Sengaja Dibuat Ekonomis

Pengguna gadget yang menginginkan peranti “sambung nyawa” berharga jual kurang dari Rp 200 ribu acapkali dihadapkan pada kondisi dilematis. Mereka praktis hanya memiliki dua pilihan. Yaitu, membeli baterai cadangan berkualitas prima atau melirik battery box bermerek abal-abal.

Battery box sepintas lebih menarik. Pengguna tak perlu repot membongkar pasang baterai. Satu unit battery box juga bisa dipakai untuk beragam gadget. Tetapi, memakai produk bermerek abal-abal alias tidak jelas eksistensinya kadang mengerikan. Daya tahan dan kualitasnya patut disangsikan.

Kondisi bak simalakama itu kini bisa diminimalkan. Sebab, beberapa merek terkemuka mulai menawarkan battery box yang sengaja dibuat ekonomis. Supaya bisa dijual murah, kapasitas baterai yang ditanamkan tak terlalu besar. Delcell P1200 (Poker Power Bank) dan S1200 (Power Box), contohnya, membenamkan baterai berkapasitas 1.200 mAh saja.

Dengan kapasitas sebesar itu, battery box tersebut takkan bisa mengisi ulang baterai gadget hingga penuh. P1200 dan S1200 sebatas memperpanjang waktu pemakaian selama beberapa jam. Berapa lama? Kala dihubungkan dengan BlackBerry 9300 alias Curve 3G yang menyala, setiap peranti mampu mengisi ulang baterai sampai 50 persen. Kalau dikonversikan ke waktu, masing-masing memperpanjang waktu siaga 9300 sekitar tujuh jam.

P1200 dibanderol Rp 158 ribu, sedangkan S1200 Rp 188 ribu. Namun, dalam pantauan penulis, kadang ada gerai yang menjualnya hingga Rp 20 ribu lebih mahal. Paket penjualan terdiri atas battery box, kabel USB, dan sebuah adapter.

Dua ragam battery box tersebut kompatibel dengan iPhone, BlackBerry, peranti Android, dan beragam tipe ponsel merek lokal maupun global. Hal itu sangat wajar karena saat mengisi ulang baterai, pengguna tetap perlu menggunakan kabel data bawaan gadget. Kabel data itu ditancapkan ke kabel USB bawaan P1200 maupun S1200, baru kemudian dihubungkan ke konektor di bodi battery box.

Untuk mengisi ulang baterai internal di battery box, pengguna bisa menyambungkan peranti itu dengan port USB di komputer. Alternatif lain, memanfaatkan charger ponsel yang memiliki konektor mini USB.

Khusus S1200, karena ia dilengkapi panel tenaga surya, pengguna juga dapat mengisi ulang baterai internal dengan menjemurnya. Saran penulis, aktivitas itu sebaiknya hanya dilakukan dalam kondisi darurat. Sebab, proses pengisian ulang memakai sinar matahari sangat lambat.

Sekadar ilustrasi, anggaplah matahari terus bersinar dengan terik, siang maupun malam. Untuk mengisi ulang baterai internal S1200 sampai penuh, pengguna harus menjemurnya selama 1,5 hari.

3 thoughts to “Sengaja Dibuat Ekonomis”

  1. Pak/Bu Mima,

    Dua produk yang saya sebutkan di atas sepertinya sudah diskontinyu. Sebab, keduanya kan sudah meluncur awal tahun lalu. Untuk memastikannya, saya coba tanyakan ke distributornya dulu ya. Silakan cek blog ini lagi pada Selasa, 16 Oktober 2012.

  2. Pak/Bu Mima,

    Saya barusan mendapatkan informasi, S1200 masih tersedia dengan harga Rp 99 ribu.

    Beli di mana? Kalau Anda di Jakarta, coba ke:
    Delta
    ITC Roxy Mas lantai 2 no 9
    Di sana silakan mencari Mbak Wati.

    Kalau Anda di luar Jakarta, bisa beli jarak jauh dengan menghubungi alamat email deltaonlineshop@gmail.com. Harga Rp 99 ribu itu belum termasuk ongkos kirim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *