Sukses Berikan Kejutan Negatif

Saat dikeluarkan dari kardus yang segelnya baru saja disobek, sebuah ponsel Nokia 110 berwarna hitam sukses mengejutkan penulis. Ponsel yang dibanderol Rp 449 ribu itu ternyata memiliki tampilan fisik laksana ponsel Rp 200 ribuan. Keypad-nya juga terkesan murahan, meskipun sebenarnya cukup nyaman ditekan.

Ketika ponsel kemudian diaktifkan, layar 1,8 inci di 110 gagal memberikan impresi mengesankan. Tak ada kesan cemerlang dan tajam yang tersaji di layar 65.536 warna beresolusi 128 x 160 piksel itu.

Tambahan sisi minus terus bermunculan kala penulis mengeksplorasi ponsel candybar itu. Hasil jepretan kamera VGA yang dibenamkan di 110 mengingatkan penulis dengan performa kamera ponsel merek lokal buatan Tiongkok. GPRS/EDGE, buku telepon seribu nama multiple entry, bluetooth, perekam suara, dan radio FM yang siarannya bisa direkam adalah sebagian fitur lain 110. Ada pula fitur chat, email, dan aplikasi Facebook maupun Twitter.

Memori internal 110 berkapasitas 16 MB. Kurang besar? Tersedia slot microSD. Tetapi, karena posisi slot memori eksternal itu tidak sepenuhnya bebas hambatan, pengguna mungkin bakal agak kesulitan saat hendak memasangkan kartu memori.

Menurut penulis, sisi menarik utama ponsel berdimensi fisik 110 x 46 x 14,8 mm dan berat 80 gram itu praktis hanya ada dua. Pertama, ia merupakan ponsel dual on GSM-GSM dengan easy swap. Kartu SIM kedua bisa diakses tanpa perlu memadamkan ponsel atau melepaskan baterai.

Kedua, buku telepon 110 bisa disinkronisasikan via bluetooth dengan Microsoft Outlook di komputer. Tentu pengguna wajib mengunduh dan menginstalasikan aplikasi Nokia Suite di PC atau laptop terlebih dahulu. Sinkronisasi lewat kabel data mustahil dilakukan karena 110 tanpa konektor kabel data.

Dalam penilaian penulis yang sudah mencoba berbagai tipe ponsel dual SIM alias dual on GSM-GSM Nokia, 110 bukanlah produk yang menarik. Ia layak diberi label ponsel nanggung yang dijual terlalu mahal. Daripada membeli 110, calon konsumen lebih pantas melirik Nokia 101 atau C2-00. Sesuaikan saja dengan kebutuhan.

Pengguna yang tidak memerlukan akses internet dan bluetooth seyogianya mempertimbangkan 101 yang harga jual barunya maksimal Rp 300 ribu. Ponsel dual on GSM-GSM itu dibekali lampu senter, penjadwal pengiriman SMS, dan penyaring panggilan telepon maupun SMS.

Sementara itu, pengguna yang membutuhkan akses internet dan bluetooth lebih bijak menambahkan sedikit anggaran untuk membawa pulang Nokia C2-00. Ia memang tipe keluaran lama. Namun, kinerja keseluruhannya lebih baik daripada 110. Tampilan fisiknya lebih elegan pula.

10 thoughts to “Sukses Berikan Kejutan Negatif”

  1. pak Herry, kalau ponsel dual on nokia yang bisa dengan mudah di sync ke microsoft outlook apa ya? baik melalui kabel atau blutut.. mohon informasinya, terima kasih

  2. Pak Noviardhi,

    Berarti cari yang bisa sync via kabel maupun bluetooth kan. PIlihan terbaik Nokia X2-02. Kalau mau yang lebih murah, ada Nokia C2-00.

  3. ia. apalg klo saya buat jualan transfer pulsa. lebih praktis n mumer :p. agak menyesal membeli asha 200 :p. tau gitu pake 101 6-8biji wkwkwkwk…. saya skr menggunakan ace 2, awal2 pakai sih masih aman2 aja. cm akhir2 ini entah knapa kadang mati sendiri itu handphone -.-. tertarik pake android, soalnya bisa save sms ribuan ndak lemot n ndak hilang. coba pake bb, bulan2 sebelumnya dah ilang -.-

  4. INFO: karena ada masalah di database blog ini, mayoritas komentar yang dikirimkan pada 19-21 September 2012 hilang dan gagal diselamatkan.

  5. Untuk bu meiliani
    Pada blackberry ada settingan hapus message otomatis yg bisa diset intervalnya pada settingan default diset 30 hari jadi pesan yg berumur lebih dari 30 hari akan dihapus otomatis mungkin ada baiknya dicek dulu dan di set ke never kalau memang ingin nyimpan semua sms yg ada

    Sedangkan untuk ace yg mati sendiri mungkin bisa diatasi dengan format ulang serta upgrade firmware via samsung kies dan jangan instal app terlalu banyak karena hardware ace sudah tergolong jadul

    Semoga membantu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *