handphone dari nokia 3230 ke S.E P990 pada awal 2008 karena saya kira saya handphone saya yang bermasalah.

    2008 pertengahan, beberapa teman menyarankan untuk berpindah ke operator yang banyak bermunculan di tahun ini, sayapun mencoba memakai Axis yang mengklaim sebagai “GSM yang baik” cukup 10 bulan saya memakai axis.
    sangat murah memang, namun itu hanya berlaku bagi sesama axis, selain itu sinyal yang kembang kempis, dan seringnya terjadi kasus sms yang tidak terkirim juga kualitas suara yang putus-putus membuat saya berpindah dari axis. Namun begitu, banyak teman saya yang masih bertahan memakai axis saat itu.

    April 2009 saya kembali memakai indosat hingga sekarang
    Tidak terlalu murah memang, namun pantas / “worth it” dengan harga yang diminta oleh indosat
    Tidak seperti telkomsel yang sangat terlampau mahal bagi kami pelajar.

    Sampai sekarang, masih cukup banyak teman saya yang memakai axis, banyak yg mangatakan axis sudah tidak seperti dulu lagi, sinyal kuat, sms & telepon jg lancar, apalagi kini ada paket internet yang sangat murah, promosi teman saya yg pengguna axis.
    Namun “first impression” dari axis kepada saya di pertengahan 2008 yang tidak terlalu baik membuat saya gamang untuk kembali mencoba axis. Apalagi saya sekarang menggunakan blackberry, awal promo paket layanan data blackberry dari axis dulu juga sempat menggoda saya, namun, banyak teman yg bilang kalau kecepatannya sangat lambat. Walaupun begitu, program penjualan blackberry dengan garansi axis selama 2 tahun saya rasa cukup menggoda saya. Kalau ada rejeki sehingga saya dapat berganti handheld saya dari javelin ke onyx yang bergaransi 2 tahun dari axis, mungkin saya akan sekalian mencoba layanan paket data yang juga ditawarkan oleh axis.
    Hehehehe

  22. Nama saya Januar Febiyanto, saya bekerja pada salah satu perusahaan berbasis IT di daerah Kebayoran Lama Jaksel. Pertama saya menggunakan si Merah untuk nomor utama dan AXIS untuk nomor sampingan. Sebenarnya saya sudah menjelajah ke semua provider yg ada di Indo, bukan untuk main main tapi untuk mencari siapa yg memiliki kualitas terbaik. Penilaian saya pada saat pertama AXIS keluar di bawah rata – rata tetapi pada saat kartu Merah yg saya banggakan juga letoy dan saya beralih menggunakan HP Autis (baca: BB) saya menggunakan kartu Biru saya, dan ternyata kartu Biru hanya mentok di GPRS, menyentuh EDGE pun jarang. Lalu saya iseng mengganti si Biru dengan AXIS dan hasilnya WUAHHHHHH belum apa2 saja bisa menyentuh di EDGE dan jarang turun ke GPRS. Bagusnya lagi saya coba download youtube lancarrrr jaya, sedangkan waktu menggunakan si Biru harus sering download ulang karena putus tengah jalan. Buat nelpon pun irit, cuma kadang kalo sms ke operator lain kok sering harus diulang yah?

    Overall, AXIS telah menunjukkan perkembangan dari waktu ke waktu, tidak seperti yg lain yg malah menggembosi kualitasnya. Semoga setelah ulang tahun yg ke 2 ini AXIS semakin lebih baik lagi, dan mempertahankan tarif serta kualitasnya. VIVA AXIS…..

  23. Namaku Nassa donisili sidoarjo dengan pekerjaan wiraswasta konsultan lingkungan. kartu seluler yang saat ini saya gunakan adalah INDOSAT. karena nomor ini sudah lama menguntit saya sejak 10 tahun yang lalu.

    Akhir-akhir ini banyak bermunculan ops GSM baru dengan penawaran menarik dan murah. Salah satunya adalah AXIS. Dengan mottonya GSM YANG BAIK sangat kental sekali kita dengar dan pastinya sangat mengena di kalangan konsumen.

    Motto lainnya yang sudah kita kenal adalah JANGKAUAN SELUAS PERSAHABATAN KE SELURUH INDONESIA. Sebagai ops baru AXIS sudah dikenal khalayak dan banyak digunakan masyarakat Indonesia. Karena sebagai ops baru tetapi jangkauan dan pengembangan jaringannya sangat cepat mengikuti ops lama yang lebih dulu muncul.

    Belakangan AXIS juga menluncurkan Blackberry nya. sebagai ops baru menurut saya ini adalah prestasi yang menggebrrak dan berani dari AXIS.

    Saya sangat ingin sekali mengenal AXIS dengan menggunakan no GSM AXIS pada HP/BB saya. Namun hingga saat ini memang belum kesampaian. Walaupun begitu saya selalu mengikuti perkembangannya SI BAIK ini..
    karena saya salut terhadap AXIS yang cukup fenomenal BAIKnya…

    Selamat ulang tahun yang ke-2 AXIS
    Semakin bertambah usiamu maka semakin berkembang dari masa ke masa

    Harapan saya…
    Jangan kecewakan pelanggan setiamu.Berikan yang terbaik untuk mreka yang baik oleh si baik dengan yang baik…

    AXIS GSM YANG BAIK…

    *Andai menang keturutan nyoba jaringannya AXIS niiihhh…

  24. Saya fadlila, mahasiswa tingkat akhir jurusan teknik informatika politeknik negeri di surabaya. Sebagai mahasiswa it, internet merupakan kebutuhan dasar saya. Axis, sebagai pendatang baru di layanan data tidak memberikan pelayanan yang memadai untuk saya. Ketika mencoba axis untuk surfing menggunakan hp sebagai modem di laptop, awalnya saya tidak menemukan banyak kendala. Memegang prinsip ada harga ada rupa, sesuai harapan saya kecepatan axis tidaklah “wah”. Ketika saya berpindah lokasi dari luar ruangan ke dalam lab, koneksi langdung hilang. Kecepatan naik dan turun memang terjadi sejak awal dan dapat dimaklumi, tapi tidak ada koneksi sama sekali sudah keterlaluan. Satu dua hari masih dapat ditolerir, pada hari ketiga saya mengucapkan “sampai jumpa” ke kartu Axis. Saya harapkan di tahun berikutnya Axis dapat memberikan pelayanan data yang stabil dan optimal.

  25. Saya dulu sempat menjadi pengguna BIS Axis, tp akhirnya kembali ke BIS telkomsel, karena Axis kurang menjangkau sampe keluar pulau dan pedalaman, sedangkan pekerjaan saya menuntut saya untuk keliling sampai ke pelosok daerah. Maaf Axis akhirnya kau kuceraikan, meskipun kualitasmu sebenarnya cukup bagus.. Kecepatanmu wuzz.. Wuzz.. Dan selalu EDGE dibandingkan telkomselku yg hanya GPRS, tetapi jangkauan lebih penting.. So GBML 🙂

  26. Saya sempat menjadi pelanggan pra bayar Axis BlackBerry Internet Service bulanan di Jakarta. Selama menjadi pelanggan, Axis layak diacungi jempol untuk kualitas layanan jaringannya. Walau BlackBerry 8700 yang saya gunakan termasuk barang lama pada waktu itu, sinyal EDGE tidak pernah turun menjadi GPRS di handheld saya.

    Jika terjadi masalah jaringan, Axis sangat responsif dan tanggap terhadap keluhan pelanggan, bahkan kita akan dihubungi melalui surel atau melalui nomor Axis kita, tergantung keluhan pelanggan ke Axis apakah melalui surel atau handphone.

    Sayang seribu sayang, saya harus berpaling ke lain hati, yaitu ke Indosat, karena jaringan Axis masih terbatas untuk kota di luar Jakarta. Sementara kebutuhan saya adalah mobile data khususnya BlackBerry Internet Service.

    Sebagai seorang konsultan, kebutuhan melihat surel yang masuk di inbox saya adalah keharusan, saya harus merespon setiap surel yang berkaitan dengan pekerjaan saya.

  27. Perkenalkan saya bekerja di sebagai karyawan swasta di suatu perusahaan consumer goods di jakarta. Saya baru menggunakan axis jalan bulan kedua, kenapa menggunakan axis?paket axis sm
    ?
    Onyx n paket unlimitednya membuat sy tergiur.. So gak ragu2 pake axis worry free. So far, axis lancar2 ajah digunakan di luar kota OK apalagi di JKT..gak nyesel pokonya pake Axis

  28. Saya Andry, tinggal di Bandung, pekerjaan saya adalah developer aplikasi, saat ini operator utama yang saya pergunakan adalah Telkomsel. Saya pernah sekitar setahun menggunakan layanan Axis. Awal ketertarikan saya saat itu adalah untuk layanan datanya. Di mana pada awal-awal hadirnya Axis di Indonesia, dia memberikan promosi gratis data yang luar biasa sekali, waktu itu awalnya gratis 300MB per bulan kemudian menjadi 100 MB per bulan. Pada awalnya, Axis ini memang bener-bener saya akui adalah operator yang baik dengan berbagai bonus dan tarif yang murah. Sistem pentarifannya juga cenderung simpel dan murah baik untuk telepon maupun SMS. Namun tampaknya belakangan ini slogan itu menurut saya sudah tidak sesuai dengan tarif telepon, SMS, maupun layanan data. Pada saat tarif data Axis per kilobyte masih di bawah 1 rupiah, bisa dimaklumi skema charging dengan kelipatan per 10 kB, tapi dengan tarif yang saat ini sudah Rp 1/kB seharusnya penggunaan pembulatan per 10 kB tidak dipergunakan lagi.

    Untuk skema promosi paket bicara yang diberikan juga saya rasa terlalu banyak aturan dan ada kecenderungan lebih mahal daripada tarif regulernya.

    Akhirnya setelah selama setahun lebih menggunakan layanan Axis ini akhirnya saya memutuskan untuk cerai dengan layanan Axis. Bagi saya skema tarif bicara, SMS, dan layanan data axis sudah tidak menarik lagi.

  29. Perkenalkan nama saya aries berdomisili disurabaya.
    Umur saya 27 thn saya kerja dibidang advertising.
    Sejujurnya saya selama ini telah menjadi pelanggan setia
    Kartu telkomsel untuk provider hp. Terus berhubung promo
    Yg terus menerus ttg ? service makanya saya tertarik buat
    Mencoba memakai axis dan selama ini saya tidak mengalami masalah
    Dalam layanannya cuma ada satu hal yaitu saya kan diberikan
    Gratis ringbacktone padahal saya tidak subscribe disaat masa gratis
    Habis saya dikonfirmasikan kalau itu akan dikenakan biaya langsung saya sms buat
    Unreg lagu tersebut ternyata itu prosesnya ribet dan akhirnya pulsa saya terpotong.
    Sebagai konsumen saya cuma ingin bersaran jika ingin memberikan gratis ringbacktone
    Sebaiknya konsumennya ditanya terlebih dahulu supaya tidak ada salah paham lagi gt.
    Tapi mnrt saya overall the service is good.semoga dengan bertambahnya usia semakin maju dan
    Komplit dalam memberikan layanan telekomunikasi.

    Kartu yg saya gunakan : simpati,halo, flexi,starone

  30. Nama saya Prayudi Aji M
    Berdomisili di Surabaya, bekerja sebagai pelayan kesehatan di RS terbesar di Indonesia Timur.
    Saat ini saya mempunyai simcard dari Isat, Tsel, Xl, Three dan Axis

    Axis ?
    Bagi saya sudah lama mengenalnya, sejak bernama Natrindo.
    Bahkan sempat menikmati masa trial new brand AXIS.
    Bahkan kartu saya sudah saya upgrade untuk bisa transfer pulsa dan menyimpan deposit.

    Namun saat ini saya terpaksa menyimpan kartu Axis saya di dalam dompet saja. Mengapa ? Karena ketika ada permasalahan di Axis yang diutarakan dari kolega saya, saya tak bisa menyalurkan kepada pihak Axis.

    Ini salah satunya karena 2 rekan saya di Axis telah berpindah tugas. Yang pertama ke lain operator, yang satunya ke lain region.

    Baru saja saya membuka website Axis untuk register online. Hebat dan bagus.
    Kelihatannya saya perlu mencoba kali ini, apakah kinerja nya sudah membaik dibandingkan 1,5 th yang lalu.

    Maju terus Axis
    Mari kita tingkatkan layanan ke pelanggan

  31. nama saya budi, saya tinggal di sebuah kota kecil yaitu probolinggo…
    dulu saya sering sekali mencoba atau bergati ganti operator untuk mencari operator yang cocok dengan saya. saya tipe orang yang belum puas kalau tidak mencoba sesuatu sendiri, artinya bukan hanya sekedar katanya…
    dari mulai im3, tri, as, mentari, fren flexy sudah pernah saya coba…

    dulu saya pernah mencoba operator axis, kesan saya sih sudah cukup baik. yang patut diacungin jempol yaitu akses internetnya yang cepat..
    tapi di sinilah masalahnya muncul, tarif paket tarif internetnya khususnya yang unlimited masih terasa mahal karena memang mempunyai kecepatan true hsdpa.
    saya hanya ingin menyampaikan saran, bagaimana kalau axis mempertimbangkan untuk menambahkan paket internet unlimited dengan harga lebih terjangkau..
    yaahh.. mungkin dengan konsekuensi kecepatan yang hanya 512 or 256 kbps dengan quota tertentu sampai speed akhirnya diturunkan…
    mengingat semakin hari kebutuhan masyarakat akan layanan data makin tinggi dan dengan pertumbuhan teknologi yang semakin pesat hingga munculnya perangkat2 canggih yang sangat membutuhkan akses internet yang cepat dan stabil tentunya dengan koneksi yang unlimited…

    semoga saja axis menjadi pelopor dalam terobosan akses internet, karena imej axis yang saya tahu memang karena layanan datanya, mengingat dahulu pada awal peluncurannya axis pernah unjuk gigi dengan gratis pemakaian gprs nya…

    salam

  32. Sayembara iseng memperingati ulang tahun kedua Axis telah berakhir pada
    4 Maret 2010 pukul 23.59 WIB.

    Dan… inilah lima partisipan yang beruntung memperoleh hadiah:

    1. Bowo
    Berhak memperoleh satu buah pemutar MP3 berkapasitas 2 GB.

    2. Arip Purwanto
    Berhak mendapatkan satu “gelas bir” Jerman.

    3. Emir Hartato
    Berhak mendapatkan data card Axis plus voucher Rp 100 ribu.

    4. Januar Febiyanto
    Berhak memperoleh voucher Axis senilai Rp 300 ribu.

    5. Rofas Aminata
    Berhak mendapatkan voucher Axis senilai Rp 200 ribu.

    Selamat kepada seluruh pemenang! Terima kasih saya ucapkan kepada
    seluruh partisipan yang telah berbagi pengalaman dan memberikan saran
    maupun kritiknya.

    Seluruh komentar yang masuk besok akan saya teruskan kepada pihak-pihak
    terkait di Axis. Semoga dapat dijadikan masukan dan bahan evaluasi.

    Oh ya, kepada para pemenang, silakan memeriksa email japri yang Anda
    ketikkan saat berpartisipasi dalam sayembara.

    Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *