SMS NSP “Otomatis” Telkomsel

Kemarin, 3 Juli 2010, sebagian pengguna Telkomsel menerima SMS dari 1212. Isinya (saya ketikkan seperti aslinya):

PESTA BOLA Pada 5 Juli 2010 Anda OTOMATIS menerima NSP Ayo Semangat – The Changcuters. GRATIS 7hr lalu Rp3rb/2mggu.Utk menolak,ketik NO sms ke 1212.

Bila tidak melakukan konfirmasi, berarti pengguna Telkomsel otomatis dianggap setuju berlangganan sebuah nada sambung pribadi. Parahnya, ketika pengguna tak ingin berlangganan dan merespons SMS itu dengan menjawab NO, ternyata si pengguna dikenai biaya pengiriman SMS.

Bagaimana komentar Anda terhadap kejadian itu? Tindak lanjut apa yang Anda inginkan? Seharusnya Telkomsel bersikap seperti apa?

Ketikkan komentar Anda pada bagian bawah halaman ini. Supaya pihak Telkomsel, bila berkenan, dapat menindaklanjuti respons Anda, mohon melengkapi data berikut:

*Pada baris “Name (required)” di bagian bawah halaman, ketikkan nama lengkap Anda.

* Pada baris “Mail (will not be published)”, ketikkan nomor Telkomsel Anda yang mendapatkan kiriman SMS dari 1212 plus kota domisli. Formatnya, nomorlengkap@namakota.com. Misalnya, 08123456@surabaya.com.

Saya minta diketikkan pada baris itu, bukan pada bodi posting, supaya nomor ponsel Anda tak bisa dibaca oleh umum. Mengapa harus ditambahkan “@” dan diakhiri dengan com? Sebab, kalau nggak ada @-nya, maka isian Anda akan dianggap salah ketik oleh sistem.

Terima kasih.

50 thoughts to “SMS NSP “Otomatis” Telkomsel”

  1. Ini namanya perampokan terselubung. Bukan nilai uangnya yg jadi masalah, tapi caranya sungguh kotor. Sebagai pelanggan yang sudah pakai telkomsel selama 13 tahun, saya sungguh kecewa. Batalkan layanan ini secara gratis, seperti penawarannya juga “gratis”, buat yang sudah terlanjur dipotong pulsa, kembalikan pulsanya.

  2. Alhamdulillah saya sudah cerai dengan provider Telkomsel sejak 5 tahun yang lalu; tetapi kalau boleh saya analogikan, kebetulan saya di bisnis rokok, bagaimana kalau tiba- tiba saya spreading kirim satu slof rokok ke karyawan Telkomsel dengan isi berita : Selamat anda mendapat kiriman gratis 1 slof rokok, bila tidak berminat mohon 1 slof rokok tersebut dikirimkan kembali kepada kami dalam waktu maksimal 1 minggu. Bila dalam waktu 1 minggu tidak ada pengembalian rokok, maka kami akan kirimkan tagihan ke alamat anda. Terimakasih, selamat menikmati, Bravo Telkomsel !
    *heran, begini kok ya dapat award getu lhoh ?! Juri nya wasit sepakbola ngkaleeee*

  3. Ini tipikal sekali cara-cara telkomsel untuk mengambil keuntungan dengan cara membodohi pelanggannya. Sorry to say, tidak aneh melihat cara telkomsel saat ini. Sayang, bagian R & D nya malah disuruh mikir cara untuk mengutil uang kecil dari pelanggannya.

  4. Telkomsel, kalo emang butuh “dana cuma-cuma”, buka kotak donasi aja. 100-200 rupiah saya pasti akan sumbang. cara itu lebih terhormat di banding cara seperti ini.

  5. Telkomsel….
    Saya pelanggan setia nya, karena range daerah kerja yg mencapai pelosok2.
    Tp hanya ini kelebihan Telkomsel, signal bisa menjangkau sampai ke pelosok.
    Unt masalah kelebihan, telkomsel kalah jauh dgn kompetitornya, mungkin NSP tadi adalah langkah telkomsel unt mengatasi “kekalahan” ini.
    Membodohi pelanggan bukan langkah yg bijaksana, unt bersaing dgn kompetitor, dgn kata laen, hasil yg di dpt telkomsel adlh hasil dari membodohi pelanggan, bukan karena kelebihan dari telkomsel.

  6. Apakan di bisnis sudah tidak ada etika dan kesopanan?

    14 tahun saya pakai halo tanpa ada kontrol apapun, yang di tagihkan apapun saya bayar,
    Disaat kepercayaan sudah menjadi “biasa” di situ perampokan dilakukan dengan sistem ” hilang kambing, sapi, atau mati ”

    Moral dari cerita ini :
    Kepercayaan adalah jalan yg sangat gampang buat melakukan pencurian dan perampokan.

    Saya yakin setelah ini pasti mereka lagi diskusi untuk cari “kambing hitam” yang bisa di salahkan

    Sabar, sabar, sabar

    Bravo jerman ( lho??? OOT bgt )

  7. Penipuan! Sangat sangat SANGAT TIDAK berkelas.
    Kalau tidak ada teman yg memberitahukan kalo sms itu tidak dibalas maka otomatis ringtone akan aktif, tapi ternyata maju kena mundur kena, dibalas NO pun HARUS BAYAR! Lebih MAHAL pula.
    Sebagai pelanggan TELKOMSEL dari tahun 1998 saya sungguh2 kecewa dengan kelakuan perusahaan operator telkom yg katanya katanya paling berorientasi pada Pelanggan.

  8. ya saya dapat sms tersebut. kalo begini berarti telkomsel melakukan pamaksaan pengambilan pulsa kita donk. bayangkan pengguna tsel di indonesia ini berapa banyak? kalo masing-masing di charge 350rupiah di kalikan dengan jumlah sms yang tersebar…
    wow sudah mencapai angka berapa tuh.

  9. Saya juga dapat sms tersebut, dan untuk menjawab NO dikenakan rp350.. Apa2an ini telkomsel? Jangan menambah kekecewaan saya dengan telkomsel. Semoga Pak HSW bisa membantu pelanggan telkomsel yang ‘dirampok’ pulsanya..

    Mungkin ada yang mengatakan “Hanya 350 aja kok ribut” bayangkan kalau hal ini terjadi pada anda harus membayar untuk sesuatu yang konyol.

  10. Jangan pakai marketing trick seperti ini dong, ini namanya pemaksaan. Kita abaikan akan kena charge, jika kita balas NO kepotong pulsa. Dilema dan ujung2nya customer dirugikan. Jika kita mau pake RBT-nya pasti akan kita search sendiri kok.

  11. maju mundur kena…………….. itu kata yg tepat.

    kepada pihak Telkomsel mohon anda JELASKAN maksud SMS NSP tersebut……

    trims

    *cumaseorangpelangganhalosetiaygmungkinnggadianggap*

  12. Dalam Islam, maaf bagi sdr2 saya penganut agama lain, imho, ada cara membersihkan rezeki kurang-bersih dengan zakat. Tapi saya yakin ini rezeki kotor yg sama sekali tidak bisa dibersihkan.

  13. Menurut saya apa yang dilakukan oleh Telkomsel adalah sangat tidak etis, karena memanfaatkan kelengahan customer sehingga otomatis ter register pada layanan NSP tersebut.

  14. Telkomsel agar memperhatikan kesetiaan kami sebagai pelanggan setia yg telah menggunakan nomor Halo lebih dari 10 tahun. Jangan mencederai kepercayaan kami dengan hal-hal kecil seperti ini apalagi sudah berulang kali terjadi.

  15. Kebetulan saya pelanggan halo korporat, dan ntah kenapa tidak terima sms ini. Tapi saya tau ada sms ini karena kebetulan orang tua lg berkunjung ke tempat saya dan beliau pengguna halo yg menerima sms ini. Maklum orang udh tua dari kampung langsung bingung dong, dan mau gk mau tetep dirampok oleh telkomsel.
    Tapi dari kejadian ini saya baru sadar kenapa orang tua saya punya ringtone yg ‘abg’ banget ntah artis sapa setiap kali saya telpon. Ternyata beliau dari dulu udh kena rampok dan sama sekali gk tau 🙁

  16. Kalau operator nomer 1 di indonesia aja seperti ini, akan menjadi justifikasi operator lain untuk melakukan hal yang sama. nanti operator lain akan bilang : “TELKOMSEL aja juga gitu kok.”

  17. Trus yg nomernya di taruh di modem router yang ga pernah cek sms gimana? Misal huawei mifi atau usb modem yg kadang ga pernah cek sms? Otomatis berlangganan NSP? Seminggu?, sebulan?, setahun?, sejuta pelanggan? 20 juta pelanggan?

  18. Telkomsel kurang kreatif, cara pemasaran yang sangat tidak terpuji. menjual dengan cara menjebak pelangganya sendiri. Kalau tidak maupun dipaksa bayar biaya sms.
    Demikian juga iklan2 melalui sms, bagi saya ini sangat menggangu. cari uang kok dengan mengganggu pelanggannya.
    Telkomsel, aku kecewa padamu

  19. Sungguh cara marketing yg tidak terpuji dengan menjebak pelanggan seperti itu, shame on you !

  20. Telkomsel memaksa jualan kepada pelanggannya?

    Masih lebih bermartabat penjual permen (atau barang lain) di bus kota. Kalau penumpangnya gak mau beli, dia ambil sendiri barang dagangannya. Bukan penumpangnya yg disuruh antar ke penjual.

  21. Klo itikad nya baik, mnurut sy mestinya :
    ” Bila anda ingin berlangganan, balas “YES”. Bila anda tidak ingin berlangganan, abaikan sj sms ini.”

  22. Tipikal kelakuan perusahaan korporat besar. Nyolong2 dikit, karena berasa market leader. Lihat saja, sampai kapanpun Telkomsel tidak akan menyelesaikan masalah ini. Mereka akan memilih diam-diam saja, sampai masalah ini “go away” dengan sendirinya. Jangan percaya dengan slogan-slogan semacam “customer oriented” itu cuma pepesan kosong. Semua perusahaan korporat pasti “shareholder oriented”.

  23. Saya punya dua nomor (1 dipake sehari2, yang lain utk modem 3G). Dua2nya dapet sms yang sama.

    Sudah seharusnya telkomsel kembaliin uang SMS utk jawab NO. Krn RBT seharusnya produk pilihan bukan produk wajib. Maka RBT seharusnya ketika menjadi produk wajib (meski ada embel2 gratis), maka proses unregnya sdh seharusnya digratiskan (entah pake SMS 111 atau 333 atau suruh telp ke 111). Tolong deh, nilai SMS tsb dikreditkan kembali ke rekening pelanggan (termasuk saya).

    Bagaimanapun bg saya susah utk lepas dr Telkomsel krn nomor tersebut sudah 10 tahun lebih saya pake.

    Soal mekanisme RBT jadi wajib, malah ada yang tidak diberitahu, tiba2 sudah aktif dan pulsa langsung kepotong. Ini kejadian di Malang utk provider Flexi (Mertua saya, Sdr Saya, Anak sdr saya semua kena – harus telp ke 147 [yg tdk gratis] utk menutupnya). Apa keberhasilan sistem ini di Malang, jadi pemicu Telkomsel melakukan hal sama kali ini ???

  24. Nasib anak tiri (baca:pascabayar HALO), sudah promonya miskin tapi masih tega memeras minta uang receh.

  25. Terima kasih Pak Herry…. saya baru tahu kalau Bapak membuka “jalur khusus komplain” pagi ini (05/07) – soalnya kemarin sedang on vacation 🙂

    Semoga apa yang kemarin saya ungkapkan di Milis Gadtorade boleh ditanggapi dengan baik oleh Telkomsel.

  26. Nomor ini cuma dipake untuk internetan, dipasang di modem. Kalo gak ada info dari oom HSW ini, maka saya gak bakalan tahu ribut2 ini. Jadi tolong deh cari duit pake cara yang baik2 aja.

  27. kesian telkomsel masih butuh recehan.
    untuk itu mari kita galang KOIN for TELKOMSEL.

    *gaji saya ga ada apa2nya dibanding karyawan rendahan telkomsel, tapi saya mau nyumbang receh, kok. Drpd telkomsel ngeruk duit pelanggan ga bilang2.

  28. saya pelanggan kartuhalo, dan saya kecewa. biasanya kalo dapet sms promo dari operator seperti itu langsung otomatis del tanpa dibaca dulu. tapi kali ini telkomsel menjebak, kalo lengah pasti kena rampok 3000 rupiah secara tidak sadar.

    dan yg lebih konyol lagi, masak nomer yg hanya saya gunakan untuk internet (flash) juga diserang spam semacam ini?

  29. Menurut saya sih ini masalah serius yang harus ada tindak lanjutnya yg serius pula, misalnya TSel minta maaf di koran dan berjanji tdk akan melakukan lagi cara2 penawaran spt itu. Bukan menyepelekan dan menggangap enteng dengan sekedar “ngeles” dan merefund biaya sms reply, trus dianggap selesai dan dilupakan.

  30. Yang sangat tidak etis dalam penawaran Telkomsel ini adalah menempatkan default jawaban penawaran sebagai ‘YA’, sehingga terkesan ada pemaksaan dan perampokan. Jika default jawaban adalah ‘TIDAK’, maka penawaran ini akan terasa lebih etis dan simpatik.

  31. sudah ada penjelasannya tuh dari telkomsel di milis , silahkan di baca dahulu

    * pelanggan juga

  32. ada reply dari 1212,

    “Terimakasih atas konfirmasi Anda. Biaya pengiriman sms ke 1212 akan dikembalikan kpd Anda. Untuk NSP lainnya, tekan *121# lalu tekan OK/CALL”

  33. Friends,

    gue dapet komunikasi berikut dari rekan di Tsel:

    ?> Saya Sri A. Yusmeniwati dari Corporate Communications PT Telkomsel mewakili Manajemen PT Telkomsel mengucapkan banyak terimakasih atas koreksi dan masukan2nya mengenai penawaran promo yang telah kami kirimkan via broadcast sms

    >

    > Kami mohon maaf yg sebesar2nya apabila akhirnya telah terjadi kesalahpahaman mengenai cara promo tsb

    >

    > Untuk itu perkenankan kami klarifikasi mengenai sms tsb, yaitu bahwa :

    > 1) Pelanggan tidak akan di-inject secara otomatis. SMS pertama bertujuan untuk mengetahui seberapa banyak respons pelanggan terhadap promo tersebut.

    > 2) Bagi Pelanggan yang tidak menginginkan, tidak akan dikenai biaya apapun (termasuk biaya pengiriman “NO” ke 1212, akan dikembalikan kepada pelanggan tsB).

    > 3) Bagi Pelanggan yang menginginkan promo, yaitu yg tidak mengirimkan “NO”, akan terdapat ‘kata kunci’ yang akan dikirimkan pada tanggal 5 Juli.. Yang artinya, kami akan broadcast lagi tgl 5 meminta konfirmasi pelanggan tsb apakah benar akan berlangganan. Apabila Pelanggan mengirimkan kata kunci sesuai petunjuk, baru aktivasi akan dilakukan. Dalam hal ini, aktivasi tsb dalam bentuk promo yaitu free 7 hari pertama + disc 50persen unt 2 minggu berikutnya, dan kemudian perpanjangan otomatis. Jadi, pada akhirnya ini bukan ‘injeksi’ secara serta merta. Kami tetap minta konfirmasi pelanggan utk layanan yg akan di- subscribed.

    > 4) Intinya tidak ada pelanggan yg dirugikan apapun.

    > 5) Untuk pengembalian pulsa kpd pelanggan yg mengirimkan “NO” akan dilakukan minggu depan

    >

    > Setelah email ini, saya akan update terus progress pengembalian pulsa pelanggan yg terpotong

    >

    > Kami sangat terbuka terhadap komplain ataupun masukan2 dari Boss Biss sekalian, dan itu bisa disampaikan ke alamat email :

    bumenik.73@gmail.com dan ke alamat tselbb khusus u/ komplain yg sdh disebutkan di posting sebelumnya oleh moderator

    >

    > Demikian klarifikasi dan permohonan maaf kami atas broadcast sms promo yang telah meresahkan dan mengganggu kenyamanan pelanggan

  34. bagus sudah ada keterangan/info resmi(?) dari telkomsel (lihat komen dari mas Ario Tamat) tapi aku sebagai ex-pengguna Halo telkomsel, yang pernah dikecewakan oleh pihak telkomsel, meragukan bahwa pulsa akan dikembalikan. apakah sudah ada pengguna telkomsel yang mendapatkan pulsanya kembali belum setelah menyatakan ‘NO’ untuk NSP tersebut?
    ciao,

  35. ada reply dari 1212,

    pada hari sabtu, 3 July 2010 :
    “Terima kasih, Anda tidak akan menerima NSP promo, Untuk NSP lain hubungi *121#

    sepertinya baru di ubah menjadi :

    “Terimakasih atas konfirmasi Anda. Biaya pengiriman sms ke 1212 akan dikembalikan kpd Anda. Untuk NSP lainnya, tekan *121# lalu tekan OK/CALL”

    semoga saja bener adanya.

  36. Tiba2 saya teringat akan tarif GPRS-nya yg selangit, 5 rupiah / kB.

    Syukurlah sekarang sudah banyak penawaran internet GPRS murah seperti Axis (35.000 untuk 500 MB) atau Tri (25.000 untuk 500 MB).

  37. Benar-benar mengesalkan! Syukurnya permasalahan ini terungkap ke permukaan. Telkomsel mencoba-coba dengan segala cara mereguk keuntungan dengan jalan yang tidak fair. Andaikan ini tidak diprotes ramai-ramai mungkin Telkomsel diam-diam saja. Karena apa? Kalau saya lihat alasan yang mereka kemukakan cukup klise : Kesalahan system, pelanggan yang mereply NO ke 1212 tidak dikenakan biaya, tapi ternyata karena KESALAHAN SYSTEM, pelanggan dikenakan biaya. Apakah mereka sebelumnya tidak membicarakan hal ini? Atau Operator di 1212 itu semua bisa seenaknya mereka mengirimkan SMS semacam itu?
    Bunyi SMS yang mereka kirimkan pun secara psikologis, ‘memaksa’ konsumen. Melecehkan kecerdasan konsumen.

  38. Saya belum menerima sms ini, tp sebagai pengguna Halo suatu saat nanti saya pasti dapat.
    Perbuatan Ini sama dengan PERAMPOKAN. Praktek bisnis seperti ini tidak etis, tidak bermoral. Kalo satu juta pelanggan Halo menerima sms ini dan menjawan tidak, otomatis telkomsel mendapat 1.5 milyar rupiah. Silahkan saja telkomsel mengirim sms spt ini (sbg sms informasi penawaran saja tidak lebih dari itu) tp jangan disertai dengan niatan MERAMPOK.

  39. Tapi disini Telkomsel sinyalnya Joss banget …biarpun paketanya mehool di banding dengan yang lainya….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *