Uji Jaringan Indosat di Surabaya

Kalau minggu lalu penulis diajak menguji jaringan Telkomsel dari Surabaya ke Bangkalan, kemarin (17 April 2012) giliran Indosat yang mengundang penulis mengikuti drive test performa jaringan di Surabaya.

Berbeda dengan beragam uji jaringan yang pernah penulis ikuti atas undangan operator, uji jaringan yang dilakukan kemarin berbeda. Uji jaringan bukan dilakukan secara mobile di atas kendaraan yang bergerak, melainkan statis di suatu lokasi.

Dari kantor Indosat di Jl Kayun, penulis, tim Indosat, dan tiga rekan media meluncur ke Surabaya Town Square (Sutos). Tiba di Sutos, rombongan langsung menuju ke Black Canyon Coffee. Di sana telah hadir tim jaringan Indosat dan beberapa jurnalis yang sehari-hari liputan di Surabaya.

Ada pula Djarot Handoko, Division Head Public Relation Indosat, yang pagi itu baru mendarat dari Jakarta. Ia rupanya mengajak dua rekan media dari Detik.com dan majalah Seluler. Ketiganya berangkat pagi dari Jakarta, seharian beraktivitas di Surabaya, lalu pada malam hari terbang kembali ke Jakarta.

Saat melakukan uji jaringan yang menyertakan awak media, operator biasanya menunjukkan hasil pengukuran tingkat keberhasilan panggilan (call setup success rate), kecepatan melakukan panggilan (call setup time), kekuatan sinyal, dan persentase drop call. Yang kemarin dilakukan Indosat berbeda. Indosat memfokuskan diri pada pengujian performa akses data. Asal tahu, di semua operator di Indonesia, pertumbuhan pemakaian akses data selama beberapa tahun terakhir ini memang pesat.

Peranti yang digunakan dalam pengujian kemarin terdiri atas sebuah laptop yang terhubung dengan ponsel Nokia C5-00 via kabel data. Di dalam ponsel yang oleh sebagian toko sering disebut sebagai C5-02 itu terpasang sebuah kartu Indosat Broadband.

Ada beragam aktivitas pengukuran yang dilakukan. Pertama, melakukan pengetesan lewat www.speedtest.net untuk mengetahui kecepatan unduh, unggah, dan ping.

Kedua, mengakses video streaming di Youtube.com. Kecepatan aliran data diukur memakai aplikasi NetPerSec.

Berikutnya, mengetahui loading time atau waktu yang dibutuhkan untuk membuka suatu situs secara utuh.  Pengukuran dilakukan via www.webpagetest.org.

Keempat, mencoba mengunduh file installer iTunes dari situs Apple.

Masing-masing aktivitas dilakukan beberapa kali, kemudian hasilnya dirata-rata.

Karena Black Canyon Coffee di Sutos kebetulan dilengkapi LCD projector, hasil pengukuran yang dicatat oleh tim jaringan Indosat dapat ditampilkan ke layar lebar.

Penulis dan rekan media lain tidak terus memantau aktivitas pengukuran yang dilakukan oleh tim jaringan Indosat. Sembari menanti proses pengujian, sebagian rekan media melakukan wawancara dengan narasumber dari Indosat. Sebagian lainnya saling mengobrol.

Saatnya makan siang dengan menghabiskan sepiring spare ribs. 🙂

Gunung Hari Widodo (kiri), Head of Indosat Area East Java, dan Gezang Putri Agung, Division Head Technical Operation Indosat East Java Bali Nusra, menunjukkan proses pengukuran performa jaringan Indosat yang sedang digunakan mengakses video streaming di Youtube.com.

Dari Sutos, penulis meluncur ke California Fried Chicken (CFC) di WTC lantai dasar Galeria, Surabaya. “Tiga lokasi yang kami pilih hari ini mewakili lokasi dengan trafik yang cenderung padat. Sutos merupakan lokasi kuliner dan hangout, sedangkan WTC mewakili area pusat perdagangan dan perbelanjaan,” kata Mohammad Fahrurrozi, Marketing, VAS, and Community Manager Indosat Area East Java.

Sederet meja di salah satu sisi gerai kami “akuisisi”. Teh botol dan kentang goreng menjadi penghuni meja, selain dua laptop dan peranti lain di dua meja kecil.

Mencoba akses Youtube lagi.

Speedtest lagi. Poin-poin lain pengukuran sama persis dengan saat di Sutos.

Kala penulis dan peserta lain uji jaringan menyeruput teh botol atau mengunyah kentang goreng, pria-pria ini serius menatap layar laptop. Entah mereka deg-degan atau tidak. Sebab, bila hasil uji jaringan kurang bagus, kan ya gimana gitu lho. 🙂

Tuntas melakukan pengujian jaringan Indosat di WTC, rombongan meluncur ke Graha Pena di Jl A Yani, Surabaya. Seperti inilah penampakan sebagian mobil Indosat yang kemarin digunakan. Permukaan luar Toyota Kijang Innova itu diberi stiker bertuliskan Quality Test.

Ini penampakan yang lebih jelas. Lho, warnanya kok cuma hitam, putih, dan biru? He… he… saya iseng memakai “filter seni” yang tersedia di kamera.

Indosat memilih Graha Pena sebagai salah satu lokasi pengujian karena diyakini dapat mewakili pusat perkantoran dan bisnis. Ibarat sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui, dengan memilih Graha Pena, rekan-rekan Indosat bisa sekaligus melakukan media visit ke kantor redaksi Jawa Pos.

Seperti apa hasil uji performa jaringan yang digelar sejak pagi hingga sore itu? Saya copy paste-kan siaran pers resmi dari Indosat di bawah cerita ini. Silakan dibaca. Sedikit menegaskan, seluruh pengukuran dilakukan, dicatat, dan dirangkum oleh tim Indosat. Saya tidak melakukan pengujian atau review personal.

Oh ya, secuil bocoran, dalam waktu dekat Indosat tampaknya akan menghadirkan program terbaru yang ada hubungannya dengan layanan akses data alias internet.

***

QUALITY TEST JARINGAN SECARA BERKALA

UNTUK MENINGKATKAN KEMUDAHAN BAGI PELANGGAN

 Surabaya, 17 April 2012 – Untuk menjaga dan meningkatkan kualitas layanan selulernya, Indosat melaksanakan drive test secara berkala di wilayah operasionalnya. Pelaksanaan dilakukan dengan men-test kualitas layanan suara, sms dan data, di lokasi-lokasi utama, seperti sentra ponsel, perkantoran dan area perbelanjaan. Tim Indosat bersama pelanggan terpilih melakukan pengetesan secara statis maupun bergerak. Pada hari ini, program drive test dilakukan di kota Surabaya dan sekitarnya, dan mengunjungi beberapa lokasi yaitu Surabaya Town Square, World Trade Centre, dan Graha Pena yang lebih fokus pada kualitas layanan data dengan melibatkan beberapa wartawan dari media nasional maupun regional. Hasilnya memperlihatkan bahwa indikator-indikator kualitas layanan adalah diatas standar yang ditetapkan oleh regulator telekomunikasi. Dengan hasil ini, diharapkan pelanggan dapat menikmati layanan seluler Indosat dengan nyaman, akses mudah dan sinyal stabil.

Adapun alasan pemilihan lokasi mewakili spot-spot dimana traffic cenderung padat. Surabaya Town Square (SUTOS) mewakili spot kuliner dan hangout, World Trade Centre (WTC) mewakili spot area pusat perdagangan dan perbelanjaan, dan Graha Pena mewakili spot pusat perkantoran dan bisnis. Beberapa indikator pelayanan yang dicoba saat proses berlangsung di jam sibuk (peak time), adalah sebagai berikut :

Dari Hasil Pengukuran dengan Nemo menggunakan Kartu BroadBand 3.5G, diperoleh Throughput:

  • Surabaya Town Square (Tenant Black Canyon)
    Max = 3.57 Mbps     Average = 2.64 Mbps
  • WTC (tenant CFC)
    Max = 4.23 Mbps     Average = 3.33 Mbps
  • Graha Pena (Media Centre)
    Max = 4.22 Mbps     Average = 3.44 Mbps

Dari Hasil Pengukuran dengan NetPerSec menggunakan Kartu BroadBand 3.5G, diperoleh Throughput

  • Surabaya Town Square (Tenant Black Canyon)
    Max = 5.3 Mbps     Average = 3.6 Mbps
  •  WTC (CFC)
    Max = 4.7 Mbps     Average = 3.9 Mbps
  • Graha Pena (Media Centre)
    Max = 5.5 Mbps     Average =    Max = 5.0 Mbps

Pengetesan menggunakan laptop dengan modem dari handset Nokia C500, dengan kartu indosat broadband. Pengukuran kecepatan menggunakan parameter dari URL www.speedtest.net untuk mengetahui kecepatan keluaran data (throughput). Pengujian  kehandalan video streaming dilakukan tim indosat dengan mendemokan akses ke 2-3 video klip dari www.youtube.com dan diukur menggunakan aplikasi netpersec. Pengujian jaringan data dilanjutkan untuk melihat loading time atau waktu yang dibutuhkan untuk membuka satu portal secara keseluruhan, dimana hasilnya juga bergantung pada kondisi server portal yang dituju. Untuk pengukuran ini menggunakan media akses via www.webpagetest.org.

“Drive test kami lakukan secara berkala untuk memantau kualitas layanan seluler di lapangan yang akan menjadi masukan bagi kami dalam melakukan program pengembangan kapasitas dan cakupan wilayah layanan, termasuk upaya berkesinambungan untuk mengurangi kepadatan trafik komunikasi wilayah-wilayah yang membutuhkan. Kami sangat memperhatikan kebutuhan pelanggan dan pengguna yang semakin meningkat dari waktu ke waktu bagi layanan suara, sms dan data”, demikian disampaikan Gunung Hari Widodo, Head of Area East Java.

Drive test yang dilakukan hari ini sengaja memilih spot dengan kepadatan jaringan cukup tinggi untuk menunjukan kondisi yang dirasakan pelanggan sesungguhnya di area paling padat, sehingga di area yang tidak padat kualitas yang didapatkan lebih tinggi dari hasil drive test. Demikian juga perangkat yang digunakan adalah handphone biasa sebagaimana digunakan oleh sebagian besar pelanggan pada umumnya. Dengan hasil test tersebut Indosat optimis layanan dan paket promo yang akan diberikan kepada pelanggan khususnya layanan data akan sangat kompetitif baik dalam skema quota maupun kecepatan akses.

Seperti telah dipublikasikan sebelumnya, secara nasional, di tahun 2011, Indosat telah meningkatkan kapasitas jaringan untuk layanan suara, sms dan data, masing-masing sebesar 16% menjadi 14 juta Erlang/hari , 48% menjadi 1.2 Milyar SMS/hari dan 75% menjadi 100 Terabyte/hari. Khususnya layanan data, di 10 wilayah operasional Indosat, telah dilakukan perluasan cakupan layanan data 3G ke beberapa kota/kecamatan barus eperti di Bali (Denpasar, Badung), wilayah Sulampapua (Manado, Makassar, Pare-pare, Sindrap, Pinrang, Bulukumpa, Selayar), Sumbagsel (Desa Sukajadi OKU Timur, kota Baturaja dan kota Lubuk Linggau).

 

2 thoughts to “Uji Jaringan Indosat di Surabaya”

  1. Bagaimana caranya bertanya online ke Indosat Oreedo ya?
    Saya sudah beli paket Lunas langsung 2 tahun, tetapi sebulan ini kok tidak bisa datanya.
    Sudah bertanya di twitter, disarankan Tanya ke akun twitter yang lain dan di akun yang lain tidak dijawab.

    1. Bu Ayu,

      Ini akun Twitter mereka: @IndosatCare. Kalau masih tidak dijawab, saat bertanya mention-lah akun ini @alexanderrusli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *