Tip Jelang Lebaran (1): Waspadai Padatnya Trafik Data

Selama periode libur Lebaran tahun ini, lalu lintas layanan data alias internet diprediksi melonjak tajam. Beberapa pejabat operator seluler telah terang-terangan mengungkapkan hal itu. Sebagai langkah antisipasi, sejak sekarang mereka meningkatkan kapasitas jaringan.

“Kini kondisinya berbeda dengan bertahun-tahun silam. Dulu yang meningkat tajam saat Lebaran adalah trafik SMS. Urutan berikutnya voice call. Sekarang yang pasti naik tajam justru pemakaian data. SMS dan voice call masih naik, tetapi tidak terlalu signifikan,” ungkap petinggi salah satu operator GSM.

Kalau sehari-hari Anda mengaktifkan layanan data di ponsel, tak ada salahnya mulai kini Anda juga melakukan langkah antisipasi. Kepadatan trafik data perlu diwaspadai. Anda idealnya memperhatikan pula kuota maupun masa aktif paket internet yang sehari-hari dipakai. Biar saat mudik Lebaran atau libur Lebaran Anda tetap dapat berinternet dengan nyaman. Minimal bisa update status dan mengirimkan pesan instan kepada teman, kerabat, maupun relasi. Beberapa hal inilah yang perlu Anda perhatikan:

Periksalah masa aktif paket data. Kapan masa aktif paket data yang saat ini Anda gunakan akan berakhir? Bila bakal berakhir pada periode Lebaran, sebelum mudik atau berlibur, siapkan pulsa dalam jumlah memadai. Sehingga, kelak nomor yang dipakai bisa melakukan perpanjangan paket data, entah secara otomatis atau manual.

Perhatikan sisa kuota. Karena selama periode Lebaran Anda mungkin lebih sering melakukan update status dan mengunggah foto-foto selfie, pemakaian kuota data otomatis akan meningkat. Secara berkala jangan lupa mengecek sisa kuota. Bila diperlukan, belilah kuota tambahan.

Anda yang sehari-hari berlangganan paket internet unlimited boleh mengabaikan poin ini. Namun, ingat, paket internet unlimited yang sekarang ditawarkan operator di Indonesia sebenarnya tidak benar-benar tanpa batas. Ada batas pemakaian wajar atau fair usage policy yang diberlakukan. Setelah melewati batas tersebut, kecepatan layanan data akan “dicekik”. Jauh lebih lambat daripada sebelumnya.

Jangan ragu mengubah dan mengunci jaringan. Poin ini baru perlu dicoba saat Anda merasakan performa layanan data lebih buruk daripada biasanya. Ketika mengalami hal tersebut, silakan mengubah pengaturan jaringan di ponsel. Tak perlu ragu mencoba-coba untuk mendapatkan pengaturan terbaik.

Penulis berikan satu contoh nyata. Sinyal operator yang Anda pakai cenderung terlihat sering berpindah jaringan. Sebentar di jaringan 2G (GPRS atau EDGE), sebentar di jaringan 3G (3G, H, atau H+). Saat berada di jaringan 2G, koneksi data cenderung bengong. Ada sinyal, tetapi tak bisa dipakai berinternet. Dalam kondisi seperti itu, ubahlah pengaturan ponsel Anda dari, misalnya, WCDMA/GSM menjadi WCDMA only.

Di kota tertentu, kondisi yang Anda alami bukan mustahil justru kebalikannya. Sinyal 3G sering hilang. Saat di layar ponsel muncul GPRS atau EDGE, layanan data malahan tergolong lancar jaya. Umpama mengalami hal itu, silakan mengubah pengaturan ponsel menjadi GSM only.

Siapkan nomor cadangan dari operator lain. Tidak ada satu pun operator seluler yang sempurna. Karena itu, siapkan satu nomor cadangan keluaran operator lain. Anda sebaiknya sekaligus meregistrasikannya. Dengan demikian, sewaktu-waktu nomor tersebut siap digunakan.

4 thoughts on “Tip Jelang Lebaran (1): Waspadai Padatnya Trafik Data

  1. Postingan yang berguna pak Herry! Saya share ke twitter ya. Tenang, sumbernya dikasihtau kok. He he he 😀

  2. Malam om HSW, maav kalau melenceng alias OOT. mau tanya.. Liat di twitternya om HSW ada paket tukar handphone 2G ke 4G hanya dengan bayar 300rban.. Itu persyaratannya apa saja ya om? Terima kasih banyak om.

    1. Pak Iqbaal Dhiafakhri,

      Tukar ponsel 2G ke 3G lho, Pak. Bukan 4G.

      Rp 300 ribuannya itu Rp 399 ribu ya, Pak. Nggak salah sih. Rp 399 ribu masih termasuk Rp 300 ribuan.

      Syaratnya:
      1. Harus terima SMS promo tukar ponsel 2G ke 3G dari Telkomsel.
      2. Tunjukkan SMS itu ke petugas di GraPARI. Selanjutnya nomor Bapak akan dicek termasuk “kelas” berapa. Kalau termasuk “kelas” tiga, maka bisa tukar tambah ponsel 2G ke 3G (Galaxy Y Neo) dengan membayar Rp 399 ribu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *