Warna Gaul, Suara Prima

Dibandingkan handsfreee berkabel, handsfree atau headset bluetooth memiliki beragam keunggulan. Yang paling utama, karena koneksi ke ponsel bisa dilakukan via nirkabel, headset bluetooth tidak harus terhubung secara fisik dengan ponsel. Ponsel bebas disimpan di dalam saku atau tas, sedangkan headset terpasang di telinga.

Namun, buat pengendara motor, headset bluetooth seringkali justru merepotkan. Karena menonjol di telinga, pengguna kesulitan mengenakan helm. Solusinya ada dua macam. Pertama, membeli peranti bluetooth yang khusus didesain untuk dipasangkan ke helm. Kedua, memilih peranti bluetooth yang dilengkapi earphone berkabel. Misalnya, headset bluetooth stereo Nokia BH-111.

Berbeda dengan headset bluetooth yang seringkali ditawarkan dalam warna hitam, putih, atau abu-abu, BH-111 tersedia dalam aneka varian warna. Putih dan hitam tetap ada. Untuk pengguna yang berani tampil beda, disodorkan BH-111 berwarna biru muda, hijau, dan merah muda yang gaul nan ceria.

BH-111 terdiri atas dua komponen pokok. Yaitu, unit utama (main unit) dan earphone. Unit utama berdimensi fisik 48 x 37,6 x 12,8 mm dan berat 15,5 gram saja. Di unit utama itu terdapat tombol pemutar musik dan tombol untuk menerima/mengakhiri panggilan telepon. Ada pula mikrofon, tombol putar pengatur volume, lampu indikator, dan konektor penghubung earphone. Sebuah baterai lithium ion polymer dibenamkan ke unit utama tersebut.

Sementara itu, earphone bawaan BH-111 berwarna sama dengan unit utama. Agar lebih ramah telinga, di kedua ujung earphone terdapat karet empuk. Dengan demikian, ketika ditancapkan ke telinga, earphone terpasang erat tanpa menimbulkan rasa gatal atau tidak nyaman.

Dalam uji pakai, penulis sempat memadukan BH-111 dengan ponsel Nokia N8 maupun HTC Sensation XE. Unit utama penulis jepitkan ke kemeja. Earphone kadang penulis masukkan ke dalam saku, kadang dibiarkan terselip ke telinga.

Kala sedang jenuh, penulis tinggal mengaktifkan pemutar musik di ponsel. Musik yang dimainkan spontan terdengar via BH-111. Vokal dan instrumen pengiring terdengar prima.

Volume musik spontan berkurang, kemudian menghilang total bila ada panggilan telepon masuk. Pemutaran lagu berhenti sementara. Cukup tekan satu tombol di unit utama untuk menerima panggilan. Setelah percakapan berakhir, pemutar musik otomatis kembali aktif. Volume suara bertambah secara bertahap sehingga pengguna tak sampai terkejut.

Dapatkah BH-111 dipadukan dengan merek lain? Seharusnya bisa. Buktinya, penulis sukses memasangkan peranti yang dijual Rp 369 ribu itu dengan ponsel pintar HTC. Secara teori, headset bluetooth memang bersifat universal. Headset bluetooth merek A bisa dipadukan dengan ponsel merek A, B, C, maupun D.

Kendati demikian, kenyataan di lapangan tidak selalu semulus teori. Praktiknya, sesekali sebuah headset bluetooth tak berfungsi normal kala dipadukan dengan ponsel tipe tertentu. Karena kejadian itu bersifat acak dan tak bisa diidentifikasi sejak awal, saran penulis, coba dulu sebelum bertransaksi.

Ketika hendak meminang BH-111, misalnya, bawalah ponsel yang ingin Anda padukan dengan peranti bluetooth itu. Kalau memungkinkan, buatlah kesepakatan dengan penjual. Minta penjual mengizinkan Anda mencoba BH-111. Kalau berfungsi normal, maka Anda wajib membayarnya. Sebaliknya, bila tak berfungsi normal, maka transaksi batal. Setuju?

4 thoughts to “Warna Gaul, Suara Prima”

  1. Kalau dipadukan dengan iphone, ipod, ipad atau imac bisa ga pak? Thanks nih, reviewnya ok banget. Kl ini yg asli nokia ya pak?

  2. Pak Daniel,

    Saya belum pernah memadukannya dengan iPhone, iPod, iPad, maupun iMac. Kebetulan nggak punya.

    Asli Nokia, Pak. Saya beli di showroom Nokia.

  3. Wah kalo bisa minta tolong pak, begitu ketemu org yg pakai idevice tolong coba pairing dan test compatibilitasnya ya. Minat banget nih. Thanks berat pak Herry

  4. Maaf, Pak Daniel, saya sudah tidak bisa mencobanya. Sebab, BH-111 tersebut telah saya pindah tangankan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *