Tablet Tertipis Saat Ini

Kabar bahwa Samsung Galaxy Tab 10.1 telah diluncurkan di Indonesia, Jumat minggu lalu di Jakarta, spontan memantik keingintahuan pemburu gadget. Puluhan pertanyaan masuk ke email maupun nomor seluler penulis. Mayoritas menanyakan harga, rekomendasi pembelian, dan kemampuan bertelepon.

Peminat Tab 10.1 di Indonesia tampaknya harus bersabar dulu. Sebab, penjualannya secara masal baru dilakukan bulan depan. Harga jual tablet itu pun masih dirahasiakan. “Belum bisa disebutkan sekarang karena sangat dipengaruhi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada saat itu,” jawab Head of Marketing HHP Mobile PT Samsung Electronics Indonesia Eka Anwar dalam konferensi pers yang kebetulan dihadiri penulis.

Tab 10.1, lanjut Eka, memiliki beragam kelebihan. Layarnya lebih lebar daripada Galaxy Tab generasi pertama yang berlayar tujuh inci. Tebalnya yang hanya 8,6 mm menempatkan Tab 10.1 sebagai tablet tertipis saat ini.

Di sela-sela acara, penulis sempat sejenak mencicipi Tab 10.1. Tak bisa berlama-lama karena hanya tersedia tiga demo unit. Padahal, yang berminat mencoba puluhan undangan. Belasan fotografer juga ingin mengabadikan peranti android 3.0 alias honeycomb itu.

Kala dipegang dengan satu tangan, Tab 10.1 yang berbobot 595 gram itu terasa ringan. Tampilan fisiknya cantik, tetapi kesan kukuhnya tidak sekental ketika penulis kali pertama menyentuh Apple iPad.

Tab 10.1 memanfaatkan prosesor dual core 1GHz Tegra2, antena wifi ganda, dan mendukung layanan HSPA+ 21 Mbps. Keunggulan nyata spesifikasi teknis itu belum terkuak dalam uji coba supersingkat yang cuma layak dituangkan menjadi sebuah preview, bukan naskah review.

Beralih ke layar. Sesuai namanya, Tab 10.1 memanfaatkan layar sentuh kapasitif 10,1 inci beresolusi 1.280 x 800 piksel. Huruf dan ikon tersaji cukup prima di layar, walaupun tak sampai menimbulkan efek terkesima pada pandangan pertama.

Sepasang kamera dibenamkan ke tablet tersebut. Kamera utama berada di sisi belakang dengan resolusi “hanya” tiga megapiksel, autofocus, dan dilengkapi lampu kilat. Sedangkan kamera di bagian muka beresolusi dua megapiksel.

Tersedia pula aplikasi QuickOffice HD, bluetooth, GPS terintegrasi, dan kompas digital. Biarpun memiliki slot kartu SIM, Tab 10.1 tak dapat dipakai bertelepon. Tablet itu ditawarkan dalam dua varian kapasitas memori penyimpanan, yakni 16 GB dan 32 GB.

Layakkah dibeli? Bergantung harga jualnya kelak. Plus, ditentukan pula oleh kinerja nyata Tab 10.1 yang baru bisa diketahui setelah menguji pakainya dalam rentang waktu yang memadai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *