Sony Wajib Lebih Teliti

Seingat penulis, Xperia tipo dual adalah ponsel dual SIM pertama yang ditawarkan Sony. Belasan tahun silam, ketika Sony dan Ericsson masih berdiri terpisah, dua perusahaan itu belum pernah menghadirkan ponsel dual SIM. Hal serupa terjadi selama Sony dan Ericsson menyandang status “menikah”.

Mungkin karena masih pengalaman pertama, Sony tampak kurang cermat dalam menyajikan beragam materi penunjang. Akibatnya, calon peminat Xperia tipo dual sempat sangsi, bahkan tak lagi bernafsu menanti kehadiran ponsel itu. Tanpa pernah mencoba, mereka telah menyimpulkan bahwa Xperia tipo dual bukan ponsel dual on GSM-GSM. Mereka menganggap ponsel itu memiliki dua slot kartu SIM, tetapi pada suatu rentang waktu, hanya satu nomor yang bisa diaktifkan.

Kesimpulan dini itu diambil calon konsumen dengan merujuk ke foto ponsel di halaman informasi produk www.sonymobile.com. Sinyal yang terlihat di layar ponsel hanya satu buah. Hal tersebut seolah diperkuat dengan video yang diunggah ke YouTube.com. Video berdurasi 40 detik di saluran Sony Xperia itu menunjukkan Xperia tipo dual dari berbagai sudut. Indikator sinyal yang terletak di sisi kiri ikon baterai lagi-lagi cuma satu buah.

Padahal, kenyataannya berbeda 180 derajat. Xperia tipo dual adalah ponsel dual on GSM-GSM. Dua nomor GSM dapat siaga bersamaan, sama dengan ratusan tipe ponsel dual on GSM-GSM berbagai merek yang telah membanjiri pasar.

Sony, lain kali lebih teliti ya. Belajarlah dari pengalaman pertama ini.

5 thoughts to “Sony Wajib Lebih Teliti”

  1. Pak Rifqi,

    Benar. Nah, kalau membaca kalimat penjelasannya, bisa ditafsirkan kalau ponsel itu tidak dual on, melainkan dual slot single on. Padahal, kenyataannya, dua nomor bisa siaga bersamaan.

    Karena itu, saya menyatakan bahwa Sony harus belajar dari pengalaman ini. Biar lain waktu tak sampai timbul salah persepsi dari calon konsumen.

  2. Pak, kalau sony Xperia Tipo dual di bandingkan dengan Acer Liquid Z120 yang baru. kualitas bagus mana? kemudian kekurangan dan kelebihan dari keduanya bagaimana? Sony dan Acer buatan mana?
    terima kasih pak atas informasinya. bisa dibandingkan dengan lihat specifikasi di mbah google, dan menurut bapak bagaimana. atau menurut pengalaman bapak.

  3. Pak Panji Nasrullah,

    Saya belum pernah mencoba Acer Liquid. Jadi, belum bisa membandingkannya, apalagi sebatas dengan melihat lembar spesifikasi. Sebab, yang sepintas terlihat bagus dalam spesifikasi, praktiknya belum tentu begitu.

    Sony dan Acer dibuat di berbagai negara. Saya tak hafal satu per satu. Buatan mana pun mestinya tak masalah karena tentu sudah memenuhi standar masing-masing produsen.

    Kalau soal harga jual bekas, ponsel Acer biasanya terjun bebas sih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *